The first 200 lines.
Translation: neet21 Alih bahasa: ch4nk-san
Apa-apaan ini, brengsek!
Toko barang bekas macam apa ini?
Semuanya hanya sampah tak berguna.
Kau pikir kau siapa?
Siapa yang ijinkan kau menjual barang-barang disini?
Kau bodoh apa?
Aku mengerti.
Aku mengerti.
Apa maksudmu?
Berdirilah, sampah!
Baumu berbeda dari yang lain.
Kenapa kau?
Tolong hentikan!
Jangan sentuh anakku!
Jangan main-main denganku!
Sebagai korban penculikan, Hitomi-san terbunuh tadi malam...
di Bandara Internasional Sukarno-Hatta, Indonesia.
Bersama suaminya Charles Jenkins, putri tertua, Mika, putri keduanya...
Maaf! Maaf! Permisi! Permisi!
Ada apa, mas?
Maaf, to-to...
Tolong kami!
Apa yang terjadi?
Sialan dia...
Apa dia baik-baik saja?
Aku akan pergi memeriksanya.
Makan ini sepatu kotor!
Parah sekali...
Kalian berdua sebaiknya tidak buat keributan disini.
Akan jadi masalah kalo polisi sampai datang.
Jadi kau memintaku pura-pura tidak liat?
Biar kuurus disini, kau tinggalkan saja mereka.
Aku takkan biarkan dia pergi begitu saja.
Kamu sudah mengerti kan, Bu?
Ya kan?
Aku baik saja.
Maaf membuat kalian kuatir.
Ada es di tenda yang disana.
Bilang saja pada Fujiki-san untuk memberikannya.
Wajah ibumu perlu didinginkan segera.
Kasihan sekali, apa dia gak bisa bicara ya?
Dia bicara sama kita kan tadi?
Maaf....
Dia datang ke Jepang saat berusia tujuh tahun.
Sejak itu, kalian selalu bersama ya?
Ya.
Mau ikut makan malam juga?
Akhir-akhir ini, aku sial terus main pachinko.
Tidak usah.
Oh iya, Tuan Fujiki bilang akan membantumu cari pekerjaan.
Kamu akan minta bantuannya?
Atau kamu lebih suka sama ibu?
Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa bagaimana?
Aku akan minta bantuannya.
Sampai besok.
Yoko!
Apa yang terjadi dengan wajahmu?
Abis dipukuli.
Siapa yang melakukannya?
Aduh...
Lain kali, aku yang akan menghajar si brengsek itu!
Kami punya komputer tapi hanya main permainan kartu.
Kami dari duo non-girl.
Kami adalah duo non-girl yang terkadang bertiga dan juga berempat.
Kami dari duo non-girl.
Kami akan mulai pertunjukkannya.
Ai-chan, jangan ambil itu!
Gak apa-apa kan? Cuman satu ini kok...
Bu, apa Aika pergi ke tempat ibu?
Ai-chan? Gak ada tuh...
Dia emang mau kemari?
Gitu ya. Maafkan aku...
Apa yang terjadi?
Dia masih belum pulang.
Belum pulang? Ini sudah jam 6 loh..
Aika?
Halo, Miyuki?
Dia selalu pulang sekolah sama Mugi-chan.
Mereka pulang sama-sama dan akan berpisah di Y-road.
Y-road? Kapan itu?
Jam 3.
Maafkan aku.
Kurasa, dia mungkin ada di rumahnya Rina-chan.
Aku akan pergi kesana sekarang.
Ai-chan?
Ah, kamu ternyata. Cepat juga pulangnya.
Soalnya aku udah bilang akan menemuinya jam 6.30 petang.
Siapa?
Pemuda itu.
Yang di tempat daur ulang.
Dia masih belum datang?
Aku hampir lupa.
Ada apa? Wajahmu terlihat aneh.
Ai-chan katanya masih belum pulang.
