Tomorrow

Tomorrow (내일)

Download Indonesian Subtitle

Release info

내일-Tomorrow-E12-NEXT-NF
내일-Tomorrow-E12-WEBRip-NF
A Commentary by Anangkaswandi

Tags

other
Published on: 2022-05-07
Downloads: 15
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Jadikan Teman Tontonanmu Bersama MBC"

"Semua Karakter Tempat Kejadian Dalam Drama ini sepenuhnya Fiksi"

TIM PENJUALAN

LANGIT BARAT 2

Halo, Pak! Aku Malaikat Maut baru, Kwon Sang-su!

Santai saja.

Ini bukan militer. Tidak perlu hormat.

Benar juga.

Hidupku berakhir saat wajib militer…

Begitu rupanya.

Ini informasi klien berikutnya, Bu Pang Man-nyeon.

Pang Man-nyeon.

Ini pasti pertama kalinya kau masuk ke mimpi.

Benar, Pak.

Kau sudah tahu caranya?

Sudah, Pak.

Satu unit Tim Penjualan berisi dua orang.

Satu Malaikat Maut memasuki mimpi orang yang ajalnya sudah dekat

dan minta menandatangani kontrak mengenai tanggal kematian

dan kehidupan di Jumadeung sebelum bereinkarnasi.

Selesai, Pak!

Ayo berangkat.

DILARANG MASUK SELAIN PETUGAS

Mana…

Ya.

Apa kau mengenal Choi Jun-woong?

Apa, Pak?

Bukan apa-apa.

Separuh dirimu dan dirinya akan sangat pas.

Selamat bekerja, Pak.

NAMA PANG MAN-NYEON

MENGHUBUNGKAN

Bu Pang Man-nyeon.

Aku akan menemuimu.

TERHUBUNG

Padahal Ibu orang yang cukup aneh.

Tak peduli anakmu kelaparan atau tidak,

Ibu malah membeli pakaian dan mobil.

Omong kosong.

Ibu bilang tak akan hidup seperti orang pada umumnya sampai mati.

Kau tak peduli pada para hantu dan akan hidup selama 100 tahun.

Namun, apa ini?

Ini sangat biasa dan tidak menarik.

Ini tidak akan mudah.

Apa-apaan ini?

Apakah kau Bu Pang Man-nyeon?

Bisa berhenti sebentar?

Bu Pang Man-nyeon.

Aku Malaikat Maut dari Alam Baka.

ASISTEN MANAJER TIM PENJUALAN LIM RYUNG-GU

Malaikat Maut?

Apa aku akan mati?

Ya.

Baca dengan teliti kontrak ini, dan jika setuju,

Malaikat Maut dari Tim Pengawal akan mengawalmu.

Terkadang, orang mengingat mimpi ini setelah mereka bangun,

untuk berjaga-jaga, pikirkanlah

apa kau ingin memberi tahu keluarga atau kenalan

seperti surat tanah, surat rumah, kata sandi bank, dan hal lainnya.

Kalau begitu, bisa tanda tangan di sini?

Ibu.

Ibu sudah sadar?

Omong kosong.

Hidup jadi dirimu sendiri dan tanpa penyesalan.

Itu jawabannya.

Ibu.

Kata pepatah kita akan menyadari keberadaan seseorang saat dia tak ada.

Lelah juga karena tidak ada Pak Lim.

Siapa yang senang karena omelan berkurang?

Surat permintaan maaf yang harus ditulis tambah banyak!

Kau lupa harus melapor dahulu sebelum memakai kekuatanmu?

Lim, kenapa kau merasuk ke dalam tubuh Jun-woong lagi?

Keluarlah dari tubuh itu.

Ini tidak lucu.

Memang.

Aku butuh asupan gula.

Kau mau makan apa?

Kau yang akan pergi? Aku mau jeli.

PEMESANAN TOSERBA

PESANAN SELESAI

Selesai.

Memulai panduan perjalanan.

Terima kasih.

LIM YU-HWA, 30 TAHUN ENERGI NEGATIF 87%

Apa ini?

Lim Yu-hwa, 30 tahun.

Bekerja di toko pakaian olahraga Hanguk Department Store

dan bekerja antara sif pagi dan sore.

Toko di sebelahnya sedang mencari pekerja paruh waktu.

Aku sudah atur agar kita bekerja besok.

