The first 200 lines.
Mekanika kuantum menyebutkan,
semesta
bukanlah satu-satunya.
Melainkan ada banyak semesta.
Di antaranya ada sebuah
semesta paralel yang mirip dengan peradaban bumi.
Tempat ini
ditutupi oleh lautan.
Orang-orang membangun Kota Wuji
di atas pulau yang terbesar.
Sedangkan para bandit
dan pengembara
berkelana di laut,
dan disebut bajak laut.
Karena keterbelakangan teknologi dan budaya,
kelangkaan sumber daya untuk bertahan hidup,
orang-orang memulai perjalanan eksplorasi ke Tanah Baru
yang disebut dalam legenda.
Era petualangan berlayar yang penuh gairah
resmi dimulai.
Tapi belum pernah ada orang yang sampai di tempat itu.
Menghadapi kenyataan dari legenda yang hancur,
para bajak laut memusatkan perhatian
pada penjarahan sumber daya.
Perang tanpa henti.
Serang Kota Wuji.
Jarah semua milik mereka.
Besok,
gantian kalian yang menjadi polisi laut.
Bunuh semua polisi laut!
Sebagai penegak keadilan terakhir
di tanah ini,
kita harus memenangkan peperangan ini,
lindungi Kota Wuji.
Sekarang,
Yama Laut Utara
sudah memimpin semua kapal bajak lautnya
untuk bergerak
menyerang laut kita,
dengan target Kota Wuji kita.
Situasi sangat serius,
tidak boleh diremehkan.
Ambillah senjata kalian,
siap-siap berperang!
Aku sudah menyerahkan
perencanaan perang pada Luo Li.
Sekarang Luo Li yang akan mengatur formasi.
Formasi Angsa.
Ubah formasi.
Bom!
Bom!
Bom!
Nyalakan api!
- Bom! - Bom!
Merunduk!
Bom!
Bom!
Bom!
Bom!
Bom!
Semuanya,
layar menyamping 45 derajat.
Persiapkan mesin.
Persiapkan mesin.
Berhenti!
Kapal datang dari kiri,
kamu belok ke kiri,
bukankah akan tabrakan?
Be, belok ke kanan!
Sekarang angin barat laut tingkat 6,
titik gaya ada di belakang kapal.
Jika belok ke kanan,
momen defleksi kiri karena angin,
ditambah gaya lateral dari arus,
akan membuat kita tidak bisa bergerak.
Kapal mereka sesuai dengan arah angin.
Mereka akan membuat kita hancur berkeping-keping.
Tembak!
Berdiri!
Semuanya berdiri!
Jadikan mereka persembahan untuk laut.
Demi Kota Wuji,
bunuh!
Kalian cepat lihat,
ada sesuatu di permukaan laut.
Luo Li.
Apa yang kamu lakukan?
Cepat lari.
Kak,
harus bagaimana sekarang?
Mundur.
Baik.
Peti-peti hitam emas di pesisir itu
mengapung sampai ke tepian.
Isinya adalah gas yang tidak diketahui,
menyebabkan warga
mati.
Luo Li,
kasus ini jauh lebih penting dari melawan bajak laut.
Sekarang semua orang
sedang menyorot kita, Departemen Polisi Laut.
Apa kamu sudah mendapat petunjuk dari penyelidikan di pesisir?
Berdasarkan penelitianku,
gas hitam dalam peti hitam adalah sejenis ganggang.
Ia mirip dengan suatu tumbuhan purba
dalam "Buku Tumbuhan Manusia".
Ia hanya bisa berkembang biak di daratan
yang kaya akan tanaman air.
Artinya,
ada sebuah daratan seperti itu di dunia.
Di sisi samping dalam peti
ada sebuah peta yang aneh.
Salah satu tempatnya
adalah peta topografi Kota Wuji.
Jadi aku simpulkan,
ini mungkin adalah peta laut.
Berasal dari Tanah Baru.
Aku sudah mendatangkan peneliti peta laut,
Tu Gedong.
Dari mana kamu mendapatkannya?
Rumah sakit jiwa.
Bagus.
Dia yang gila atau kamu yang gila?
Ini adalah Tanah Baru.
Penelitianku benar.
Kelihatannya,
Tanah Baru bukan hanya sebuah legenda.
Tuan Tu,
mohon bekerja sama dengan kami,
segera berlayar.
Tidak ada yang bisa mencapai Tanah Baru.
Berdasarkan legenda,
Tanah Baru
memiliki sumber daya yang tidak bisa habis.
Tapi harus melewati
Laut Mati yang sangat berbahaya
baru bisa tiba di sana.
Lautan ini
dipenuhi hewan laut raksasa yang ganas.
Terutama
Raja Hantu Lentera.
Kecuali...
ada orang yang mengerti bahasa laut.
Menurut catatan,
orang ini bernama Wanita Laut.
Tiga tahun lalu, demi menukar nyawa awak kapalnya,
dia rela dikurung di Penjara Es.
Bajak laut bertindak seloyal itu?
Sungguh?
Kamu adalah Wanita Laut?
Jika kubilang bukan,
apa kamu akan pergi?
Apa kamu tidak ingin tahu
kenapa aku datang mencarimu?
Pasti ingin agar aku bekerja untuk kalian.
Asalkan kamu bersedia,
kamu bisa meninggalkan tempat ini.
Menyuruhku datang
dan pergi sesuka hatimu?
Hai Ji.
Kami persembahkan ini untukmu.
Sudah cukup menunjukkan ketulusan kami 'kan?
Kerang Wanhai memang milikku.
Kalian yang merebutnya.
Sekarang,
ini namanya mengembalikan.
Karena barangnya sudah dikembalikan,
kita tidak perlu berbasa-basi lagi.
Hai Ji,
kami Departemen Polisi Laut
ingin bekerja sama denganmu.
Kerja sama?
Ketulusan atau jebakan,
belum bisa dipastikan.
Dulu kalian Kota Wuji
takut dengan kekuatanku,
menggunakan nyawa awak kapalku
mengancamku agar menyerah,
dikurung dalam Penjara Es.
Berkali-kali mengancamku agar bekerja untuk kalian.
Sekarang ingin bekerja sama denganku?
Kalian kira aku begitu polos,
atau kalian yang munafik?
Itu hal kotor
yang dilakukan mantan Kepala Polisi Laut.
Aku baru menjabat setahun.
Aku berbeda dengannya.
Berbeda?
Otakmu tidak berkembang dengan baik.
Kamu...
Jangan buru-buru menolak.
Kami belum mengatakan
harga kami yang sesungguhnya.
Kami berikan satu tempat di Tanah Baru
untuk kamu tinggali,
juga para pelaut dan pengembara
yang kamu tampung.
Hai Ji,
kami tahu,
sebelum kamu dikurung,
No comments yet. Be the first to leave one.