Release info

더 짠내투어ㅡSalty Tour E82 NEXT-VIU
더 짠내투어ㅡMore Salty TourㅡE04 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-07-09
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tur Yong Jin menuju tengara Kaohsiung"

"Pagoda Naga dan Harimau"

"Tapi tanpa diduga, panas terik menyerang mereka"

"Para pelanggan terpapar sinar matahari yang terik"

"Akhirnya semangat mereka menguap"

"Yong Jin sang perencana sibuk demi para pelanggan"

"Namun, dia mengalami sengatan panas sebelum mereka"

"Tidak bisa begini! Mari lawan panas ini!"

"Mereka menuju Pulau Cijin di mana terdapat banyak atraksi"

"Mereka menerpa angin dengan sepeda listrik"

"Tempat berteduh yang mencuri hati para pelanggan"

"Tur Yong Jin berakhir dengan sukses"

"Pagi hari terakhir di Kaohsiung telah tiba"

"Hari ini giliran Tur Kyu Hyun"

"Perencana menunggu para pelanggan di luar"

"Dia terlihat sedikit gelisah"

Seharusnya sekarang kalian sudah di luar.

- Myung Soo. - Kamu keluar lebih dahulu.

Cepat.

- Baiklah, kita bisa! - Hei.

"Cepat"

- Kita bisa! - Kenapa mendadak melakukan ini?

Ayo keluar.

- Untuk hari ini, - Dia mengenakan pakaian retro.

Aku mengenakan pakaian terbaikku.

- Kelihatannya keren. - Ini pakaian yang keren.

Teman-teman, kita tidak ada waktu untuk melakukan ini.

- Kenapa kamu terus bertepuk tangan? - Kita harus segera berangkat.

- Kenapa? - Waktu kita tidak banyak.

Benarkah? Kalau begitu, cepatlah.

Kita banyak kegiatan hari ini.

- Benarkah? - Kamu juga harus bernyanyi, bukan?

Tapi aku harus ke kapal untuk bernyanyi.

Kita jalan saja dahulu.

Tidak ada waktu untuk menjelaskan.

- Kita langsung berangkat. - Banyak yang harus dilakukan.

- Dia pemandu sejati. - Kamu tidak akan menjelaskan?

- Kita langsung jalan saja. - Memang begitu.

Tidak ada waktu untuk menjelaskan.

Apa aku bisa...

Tidak, tidak ada waktu untuk bertanya.

Kenapa kita begitu tergesa-gesa di pagi buta begini?

Tema tur hari ini adalah nano.

Turku tidak akan menyia-nyiakan waktu.

Aku membagi hari kami dalam hitungan menit.

Namanya Tur Nano.

"Silakan dinantikan, ayo!"

"Tur Nano"

"Sangat tepat waktu"

"Kami sedang menikmatinya"

"Tapi waktu kami sedikit"

"Kita hanya perlu"

"30 menit untuk sarapan"

"Kita pakai 40 menit untuk makan siang"

"Membagi hari kami"

"Untuk melihat"

"Menikmati"

"Dan merasakan semuanya"

"Semua harus berjalan sesuai rencanaku"

"Tetapi"

"Apa Tur Nano gagal dalam membagi waktu?"

"Gawat. Sudah pukul 12 siang"

"Impian Kyu Hyun hancur berkeping-keping"

"Berlari tidak masuk dalam rencana"

"Apa yang terjadi?"

"Itu terjadi begitu saja"

"Apa maksudmu?"

"Tur Nano berantakan"

"Apa Tur Nano akan berakhir dengan sukses?"

Hari ini, kita tidak akan naik MRT.

Tempat ini terasa seperti stasiun pusat, ya?

Apa mirip Stasiun Seoul?

- Atau Stasiun Busan? - Benar.

Benarkah?

"Ini Stasiun Kereta Kaohsiung"

Kita tidak akan mengelilingi Kaohsiung.

Hari ini kita akan pergi ke kota yang berbeda.

Tempat yang akan kita tuju... Apa ibu kota Taiwan?

- Taipei. - Taipei.

Menurut kalian apa arti "pei"?

- "Pei"? - Taipei.

- Pei? "Teluk"? - Utara.

- Itu berarti "utara". - Benar.

- "Utara"? - Hari ini, kita akan ke Tainan.

- Apa? - Tainan.

- Itu ada di bagian selatan. - Tainan?

"Taipei di utara, Tainan di selatan"

"Mereka akan ke Tainan yang terletak di sebelah Kaohsiung"

"Kota tempat kata 'Taiwan' berasal"

"Kota paling tua dan ibu kota lama Taiwan"

"Di sana terdapat peninggalan sejarah budaya"

"Alamnya merupakan cagar"

"Tempat kelahiran makanan Taiwan"

"Area ini terkenal dengan sajian mi dan sajian boga bahari yang kaya"

"Karena cuaca yang hangat, pencuci mulut mereka berkembang"

"Kalian bisa menantikan Tainan!"

- Teman-teman, waktu kita sedikit. - Lewat mana?

