The first 200 lines.
Kurasa kamu harus memberitahuku
perasaanmu yang sesungguhnya.
Kamu terasa asing
belakangan ini.
Seharusnya kamu orang yang aku cintai.
Kita juga sudah membuat banyak kenangan bersama.
Jadi, fakta bahwa aku merasa seperti ini
membuatku sulit.
Apa yang sebenarnya membuatmu bingung?
Apakah Sun Hee
pernah berpura-pura menjadi dirimu?
Mungkinkah Sun Hee
orang yang sebenarnya aku cintai?
Dia pernah berpura-pura menjadi dirimu?
Apa...
Omong kosong macam apa itu?
Ya, aku tahu ini tidak masuk akal.
Tapi Sun Hee pernah menggantikanmu
dan melakukan presentasi itu.
Aku ragu, bisa saja hal itu pernah terjadi lebih dari sekali.
Kenapa aku mesti menyuruhnya melakukan hal itu?
Kakakku hanya ibu rumah tangga.
Dia bahkan tidak cukup kompeten untuk menggantikanku.
Aku bahkan berusaha memahami
jika kamu menjadi goyah karena kakakku.
Tapi yang kuterima
malah kecurigaanmu yang konyol.
- Mau minum wine? - Ayahmu membelikan sebotol...
Do Hee, ada apa?
Woo Jin, kamu masih bingung dengan perasaanmu?
Ibu. Ayah.
Kumohon jangan salahkan dia.
Woo Jin.
Bagaimana kalau begini saja?
Masih ada waktu sampai hari pernikahan kita.
Lakukanlah apa pun yang kamu mau
sampai kamu tidak lagi meragukanku.
Bagaimanapun pada akhirnya,
kita tetap akan menikah.
Aku yakin soal itu.
Jangan menangis, Do Hee. Astaga.
Perasaan Woo Jin campur aduk terhadap Sun Hee?
Saudari kembarmu?
Dia bahkan membayangkan hal paling konyol.
Dia bertanya apa kakakku
pernah bersamanya dan berpura-pura menjadi diriku.
Itu tidak masuk akal.
Jujur saja,
Sebenarnya yang menjadi masalah
adalah kakakku, bukan Woo Jin.
Woo Jin tidak pernah membuat masalah yang berkaitan dengan wanita.
Tapi di sisi lain,
kakakku baru saja bercerai dan dia mengalami banyak hal.
Tapi usai menerima sedikit bantuan dari Woo Jin,
dia pasti menganggap dirinya sangat dekat dengannya.
Kita harus menemukan kunci brankas milik Do Hee.
USB itu pasti ada di sana.
Kita harus menemukannya agar bisa menghentikan Do Hee.
Apakah ini Bank Hanil? Aku Cha Do Hee.
Pernah ada orang yang datang
mengunjungi brankas pribadiku belakangan ini.
Astaga.
Ibu.
Dapat. Apakah ini yang Ibu cari?
Bagaimana kamu menemukannya?
Ibu tidak bisa menemukannya di mana pun.
Ibu pasti bisa jika menonton Sherlock Holmes sebanyak 10 kali.
Bibi Do Hee membuat kantong tambahan
di dalam kantong dan menyimpannya di sana.
Kamu detektif hebat. Pintar sekali.
Ini kartu identitas
milik Do Hee
Hei, Sun Hee dan Cho Rong.
Besok ulang tahun ayahmu, ayo pergi bersama...
Astaga.
Kamu sedang mencari apa?
Maaf, Ibu.
Kami akan membereskan semuanya, Nenek.
Astaga.
Untuk melawan kakak Anda,
Anda membutuhkan dukungan
CEO Hoseok Holdings,
pemegang saham terbesar kedua
setelah ayah Anda.
Tapi itu tidak akan mudah.
Aku mendapat ide.
Aku akan membeli saham
dan menjadi pemegang saham.
Menurut peraturan Maskapai Donghae,
pemegang saham minoritas juga bisa mengajukan proposal kepada dewan
jika mendapatkan izin dari dua atau lebih anggota dewan.
Ya, itu benar.
Mari coba saja.
Aku akan berusaha menemui anggota dewan yang berhubungan baik
dengan ayah Anda.
Tae Yang, jawab pertanyaanku.
Kamu pernah memperingatkanku
bahwa aku tidak akan bisa menerima rahasia Do Hee. Apa maksudmu?
Kamu juga bahkan terlibat perkelahian
karena Do Hee.
Kenapa kamu tiba-tiba menyukai Sun Hee?
Baiklah.
