Full House

Full House (풀하우스)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

E12 Full House 2004 Manual Translated Ind
A Commentary by lututkanan
Manual Translated ... vote GOOD kalau suka !!

Tags

other
Published on: 2011-08-04
Downloads: 63
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Dasar bodoh.

Harusnya kau tak bilang itu padaku.

Karena kalau begitu,

kita takkan bisa bersama lagi.

Aku tahu.

Jadi, kita bercerai saja.

Bercerai...

Dan kembalilah pada Kang Hye-won.

We'll divorce.

Maafkan aku, Han Ji-eun.

Mulai sekarang,

aku tak bisa bersamamu lagi.

Ini aku.

Tutup saja pemberitaan soal Young-jae.

Tolong usahakan.

Aku pergi dulu.

Sarapannya sudah kusiapkan.

Apa kalian selalu bertengkar?

Aku bisanya sekarang...

Aku tahu kau sibuk, tapi kau perlu makan siang juga, kan.

Kau datang tepat waktu.

Aku yang traktir.

Oke.

Bagaimana "D-day"mu itu?

Aku penasaran sekali.

"D-day"?

Aku berikan Young-jae kejutan besar.

Kejutan besar?

Kami bercerai.

Lalu Young-jae bilang apa?

Dia mengerti dan setuju.

Sekarang Young-jae dan Hye-won bisa bertemu sepuasnya.

Dan aku juga dapatkan kembali rumahku.

Kelihatannya happy ending.

Ini aku.

Carikan aku apartemen.

Carikan saja pokoknya.

Lebih cepat lebih baik.

Aja aja! Fighting!

Sudah pulang.

Kau rupanya.

Tak ada jadwal kerja?

Tidak.

Bagaimana dengan filmmu berikutnya?

Minggu ini kami akan setujui kontraknya.

Aku sudah cari apartemen.

Kalau sudah dapat,

aku akan pindah kesana.

Jagalah barang-barang dirumah ini.

Kenapa begitu? Itu kan punyamu.

Kalau tak mau, buang saja.

Kau mau bilang apa pada keluargamu?

Apa ini?

Kenapa ada berita semacam ini?

Apa, Bu?

Katanya seorang aktor kepergok selingkuh. Lalu menikahi gadis lain.

Tak masuk akal.

Tukar istri? Kenapa?

Ceritanya masih belum jelas.

Tapi beginilah hidup.

Jangan sampai ayahnya Young-jae tahu.

Pasti mereka akan bertengkar lagi.

Kau pikir aku tak tahu?

Sejak ada Ji-eun, hubungan mereka kian membaik.

Si Beruang itu, manis juga kan?

Ya.

Aku sempat khawatir kenapa bisa Young-jae menikahinya.

Ibu...

- Kau lihat koranku? - Tidak, kenapa?

Belum dikirim juga?

Dimana ya?

Makanlah ini dulu.

Gosip soal aktor ini,

pasti itu Young-jae, kan?

Sepertinya.

Kita harus segera cari tahu.

Tanyakan surat kabar ini.

Anda memanggilku?

Ada yang mau kutanyakan.

Soal Young-jae.

Apa dia masih sering bertemu Hye-won?

Tidak terlalu sering.

Kau kan kusuruh jaga mereka!

Aku sudah berusaha.

Mereka sering minum di bar,

sudah kularang tapi dia tak mau.

Maaf aku berkata begini,

menurutku Kang Hye-won itu orang yang banyak masalah.

Sudah tahu Young-jae sudah menikah, tetap saja menelponnya.

Pernikahan tetap pernikahan, kan?

Kenapa Ji-eun mau dengan kontrak itu?

Kontrak pernikahan?

Apa katamu tadi?

Pernikahan kontrak katamu?

Aku yang patah hati? Kenapa dia yang begitu?

Harusnya aku yang begitu.

Halo.

Ji-eun, ini aku.