Kita harus ke 2A.

Peron 2A.

"Melihat sekeliling"

Tapi di mana 2A?

Kenapa kamu tanya kami terus?

Di mana? Seperti menyaksikan diriku saat hari pertama.

"Hari saat Tur Hye Jin"

"Perencana pemula buta arah pada hari itu"

"Hanya perencana yang tidak bisa menemukan peronnya"

Seperti menyaksikan diriku saat hari pertama.

- Ke sini. - Ke sini?

Tidak ada waktu untuk merasa ragu.

- Kita sudah pesan tiket, bukan? - Kamu sendiri yang ragu.

Kita siap berangkat.

Kita harus naik kereta nomor tujuh.

- Lewat sini. - Yakin?

Memang ini semacam Tur Helter Skelter?

"Sementara itu, kereta telah tiba"

Itu keretanya.

Ini terlihat menarik.

Apa kita akan ke Taiwan, Kyu Hyun?

Pelankan suaramu.

"Tenang"

Kamu harus berbisik.

Ini tempat umum.

"Bicara dengan tenang di tempat umum"

Butuh waktu sekitar 34 menit.

Sementara itu, kalian bisa beristirahat.

Seharusnya ada camilan di kereta. Apa mereka punya telur rebus?

Benar. Kyu Hyun, aku agak lapar.

- Kita memulai tur terlalu pagi. - Aku juga berpikir begitu.

Kita akan ke restoran enak setibanya di sana.

- Kita akan langsung pergi. - Benarkah?

"Kita akan ke restoran enak setibanya di sana"

"Matanya terbelalak"

- Restoran enak? - Ya, restoran lezat.

Myung Soo sensitif jika berkaitan dengan makanan.

"Dia menunjukkan kasih sayang dengan restoran enak sebagai alasan"

- Terima kasih. - Hentikan.

Kamu membuatku tertekan.

"Setelah perjalanan kereta yang panjang"

"Akhirnya mereka tiba"

Teman-teman, bersiap untuk turun.

Suaramu bagus sekali.

- Suaranya bagus sekali. - Selamat malam.

- Suaranya bagus sekali. - Selamat malam.

"Maksudku suara orang yang memberi pengumuman"

Dia mulai lagi.

"Mereka tiba di Stasiun Tainan"

- Kita sampai. - Apa kalian siap?

Teman-teman, akhirnya kita tiba di Stasiun Tainan.

- Ya. - Baiklah.

Maaf,

tapi suhu hari ini 29 derajat dengan kelembapan 88,7 persen.

- Kelembapan? - Ya.

- Berapa? - 88,7 persen.

Kamu bohong. Bukankah itu kelembapan saat sedang hujan?

Tidak, itu berarti hari ini akan sejuk.

- Ayo jalan. - Baik.

Baiklah.

"Mari kita sarapan!"

"Mereka berjalan ke tujuan berikutnya"

Sepertinya aku sudah terbiasa dengan panas

selama beberapa hari ini.

Tidak panas sama sekali, bukan?

- Paling tidak hari ini berangin. - Menurutku tidak terlalu panas.

Aku tahu. Dan anginnya berembus dengan lembut.

- Kemarin, Myung Soo - Ya?

tersentuh dengan sarapan yang kita santap.

Sarapan hari ini pasti akan selezat itu.

- Hari ini... - Kalau tidak, kamu kalah.

Sajian hari ini sangat berbeda dengan kemarin.

Ini sarapan dengan sajian yang berbeda.

- Hebat. - Aku menantikannya.

Aku menantikannya.

Jika kalian lelah dengan pemandangan kota,

lihat ke sebelah kanan.

- Tamannya sangat bagus. - Indah, bukan?

"Pemandangan menyejukkan dengan aroma rumput"

Pohonnya sangat besar.

Akhirnya kita tiba di restoran ini!

"Sarapan, 30 menit"

- Ini tempatnya? - Ya, benar.

"Pilihan pertama Tur Kyu Hyun Restoran Dan Bing"

"Restoran sarapan yang digemari warga Taiwan"

"Tersedia lebih dari seratus hidangan berbeda"

"Hidangan paling terkenal adalah dan bing, telur dadar Taiwan"

"Kamu bisa membalutnya dengan bahan yang disukai"

"Di dalam lapisan tipis tepung"

"Hidangan lokal yang dipotong berukuran satu suapan"

"Harganya hanya satu dolar. Makanan murah yang lezat"

Silakan tunggu sebentar.

- Aku akan pesan untuk kita. - Baik.

Aku sangat lapar.

Aku tidak cemas dengan Kyu Hyun karena dia bisa bahasa Mandarin.

Kita sangat mencemaskan Yong Jin kemarin.

Permisi?

Bisa pesan sekarang?

"Tulis jumlah yang diinginkan di samping menu yang kamu suka"

- Tolong tanpa ketumbar. - Baik.

"Kyu Hyun adalah perencana yang sangat mendetail"

Kalian mau minum apa?

Apa boleh pesan yang istimewa?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left