The first 200 lines.
"Semua tokoh, organisasi, tempat, kasus, dan insiden"
"Dalam drama ini hanyalah fiktif"
"Episode 8"
"Kim Young Goon"
Halo, Pak Jang.
Dia di rumah. Perlu kita akhiri?
- Terus pantau. - Baik.
Kita kekurangan personel.
Kenapa malah mengawasi pria tua itu?
Mana kutahu?
Biar kubawakan, Bu.
- Terima kasih. - Sama-sama.
- Sudah makan? - Ya.
Tujuannya ke mana, Pak?
Pak Jang. Kim Young Goon sudah pulang.
Pastikan Kim Jae Myung juga di sana.
Mana kutahu?
Tekan bel dan tanyakan saja.
Kim Jae Myung!
Sial.
Dasar bedebah.
Kim Jae Myung ada di rumah?
Sesuai prosedur, kami harus pastikan keberadaannya.
Tidak ada.
"Pengacara Han Tae Joo"
- Halo? - Jang Hyung Koo.
Dia hilang
sebelum Kim Jae Myung ditangkap 15 tahun lalu.
Rumornya, itu akibat dia
mau mengekspos penyimpangan Kim Jae Myung.
Aku tahu.
Di mana Kim Jae Myung sekarang?
Dia pergi.
Dia ganti pakaian dan bercukur sebelum pergi.
Rekam medis Jang Hyung Koo
diberikan oleh Pak Do.
Hasilnya sudah keluar
dan Pak Do mau menjemputnya.
Kira-kira di mana dia?
Sepertinya
dia melawat ibuku.
"Jo Hyun Kyung"
Kamu sampai pakai setelan?
Toh aku tidak kemari bersama putraku.
Aku tahu ada yang mengikutiku. Ternyata kamu?
Karena kamu bengis,
kukira kamu akan langsung beraksi.
Mengecewakan, ya?
Kamu meminta Young Goon mencari orang yang menghilang
seperti Baek Sung Cheol, bukan?
Kukira maksudmu para kriminal yang hilang, ternyata bukan.
Ada Petugas Jang Hyung Koo juga.
Saat kalian bertemu untuk kali terakhir,
saat itulah dia mati.
Jika aku yang membunuhnya,
menurutmu siapa lagi yang akan kubunuh?
Jika ada informasi, beri tahu aku.
Pikirmu aku membawa catatan itu?
Pada hari Jang Hyung Koo menghilang,
pistolnya juga hilang.
Jika aku bebas untuk membunuh,
siapa yang pertama kubunuh?
Gara-gara kamu, aku dipenjara selama 15 tahun.
Aku dilema berat.
"Kurasa ada polisi korup."
"Bantu aku menegakkan keadilan."
Setelah mendengar itu,
haruskah aku membantumu secara sukarela?
Itu caramu membuktikan dirimu tidak bersalah.
Jika terus bertingkah begini,
kamu akan dicurigai membawa catatan suap itu.
Pokoknya, aku tidak berkaitan.
Mau membalas atau memaafkan, terserah korban.
Pelakunya
harus menerima apa pun akibatnya.
"Wakil Komisaris Park"
Kamu bersama Jae Myung?
Halo?
Kalian membahas apa? Kamu mau bicara apa?
Tidak. Dia yang menemukanku.
Katanya dia menemukan mayat Hyung Koo.
Kemarilah. Ayo bicara langsung.
"Jo Hyun Kyung"
Pak Kim, selamat atas pembebasanmu.
Masuklah, akan kuantar ke mana pun.
Aku tidak suka ruangan sempit.
Young Goon juga tahu.
Tentang apa?
Naiklah. Kita bicara di jalan.
Akhirnya kamu bertemu Pak Do setelah sekian lama, ya?
Tidak. Terkadang dia mengunjungiku di lapas.
Tenang saja, dia bisa dipercaya.
Jangan pernah percaya
orang di sekitar kita.
Lain kali kita teruskan. Turunkan aku di kantor polisi.
Dia memakai pencukurku.
"Bogwangdang"
Halo?
Ini aku, Park Si Young.
Kukira kamu sudah mati, rupanya masih bisa membawa ponsel.
Di mana kamu?
Di luar.
