Face Off (特化师/ Te Hua Shi)

Face Off (特化师/ Te Hua Shi)

Download Indonesian Subtitle

Release info

特化师---Face Off---E05
A Commentary by SULTAN_KHILAF
[Episode 5] Visit: https://padepokananaknegeri.blogspot.co.id/m=1

Tags

other
Published on: 2018-03-01
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 197 lines.

Aku baik-baik. Kau tak usah memegangku.

- Cepat dan pulang ke rumah. - Lihat kau jalan ke mana.

Berhenti mengikuti aku dan pulang ke rumah.

Pergilah!

Jangan lupa besok untuk pergi ke Bertone.

- Apakah kau dengar aku? - Cepat pergilah.

Aku pergi.

- Aku sudah kasih tahu kau untuk... - Kakak, ini aku.

Di masa depan, jangan kasih tahu di mana aku berada ke orang menjengkelkan itu.

Itu satu-satunya jalan.

Paling tidak, Zifan sangat berguna,

atau kalau tidak kau tak akan duduk di sini.

Lalu berikan dia hadiah. Selamat tinggal, aku pergi.

Kakak, jangan seperti ini. AKu ada sesuatu yang penting untukmu.

Tak ada hubungannya denganku.

Tapi ini tentang kebahagiaanku.

Apakah kau akan mengabaikannya?

Wah, ampun.

Hei, karena ini majalah mengatakan bahwa rumah lelaku seperti tempat sesudah dibom.

Rumahmu seperti sesudah di bom atom.

Jika terus-terusan mengkritikku, silahkan pergi.

Jika kau ingin minum, aku bisa minum denganmu.

Tetapi minum minuman itu menghabiskan waktu.

Bagaimana jika kau membantuku memilih anggur untuk dihidangkan saat resepsi pernikahanku?

Anggur yang dia suka?

Aku tak berguna. Aku hanya bisa mabuk-mabukan. Aku tak peduli soal rasanya.

Lalu, aku akan kasih tahu dia bahwa kau yang pilih,

supaya dia bisa menyalahkanmu. Ayo minum ini.

Hei! Minum yang pelan!

Kau harus membuat pekerjaan rumah dulu.

Cheers!

Saat itu,

kau membuat ibuku sangat marah. Muka dia sangat merah.

Dia tetap meneriakkan namamu,

lalu kau lari.

Aku tak sengaja merobekkan selendang ibumu yang bermerek.

Dia gantung selendangnya seperti kain bekas.

Kau menertawakanku. Ingatkah saat kau main bola di kamar.

Kau menumpahkan sup sarang burung yang ibumu minum setiap hari. Jika aku tidak bantu kau, kau sudah dipukul sama dia.

Hei, Kakak! Berhenti minum dulu! Sebenarnya, aku selalu ingin menanyakan itu.

Bagaimana kau bisa membuat sup sarang burung itu seperti asli?

- Aku tambah air. - Ya?

Tapi terlalu encer, tidak cukup kental.

Akhirnya, aku memakai akal besar untuk membuat itu kelihatan sama.

Akal besar? Apa itu?

Whoah! Beraninya kau melakukan itu?

Bagaimana kau bisa membuat ibuku minum air ludahmu?

Dia ibu kandungku.

Sebenarnya, dia tidak tahu. Kan?

Benar. Dia tidak tahu.

Tapi jika aku ada waktu untuk memberi tahu dia, lihatlah jika dia sadar.

Kau berani...

Kau pikir aku tidak berani?

- Cheers! - Ayo minum.

Tahun ini, kompetisi Studio Desain Bertone Face Off

juaranya adalah...

Chen Zhen!

Terima kasih, Bertone, untuk memberikanku piala ini.

Terima kasih, Guru Ian, untuk mengaukui hasil karyaku. Terima kasih.

Apa ini?

Kenapa hasil karyaku ada cat airnya?

Ketika aku pergi kemarin, tak apa-apa.

Siapa yang melakukan ini? Sangat jahat!

Pasti sengaja sabotasi!

Lupakankah. Kita tak ada waktu untuk memikirkan itu.

Sekarang, apa yang kita bisa lakukan dengan helm ini?

Lihatlah, warnanya sudah di topeng ini.

