The first 156 lines.
Butiran salju, butiran salju besar, butiran salju kecil.
Tak peduli bagaimana kamu menyebutnya, selalu mengingatkan akan putih dan indahnya salju.
Namun...
Bahkan butiran salju terindah bisa menghilang dalam keindahan...
...dalam hitungan detik.
Akan segera meleleh dan berubah menjadi debu kotor.
QC & Timing: SacredCultivator
Timing & Japanese Subs: furransu
Special thanks to Vulcan300...
Diterjemahkan oleh Jabet
Resync by salmanzz10
Apa maksud mereka dengan busnya menghilang?
Apa Takeda-sensei sudah menelepon?
Ya, Yuriko-sensei menerima teleponnya.
Kesalahan pertama... adalah salahku.
Ini pertama kalinya aku mendengar kesalahan seperti itu!
Aku tidak akan menulisnya jika itu bukan kebenaran.
- Hey! - Tunggu!
Kita pasti berhasil kembali. Kita akan segera kembali dengan keluarga kita lagi.
Jangan khawatir, Kita pasti berhasil kembali. Kumohon bertahan sedikit lebih lama.
Aku tidak punya tempat... dimana aku berada.
Aku harus menghentikan Morishige-san mendapatkan parang itu lagi...
...sebelum bertambah buruk. -Bertambah buruk...?
Dia dilukai oleh sesuatu.
Episode 7
Moriko...
Morishige, kamu...
Jangan bilang... kamu?
- Apa kamu yang lakukan pada Usui!? - Tidak!
Lalu apa yang ada di tanganmu!?
Ini... Aku cuma menemukannya.
Katakan... Kenapa ada begitu banyak darah pada dirimu?
Kamu berkelahi dengan Usui untuk mendapatkan parang itu dan menusuknya!
- Tidak! - Itu pasti darah Usui!
- Itu semua darahku sendiri! - Siapa yang akan percaya?
Aku tidak bohong!
Tidak... itu bukan aku.
Ada apa dengan mata itu?
Aku bukan satu-satunya yang berpikir dia tidak berguna, kan?
Di samping itu, siapa pun dari kalian bisa melakukannya jika kalian ingin.
Apa?
Dia ada benarnya.
Kita tidak tahu pasti kapan Usui-san mati.
Orang pertama yang mengejarnya ketika dia pergi...
...adalah Konno-san, kan?
Aku akan mencarinya.
Bagaimana bisa?
Tak seorang pun melihat apa yang terjadi antara kamu dan Usui-san yang membawa parang saat itu.
Tunggu dulu, Kamiya. Apa kamu menuduhku?
Tapi, hal yang sama berlaku untuk semua.
Kita semua berpisah di hutan setelah itu.
Ichinose-san, apa yang kamu lakukan?
Aku mencari Usui...
Apa kamu bertemu dengannya?
- Tidak... - Bisa kamu buktikan?
Aku sama, tak seorang pun bisa menjaminku saat itu sendirian.
Tentu Hinata-kun bergerak seorang diri saat itu.
Dengan kata lain, kita semua...
... bisa membunuhnya jika dinginkan.
Apapun masalahnya, kita tidak bisa meninggalkannya seperti ini.
Tolong bantu aku.
- Apa maksud meteka dengan kesalahan di pihak sekolah? - Dimana kepala sekolah?
- Apa ini benar? - Kumohon beri penjelasan.
Semua, kumohon tenang.
Kami akan memberi kalian penjelasan...
... jadi bisa kalian semua pergi ke ruang rapat sekarang?
Aku akan mengantar kalian kesana!
Kamu menipuku!?
Bertingkah seperti kau simpatik padaku...
Apa kamu tidak berpikir itu terlalu kejam?
Siapa yang kejam disini?
Perusahaan bus itu dan kalian menyuapi kami dengan kebohongan untuk menghindari tanggung jawab.
Apa kamu tidak pernah berpikir tentang anak-anak dan apa penundaan ini yang menyebabkan mereka hilang?
Sumiyo!
Kenapa kamu tidak beritahu aku lebih awal?
Ini bukan urusanmu lagi.
- Apa maksudmu? - Kita bukan keluarga lagi.
Mizuki adalah putri berhargaku!
Siapa yang tidak pernah memikirkan putri berharganya dan keluarga?