Sedang apa di situ?
Niatku bertemu ayahmu, tapi dia tidak di rumah.
Untuk apa bertemu?
Saat Jae Myung ditangkap,
dia bilang ada polisi korup, bukan?
Aku dan dia dijebak.
Kami
tidak membunuh siapa pun.
Sudah 15 tahun berlalu, pikirmu aku akan percaya?
Dia terlambat tahu.
Hyung Koo menghilang setelah memburu polisi korup itu.
Mayat Jang Hyung Koo sudah ditemukan.
Dia bersemayam di taman yang kamu tunjuk.
Kamu membunuhnya?
Kecurigaan itu
seperti bola salju.
Pada satu titik, perlu dihentikan dan dilupakan.
Jika ingin tahu lebih,
bicaralah dengan Tae Joo dan siapkan uangnya.
Wanita itu
sangat ingin menangkap pembunuhnya.
Lebih cepat menangkapmu dan menanyaimu saja.
Jika ditangkap, mungkin aku akan langsung dibunuh.
Jika itu terjadi,
kamu tidak akan mendapat informasi.
Dua gula dan tanpa krim, ya?
Karena dahulu aku selalu menyeduhkanmu kopi,
kini aku masih ingat.
Padahal dahulu kamu populer.
Lihat sekarang. Hidup memang sulit diprediksi.
Situasinya bisa berbalik.
Katanya mayat Hyung Koo ditemukan.
Ya.
Mayat yang masih berpakaian dan jarinya utuh
hanya Hyung Koo.
Aneh, bukan? Apa karena dia juga polisi?
Kamu dekat dengan Park Si Young, bukan?
Kalian pernah satu tim.
Tim Investigasi Korupsi curiga
kamu dan Park Si Young bersekongkol.
Bukan kamu?
Konon manusia bisa berubah.
Kamu berubah drastis setelah bebas dari lapas.
Akan kuserahkan catatannya.
Tapi dengan satu syarat.
Semua tuntutanmu sudah kupenuhi. Masih ada lagi?
Pembunuh istriku.
Butuh cermin? Kamu pembunuhnya.
Ini juga akan menguntungkanmu.
Aku yakin
situasinya juga kini merugikanmu.
Katanya ada mayat-mayat lain selain Hyung Koo.
Pembunuhnya jadi ketagihan membunuh, bukan?
Pembunuh yang memotong jari para kriminal.
Bahkan rumornya tersebar sampai lapas.
Bisa ada masalah besar jika sampai bocor.
Kamu harus mencegahnya.
Selama pembunuhnya masih berkeliaran,
percuma saja menangkap Park Si Young.
Aku akan bertanggung jawab dan menyudahi ini.
Bukankah tanggung jawab dilakukan oleh yang terlibat?
Polisi yang dipenjara secara tidak adil selama 15 tahun
menangkap pembunuh berantai
setelah dibebaskan secara bersyarat.
Terkesan menarik, bukan?
Kamu bisa membentuk LSM hingga terjun ke politik.
Aku akan melindungimu seperti dahulu.
Tahun ini kamu pensiun.
Aku tidak paham maksudmu.
Selain itu,
aku cuma pakai satu gula dadu.
Pak Kim Jae Myung?
Benar?
Ya.
Selamat telah bebas. Aku Yeom Dong Sook.
Entah kamu ingat atau tidak.
Aku pernah ikut kuliah khusus olah TKP
saat masih di Akpol.
Ya, aku ingat.
Dahulu suaramu lantang dan selalu duduk di depan.
Aku memberimu nilai A, bukan?
Bukan, nilai B... Bahkan malah nilai C plus.
Kehadiran dan nilai ujianku bagus.
Entah kenapa kamu memberikan nilai itu.
Pasti ada masalah lain.
Wakil Komisaris Park.
Seharusnya kamu mengabariku
jika ada senior berkunjung.
Dia sekadar mampir.
Kami kawan lama.
Ayo berfoto.
Di sini bagus.
"Wakil Komisaris Park Jin Woo"
Ayo.
Aku bisa membayar lebih mahal
daripada Wakil Komisaris Park.
Senang bertemu.
Percakapan kalian lancar?
No comments yet. Be the first to leave one.