The first 200 lines.
Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%
Apa kau mengerti sekarang?
Apa kau memaafkan aku?
Hari Ke-400
Apa yang terjadi?
Cepat, cepat!
Kau tak apa?
Hati-hati.
Minggir.
Berbalik.
Letakkan di meja.
Duduk.
Tanda pengenal.
William Freeman?/ Ya.
Kau dari D.C.?/ Bukan.
Tak ada William didalam daftar penyewa.
Itu.../ Hadap depan.
Ini tempat pacarku, Carolyn Hartley.
Dia tidak selamat.
Dan Eva Balsora?
Nama lainnya di daftar penyewa.
Eva.
Dia mengunjungi orang tuanya di Inggris...
...saat semuanya terjadi.
Aku belum dengar kabar darinya atau bicara dengan dia.
Jangan bergerak. Tetap di tempat yang bisa kulihat.
Ada apa dengan semua ini?
Ini karantina.
Aku mendirikan ini untuk menjaga pacarku tetap aman.
Kau jelas sudah repot-repot.
Ya.
Itu tetap tidak berhasil.
Dan ini?
Mau jelaskan ini?
Itu milikku.
Kita pembawanya, bukan?
Sersan?
Berdiri.
Berdiri.
Tuntun jalan.
Apa ini?
Hanya beberapa yang kukenal. Itu saja.
Baiklah, semua.
Apartemen bersih. Kita pergi.
Kau tahu, aku terkesan.
Kalian bisa bertahan cukup lama.
Jangan khawatir. Aku tak membawa yang sakit.
Aku tahu apa yang kami lakukan dengan yang sakit.
Yang sakit?
Nikmati hari-hari berikutnya bersama dia.
Ayo.
Kita harus berkemas.
Aku tahu.
Waktunya pergi.
Oke.
Aku butuh jaket ini.
Boleh jika aku membawa ini?/ Tentu.
Mohon perhatiannya...
Ini adalah situasi darurat.
Jam malam malam ini diberlakukan bagi seluruh warga.
Tetap didalam ruangan dengan jendela dan pintu keluar tertutup.
Untuk menghindari setiap terpaan abu.
Laporkan seluruh wanita kepada kantor terdekat.
Tetap dekat.
Jangan berkata apa-apa.
Kau terlihat konyol, omong-omong.
Ayo, ayo, ayo.
Berapa banyak MRE yang kita punya sekarang?
Ayo.
Kita butuh kopi.
Hei!
Tiarap. Cepat tiarap.
Cepat tiarap. Benar-benar tiarap!
Menghadap bawah. Pandangan ke bawah.
Kau tak apa?
Siapa lagi yang bekerja di toko hari ini?
Hanya aku. Aku pemiliknya.
Jangan bohongi aku./ Aku tidak bohong.
Apa yang kau lihat?/ Apa?
Apa yang kau lihat?
Tidak ada. Tak ada yang datang.
Ini yang akan kita lakukan.
Keluarkan $40.
Kami akan membayarmu untuk barang belanjaan ini.
Dan kami pergi dari toko ini.
Kau berbaring di sana dan menghitung mundur.
Hitung mundur dari 500. Dan jangan bergerak.
Eva, ayo.
Tapi sebelum membahas semua itu,
Kami ingin memulai acara hari ini dengan sedikit berita kosmik.
NASA baru saja mengumumkan...
...bahwa kita akan mendapatkan pertunjukan menarik selama akhir pekan.
Komet Cavino akan melakukan perjalanan langka didekat Bumi...
Carolyn, aku pergi. Sampai nanti.
Hei, kawan./ Hei.
Kau menerima pesanku tentang kelas yoga?
Kau ikut denganku?/ Kau tahu,
Aku tak yakin jika aku ingin memanggang diriku di 100 derajat,
Jadi kau pergilah sendirian.
Aku keluar bersama yang lain malam ini,
Agar kalian mendapat sedikit privasi.
