The first 110 lines.
Dunia kita tidak selalu sama.
Tersembunyi dari pandangan kita terdapat sebuah dunia yang berbeda.
Makhluknya sangat berbeda sekali dengan kita...
hampir seperti makhluk asing.
Namun jumlah mereka jauh lebih banyak dibanding spesies lainnya di planet ini.
Selamat datang di dunia Antropoda yang mengesankan...
Laba-laba, Kalajengking dan Serangga.
Saat ini kita punya teknik kamera baru yang memungkinkan kita...
untuk mengungkapkan lebih detail dari sebelumnya, kehidupan mereka,
bagaimana mereka bertarung, makan dan bereproduksi.
Series ini menggunakan teknologi kamera 3D yang dikembangkan secara khusus...
untuk mempelajari dunia mikro dengan detail yang menakjubkan,
baik lokasi maupun lingkungan hidup mereka.
Kita akan menyaksikan moment kelahiran mereka, tantangan yang mereka hadapi,
dan saat kehidupan mereka bergantung pada keseimbangan.
Yang mungkin akan membantu kita memahami bagaimana saat ini,
80% lebih dari semua spesies hewan di planet ini adalah Antropoda.
Dalam series ini, kita akan melihat bagaimana mereka berevolusi...
dari sejumlah kecil Ulat Kaki Seribu sampai ke koloni besar...
yang berisi ratusan, hingga jutaan ekor.
Kita akan menyaksikan transformasi yang paling menakjubkan...
di kerajaan hewan.
Kita akan bertemu dengan kawanan semut,
Laba-laba yang dapat menyemburkan jaringnya,
dan Serangga yang memakai tubuh mangsanya sebagai penyamaran.
Selamat datang di dunia yang aneh dan berbahaya.
Surantih, 21 Juni 2015. Kab. Pesisir Selatan
Setiap spesies hewan harus bereproduksi.
Jika tidak, mereka akan punah.
Para Antropoda telah mengembangkan banyak cara untuk melakukannya.
Dari bercumbu dan kawin...
sampai ke bertelur.
Menetaskan larva...
sampai merawat keturunannya yang baru lahir.
Dan beberapa Serangga memenuhi tantangan reproduksi...
dengan membagi siklus hidup mereka dalam dua bagian.
Dan semuanya untuk menghasilkan keturunan...
dan memastikan mereka mendapatkan se-terbaik mungkin untuk memulai kehidupan.
Keberhasilan Antropoda dalam melakukannya telah menyebabkan mereka....
menjadi salah satu bentuk hewan paling berlimpah di planet ini.
Di hutan Madagaskar dan Afrika bagian Selatan...
hidup seekor Laba-laba yang mengandalkan penyamaran untuk kawin dan menjadi Ayah.
Ini adalah pejantan Laba-laba Jaring Orb Emas.
Dia menetas 2 bulan yang lalu dan sekarang sedang mencari pasangan.
Dia telah menemukan seekor betina dan si pejantan ini bersembunyi di bagian tepi sarangnya.
Ini adalah seekor betina.
Saat spesies Laba-laba ini tumbuh, betinanya menjadi sangat besar.
Tubuh betina ini saja sepanjang ibu jarimu dan rentang kakinya 15cm lebih.
Dia sekitar 20 kali lebih besar dari ukuran pejantan spesiesnya.
Tidak hanya itu, dia juga predator yang berbahaya...
dengan nafsu makan yang rakus.
Dan perkawinan ini merupakan hal yang berisiko bagi si pejantan.
Awal percumbuan mereka dipicu oleh seekor Serangga...
yang telah ditangkap oleh si betina.
Perhatian si betina teralihkan oleh itu, sehingga si pejantan pun mengambil kesempatannya.
Dia dengan hati-hati mulai mendekatinya.
Dia dengan hati-hati naik ke perut si betina.
Sekarang si pejantan berada di posisi yang tepat, dia pun mulai memasukkan spermanya.
Berhasil!
Kewaspadaannya telah menyelamatkannya dari menjadi makanan selanjutnya si betina.
Dia hanya akan kawin sekali dalam hidupnya yang singkat...
dan inilah hadiahnya.
Dia adalah ayah bagi 400 atau lebih telur di kantong telur ini.
Beberapa minggu kemudian anak-anaknya akan bermunculan dari sana.
Bayi Laba-laba tidak jauh lebih besar dari kepala peniti.
Memulai hidup di sana,
mereka terus berada di dekat kantong telur dimana mereka menetas.
Mereka menetas dan kemudian setelah 30 hari, mereka mulai berpencar.
Laba-laba Jaring Orb Emas hanya hidup setahun.
Perkawinan merupakan puncak kehidupan mereka.
Meskipun bagi beberapa makhluk, waktunya terlalu singkat untuk kawin,
sehingga para betina bereproduksi tanpa pejantan.
Musim Semi merupakan musim dimana kebanyakan telur Antropoda menetas.
Namun pada iklim dingin, Musim Semi datang terlambat...
dan Musim Panas sangat singkat,
menyisakan sedikit waktu untuk kawin...
dan bagi anak-anak agar tumbuh cukup kuat agar bertahan dari Musim Dingin yang akan datang.
Megabunus, spesies "Harvestmen (Laba-laba penuai)" , harus berurusan dengan hal itu.
Para betina hidup di hutan Alpine...
dan menghabiskan musim dingin yang beku berlindung di bawah dedaunan.
Betina keluar di Musim Semi dan mulai untuk berburu.
Kaki panjang mereka akan membantunya memanjat disepanjang lumut.
Bahkan, kaki mereka begitu panjangnya, sehingga si betina...
punya lubang nafas di dalamnya untuk memasok oksigen.
Namun dia harus bereproduksi jika ingin spesiesnya bertahan.
Sehingga si betina melakukannya tanpa sebuah perkawinan.
Dia mengeluarkan telur yang belum dibuahi yang menetas menjadi genetik yang...
hampir sama dengan dirinya sendiri,
kloning.
Dia telah mengadaptasi sistem reproduksinya untuk iklim yang keras ini dan...
mengorbankan variasi genetik yang dapat muncul apabila dilakukan dengan sex.
Namun pemakan tumbuhan lainnya di iklim yang lebih ramah, menggunakan teknik yang sama...
untuk mendapatkan keuntungan berlimpahnya makanan yang datang di Musim Semi.
Kutu Daun juga mengkloning keturunan mereka, dan yang lebih menakjubkan,
seekor betina menghasilkan anaknya hidup-hidup.
Dan dia dapat melakukannya 10 kali dalam sehari hingga lebih.
Tidak hanya itu, masing-masing anaknya akan mulai menghasilkan...
keturunan mereka sendiri dalam beberapa hari.
Jika keturunan seekor betina semuanya berhasil bertahan hidup,
mereka akan berjumlah 600 milyar ekor di akhir Musim Panas.
Mereka semua kloning identik.
Namun saat Musim Dingin menghampiri Kutu Daun...
itu mengubah cara reproduksi mereka.
Mereka pun bertelur.
Kutu daun tidak dapat bertahan di dinginnya Musim Dingin,
namun telur-telurnya sangat kuat dan akan menetas di Musim Semi berikutnya.
Dan kemudian sekali lagi, populasi Kutu Daun akan meningkat.
Sejuta atau lebih spesies Antropoda di planet kita telah mengadaptasikan...
cara reproduksinya agar sesuai dengan lingkungan tertentu...
dimana mereka hidup.
No comments yet. Be the first to leave one.