The first 200 lines.
= Temperature of Love = =Brought to you by GoldenEto=
Dari semua kepunyaanku, jika ada yang lebih cocok pada orang lain,
aku tidak bisa tinggal diam, aku akan terus mengingat orang itu.
Perkataan itu masih terdengar norak.
Kau harus kena pukul dariku hari ini.
Maka hutang kita akan selesai ?
Kau mau kena pukul dulu atau mendengar kemudian kena pukul ?
Aku dengar dulu lalu berusaha menghindari pukulan.
Kau bahkan tidak tahu itu hari ulang tahunku.
Kau ingin mengembalikan kado pukulan ulang tahun pemberianku ?
Aku sudah membuat ulang tahun ke 39 mu tidak terlupakan.
Aku juga tidak akan melupakan ulang tahun hyung.
Tahu kenapa aku suka padamu ?
Karena kau tidak pernah goyah.
Aku ingin lihat apakah aku bisa menggoyahkanmu.
Jika kau goyah, kukira kau akan berubah.
Aku respek pada hyung, meskipun sudah ditolak kau tidak terluka.
Sekarang aku merasa seperti diriku sendiri melebihi kapanpun.
Memang harus begitu.
Entah menjadi lebih baik atau goyah, atau akhirnya mengacau.
Aku berusaha menemukan esensi dari hal yang kusukai.
Hyun Soo ... tidak pernah goyah karena aku.
Selamat.
Dia memilihmu, dan aku kalah dalam cinta itu.
Kita ketemu di kantor.
Aku akan pergi menemui ibu mertua.
Ibu mertua ?
Rasanya aneh memanggilnya begitu.
Kalau aneh ... jangan diucapkan.
Kalian masih belum menikah.
Bukankah kau terlalu cepat terlibat ?
Aku tidak tahu apa yang akan terjadi esok.
Aku akan mengikuti hatiku saat ini.
Kenapa ke sini ?
Kenapa ke sini ?
Harusnya kau cerita yang terjadi pada ibumu.
Aku tidak tahu bagaimana mengatakannya padamu.
Aku cemas.
Aku dilema haruskah menelpon ibumu atau tidak.
Aku kira kau tidak suka.
Aku masih belum pintar melakukan ini.
Aku kerap ragu karena tidak mau kau khawatir.
Harusnya aku menelponmu dan bilang aku ragu-ragu.
Makanya, aku menelpon ibumu lebih dulu.
Aku mengira kau akan terbebani jika aku bertanya padamu. Bagus, kan ?
Bagus.
Harusnya dari awal kita begini. Jadi tidak perlu bertengkar.
Karena kita bertengkar makanya sekarang lebih baik.
Luka karena putus selama 2 minggu denganmu lebih besar ...
daripada luka yang kurasakan saat pisah 5 tahun denganmu.
Halo
Kau mau menyapa begitu terus tiap bertemu aku ?
Sudah makan ? / - Sudah
Aku ingin menyegarkan diriku.
Mau melakukan apa ?
Mau sama-sama ?
Aku punya waktu 2 jam.
- Ini warna kesukaanku. - Terlihat cocok untukmu.
Ini / - Ya
Ibu mertua
Anda mau beli semuanya ?
Kau, panggil aku eonni kalau sedang di luar.
Ya, eonni
Eonni ...
Sudah selesai memilih ?
Masih belum. Tidak ada yang cantik.
Rancangan musim ini kurang bagus.
Ayo pergi / - Ya, eonni
- Terima kasih, maaf. - Tak apa.
Kau lihat para pria itu menatapku ?
Ya. Mereka semua menatapmu.
Iya, kan ?
Popularitasku tidak pernah mati ...
Aku senang bisa jalan-jalan dengan ibu karena kau cantik.
Kau juga cantik.
Sekarang sudah mau pulang ?
Berbelanja tidak menyenangkan.
CEO, ibu penulis Lee Hyun Soo menunggumu di dalam.
Aku datang terlalu pagi ?
Tidak apa-apa. Silahkan duduk.
Aku membuat teh jeruk baru.
Aku membawanya karena CEO menyukainya.
Terima kasih.
Terima kasih sudah mendukung Hyun Soo ku.
Bukan apa-apa.
Tolong terus jaga dia.
Bukankah menyenangkan bisa bekerja di satu bidang bersama-sama ?
Hyun Soo-ku, orang yang jujur dan setia.
Dia akan jadi rekan yang baik untuk CEO.
Ya.
Selamat datang
Waktu lalu aku senang, makanya datang lagi. / - Ya.
Belakangan ini tamu kalian semakin banyak ?
Ya
Aku menulis ulasan bagus.
Terima kasih.
Restoran lain biasanya memanjakan aku jika begitu.
Menu makan siang 2
Nah, 2 paket makan siang.
Yes, Chef. - Ha Sung.
- Cevichenya masih belum siap ? - Segera datang !
Chef-nim, pesanan yang baru masuk, dari blogger yang waktu lalu tidak membayar.
