WATCHER (Watchyeo / 왓쳐)

WATCHER (Watchyeo / 왓쳐)

Download Indonesian Subtitle

Release info

왓쳐一WATCHER一E01 NEXT VIU
왓쳐一WATCHER一E01 WEB-DL VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2019-07-07
Downloads: 26
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Semua tokoh, tempat, organisasi, agama"

"Dan insiden dalam drama ini hanyalah fiktif"

"Episode 1"

Jangan sentuh aku!

- Hei! - Hei, tenanglah.

- Lepaskan aku. - Terus jalan.

- Terus jalan. - Ada apa ini?

Kita bicara di dalam.

Anda wali sementara?

Dia bukan anakku.

- Jangan begitu. - Keluarlah.

Kamu pikir tempat ini milikmu?

- Lepaskan aku. - Bukan aku pelakunya.

- Menyingkir dariku. - Lepaskan dia.

Jangan cegah aku. Lepaskan.

- Cepat bereskan itu. - Lekas.

- Apa maksudmu? - Bicara apa kamu?

- Kamu kena pukul di bagian mana? - Aku harus apa?

- Lepaskan aku. - Jelas kamu sudah membunuh.

Young Goon.

Kamu mengenali tempat ini?

Kamu melihat pelakunya?

Apa ayahmu pelakunya?

Perlukah kamu menembak?

"Kim Young Goon"

Kamu tahu situasinya.

Aku tidak tahu.

Aku masuk setelah kamu melepaskan tembakan.

Benar.

Kamu pernah bertemu dengan Son Byung Gil?

Baru hari ini.

Lantas kenapa mencurigainya?

Bukankah menyerahkan surat tilang saja cukup?

Raut wajahnya...

Situasinya mencurigakan.

Dia mengaku mengabaikan lampu lalu lintas,

tidak menawar denda, dan tidak mencari pembenaran.

Aneh, bukan?

Kamu lebih aneh.

Kamu tidak bisa mengetuk pintu?

Kamu selalu begitu karena tidak tahu sopan santun.

Aku ingin menginvestigasi Jang Hae Ryong.

Begitu.

Tidak ada masalah dengan sopan santunmu.

Kamulah masalahnya.

Pimpinan Rekayasa Konstruksi CH, Kim Sang Joon,

pagi ini ditangkap

oleh Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Seyang.

Dia dituduh menghasut penyerangan,

- melanggar UU Advokat... - Ini Jang Hae Ryong.

Dia kartu as kita yang menangkap Kim Sang Joon,

pada saat kejaksaan, Direktorat Jenderal Pajak,

dan Badan Pemeriksa Keuangan menyerah menanganinya.

Bahkan Komisaris Yeom mentraktirnya sebagai ungkapan selamat.

Dia mentraktir ikan buntal.

Jadi, siapa yang akan menyetujui penangkapan Jang Hae Ryong?

Jang Hae Ryong

dan Kim Sang Joon saling kenal.

Dari mana foto-foto ini?

Ada bukti lain?

Belum ada.

Tidak ada, bukan?

Belum ada.

Setelah mereka berdiskusi,

tiba-tiba muncul barang bukti.

Barang bukti itu akan terbukti palsu di pengadilan,

dan Kim Sang Joon akan lolos karena kurangnya bukti.

Katakanlah kamu benar.

Itu mustahil, tapi anggap saja kamu benar.

Aku memang benar.

Kamu salah! Ini hanya pengandaian.

Pernah dengar tentang Kassandra?

Sang peramal, Kassandra.

Dia wanita Yunani kuno

yang mati setelah melarang rakyat Troya membawa kuda kayu ke kota.

Itu fenomena psikologis. Kompleks Kassandra.

Kondisi psikologis defensif yang menyangkal sesuatu

saat seseorang menghadapi fakta menyakitkan.

Itu kisah tentang betapa lemahnya manusia.

Moral ceritanya,

jangan memberikan kabar buruk.

Pangkatku bisa naik setinggi ini dari petugas biasa

karena tahu itu.

Karena itulah Troya jatuh.

Jang Hae Ryong

bukan lawan mudah.

Banyak koneksi orang dalam dan luar.

Kamu tahu dia pernah ditugaskan

dalam tim transisi presiden, bukan?

Dia gagal menjadi pejabat, tapi banyak rahasia yang dia tahu.

Aku dipanggil untuk menangkap orang seperti mereka, bukan?

Berikan bukti yang kuat.

Bukti yang bisa meyakinkan siapa pun.

Chi Gwang.

Hati-hati menggunakannya. Bisa-bisa ada yang terluka lagi.

