The first 169 lines.
Kami para kandidat astronot, atau ASCAN,
sudah tiba di Houston, Amerika, untuk ikut latihan dasar.
Ini kakaknya Hibito?
Dia kelihatan lebih suram.
Tentu saja, dia tak punya pengalaman militer.
Dia selangkah di belakang adiknya
dan terlihat seperti orang dungu.
Jelas kalau dialah yang menyebabkan kegagalan.
Aku minta pada Amanti, kandidat dari India yang katanya
bisa meramal dengan tepat, untuk melihat masa depanku nanti.
Baiklah.
Be-Benar.
Masa depanmu akan sangat mulus.
Hah? Benarkah?
Be-Benar, benar.
Tunggu.
Amanti terlihat sangat gelisah barusan.
Aku injak lagi pedalnya sejauh tiga sentimeter.
Hanya tiga sentimeter yang kubutuhkan
untuk dapat waktu luang setiap hari.
Katanya kau sangat gelisah soal waktu.
Tapi satu jam pasti berarti, Ben.
Pasti.
Dalam setahun, satu jam per hari bisa sebanyak 365 jam.
Jumlahnya 15 hari.
Bagi astronot, 15 hari itu lama.
Bold.
Boleh kubuka jendelanya?
Ah, apa yang ini?
Luar biasa.
Aku jadi susah napas.
Tapi justru luar biasa!
Seperti dugaanku, keberanian mantan tentara memang lebih kuat.
Ben Hart tenang sekali meski melaju dengan kecepatan tinggi.
Shane Magowan malah menikmati kecepatan tinggi ini.
Dari latihan militer mereka,
mereka telah belajar cara mengendalikan rasa takut mereka.
Tugasku jadi lebih mudah.
Tapi beginilah reaksi anak sekolahan yang baru lulus.
Aku akan percepat lagi.
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Aku tak bisa lagi ingat
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
apa yang ingin kulupakan
Saat kuintip melalui teleskop
Aku sadar dunia kita ini kecil
Hanyalah sekeping dari alam semesta
Ini bukan sekali saja
Kita akan berjalan bersama
Saat kita melewati awan itu,
kita akan menggenggam dunia di jari kita
dan mengingat kembali yang telah kita lupa
#48 Simpan Selalu Pedometer di Hatimu
#48 Simpan Selalu Pedometer di Hatimu
Sesuatu akan segera terjadi padaku.
Oh.
Hal buruk akan terjadi padanya.
Beri tahu jangan, ya?
Jangan, aku tak boleh bilang.
Kelihatan jelas sekali.
Dia pasti melihat hal yang tak mengenakkan.
Tapi, tunggu dulu.
Dia salah tebak kalau Nitta itu punya adik laki-laki.
Jadi Amanti tak selalu benar.
Mu!
Orientasi latihannya mau dimulai!
Ya.
Karena kalian sudah terpilih sebagai kandidat astronot, ASCAN,
kalian harus bisa memahami penjelasan ini terlebih dahulu.
Aku benci kalau ada orang yang bertanya tentang hal yang sudah kujelaskan.
Itu buang-buang waktu.
Pertama, kalian harus ingat namaku.
Vincent Bold.
Aku yang akan jadi instruktur kalian.
Aku instruktur satunya lagi, Larry Bison.
Salam kenal.
Mereka kelihatan galak.
Entah kenapa, rasanya pernah lihat Bold.
Dia 'kan ada di pesta penyambutan waktu itu.
Oh? Apa benar?
Dia duduk di pojokan sendirian,
sambil minum wiski dan makan tiram.
Bisa dibilang si muka batu.
Dia ingat semuanya?
Baiklah.
Latihan ASCAN akan dilakukan selama dua tahun.
Dengan dikembangkan oleh pengalaman NASA selama tujuh puluh tahun,
program latihan ini sangat efisien.
Tapi,
aku yakin masih ada yang harus dipangkas!
Aku saja tak ingat apa-apa, habisnya banyak sekali.
Kalian akan mengikuti perintahku.