Kau tak perlu melakukan itu. Kau tahu itu, 'kan?
Tidak, tidak, tidak, tempat ini sepenuhnya milikmu.
Jadi, kalian bisa melakukannya di mana saja.
Di sofa, di dapur,
Tapi tidak di meja itu, karena itu dibelikan nenekku.
Apa, meja ini?/ Ya, meja itu.
Ini terlihat cukup kuat untukku.
Jangan sentuh itu. Aku serius.
Ya, tidak, tutup itu. Jangan di meja.
Aku belikan kau sampanye. Itu di kulkas.
Botol kesukaanmu./ Aku menyayangimu.
Aku juga menyayangimu.
Aku sangat bersemangat untukmu./ Astaga!
Tidurku lebih nyenyak saat aku tidur di sampingmu.
Bisa kita rencanakan perjalanan?
Kau mau ke mana?
Air terjun.
Kita sudah lama tak ke sana.
Aku suka itu.
Aku mencintaimu.
Aku juga mencintaimu.
Hei./ Hei.
Kau memasak.
Apa itu memasak?
Mau?
Oke, sedikit lagi. Sedikit lagi.
Oke./ Oke.
Oke.
Karena keahlian pindahmu yang mempesona,
Aku mau kau duduk di sini sebentar.
Oke.
Kenapa?
Aku punya kejutan untukmu. Pejamkan matamu.
Tutup matamu./ Oke, oke, oke.
Aku suka kejutan. Bagaimana kau melakukan itu?
Apa ini? Apa ini?
Siap? Boleh aku buka mata? Sekarang?
Sekarang.
Oke.
Siapa makhluk-makhluk kecil menggemaskan ini?
Itu adalah kita./ Itu kita?
Oke, kau ingat perjalanan kita?
Kita berhenti di tempat peristirahatan aneh.
Astaga.
Kita akan pergi ke sana lagi./ Ya, kita mencoba...
...topi berserat itu...
Astaga, ya./ Aku saat itu bison...
Aku burung hantu./ Benar.
Kau mengingatnya.
Itu adalah perjalanan dimana kita putuskan untuk tinggal bersama.
Hari Ke-1
Apa itu?
Entahlah.
Apa ini? Apa ini...
Menurutmu itu salju?
Bukan, itu tak terlihat seperti salju.
Carolyn, apa itu kau?
Ya./ Kau melihat ini?
Apa?
Di luar.
Kau dipenuhi dengan itu.
Kau tak apa?
Hei.
Kita akan menginap di sini malam ini.
Untuk berjaga-jaga.
Hei./ Hei, kawan.
Halo, manis.
Bagaimana dengan sedikit manis malam ini?
Orang yang pendiam.
Aku bisa bersikap lembut.
Baiklah...
Tak semua orang siap. Aku mengerti.
Tapi seandainya kau berubah pikiran,
Aku di kamar 181.
Cukup datanglah.
Halo, semua.
Mau yang manis?
Halo, semua./ Bawa tasmu. Cepat.
Kelihatannya kita temukan yang baru pertama kali.
Hei! Masuk ke dalam./ Siapa namamu?
Enyahlah, banci!
Persetan denganmu!
Kau tak apa?
Berkelas.
Ya.
Oke.
Terlihat cukup kosong.
Dua?
Entahlah.
Terlihat seperti resiko bodoh.
Panekuk.
Bakon.
Haruskah kita memesan untuk dibawa pergi?
Kau mau makanan terakhirku pesanan untuk dibawa pergi?
Itu bukan pria yang tidak patuh, tapi wanita.
Dan sekarang kita melihat bahwa Tuhan bertindak.
Dia bawakan abu dari nirwana,
Untuk menghukum dan mengingatkan kita,
Jika kau tak bisa terus hidup di dalam dosa, dosa ini.
No comments yet. Be the first to leave one.