Release info

ㅡYou Are My HeroㅡE21 Indo
ㅡYou Are My HeroㅡE22 Indo
A Commentary by skysoultan
WeTV. Follow @skysoultan on Instagram.

Tags

other
Published on: 2021-03-21
Downloads: 36
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 158 lines.

=Kau Pelindungku=

=Episode 21=

Su... sudah sampai rumah.

Masih ada... lima menit,

bagaimana kalau... duduk sebentar?

Oke.

Itu...

Sebelumnya kau bilang memberimu bunga matahari

karena wajahmu besar.

Jadi, aku…

aku... aku sengaja

memilih yang kecil.

Untukmu.

Ini, ini...

boleh juga, 'kan?

Sudah sangat kecil.

Terima kasih, ya.

Apakah

ini alarm?

Itu…

waktunya...

habis.

Kalau begitu... kau cepatlah kembali.

Kau... lepaskan tanganku dulu, aku baru bisa turun.

Aku, aku, aku...

sudah melepasnya.

kau... kau yang belum melepasnya, 'kan?

Kalau begitu...

kalau begitu, aku pergi, ya.

Pergilah.

Aku pergi dulu.

Aku, aku...

aku pulang dulu.

Dokter Mi.

Chen Feifei pergi mencari Dokter Kepala Shao,

dia sudah setuju untuk operasi.

Sungguh?

Apa sebenarnya yang kau katakan padanya?

Aku tidak mengatakan apa pun,

mungkin dia sendiri yang sudah mengerti.

Akhir-akhir ini raut wajahmu lumayan baik.

Minuman ini untukku?

Kalau tidak?

Waktu itu kau mentraktirku,

sekarang kutraktir balik.

Terima kasih, Dokter Kepala Shao.

-Dokter Kepala Shao. -Yanshan.

Operasi Chen Feifei

memiliki tingkat kesulitan yang lumayan,

kau dan Mi Ka sama-sama bantu, ya.

-Baik. -Baik.

Feifei,

masih ada beberapa pemeriksaan yang harus dilakukan

untuk persiapan sebelum operasi.

Tunggu aku selesai melihat ini, boleh?

Ini

adalah pertunjukan kami waktu itu.

Kau tidak akan bisa menemukan aku dalam video,

aku hanyalah pemeran pembantu kecil.

Apakah kau pernah menyaksikan Opera Yue?

Jadi, aku beralih profesi di tengah jalan adalah keputusan tepat.

Ritme kehidupan kini terlalu cepat,

sesuatu yang bisa populer

pasti bisa memberikan

stimulan untuk indra kita.

Opera daerah seperti ini,

sudah tak bisa dimengerti oleh orang sekarang.

Menurutku belum tentu.

Jika ada orang yang memperlihatkannya

padaku lebih awal,

aku rasa aku akan suka.

Ayo,

pergi melakukan pemeriksaan.

(Xing Kelei: Hari ini suhu turun, malam pakailah baju lebih tebal.)

Pacarmu, ya?

Orang yang Dokter Mi suka

pasti sangat hebat, 'kan?

Dulu juga ada seseorang yang memberikan

kehangatan untukku seperti ini.

Lalu sekarang?

Sudah pergi,

setelah aku jatuh sakit.

Rasanya sangat aneh,

orang yang bisa

berpelukan bersama setiap hari,

dan tiba-tiba kau sadar

ternyata kau tak pernah

melihat jelas wajah aslinya.

Keberuntunganmu mungkin akan segera datang,

biarkan aku yang punya pacar ini

memberikanmu sedikit keberuntungan asmara.

Bagaimana caranya

mengangkat lebih banyak

tanpa merusak sarafnya?

Sama sekali tidak mungkin.

Di dalam sumsum tulang belakang

dipadati oleh saraf,

sedangkan astrositoma

tumbuh secara invasif.

Tak ada cara untuk mengangkatnya sampai bersih.

Sekarang jangan pikir apa pun,

ikuti saja sebuah prinsip.

Dalam skala tidak membahayakan saraf,

angkatlah sebanyak yang kau bisa.

Lalu Mi Ka,

sebelum operasi,

ingat jangan berpikir yang tidak-tidak.

Ingat empat kata ini,

lakukan saja sebisa mungkin.

Baik.

Kita mulai sekarang.

Pisau.

Monopolar.

Pisau frais.

Gunting mikroskopis.

Sekarang aku akan membuka membrannya

untuk menemukan letak tumornya.

Tumor sudah ditemukan.

Mikrodiseksi.

Forseps.

Spesimen ditemukan,

antarkan untuk diagnosa kilat.

Bipolar forseps.

Pinset.

Sekarang, kita sambil melakukan operasi,

sambil menunggu hasilnya.

Halo.

Hasil pemeriksaan lab sudah keluar,

astrositoma ganas.

Baik.

Sudah ada hasil?

Itu artinya

tumornya tidak bisa diangkat sampai bersih.

Lanjutkan.

Bedah sebisa mungkin sambil

mempertahankan semua fungsi organnya.

Yanshan.

Bantu aku perhatikan SEP-nya.

Begitu indeksnya menurun

sampai di bawah 50 persen,

segera beri tahu aku.

Jika tidak,

akan menyebabkan efek yang

tak bisa dipulihkan terhadap sumsum tulang belakang pasien.

Baik.

Sudah menurun ke 45 persen.

Tidak boleh diangkat lagi.

Bersiap melakukan penjahitan.

Chen Feifei sudah sadar.

Bagaimana keadaannya?

Dia menyuruhku memberikan

surat ini padamu.

Ketika dia memberiku surat ini,

dia tersenyum.

Ketika kau membaca surat ini,

kau juga harus membacanya sambil mengingat senyumannya.

Baiklah.

(aku memutuskan untuk berhenti melakukan pengobatan lanjutan.)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left