The first 200 lines.
Siap?
Satu, dua, tiga. Ayo!
Astaga! Luar biasa!
Bagus!
Astaga! Luar biasa!
Hebat sekali!
Aku sangat puas!
Hari Olahraga akan datang!
Akan ada laman acara di Facebook juga!
Ayo sekarang.
Ini benar-benar dimulai.
Upacara pembukaan.
Bagaimana dengan pembukaan?
Bola basket, bola basket!
Aku ingin bergabung dengan pertandingannya.
Kalau begitu kenapa tidak?
Kami Dewan Siswa.
Boss.
Boleh aku bicara denganmu sekarang?
Ada apa?
Yah…
…kami mungkin tidak bisa bekerja…
…sesuai dengan standarmu.
Namun Hari Olahraga akan datang.
Aku tidak ingin ada pertengkaran.
Maaf mengenai Dewan Siswa.
Untuk apapun yang aku lakukan yang membuatmu kesal.
Aku minta maaf atas nama teman-temanku.
Tidak perlu meminta maaf untuk yang lain.
Meminta maaf atas apa yang kau lakukan sudah cukup.
Apa yang kau inginkan dariku?
Katakan saja.
Aku rasa kau harus memberikan uang itu kembali pada kami.
Karena kau menghabiskannya untuk sesuatu yang tidak kita setujui.
Non.
Kau memberikan uang lebih untuk semua tim.
Bukankah seharusnya kau meminta semuanya kembali?
Kenapa kami harus menarik uangnya dari semua tim?
Tim lain tidak melakukan kesalahan apapun.
Hanya Tim Biru…
…yang tidak mengikuti persetujuan kita.
Benar?
Namun aku tidak bermaksud untuk melanggarnya.
Kau melanggar janji kita.
Kau harus bertanggung jawab.
Tidak melanggar? Bagaimana ini tidak melanggar?
Tenanglah.
Apa ada yang ingin kau jelaskan, Jelly?
Karena kalau kau tidak mengatakannya sekarang,
…yang lain mungkin akan salah memahamimu.
Yah…
Kami menghabiskan anggaran terakhir…
…pada kostum pemandu sorak.
Karena untuk anggaran pemandu sorak,
…kami menghabiskannya untuk pelatihan pemandu sorak.
Namun itu tidak benar.
Bukan itu yang kita telah janji.
Semua orang bertanggung jawab atas kesalahan yang mereka perbuat.
Aku mengakui bahwa itu adalah kesalahanku.
Aku akan bertanggung jawab.
Aku akan berusaha bicara kepada ibuku.
Namun sekarang,
…ibuku sedang dinas ke luar negeri.
Dia akan kembali dua hari lagi.
Aku tidak punya uang sekarang.
Bisakah kalian menungguku sampai ibuku kembali?
Aku akan bicara padanya.
Aku akan mencoba meminta uang untuk mengganti ini.
Kau bilang dua hari…
Maksudmu besok atau lusa?
Atau apa kita harus membuat kontrak?
Agar kita tahu berapa jumlah tepatnya uang itu.
Aku rasa…
Jangan bilang kau akan percaya padanya lagi.
Aku rasa kita bertemu Jelly di sekolah setiap hari.
Dia tidak akan kabur.
Baiklah. Kita mulai lagi.
Sekarang terserah kalian.
Saat batasnya tiba dan dia tidak mengembalikan uangnya,
…akan ada orang dermawan…
…yang mencurangi kita lagi.
Astaga!
Dia sudah bilang dia menyesal.
Dia bilang dia akan mencari uang untuk mengembalikan bagian akademikmu.
Bukankah seharusnya kau sudah tenang?
Ini perjanjiannya, Jelly.
Kau bilang akan mengembalikan uangnya sehari sebelum Hari Olahraga.
Pada hari itu, tolong bawa uangnya.
Non.
Kau tahu bahwa Jelly salah.
Dia tidak bisa dipercaya.
Kau masih terlalu baik padanya.
Sekarang apa?
Apa salahku kali ini?
Saat aku menyebutkan kontrak,
…kau menghentikan aku.
Kau melindunginya.
Apa yang bisa aku lakukan di Dewan Siswa?
Aku sudah bilang aku tidak ingin ada yang mendapat masalah lagi.
Ada masalah sekarang…
…dan aku berusaha menyelesaikannya.
Menyelesaikannya?
Namun aku rasa,
…kalau kau benar-benar melakukannya,
…kau harus berusaha mencoba untuk memuaskan orang-orang.
Kau selalu berusaha menyenangkan semua orang.
Persetan denganmu. Aku tidak pernah berusaha
memuaskan orang-orang seperti katamu.
Baiklah kalau begitu.
Buktikan padaku,
…bahwa yang aku pikirkan mengenaimu…
…aku salah.
Baiklah.
Mali, kau membuatku sadar…
…seberapa besar aku menyukai musik.
Terima kasih banyak.
Mali!
Maaf aku terlambat.
Aku akan membawamu ke tempat yang menyenangkan, oke?
Baiklah.
Tersenyum dulu untukku sebelum kita pergi.
Tersenyum…
Ayo.
Mali.
Terima kasih.
Ayo beri makan burung-burungnya.
Mm.
Burung apa ini?
Burung ini disebut "merpati."
Merpati.
Manis sekai!
Mali, kau mau? Mali, mali.
Tidak!
Mali.
Mm?
Ayo berfoto bersama.
Aku akan mengambilnya.
Satu, dua, tiga.
Tanda V.
Satu, dua, tiga.
Mali.
Bangkok sangat cantik.
Mudah untuk berjalan-jalan.
Butuh berjam-jam bagiku untuk pulang di Amerika.
Saat kami liburan musim panas,
…aku akan membawamu berjalan-jalan.
Bagaimana?
Bagus.
Terima kasih.
Jadi…
…apa kau akan pulang sekarang, Sun.
Aku akan mengantarmu, lalu pulang.
Baiklah.
Ayo?
(AAA: Hei, apa kau mau ke pesta malam ini?)
(Katanya ada DJ baru yang datang malam ini. Sangat seksi!)
Halo, murid-murid Nadao Bangkok!
Di depan, di belakang. Di kiri…
…ataupun di kanan.
Apapun yang kalian latih, olahraga ataupun pemandu sorak,
…kalau kalian ingin menyegarkan diri,
…datanglah ke sini!
Kami, Dewan Siswa,
…akan memberikan minuman roselle dingin yang enak untuk semuanya!
Selamat datang!
Ayo! Ke sini!
Terima kasih.
Hei, bawakan untuk temanmu juga.
Bawa yang banyak.
Ini. Ini. Ini,
Terima kasih.
Ini. Ayo.
Halo, Bu.
Ya, aku sedang melakukannya sekarang.
Mereka terlihat menyukainya.
Tidak, aku belum membiarkan temanku mencobanya.
Tunggu sebentar.
Pang, coba ini.
Cobalah.
Aku rasa tidak terlalu manis.
Tidak manis. Enak!
Ibu, temanku bilang rasanya enak.
Itu berarti kemampuanku…
…sudah berkembang, bukan?
Wow! Punyamu rasanya lebih enak.
Baik, Bu.
Sampai jumpa.
Sampai jumpa nanti.
Sampai jumpa.
Muah.
Itu cara yang manis untuk bicara pada ibumu.
Sedikit.
Aku rindu ibuku.
Sudah lama aku tidak menemuinya.
Ini adalah resep ibuku.
Benarkah?
Ya.
Butuh waktu bagiku.
Hei, ini buruk…
Kali ini Tim Merah.
No comments yet. Be the first to leave one.