Selama bertahun-tahun kau hanya mengejar mimpimu bahkan berhenti dari pekerjaanmu.
Kamu tidak pernah memperhatikan keluargamu dan hanya melihat bintang.
Jangan bertingkah seperti kamu peduli dengan perasaan Mizuki.
Kita pasti berhasil kembali, bersama.
Meskipun kita sangat ingin kembali bersama.
Aku akan kembali untukmu sesegera mungkin.
Dibunuh oleh teman sekelas.
Kita sekarang ingin mengklarifikasi slah duga ini...
... terkait menghilangnya bus yangg katanya dilakukan oleh sekolah kami...
... sebagaimana ditulis pada sebuah artikel di koran sore.
Tidak ada yang terjadi seperti itu.
Hello, ini Konno. Aku sekarang di sekolah.
Kepala sekolah saat ini memberikan penjelasan kepada wali murid...
... tetapi karena mereka tahu aku wartawan, aku tidak boleh masuk.
Aku mengerti. Jika seperti kondisinya...
... pergi dan dapatkan tanggapan dari sudut pandang keluarga korban.
- Baik? - Eh? itu...
Korban? Mizuki belum...
Kumohon izinkan aku memberi tahu kalian apa yang sebenarnya terjadi.
Guru yang bertugas di perkemahan seharusnya...
... menghubungi kami keesokan paginya setelah kedatangan mereka.
Namun, kami tidak menerima panggilan.
Kami merasa ada yang salah dan ingin menanyakan pada perusahaan bus...
... tapi kami tidak bisa menghubungi mereka.
Kami terus menanyakan hal itu pada perusahan bus berkali-kali...
... dan akhirnya diinformasikan tentang fakta bus tersebut...
... tidak pernah kembali.
Dengan kata lain, perusahaan bus berusaha menyembunyikan fakta...
... bahwa bus dengan murid kami tidak pernah kembali.
Kami benar-benar...
... telah kehilangan kata-kata.
Igarashi-sensei, apa itu benar?
Ya, tidak ada kesalahan di pihak kami.
Kami juga sama-sama cemas seperti kalian.
Kami ingin tahu apa murid kami selamat.
Dengan asumsi skenario terburuk...
... Kami mengerahkan semua tenaga kami untuk mencari mereka.
- Skenario terburuk... - Mizuki...
Kepala sekolah, orang dari kepolisian datang.
Semua, kumohon tunggu sebentar.
- Haru! - Kita harus mengikatnya!
Tak diragukan dia yang membunuh Usui.
Tidak ada penjelasan lain untuk darah di seragamnya...
... dan pecahan kaca itu. - Lepaskan aku!
Dia ingin mendapatkan kembali parang itu dan membunuh Usui...
Aku sudah bilang itu tidak benar!
Dimana aku memiliki parang itu?
Kamu tahu kamu akan dituduh dan menyembunyikannya, bukan?
Dalam keadaan ini, terlalu berbahaya membiarkannya begitu saja.
Ikat dia...
Lupakan!
Kenapa aku membiarkan diriku sulit bergerak...
... dan membunuh Usui?
Konno.
Kamu juga berpikir dia paling mencurigakan, kan?
Aku...
Bukankah Kamiya sudah bilang sebelumnya?
Kita semua tersangka.
Jika dipikir-pikir, Konno biasanya tidak terlihat seperti orang tipe itu...
... yang tertarik dengan orang lain kecuali dirinya sendiri.
Dan kamu tampaknya cukup dengan Usui.
Mungkin kamu merasa bersalah?
Aku tidak pernah bisa...
Kamiya juga.
Kamu baik-baik saja selama kamu berhasil kembali ke rumah, tidak peduli caranya.
Jika Usui menyerangmu dengan parang itu dalam kondisi bingungnya...
... kamu tidak ragu-ragu melakukan yang diperlukan untuk melindungi dirimu sendiri.
- Hinata tidak ada bedanya. - Apa?
Aku mengetahuinya. wajah tanpa dosan itu.
Wajah munafik!
Apa maksudmu dengan ini...?
Ichinose! dan kamu...
Diam! Hanya kamu yang bisa melakukannya!
Lepaskan aku!
Baiklah.
Apakah Morishige-san sebaiknya diikat atau tidak...
... ayo lakukan voting.
No comments yet. Be the first to leave one.