Kau ada waktu sekarang?

Aku ingin bertemu.

Young-jae jangan sampai tahu soal ini.

Kau mau, kan?

Ya.

Aku cuma mau bicara sebentar.

Aku sudah dengar soal pernikahan kontrak itu.

Dan itu tak penting bagiku.

Asal kau tahu saja karirnya Young-jae sedang tutun sekarang.

Turun drastis,

hampir semua iklan dan filmnya dibatalkan.

Kalau ada skandal lagi,

hancur sudah semuanya.

Karirnya akan tamat.

Aku...

Aku tak tahu.

Sekarang lupakan soal perceraiannya dulu.

Kita harus redam pemberitaan diluar sana.

Harusnya,

aku bilang ini pada Young-jae.

Tapi akan lebih nyaman mengatakannya padamu.

Kalau kau peduli dengannya,

walau kalian mau bercerai, dengarlah kataku tadi.

Sabarlah.

Kau masih sibuk.

Tidak.

Bisa bicara sebentar.

Hye-won.

Menjauhlah dari Young-jae.

Aku sudah sering memperingatkannya, tapi dia tak mendengar.

Kau tahu kan ini menyulitkan Young-jae.

Bagaimana kalau skandal terkuak?

Tapi aku tak bisa.

Kau merasa bersalah?

Pernikahan tetaplah pernikahan.

Semua orang tahu Young-jae sudah menikah.

Dia juga akan bercerai, jadi kau tunggu saja.

Jangan mendekatinya untuk sementara.

Kau tak berubah pikiran?

Aku takkan mengganggumu lagi?

Aku tahu ini sulit bagimu,

tapi perceraian ini harus kita tunda dulu.

Bagaimana menurutmu?

Kau bercanda?

Bukan begitu, ini untuk kebaikanmu?

Jangan terlalu ambil pusing soal masalah ini.

Kita tunda saja dulu perceraiannya.

Dan lupakan soal Hye-won untuk sementara waktu.

Itu yang kumau.

Tapi mungkin tidak berhasil.

Kau mau atau tidak?

Tak mau?

Jadi...

Selama ini...kau mengetesku?

- Kau mengetesku? - Bukan begitu.

Kau benar-benar mempermainkanku.

Orang seperti kau ini... Lupakan saja.

Kenapa kau begitu padaku?

Memangnya apa salahku?

Membuatmu menunggu?

Aku minta maaf soal itu.

Aku takkan mengulanginya.

Apalagi salahku?

Memanggilmu "Ayam"? Memanggilmu "manguk nasi"?

Apa itu menyakitkan hatimu?

Kalau begitu panggil juga aku begitu.

Apa lagi? Bersihkan rumah? Kau tak suka?

Kalau begitu tak usah kau kerjakan.

- Bukannya begitu. - Lalu apa?

Kau tak pernah mempermainkanku?

Apa?

Kau pura-pura jarimu kena pisau, kan?

Padahal aku sudah cemas sekali?

Itu beda?

Maksudku, kita sungguh bercerai kali ini.

Kau mau dengar cerita lucu?

Yang ini pasti lucu.

Ada seoarang...

Tak usah.

Diam saja.

Young-jae! Jangan marah lagi!

Kubilang diam?

Sudah cukup.

Kalau aku salah, aku minta maaf.

Tapi jangan begini.

Oke.

Kalau begitu pukul saja aku.

- Pukul saja sepuasmu. - Aku tak mau.

- Pukul saja! - Kubilang tidak. Kenapa kau ini?

Pukul saja aku!

Kau tak apa-apa?

Pasti sakit sekali.

Pakai ini.

Tak perlu.

Apa aku sejahat itu padamu?

Sampai-sampai,

kau mau kabur dariku?

Aku...

tak tahu kalau ini juga berat untukmu.

Hanya karena...

Itu kau.

Karena kau Han Ji-eun.

More Indonesian subtitles for Full House

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left