Miyuki-san baru saja menelponku.
Aika?
Aika!
Chapter I Dosa
Tsumugi.
Tsumugi, apa Aika-chan langsung pulang lewat jalan ini seperti biasa?
Lalu, kamu pulang lewat jalan ini.
Kamu yakin tak ketemu dengan siapapun?
Seperti orang yang tidak dikenal?
Ada mobil yang terparkir disana.
Mobil? Dimana?
Di sebelah sana.
Warnanya apa?
Kurasa putih? Tidak, sepertinya biru.
- Mana yang benar! Katakan dengan jelas! - Tenangkan dirimu, Fujiki-san.
Kami minta maaf.,
Kau harusnya biarkan Fujiki-san pulang dulu.
Ya.
Gak apa-apa.
Mari kita berpencar.
Semuanya berkumpul di area dekat rumah-rumah.
Tolong bantuannya!
Baik!
Aika!
Maaf.
Aika-chan!
Ai-chan!
Aika-chan!
Aika-chan!
Ayo keluarlah!
Disini agak licin.
Sebaiknya kita pegangan tangan.
Aika-chan!
Berhati-hatilah!
Aku sudah bilang agak licin, kan?
Aika!
Keluarlah jika kamu dengar kami!
Sebuah tas ransel merah telah ditemukan sekitar 50 meter di utara Y-road.
Saya ulangi, telah ditemukan tas ransel merah.
Tsumugi, bisa kamu bereskan meja kasir nya sebentar?
Baik.
Totalnya, 7,000 yen.
Kembaliannya, 200 yen.
Terima kasih banyak.
Terima kasih kerja kerasnya.
Kami bawa makanan untuk kalian.
Kerja bagus.
Yosh, kita istirahat dulu.
Istirahat dulu!
Nih, ambil, ambil!
Aku juga mau.
Tsumugi.
Buatmu.
Hentikan!
Hiro.
Bisa kemari sebentar?
Kerja bagus hari ini...
Kempes ya?
Wajahmu lesu seperti biasa.
Aku bawa mobil.
Mau aku antar?
Tidak usah.
Eh?
Hanya kita yang satu kelas diantara semua peserta.
Kita yang akur lah!
Maaf...
Mari ke rumah sakit!
Aku baik saja.
Biar aku antar.
Maaf...
Ini salahku.
Saat aku SMP,
aku membeli dompet di dekat kuil itu.
Dompet itu sangat populer saat itu.
Jadi, semua orang pergi ke sana untuk membelinya.
Ini dompet nya.
Disini saja.
Jika keluargaku tau aku diantar seseorang pulang, mereka akan kuatir.
(Mari bermain bersama lagi ketika Aika kembali! dari: SD kelas 2-1)
Kami masih bersama sebelum dia menghilang.
Aku selalu berpikir jika aku terus bersamanya...
dia mungkin tidak akan hilang.
(Maafkan aku, Aika! dari: Tsumugi)
Terima kasih tumpangannya.
Gimana dengan seruling mu?
Aku akan pergi ke Matsumoto besok.
Aku bisa beli lagi disana.
Biar kuberi tumpangan.
Eh?
Aku akan menjemputmu disini jam 7 pagi.
Mungkin agak kepagian, tapi aku hanya bisa menjemputmu jam segitu.
Gimana sarapanmu?
Nanti saja kalo di rumah.
Ini hanya usus buntu.
Berbaring setiap hari, hanya akan merusak tubuhku.
Bukannya anakmu adalah seorang pembunuh?
Tenanglah! Aku akan pulang sekarang.
Jika aku bicara sedikit saja pada polisi,
kau dan Takeshi akan tamat.
Kau mengerti, kan?
Kau bicara apa?
Bukannya kubilang setidaknya kau bayar tagihan rumah sakit yang bulan lalu dulu?
Dari mana aku dapat uang?
Ayo!
No comments yet. Be the first to leave one.