The first 200 lines.
"Semua Karakter Tempat kejadian Dalam Drama Ini Sepenuhnya Fiksi"
Pak Park.
Ye-bun, katamu akan datang. Kenapa belum datang?
Kurasa hari ini aku tak bisa menemuimu, Pak.
Maafkan aku.
Boleh kutanya
kenapa kau ke sana?
Aku ke sana
untuk membunuh Cha Ju-man.
Apa?
Dia…
layak menerima hukuman.
Namun, sebanyak apa pun aku berdoa,
hidupnya tetap tidak hancur.
Mereka yang pantas mati tetap hidup sementara yang layak hidup, mati.
Cha Ju-man…
layak untuk mati.
Silakan melihat-lihat.
Tanah seluas 20.000 pyeong di Sua-ri ini bernilai sekitar 10.000 won per pyeong .
Untuk apa aku merekomendasikan kalian tanah ini?
Karena kawasan ini kemungkinan besar akan dibangun kembali menjadi Kota Baru Mujin.
- Jika itu sudah ditentukan… - Ayahku hidup miskin selama hidupnya.
Hari itu, telinganya terasa bergetar
mendengar orang itu mengatakan anak-anak tidak lagi harus hidup dalam kemiskinan.
Jika kalian percaya dan mengikutiku…
SELIDIKI PENIPUAN AGEN PROPERTI!
Hei, Bajingan.
Katamu tanah ini akan dibangun kembali!
Bagaimana dengan uangku?
Sialan.
Aku tidak pernah memaksamu membelinya.
Kenapa kau menuntutku atas keputusanmu sendiri?
Bangun.
Pulanglah.
Bertindak sendiri tidak akan membuahkan hasil.
Tolong berikan suaramu kepada Anggota Dewan Yoon Deok-hyeon, ya?
Ayah! Aku pulang!
Ayah!
Ayah, apa yang terjadi? Ayah!
- Ibu. - Ibuku juga
hidup miskin selama hidupnya…
hingga dia meninggal setelah kematian ayahku.
Aku berencana menghukumnya dengan tanganku sendiri.
Cha Ju-man, si bajingan itu, hidup nyaman sebagai anggota dewan
bahkan setelah melakukan perbuatan jahat itu.
Sementara itu,
kami telah menderita selama beberapa generasi.
ANGGOTA DEWAN CHA JU-MAN
ANGGOTA DEWAN CHA AKTIF MEMPROMOSIKAN FESTIVAL UDANG
PEMBANGUNAN KEMBALI MUJIN
DIJUAL VILA YANG BARU DIBANGUN, DIJUAL TANAH UNTUK PEMBANGUNAN KEMBALI
DIJUAL PERUMAHAN DEKAT PANTAI MUJIN
Aku tidak menemukan beritanya.
HARIAN JUNGSAN
HARIAN JUNGSAN MENGHENTIKAN PUBLIKASI
ARTIKEL HARIAN JUNGSAN DIARSIPKAN DI PERPUSTAKAAN MUJIN
HARIAN JUNGSAN
BISAKAH MUJIN MENJADI ZONA WISATA SPESIAL?
SIAPA YANG HARUS DISALAHKAN UNTUK PEMBANGUNAN KEMBALI MUJIN?
OLEH JUNG MI-OK, HARIAN JUNGSAN
SKANDAL PEMBANGUNAN KEMBALI MUJIN, KESAKSIAN TANGAN KANAN YOON DEOK-HYEON
OLEH JUNG MI-OK, HARIAN JUNGSAN
Ibu.
SKANDAL PEMBANGUNAN KEMBALI MUJIN, KESAKSIAN TANGAN KANAN YOON DEOK-HYEON
TANGAN KANAN
Tangan kanan…
Halo, Pak Bae.
Halo, Ye-bun.
Ok-hui seharusnya ada di toserba sekarang.
Aku datang untuk menemuimu.
Aku?
Apa kau ingat kehebohan yang diciptakan oleh rumor tentang pembangunan kembali
dan zona wisata spesial lebih dari sepuluh tahun yang lalu?
Ya ampun.
Meremehkan jika disebut "kehebohan". Saat itu benar-benar kacau.
Tidak ada orang yang tidak dirugikan.
Kudengar Anggota Dewan Yoon Deok-hyeon
berkaitan dengan isu pembangunan kembali itu.
Rumornya memang begitu.
Namun, tidak ada bukti,
dan tidak ada orang yang bersaksi bahwa dia melakukan itu.
Apa?
Tidak ada yang yang bersaksi?
Aku membaca artikel bahwa seorang tangan kanannya
memberikan kesaksian di pengadilan.
Itu memang yang diungkapkan di koran,
tapi tidak ada seorang pun yang muncul.
Itu sebabnya Yoon Deok-hyeon mampu menjabat selama beberapa periode
hingga menjadi menteri di pemerintahan.
Bukankah Anggota Dewan Cha adalah kaki tangannya saat itu?
Itu benar.