"Divisi Hubungan Masyarakat"

- Pak Do. - Ya, Pak?

Partnermu sudah ditentukan.

Tidak perlu. Bekerja sendirian lebih nyaman.

Hei.

Melatih orang baru juga tugasmu.

Kita harus saling membantu.

Dia mantan anggota Tim Olah TKP.

Kamu suka yang berbakat, bukan?

Dia tepat untukmu.

Dia cukup mendampingimu saja.

"Data Personel Petugas"

Aku Jo Soo Yeon, ditugaskan ke Tim Inspeksi.

Baik.

Ikuti dia.

"Divisi Inspeksi"

- Ya? - Lakukan saja.

"Paviliun"

"Berkas, Pusat Pencegahan, Peralatan, Ruang Listrik"

"Pusat Kendali, Penyimpanan"

"Ruang Listrik, Pusat Kendali"

"Sasana"

"Tim Inspeksi 4"

Kenapa kamu ke sini?

Apa?

Ada banyak pilihan tujuan.

Kenapa kamu memilih Tim Inspeksi?

Itu, ya...

Bekerja sebagai polisi memang penting,

tapi menurutku mengawasi kinerja polisi lain

juga sama pentingnya.

Maksudku alasan sebenarnya, Bu Jo.

Aku diperintah ke sini.

Kamu sedang baca apa?

Seniorku memberikan ini

dan menyarankan kita tangani kasus lain karena ada petugas baru.

Tolong simpulkan. Kasus apa itu?

Baik.

Dia polantas

di Kepolisian Nambu.

Dia mengejar pelanggar lampu lalu lintas yang kabur

dan menembaknya di rumahnya.

Anak kecil yang menyaksikannya menjadi terguncang.

Markas besar diminta mengurus kasusnya

sebelum media mulai meliput kasusnya.

- Siapa pelanggarnya? - Itu...

Namanya Son Byung Gil, 41 tahun.

Pernah ditangkap dua kali karena kekerasan di usia 20-an.

Setelah itu, catatannya bersih.

Sebelum pensiun, dia manajer konstruksi.

Kini dia pengangguran.

Ini bukan tugas kita.

Katanya Son Byung Gil mengemudi saat terluka.

Menurut catatan, ada luka sepanjang tiga cm di pinggangnya.

Dia tepergok setelah terlihat memiliki luka tikam.

Bagaimana keterangan Son Byung Gil?

Dia dioperasi karena luka tembak.

Jadi, dia belum diinterogasi.

Di mana polisi yang mengejarnya?

Kenapa kamu menembak bahunya, bukan kakinya?

Luput sedikit saja, bisa mengenai leher atau jantungnya.

Omong-omong, Pak Jang di mana?

- Dia di sana? - Sialan...

Jangan berbelit-belit. Jawab saja.

Pak Jang.

Katanya kamu mengenal Son Byung Gil.

Gertak dia.

"Kim Young Goon"

Hei.

Kamu pikir ini lelucon?

Apa kamu pikir

aku sedang main-main?

Pak Do. Reserse Kriminal Khusus sedang mengurusnya.

Pak Jang ada di dekat TKP dan membantu penangkapannya.

Katamu Son Byung Gil pernah bekerja di perusahaan konstruksi, bukan?

- Ya. - Perusahaan apa?

Rekayasa Konstruksi CH.

"Ditemukan kemungkinan dakwaan lain"

- Kamu tidak ikut? - Aku ikut.

Pak Park.

Lebih agresif.

Bedebah.

Hei, jika kami bertanya, akui saja itu salahmu.

Turuti kami jika tidak mau dipecat.

Aku akan bungkam asal kamu tidak menyentuhku.

Apa?

- Masuklah. - Tunggu.

Pak Jang, kabarnya kamu habis makan sup ikan buntal, ya?

Kamu sedang apa sampai kameranya dimatikan?

Tunggu apa lagi? Cepat pisahkan mereka!

- Baik. - Baik.

- Sini. - Bisa kujelaskan.

Maaf, Pak Jang. Aku bisa membela diri.

Dia tiba-tiba menghajarku. Aku bereaksi membela diri.

- Kamu... - Hei!

Dia diserang dahulu, wajar dia membalas. Benar?

Dia tidak bisa diam karena interogasinya kasar.

Aku akan membawa Kim Young Goon.

Tidak bisa.

Anggota tim kami sudah dipermalukan.

Bagaimana citra Reskrimsus nanti?

Lantas haruskah ini kulaporkan?

Haruskah kulaporkan

bahwa kameranya dimatikan dan kalian memakai kekerasan?

Haruskah?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left