The first 200 lines.
Sutradara: Giuseppe Tornatore
Marco Leonardi sebagai Toto muda
Salvatore Cascio sebagai Toto kecil
Jacques Perrin sebagai Toto paruh baya
Philippe Noiret sebagai Alfredo
Musik: Ennio Morricone
Produser: Franco Cristaldi
Penulis naskah: Giuseppe Tornatore
Ya, Salvatore. Salvatore De Vita.
Apa maksudnya anda tidak kenal dengannya?
Ya, benar yang itu. Saya ibunya.
Saya menelpon dari Sicilia, seharian ini.
Saya mengerti, dia tidak ada.
Kalau begitu, bisakah anda katakan pada saya nomer teleponnya?
656-220-56.
Terima kasih. Sampai jumpa.
Mama, percuma menelpon.
Dia orangnya sibuk, bisa di mana saja.
Dia sudah lupa sama sekali.
Sudahlah, jangan dipikirkan.
Dia sudah tak pulang selama 30 tahun.
Kau tahu dia itu bagaimana.
Dia akan ingat.
Aku yakin dia akan ingat. Aku kenal dia lebih baik dari dirimu.
Jika dia tahu bahwa kita tak mengatakan padanya nanti, dia akan marah.
Saya ingin bicara dengan Tn. Salvatore De Vita.
Saya ibunya.
Kau lihat apa?
Salvatore...
Jam berapa ini?
Sudah larut.
Maafkan aku. Tak sempat memberitahumu.
Tidurlah kembali.
Ibumu menelpon.
Dia mengira diriku orang lain.
Apa yang kaukatakan padanya?
Aku berpura-pura. Aku tak mau mengecewakannya.
Kami bicara lama sekali.
Dia bilang kau sudah tidak menengok dirinya selama 30 tahun.
Saat dia ingin melihatmu, dia datang ke Roma.
Dia menelpon hanya ingin mengatakan itu?
Tidak.
Dia bilang ada yg meninggal seseorang bernama Alfredo.
Pemakamannya besok pagi.
Siapa dia itu, keluarga?
Bukan. Tidurlah kembali.
Anak itu bisa membuatku mati. Bagaimana aku bisa melakukan misa?
Tuhan Allah, kami meminta kemurahan-Mu melalui pengorbanan yang kami persembahkan dengan kerendahan dan hati yang tulus.
Sucikan...
Toto!
Sucikan kami dari dosa kami.
Lebih baik terlambat dari pada tidak pernah sama sekali.
Berapa kali sudah aku katakan? tanpa suara bel, Aku kehilangan posisiku.
Selalu saja tidur. Apa saja kerjamu kalau malam, makan?
Bapa, di rumahku siang hari pun kami bahkan tidak makan.
Di veterinari begitu juga. Itulah sebabnya aku capek
Aku tahu kenapa kau capek. Jangan dikira tidak tahu.
Sekarang pulanglah. Aku mau mengerjakan sesuatu.
- Aku boleh ikut? - Tidak boleh.
- Boleh, boleh! - Toto, keluar!
Aku mau ikut! Aku mau ikut!
Alfredo.
Alfredo!
Ya!
Kau bisa mulai.
Kita mulai lagi.
Gambarnya! Selalu tertidur.
Pepe, suatu hari kita akan memiliki semuanya.
Kita akan pergi jauh bersama-sama
Menikmati hidup...
Di mana tak seorang pun menemukan kita.
Lupakan saja.
Kau sudah tak mencintaiku lagi.
Tidak.
Kau menyukainya?
Tak apa.
Bagus.
Tidak!
Sepasang, dua pasang!
100 lire! Nilon asli!
Kau dilarang kemari.
Berkali-kali sudah aku bilang... seperti bicara pada tembok.
Jika Filmnya kena api...
Anak kecil sepertimu, Kau akan terpental ke atas...boom!
''dan berubah menjadi potongan arang.''
Suka berkilah juga, ya?
Suatu hari, akan kupotong lidahmu.
Seperti ini.
Ini boleh kuminta?
Ayolah, boleh kan?
- Jadi, boleh tidak? - Tidak!
Dasar bandel!
Aku harus menyambungnya lagi sebelum filmnya dikembalikan.
Dasar kutu pengganggu!
Kenapa kau tidak menyambungkan ini saat film yang dulu kaukembalikan?
Kadang aku tak bisa menemukan kembali sambungannya, jadi kusimpan disini.