Baik.

Haruskah kita beri tahu dia?

Tidak perlu.

Tetap saja itu ibunya…

Dia sudah tenang mengetahui Lim Yu-hwa hidup bahagia.

Lebih baik dia tak tahu.

Lebih tepatnya,

dia bukan ibunya Lim.

Hanya wajah dan namanya yang sama,

mereka orang yang berbeda.

Seharusnya dia sedang bahagia setelah melahirkan,

tapi kenapa…

Padahal dia terlihat sangat bahagia…

Entahlah.

- Sudah pulang? - Ya.

Aku membeli gopchang-jeongol kesukaanmu. Kau belum makan, 'kan?

Maaf, aku lapar jadi makan lebih awal, setelah itu aku melamun saja.

- Begitu. - Makanlah.

Aku makan sisanya nanti.

Baiklah.

Aku istirahat dahulu. Aku lelah.

Cepat sekali.

Ya.

Aku merasa lelah setelah lama tak bekerja.

Baiklah, selamat tidur.

Terima kasih.

Cantik sekali anakku.

Lim Yu-hwa,

usia 30 tahun.

Olahraga…

LIM YU-HWA, 30 TAHUN ENERGI NEGATIF 30%

Apa ini?

Kenapa begini?

Apa ada kesalahan?

LIM YU-HWA, 30 TAHUN ENERGI NEGATIF 30%

Entahlah.

Kenapa energi negatifnya turun?

Kita periksa dahulu.

Baik.

Lebah Madu.

Itu drama TV yang kali ini kau suka?

Kenapa kau ada di sini?

Kau buat masalah?

Apa maksudmu, masalah?

Piza di tempat ini sangat enak.

Aku bawakan untuk kau coba.

Ini selingkuh, bukan?

Melihatmu ganti topik, kau memang buat masalah.

Sudah kubilang tidak.

Coba saja.

Baiklah.

Akui saja kesalahanmu dan meminta ampunlah.

Mengerti?

Terima kasih pizanya.

Ya ampun.

Aku lapar.

Lihatlah udang di piza ini.

Lebih enak karena aku yang membelinya!

Ini, buka mulutmu.

Enak sekali.

Lezat.

Cinta?

Bagaimana kerja di Tim Penjualan?

Seperti yang kau lihat, aku punya waktu untuk menonton acara TV dan makan piza.

Aku sangat senang.

Bagaimana jika sembarang orang masuk mimpi orang lain?

Kau tak bisa masuk mimpi tanpa nomor pegawai Tim Penjualan.

Bagaimana jika itu mimpi buruk?

Karena itu sebisa mungkin hanya masuk ke sedikit mimpi.

Mungkin saja kau menemukan

tentang kehidupan masa lalu orang itu.

Kenapa jika mengetahuinya?

Mengetahuinya bukanlah masalah,

akan menjadi masalah besar jika informasi itu terungkap…

Kenapa aku harus menjelaskan ini padamu?

Apa itu? Kau buat masalah apa?

Jadi, maksudku…

Jadi, maksudmu…

Apa?

Bukan apa-apa.

Selamat menikmati piza dan tontonanmu.

Selamat datang.

Ini bagus karena bahannya menyerap keringat dengan baik

dan juga cepat kering.

Aku melihat-lihat dahulu.

Tentu. Jangan ragu untuk datang lagi.

- Ya. - Sampai nanti.

Yu-hwa, kau yakin baik-baik saja?

Beri tahu aku jika merasa lelah.

Pulanglah lebih awal karena hari ini tidak sibuk.

Aku tak lelah sama sekali.

Aku akan ke gudang dan mengambil yang ukurannya tidak ada.

Yang mana? Biar aku ambilkan.

Astaga.

Aku sungguh baik-baik saja.

Baiklah.

Hati-hati.

Baik.

Apakah Bu Lim tidak enak badan?

Tidak, bukan begitu.

Sebenarnya,

dia baru kehilangan bayinya.

- Apa? - Kasihan.

Sekarang pasti badan dan pikirannya sedang letih sekali.

Karena itu kami mencari pekerja paruh waktu, jadi, bantu dia.

Tentu saja.

Aku memberitahumu agar kau tidak salah bicara,

jadi, pura-pura tidak tahu, ya.

Baik.

LIM YU-HWA

More Indonesian subtitles for Tomorrow

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left