The first 200 lines.
Tentu saja.
"Masuk"
Kamu berolahraga di sini.
Aku tidak akan tertidur.
"Semangat dan jangan tertidur"
Apa itu olahraga yang bagus?
Kamu harus melakukannya seperti ini.
Omong-omong, Tae Ran
sebenarnya adalah pekerja kantoran.
Kemudian dia menjadi aktris.
Kamu pernah bekerja sebagai pekerja kantoran.
Bagaimana kamu bisa masuk ke dunia akting?
Saat kita bekerja di kantor,
rutinitas kita sama setiap hari.
Saat aku merasa bosan,
aku ada pekerjaan patuh waktu sebagai figuran.
Ya. Aku melakukan itu saat masih bekerja kantoran.
Untuk bersenang-senang saja. /- Ya.
Aku ikut syuting drama SBS.
Dan mereka mengadakan kompetisi untuk merekrut aktor baru.
Mereka biasanya mengadakan audisi privat.
Tapi tahun itu, mereka mengadakan
acara terbuka dan disiarkan di TV.
Menurutku, tidak ada ruginya.
Aku tidak pernah menduga akan lolos.
Aku lulusan SMA.
Aku tidak tahu apa pun soal akting.
Aku mendaftar
dan ikut kompetisinya.
Dengan sangat beruntung,
aku menang posisi pertama.
"Dia sangat rendah hati"
Seperti itulah aku berakhir di tempatku sekarang.
Dia memberi kesan baik. /- Untung saja kamu mencoba.
Apa kamu pernah... /- Akan disayangkan
Benar. /- jika kamu tidak mencobanya.
Apa kamu akrab dengan Kim Hye Soo dan Kim Min Jung?
Aku akrab dengan beberapa selebritas yang beradu akting denganku.
Kami selalu bertemu.
Mereka wanita-wanita lajang. /- Ya.
Saat kalian bertemu dan membicarakan soal pernikahan,
apa kamu cenderung mendorong mereka untuk menikah?
Atau kamu mengatakan
tidak masalah jika tidak menikah?
Yang mengejutkan, saat kami bertemu,
kami tidak membicarakan soal pernikahan.
Mereka sudah baik apa adanya. /- Benar.
Dan jika kamu tidak kesepian
tinggal sendirian,
menurutku tidak buruk untuk tinggal sendirian.
Pernikahanmu sangat bahagia.
Apa kamu pernah menyesal telah menikah?
Itu... /- Katamu tinggal sendiri tidak apa.
Apa kamu pernah... Apa kamu tidak pernah...
"Apa kamu pernah... Apa kamu tidak pernah..."
Apa kamu tidak pernah...
Apa kamu tidak pernah menyesalinya?
Atau ini perasaanku saja? /- Dia bertanya
pada Jang Hoon, tapi dia terlihat sangat terkejut.
Kamu harus bersikap alami.
Kenapa kamu mengoceh?
Kamu terlalu baik.
Aku... /- Dia terlalu baik.
Dia bisa minta maaf saja. /- Aku... Ya.
Dia sangat terkejut.
Itu bahkan lebih buruk.
Tiba-tiba... /- Aku menyesalinya.
Apa kamu tidak pernah menyesalinya?
Dia berkeringat.
Tidak masalah. Tidak terpengaruh. /- Tiba-tiba aku berkeringat.
Astaga.
"Tertawa"
Kenapa aku harus
menghadap dia? /- Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Aku mendengar banyak hal yang lebih buruk.
Maaf.
Astaga. Ini lucu sekali.
Aku ingin menyimpan momen itu
dan mengulangnya seharian.
"Dia sangat terkejut"
Tolong sunting bagian itu dan kirim klipnya padaku.
Aku mau menontonnya tiap aku merasa tertekan.
"Dia akan menontonnya tiap dia merasa tertekan"
"Master Belajar"
Itu rumah Gun Mo.
"Master Belajar".
"Gun Mo menulis sesuatu di meja"
"Berkonsentrasi"
Tidak seperti dia.
Giyeok, nieun, digeut, rieul...