Lagi pula, adegan ciumannya terlalu banyak.
Kalau begitu boleh kuminta.
Tidak. Sekarang dengar, kemarilah.
Sebelum kutendang pantatmu, Kita adakan perjanjian.
Semua itu menjadi milikmu... sebagai hadiah.
Terima kasih.
Tapi satu, kau tak lagi kemari, dan dua, Potongannya biar di sini. paham?
Baiklah.
Baik. Kalau begitu setuju. Sekarang, lekas pergi.
Perjanjian macam apa itu tadi?
Jika potongan itu milikku, bagaimana bisa kau tetap yang menyimpannya?
Jangan kembali, atau kupukul!
''Tembak dulu, pikir kemudian.''
''Ini bukan pekerjaan orang lemah, anjing pengkhianat.
''Hei, kau! Babi busuk, serahkan emasnya!''
''Babi jahat, jangan mendekat...
atau kuremukan wajahmu.''
Mama, perang sudah selesai, tapi... kenapa Papa tidak kembali?
Dia akan kembali, Tunggu saja. Suatu hari nanti.
Aku tak ingat dia.
Di mana letak Russia?
Butuh waktu setahun untuk kesana dan setahun untuk kembali.
Tidurlah. Sudah larut malam.
Kau bisa membohongi ibumu, tapi tidak diriku!
Raih dulu ijazahmu lalu masuk jadi polisi! pemalas!
Dasar tak berguna! Masuk sana dan belajar!
Cepat jalan!
Jadi? Berapa 5 X 5?
30.
Diam!
Table dari 5, Tolol.
1 X 5 = 5...
2 X 5 = 10...
3 X 5 = 15...
4 X 5 = 20...
5 X 5 ?
40.
Diam!
Boccia...
25.
Pelajari tabelmu, atau kau akan jadi pengangguran.
Terakhir kalinya...
Berapa 5 X 5 ?
Hari natal!
Aku sudah bayar. Aku mau nonton film.
Turun, kau anak setan.
Duduk kembali sana.
Lebih menjengkelkan dari kelinci. Mereka ada di mana-mana.
Monster kecil.
Aku akan ke Oregon.
Tunggu di peternakanku.
Menunggu mayatmu?
Dibintangi oleh...
John Wayne dan...
Claire Trevor...
Halo, semuanya!
- Tak bolehkah aku menyapa? - Hari ini dua pemutaran.
Lalu? Aku kemari untuk tidur.
- Apa rokokmu? - Rokok Amerika.
Potong beritanya, Alfredo!
Ini berita penting, tolong jangan berisik!
"Italia takkan melupakan penentangan.
Pria dan wanita yang berjuang dalam....
peperangan gerilya, berkumpul kembali di Roma...
Untuk rapat umum pertama penentangan.
Selamat datang, semuanya!
Hei, kau terlambat!
Apa katanya?
Aku tak bisa membaca.
- Kau juga? - Ya.
Bahasa Itali bukan bahasa yang digunakan oleh masyarakat miskin di Sisilia
Dua belas jam keringat dan darah...
hasil yg dibawa pulang belum juga cukup untuk terhindar dari kelaparan.
meskipun jaring mereka...
saat mereka menariknya, sudah penuh.
Hanya 7.750 lire setiap kalinya.
Itu saja.
Para bajingan itu memeras apa pun yang kami dapatkan.
Selalu seperti itu.
Aku sudah tahu!
Dua puluh tahun nonton di bioskop aku tak pernah melihat ciuman.
Lalu kapan lagi?
Bangsat!
- Don Vincenzo. - Kau dan kau, kerja.
Bagaimana dengan aku?
Minta kerja sana sama Stalin.
Gilirannya akan datang, meski disini. lihat saja.
Aku selalu di acuhkan.
Film yg bagus. Anak itu mainnya bagus.
Sayang sekali dia kurang beruntung.
Betapa, tololnya membeli kapal itu
Tolol, kau tak paham juga.
Benar, anak-anak, kerjamu dari pagi sampai malam.
Dan jangan tanya berapa bayarannya.
Mamah.
Mamah menunggu seharian. Kau membeli susunya?
Tidak.
Uangnya?
Dicuri.
Kau gunakan untuk nonton film?
Film, selalu saja film!
Nyonya Maria, tunggu.
Sudahlah. tenang.
Dan kau, kenapa kau berbohong?
No comments yet. Be the first to leave one.