Aku harus bagaimana ?
Sesuai buku panduan.
Baik.
Nah ...
Menambah kontak.
Ya, di sini Good Soup
Besok Aku ingin memesan tempat untuk 2 orang.
Maafkan aku. Besok kami libur.
Kami tidak punya kursi kosong sampai minggu depan.
Ah, begitu.
Sebenarnya, aku ingin bertemu Chef Ohn Jung Sun dan ingin makan di sana.
Ah, begitu ? Boleh aku minta nama anda ?
Min Ho, berikan pomegranate.
- Belum selesai ? - Sudah selesai Chef.
Sudah selesai, Chef. / - Oke
Chef-nim, Ibu penulis Lee Hyun Soo menelpon.
Halo ?
Halo, aku Ohn Jung Sun.
Ah, Chef Ohn.
Bagaimana kondisi anda ?
Baik, berkat dirimu.
Katakan kapan saja dan berapa orang yang hadir. Aku akan siapkan tempat untuk anda.
Aku ingin mengunjungi Chef Ohn untuk berterimakasih, besok.
Pastikan datang besok.
Kau telat ?
Ya, sedikit. Aku barusan pergi dengan ibu mertua.
"Ibu mertua?"
Eonni sudah tidak mau kerja ?
Apa ini waktunya untuk bertemu ibu Jung Sun ?
Aku bekerja, kok.
Tidak perlu marah seperti itu.
Eonni harus berusaha keras, agar aku merasa puas jika menang melawanmu.
Tapi coba lihat dirimu.
Kau cuma perduli dengan laki-laki.
Sadarkan dirimu !
Bukannya kau cinta Won Joon ?
Kenapa mendadak mengungkit soal Won Joon oppa ?
Soo Jung eonni keren sekali.
Bagaimana dia bisa begitu ?
Saat aku menyukai Jun Sun, aku benci padamu.
Aku kira dia tidak cinta padaku karena eonni.
Tapi kau tahu ... Soo Jung eonni hanya melihat Won Joon oppa dan maju terus.
Sepertinya aku memang cinta Won Joon oppa.
Aku merasa oppa harus bertemu dengan wanita baik.
Cinta ... bukanlah pertemuan 2 orang baik.
Melainkan persatuan 2 orang yang saling cinta.
Kau tahu naskah yang aku tulis ?
Berapa banyak yang eonni tulis ?
Eonni tidak punya waktu membicarakan soal cinta.
Iya, benar.
Cinta dan pekerjaan berjalan bersama.
Meskipun aku masih mencoba dan salah.
Mereka tidak memberikan kita bonus ?
Sepertinya kau tidak punya pengaruh di sini.
Bukan itu. Mereka sibuk.
Mereka tidak menagih kita waktu lalu.
Kau kira itu mudah ? Itu bisa karena aku.
Ayo kita pergi.
Permisi, tamu.
Anda harus membayar.
Kau tidak tahu siapa aku ?
Tahu.
Tapi, kenapa bersikap begini ?
Hidangan hari ini dan hidangan waktu lalu, beserta anggurnya.
Totalnya 554 dolar.
Kau tidak akan menyesal ?
Aku tidak mengerti maksud anda.
Tidak lama lagi kau akan tahu.
Tidak perlu memusatkan pilihan mengkasting bintang besar.
Kita pilih saja orang yang cocok dengan karakter dan ingin bekerja.
Setelah mengecek yang ada, sepertinya harus begini.
Hong Ah dan sutradara Min mendapatkan Seol Min Joo.
Siapa yang bilang ?
Hong Ah bahkan belum tahu soal itu.
Episode 37 - Temperature of Love "Sepertinya Aku Cinta Dia"
Oppa, kau cerita segalanya pada Kyung lebih dulu.
- Bukannya begitu ... - Lanjutkan saja.
Beritahukan Kyung saja lebih dulu.
Aku tak masalah mendengarnya dari Kyung.
Kau pintar. Bisa menulis 8 episode.
Berhenti memuji pekerjaanku, lakukan saja tugasmu.
Kau tidak dengar kalau aku mendapatkan Seol Min Joo ? Aku memberitahu semua orang.
Tidak dengar.
Kenapa aku orang terakhir yang tahu ?
Mengesalkan sekali.
Apa kau perlu kesal pada segala hal ?
Apa kau mau membusungkan dada karena sudah mendapatkan Seol Min Joo ?
Dia bilang mau karena aku, bukan karena naskahmu.
Harusnya kau berterima kasih.
Baiklah. Makasih.
Selamat datang
Naskah ini bagus, CEO.
Aku ingin Min Joo menangani drama penulis Lee
Yeoksi, CEO Kim punya mata yang tajam.
Silahkan duduk.
Kenapa CEO ingin bertemu ?
Membicarakan soal casting. Kau tidak tahu ?
Tahu, tapi sutradara dan CEO punya hubungan khusus.
No comments yet. Be the first to leave one.