"Konsonan Hangul?"
Tunggu.
Apa yang dia lakukan?
"Apa yang dia lakukan?"
Woo Jin. /- Ada apa?
Kemarilah. /- Kemenakannya. Sudah lama.
Dia sangat menggemaskan. /- Dia sudah tumbuh besar.
Menggemaskan.
Dia mirip Gun Mo. /- Benar.
Gun Mo adalah pamannya. /- Kini dia sudah besar.
Kamu sudah masuk TK.
Setelah aku lulus Paud.
Setelah Paud? /- Ya.
Dia mirip neneknya juga.
Kamu akan segera masuk TK.
Itu berarti
sudah waktunya kamu belajar menulis namamu.
Bukan begitu? /- Ya.
Cobalah tulis namamu.
Coba tulis, "Kim Woo Jin".
"Bisakah Woo Jin yang berusia 5 tahun menulis namanya?"
Dia berusia 5 tahun?
"Terkejut"
Apa itu "Kim Woo Jin"? /- Ya.
"Kim Woo Jin"?
"Seperti inilah Woo Jin menuliskan namanya"
"Itu 'Kim Woo Jin'"
Dia sangat manis. /- Dia menggemaskan.
Kamu jelas belum tahu cara menulis.
"Woo Jin sama sekali belum bisa menulis"
Paman akan mengajarkannya.
"Pencinta kemenakan, Gun Mo, membuka akademi Hangul"
Paman akan mengajarkannya.
Ibu sudah mengajarkanku.
Benarkah? /- Ya.
Dia sangat menggemaskan.
Dia tidak tertarik. Sudah.
Giyeok.
"Ayo mulai dari giyeok"
Aku tahu cara menulis giyeok.
Benarkah?
Cobalah. Coba tulis giyeok.
Giyeok.
Ayo kita lihat.
Giyeok.
"Tapi dia malah menulis nieun"
Itu nieun.
"Itu nieun"
"Polos"
Giyeok. /- Giyeok.
Nieun.
Ni. /- Ni.
Nieun. /- Nigeul.
Nieun. /- Nieun.
Baiklah. Digeut.
Digeut. /- Baiklah.
Rieul. /- Rieul.
Ri. /- Ri.
Rieul. /- Rireul.
Rieul. /- Rieul.
Rieul. /- Rieul.
Menggemaskan. /- Rieul.
Mieum. /- Mieum.
Bieup. /- Bieup.
Lihat gaya rambutnya. Manis. /- Bieup.
Gaya rambut Gun Mo sama. /- Siot.
Ieung. /- Ieung.
Eung. /- Eung.
Ieung. /- Ieung.
"Bangga"
Dia bangga. /- Usianya sedang lucu-lucunya.
Dia menggemaskan. /- Dia sangat manis.
Bayangkan jika dia putra Gun Mo.
Bieup. /- Bieup.
Siot. /- Siot.
Ieung. /- Ieung.
Apa ini?
"Tidak terduga"
"Aku tidak tahu"
Astaga.
Itu terlalu sulit baginya. /- Ya.
Sepertinya begitu.
Giyeok. /- Giyeok.
Nieun. /- Nieun.
Eun. /- Eun.
Digeut. /- Digeut.
Rieul. /- Rieul.
Mieum. /- Mieum.
Bieup. /- Bieup.
Siot. /- Siot.
Giyeok. /- Giyeok.
Ieung. /- Ieung.
Siot. /- Siot.
Digeut. /- Digeut.
"Matanya makin berat"
Dia mengantuk. /- Astaga. Dia mengantuk.
Digeut. /- Dia mengantuk.
Dia sangat manis. /- Rieul.
Mieum. /- Mieum.
Bieup. /- Bieup.
Siot. /- Dia masih mengikuti Gun Mo.
Tepat.
Aku mau berhenti. /- Beristirahatlah.
Dia mau berhenti.
Aku...
Kamu mau melakukan apa?
Aku tidak mau...
"Kehidupan terlalu berat bagi anak usia 5 tahun"
Beristirahatlah sejenak, ya?
No comments yet. Be the first to leave one.