Kalian juga harus menyelesaikan latihan dua tahun ini dalam satu setengah tahun.
Oh!
Aku suka orang ini!
Dia memancarkan motivasi.
Ini berarti aku bisa segera menyusul Hibito.
Ini baru yang kumau.
Semoga pertanda yang kudapat itu salah.
Satu setengah tahun?
Kau yakin bicara seperti itu?
Panas! Lagi-lagi.
Terlalu panas untukmu?
Sekarang ini, materi yang harus dipelajari berlipat ganda.
Mau diselesaikan dalam satu setengah tahun?
Aku yakin pasti bisa.
Keyakinan adalah kondisi sesaat yang berlangsung sampai kau benar-benar paham situasinya.
Apa itu berarti kau ini tak yakin pada hal apa pun?
Tidak, ada juga yang kuyakini.
Contohnya...
Aku yakin aku takkan pernah berhenti minum jus jeruk anak-anak!
Ya, begitulah.
Ah, benar juga.
Coba lihat ini, Vince.
Aku berencana memakai ini dalam sepuluh hari untuk tingkat A.
Sepertinya seru, 'kan?
Aku mau sekali mencobanya.
Larry, apa orang-orang sudah membuatmu jadi hangat begini?
Mau kopi, pancuran ataupun jus jeruk,
dihidangkan selagi hangatlah yang kusuka.
Aku mengerti.
Ini akan lebih cepat dari yang kurencanakan,
tapi kita akan uji mereka dengan latihan bertahan hidup milikku sebelum memulai programmu.
Kedua sesi ini dilakukan di tempat yang sama, jadi kita bisa menghemat waktu perjalanan.
Tapi agak jahat juga kalau diberi latihan bertahan hidup di awal.
Cepat atau lambat, mereka akan melewatinya.
Vince, apa orang-orang sudah membuatmu jadi kaku begini?
Memang benar.
Mereka juga menyebutku tak sabaran.
Lalu, bagaimana caranya kita sesuaikan latihan bertahan hidup itu dengan programnya?
Mudah saja.
Latihan mereka akan dimulai di gurun.
Gurun?
Amarillo
Tak bisa kupercaya.
Bagi kelompok menjadi lima tim.
Kami sudah siapkan semua keperluan.
Kalau sudah siap, mulailah berjalan.
Hanya itu saja.
Panas sekali.
Empat puluh derajat.
Enak sekali kalau mandi.
Setiap orang membawa perlengkapan seberat 12 kg.
Pedometer di dalam hatiku bilang kami sudah berjalan 6.000 langkah.
Tapi pemandangannya belum berubah sama sekali.
Kita sudah habiskan waktu satu bulan di kelas, lalu sekarang dilempar ke tengah gurun.
Tapi, Nanba...
Tak semua orang bisa dapat kesempatan untuk memakai seragam militer dan berkemah di gurun.
Aku senang sekali.
Ya, aku semangat sekali!
Benar juga!
Kau memang jago berpikir positif, Serika!
Dia cantik, tapi optimis juga.
Tapi, Serika.
Sebentar lagi kau juga akan berubah pikiran.
Perjalanan panjang kita justru baru dimulai.
Tiga puluh orang dari kalian
akan menghabiskan waktu enam hari untuk berjalan sepanjang 70 km ke Amarillo.
Aku sudah bagi kalian menjadi beberapa tim.
Ada lima tim, dari A sampai E.
Aku sudah kelompokkan para kandidat dari negara dengan anggota terbanyak, lalu mencampurkannya kalau perlu.
Setiap hari, kalian akan bertukar pemimpin untuk merasakan rasanya memimpin dan dipimpin.
Tugas pemimpin adalah memutuskan hal seperti jadwal harian, arah dan jarak perjalanan, makanan, dan lain-lain.
Itu saja.
Ada pertanyaan?
Tentu saja tidak.
Setiap tim akan ditemani dua astronot veteran yang akan menjadi penasihat.
No comments yet. Be the first to leave one.