Zhenzhen, apakah kita punya waktu untuk melakukan yang lain?

Tak mungkin. Tak ada waktu!

Mungkin ini bisa membantu.

Tempat yang ada catnya, kita pikir cara untuk

menutup warnanya dan aku yang mencoba dulu.

Oke?

- Terima kasih, Tian. - Cepat kerja.

Bagaimana dengan persiapan kalian?

Akan mulai sebentar lagi.

Sekarang, kami akan memberikan waktu untuk kalian menyelesaikan modelnya.

Setelah kalian selesai, modelnya akan di sini.

Kalian harus mulai mengecat sekarang, jika tidak, kalian tidak akan selesai saat waktunya.

Hasil karya yang tidak selesai tidak akan ada kesempatan. Semuanya akan didiskualifikasikan.

Zhenzhen, aku di sini.

Ada apa?

Orang bodoh. Sudah selesai.

Ketika aku pergi kemarin, topengnya tak apa-apa.

Hari ini, helmnya ada cat.

Semuanya sudah tamat.

Zhenzhen sudah mencoba memperbaikinya pagi ini.

Dia sudah menghabiskan 3 jam, dan hanya bisa menghapus catnya sedikit.

Tapi lihatlah, masih ada tempat-tempat yang kau bisa lihat catnya.

Kami masih punya banyak hal yang harus diselesaikan.

Hh, kami akan gagal.

Bagaimana itu terjadi? Apakah seseorang dengan sengaja menyabotase kalian? Aku akan megajari mereka.

Mengajari siapa? Aku juga ingin tahu siapa yang melakukan ini, supaya aku bisa memukul mereka.

Sekarang aku bahkan tak bisa membetulkan topengku.

Tapi aku pikir topengnya kelihatan tak apa-apa.

Sebenarnya tak begitu hal yang besar.

Kau tak mengerti, ahli-ahlinya bisa melihat warnanya salah.

Lihat, ini warnanya tidak sama.

Lalu aku pikir tak peduli apa pun, kita seharusnya tidak menyerah.

Bukan, tak ada artinya jika kau, modelnya tidak putus asa. Yang penting itu kita tak ada waktu lagi.

Masih ada 3 jam.

Tak peduli apa yang kita lakukan, kita tak bisa membuatnya sempurna.

Tapi pasti ada solusi yang lain.

Kita tak bisa menyerah setengah jalan.

Tetap pasang dada mengerjakan impianmu.

Apakah kau ada dada?

Aku bisa membantumu membuat yang besar, seperti yang benar.

Apakah kau ingin punya?

Baiklah Tian. Bawa Qianjin untuk mengganti baju. Aku akan mencari cara.

Semoga sukses!

Semangat.

Masuklah.

- Antar aku pulang. - Kau hanya masuk untuk menemui Zifan.

Aku dengar kau membentaknya kemarin. Kau seharusnya minta maaf kepadanya.

Dia pantas mendapatkannya.

Jika kau masih tidak mau masuk, seluruh perusahaan akan kacau.

Bukannya kau tidak tahu seberapa sibuknya aku.

Tidak bisakah kau membiarkanku menyelesaikan pekerjaanku dan bekerja dengan tenang?

Dia sangat menyebalkan, jika kau tidak masuk, dia pasti tidak akan melepaskanku.

Ini bukan urusanku.

Baiklah. Tidak apa-apa kalau kau tidak mau masuk.

Kalau begitu kita kembali ke kantor.

Ada kemungkinan kau akan bertemu seseorang yang tidak ingin kau temui.

Sekali lagi aku katakan. Antar aku pulang!

Masuklah dan temui Zifan.

Hai. Apa yang kau lakukan?

Apakah kau mencoba menculikku di siang bolong?

Mana aku berani? Aku hanya memberimu pilihan.

Grup ZM, Bertone, pilih salah satu.

Baiklah, aku janji. Tapi aku mempunyai satu syarat.

Kau dan Lei Zifan, jangan muncul di hadapanku selama satu bulan.

Tidak masalah.

Semua tidak berjalan lancar.

Mengapa pecah lagi?

Oh, tidak.

Kau membuatnya kacau?

Aku tidak ingin berargumen denganmu sekarang, pergilah.

Bukankah kau ingin mentaktirku makan?