Dia berada di bawah perintah Yoon Deok-hyeon.
Berarti dia tangan kanannya, ya?
Ya, tentu.
Itulah sebabnya dia mewarisi wilayah ini darinya.
TERIMA KASIH ATAS DUKUNGAN ANDA AKU AKAN MENJADI PELAYAN YANG SETIA
SEMUA KORBAN MENDAPAT LUKA TUSUKAN
KIM SI-A (24 TAHUN)
PARK SEUNG-GIL (23 TAHUN)
KIM SI-A, LEE JI-SUK, PARK SEUNG-GIL
Apa yang kau amati sampai serius begitu?
Meskipun terus kupikirkan,
para korban sepertinya tak memiliki kesamaan dari segi apa pun.
Jenis kelamin mereka juga berbeda.
Penyelidikan kita akan berjalan kalau mengetahui motif pembunuhnya.
Namun, tidak ada petunjuk apa pun.
Kalau sejauh ini,
mungkinkah dia psikopat yang memiliki kesenangan membunuh?
Ada sedikit jeda waktu sejak dia melakukan pembunuhan ketiga.
Itu membuatku cemas.
Mungkinkah dia akan mencobanya lagi dalam waktu dekat?
Mungkin dia tidak bisa melakukannya.
Apa?
Apa maksudmu?
Pembunuhnya mungkin sudah dalam radar kita.
- Sedang apa? - Astaga!
Kenapa tiba-tiba mengagetkanku begitu?
Kau bicara lebih cepat saat terkejut.
Sedang apa di sini?
Aku? Aku melakukan investigasi.
Investigasi apa?
Kau pikir apa? Tentu kasus pembunuhan berantai.
Tidak ada petunjuk apa pun.
Berlarilah, jangan berjalan.
Investigasi adalah soal kerja keras.
JENDERAL MACARTHUR TV
Apa…
Apa yang kau lakukan?
Kau sendiri sedang apa?
Aku kenapa?
Ikut aku.
Aku kaptenmu. Lepaskan aku.
Mengapa kita terus berpapasan?
Kau mengetahui sesuatu, 'kan?
Kurasa bukan aku saja yang mengetahuinya.
Kalau begitu, mari berbagi yang kita tahu.
Batu, gunting, kertas.
Dahulu, Anggota Dewan Yoon Deok-hyeon membuat skema besar pembangunan kembali
bersama Anggota Dewan Cha, yang merupakan kaki tangannya saat itu.
Lalu, ketua Komite Darurat yang berdemo saat itu
menghilang tanpa jejak.
Putra orang itu adalah Kim Seon-woo.
Jadi, dia pindah ke Mujin karena Cha Ju-man.
Apa yang kau ketahui? Beri tahu aku.
Kim Seon-woo tampaknya terkair
dengan pembunuhan berantai ini.
Apa?
Apa kau yakin?
Bagaimana?
Kau berpikir begitu karena memiliki bukti, 'kan?
Begini, melalui psikometri…
Apakah…
kau percaya adanya alien?
Bagaimana dengan cenayang?
Omong kosong apa itu?
Alien dan cenayang apa yang kau bicarakan?
Polisi seharusnya tidak percaya sesuatu yang tidak masuk akal begitu.
Ada apa?
Apanya yang berkaitan dengan Kim Seon-woo?
Pokoknya, firasatku bilang begitu.
Kau benar-benar sudah gila rupanya.
Hei, dengar.
Hal semacam itu bukan firasat,
tapi penyakit paranoid.
Kau cuma membuatku membocorkan rahasia.
Kenapa kau di sini?
Aku membuat kesalahan besar.
Aku tidak tahu bagaimana mengatasinya sendirian,
jadi, aku berniat mengaku dosa pada pastor.
Astaga.
Sebenarnya apa kepercayaan di lingkungan ini?
Seorang cenayang mengunjungi pastor,
sementara yang lain bertanya tentang cenayang.
Seluruh kota ini menjadi gila.
Siapa yang membahas tentang cenayang?
Kau tahu, bedebah gila itu.
Detektif Moon?
Rupanya kau benar-benar cenayang.
Kenapa kau tiba-tiba berkemas?
Guru spiritualku tinggal di Gunung Suraksan.
Aku ingin memanjatkan doa dan mengunjunginya selama beberapa hari.
Justin bagaimana?
Aku menitipkannya kembali ke bibi itu.
Jaga dirimu selama aku pergi.
Ya, hati-hati dalam perjalananmu.
Omong-omong…
Pak Park.
Di mana mandu beku yang ada di sini?
Rupanya itu punyamu, ya?
Pantas ada beberapa mi instan yang tidak familier.
Astaga.
- Detektif Moon. - Kau mau ke mana?
Aku…
Pak Park!
Dah.
Aku tahu dia memiliki dendam kepada Anggota Dewan Cha.
Namun, bagaimana korban yang lain?
Aku tidak melihat adanya hubungan apa pun.
Entahlah.
Sedang apa di sana?
No comments yet. Be the first to leave one.