Aku akan memberitahumu karena sudah membantu ayahku.
Kamu selalu merebut hal-hal paling berharga dariku.
Ibuku, kepercayaan ayahku,
dan cinta.
Aku mulai menyukai Do Hee, tapi kamu merebutnya dariku.
Sekarang aku menyukai Sun Hee,
tiba-tiba saja kamu tertarik kepadanya juga.
Ini cuma kebiasaanmu.
Jangan terlalu banyak berpikir.
Berhentilah tersesat,
dan fokus saja kepada Do Hee.
Aku kemari untuk mengambil barang dari brankas pribadiku.
Aku Cha Do Hee.
"Kartu Identitas, Cha Do Hee"
Sesuai.
Kami akan membawa Anda naik ke brankas VIP.
Baiklah.
"Bank Hanil"
Ibu.
Cho Rong, Ibu merasa gugup. Jantung Ibu rasanya mau meledak.
Ibu, kerja bagus. Biar kulihat.
Baiklah.
Ini.
Kita mendapatkan USB-nya. Sudah kuduga Ibu akan berhasil.
Ini dia.
Ada buku besar Maskapai Donghae,
pernyataan sumbangan yayasan,
berkas buku besar pembayaran barang bebas bea,
juga ada video dan foto.
Yang ini.
"Buku Besar Pembayaran Bebas Bea Maskapai Donghae 2017"
Ada satu, dua, tiga, empat, lima,
enam, tujuh, delapan angka nol.
100 juta dolar?
Itu Pak Hwang.
Do Hee pasti memergokinya.
Bibi memakai itu untuk mengancamnya?
Bibi Do Hee menakutkan.
Brankasku kosong. Apa yang terjadi?
Anda tadi datang dan mengambilnya.
"Bank Hanil"
Sun Hee, di mana kamu?
Aku menyerahkan USB itu kepada polisi.
Mereka mulai menyelidiki orang-orang
yang membuat dana kotor.
Jadi, kamu harus
menghilangkan ketamakanmu untuk uang.
"Pengirim, Ju Ye Bin"
Seosan, Chungcheongnam-do?
Kenapa kamu mengirim barangmu ke sana?
Aku tidak bisa melahirkan di sini. Tidak ada yang bisa kupercaya.
Aku akan pergi ke rumah nenekku. Dia yang membesarkanku.
Jadi, kami tidak akan pernah melihat bayimu?
Apa hak kalian melihat bayiku?
Kakakku adalah ayahnya.
Bayi ini bukan milik siapa pun
kecuali aku.
Astaga, pemarah sekali.
Baiklah. Bayi itu milikmu.
Aku tumbuh sebagai anak yatim piatu.
Ibuku mungkin menelantarkanku,
tapi aku tidak akan pernah melakukan itu.
Aku akan melindungi bayiku apa pun yang terjadi.
Ye Bin pindah ke pedesaan?
Mereka bilang, "Wanita bisa saja tidak dewasa,
tapi mereka berubah saat menjadi seorang ibu."
Tiba-tiba saja dia menjadi keibuan.
Dia sudah bersiap melahirkan di pedesaan.
Apa rencana Kakak?
Bukankah seharusnya kamu menemui dia sekali saja
sebelum dia pergi?
Kamu ayah bayi itu.
Selamat ulang tahun, Kakek.
Anyelir yang kamu buat
untuk ulang tahun kakekmu makin cantik saja setiap tahun.
Kakek pasti senang sekali.
Terima kasih, Cho Rong.
Kakek.
Aku akan membuatkan yang lebih baik tahun depan.
Sun Hee.
Kita harus bicara.
Kamu menyerahkan USB itu kepada polisi?
Kamu tahu berapa banyak uang yang kamu buang?
Lebih dari 10.000.000 dolar.
Ini hari ulang tahun Ayah. Jangan bahas soal ini sekarang.
Pikiranmu yang harus diubah.
Orang seperti kita membutuhkan uang.
Jika tidak, kita akan diinjak-injak oleh orang kaya seumur hidup kita.
Uang bukan segalanya.
Apa Tae Ree dan suaminya terlihat bahagia bagimu?
Apa?
Lihat mereka.
Selalu saja marah dan sibuk saling menipu.
Merekalah yang terlihat tidak bahagia.
Apa kamu membutuhkan uang agar bisa bahagia?
Kamu memiliki Kapten Song dan pekerjaan yang baik.
Kamu bisa bahagia tanpa melakukan hal buruk.
Do Hee.
No comments yet. Be the first to leave one.