Jika kau tidak terpilih, apakah aku masih ditraktir?

Jangan khawatir, aku tidak akan berhutang padamu.

Meskipun aku harus menjual darahku, aku akan berusaha untuk mendapatkan uang.

Halo, Ayah.

Aku berhasil, para juri memujiku.

Seharusnya tidak masalah dan aku akan terpilih.

Ya, kau jangan khawatir. Aku tidak akan mengecewakanmu.

Jika aku terpilih, aku akan sibuk sekali, jadi tidak dapat pulang ke rumah lebih cepat.

Aku tidak bisa bicara sekarang. Penilaian akan segera dimulai.

Bye bye.

Jangan pegang!

Tidak apa-apa kau membenciku, tapi jangan pegang karyaku.

Kau tidak mewarnai dengan benar. Apakah kau tidak melihatnya?

Kau bahkan bukan seorang seniman efek khusus, bagaimana bisa kau mengkritik pekerjaanku?

Seniman efek khusus harus teliti dalam pekerjaannya. Selebihnya bukanlah sesuatu yang wajib.

Kau pikir kau siapa? Apakah kau mempunyai impian?

Apakah kau tahu kalau sangat tidak mudah untuk menemukan impian kita sendiri?

Aku sudah berusaha keras dalam waktu yang lama.

Aku hanya ingin membuat ayahku bangga.

Tetapi pekerjaanku tiba-tiba dirusak oleh seseorang.

Apakah kau mengerti perasaan orang yang hampir meninggal di depan rumah sakit?

Kau tidak berhak meminta orang lain untuk memuji tindakanmu hanya karena kau melakukannya atas nama impian.

Jika kau tidak bisa melindungi karyamu, maka kau tidak pantas menjadi seorang seniman efek khusus.

Masalahnya adalah kemampuanmu.

- Jangan mengeluh. - Sudah kukatakan, kau tidak berguna! Kau tidak berhak mengkritikku!

- Aku tidak berguna? - Bukankah demikian?

Aku tidak tahu apa yang kau lakukan sepanjang hari. Hanya menganggur.

Seharusnya kau tidak menjadi seniman efek khusus, seharusnya kau menjadi penulis skenario.

Apakah ibumu tidak pernah memberitahumu bahwa kau harus menjadi orang yang mandiri dan tekun?

Jika dia tahu kau meminta-minta, dia pasti akan sangat kecewa.

Aku ingatkan. Jangan bawa-bawa ibuku lagi.

Apakah dia di sini? Mengapa aku tidak melihatnya?

Mengapa kau tidak memberitahuku bahwa kau sudah sampai? Aku sedang menunggumu.

Kelihatannya dia sudah menemukan seseorang sebagai tempat meminta-minta untuk waktu yang lama.

Apa yang dia katakan?

Apakah kau merekrut orang gila hari ini?

Aku sudah melihat terlalu banyak hari ini.

- Bisakah aku pergi sekarang? - Tentu saja tidak!

Ayo ke sini.

Hanya Wang Xiao yang paling bisa membujukmu.

Aku tahu kau pasti akan mendengarkannya.

Kalian berdua memaksaku melakukannya... Sudah kucatat.

Bagaimana mungkin kami membiarkan bakatmu terbuang sia-sia? Langit akan menyalahkan kami.

Coba kau lihat para kontestan di sini.

Semua orang bermimpi menjadi seorang seniman efek khusus sepertimu.

Dan kau malahan mau menyerah?

Apakah dengan bertindak demikian kau tidak merasa berdosa kepada Tuhan yang telah memberimu bakat itu?

Aku tidak peduli.

Tuhan telah mengambil ibuku.

Dia juga dapat mengambil kembali bakatku.

Hei, mengapa kau berkata seperti itu?

Kau Ian?

Pandangan yang tidak buruk.

Kami menjadi seniman efek khusus selama bertahun-tahun. Jika tidak bisa mengenali tinggi badan dan fisik Ian,

bagaimana kami bisa mengajar?

Adalah Kehormatan bagi kami bahwa kau, guru dari Hollywod bisa berada di sini hari ini.

Di sini sangat membosankan, aku pergi dulu.

Hei, hei. Maksudmu juru-juri kami sangat membosankankah?

Aku juga merasa begitu. Ha?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left