The first 200 lines.
Sebelumnya di Unit Hewan Polrestabes,
tim kami berlibur
dan bertemu Masayuki yang disengat tawon.
Selain itu, mereka menerima kabar bahwa Onika ditembak.
Lebah!
Kasus tawon menyengat orang terjadi di mana-mana.
Kami menduga seseorang memakai tawon untuk melakukan serangan teror.
Bahkan Ishimatsu diserang tawon.
Onika yang seharusnya tertembak, tiba-tiba muncul.
Ini membingungkan.
Apa yang terjadi?
Usuki.
Onika ditembak
dan seluruhnya kasus sengatan tawon.
Apa semua ini ulah Glass Bell?
Ya.
Glass Bell, kelompok religius.
Itu kelompok religius baru
yang dibentuk sekitar 10 tahun yang lalu.
Kenyataannya,
itu adalah kelompok penipuan yang berkedok agama.
Jadi, liburanmu tempo hari...
Untuk menyelidiki markas Glass Bell
di pulau di Teluk Tokyo bagian Selatan.
Aku menerima berita bahwa akan ada petemuan besar di sana.
Sebelum pertemuan besar itu, aku ingin menutup markas mereka.
Memaksa mereka untuk bubar.
Saat ditembak, aku bermain sesuai rencana.
Untungnya, aku mengenakan ini.
Kukatakan kepada mereka bahwa aku diopname karena kritis.
Aku bahkan merahasiakan situasiku dari polisi
untuk mengurangi penjagaan musuh.
Kita harus melakukan pertunjukan yang sempurna.
Itu sama seperti rakun.
Berpura-pura mati untuk menipu semua orang.
Itu juga asal dari ungkapan "pura-pura tidur".
Usuki. - Rakun bisa pura-pura tidur.
Ya, rakun!
Rakun.
Begitu juga kamu.
Bersikaplah serius.
Baiklah, maaf.
Lihatlah ini.
Pria ini.
Kamu mengenalnya?
Aku melihatnya di restoran tempat Ishimatsu disengat tawon.
Serta di bus menuju ke pemandian air panas,
kita melihat orang seperti dia.
Setiap kali ada insiden tawon, orang ini berada di sekitarnya.
Mungkin dia orang yang sama.
Shono Kazuki menggunakan tawon untuk melakukan serangan teror acak.
Dialah dalangnya.
Shono Kazuki?
Apa kamu ingat
kasus pembunuhan wiraswasta Shinagawa lima tahun yang lalu?
Tidak.
Itu kasus pembunuhan dan pencurian.
Ada yang masuk ke rumah wiraswasta itu, lalu membunuh keluarganya.
Pelakunya sudah ditangkap.
Dia meninggal karena sakit di penjara.
Dalam penyelidikan awal,
kita mencurigai Shono.
Dia berutang banyak uang pada mendiang.
Penyelidikan mengungkap bahwa mereka bertengkar karena utang.
Kami menemukan sidik jarimu di TKP.
Kamu menyangkalnya?
Onika. - Ya?
Lalu kita mengetahui bahwa pelakunya adalah orang lain.
Shono tidak bersalah.
Kita segera membebaskannya.
Tapi pada saat itu, Shono kehilangan hal berharga.
Hal berharga?
Lebah.
Lebah?
Shono punya peternakan lebah di Hachioji.
Setelah kita menangkap Shono
dan mewawancarainya, angin topan menghancurkan peternakan lebah itu.
Dia kehilangan semua lebahnya.
Mengerikan.
Glass Bell memanfaatkan situasi
dan mendekati Shono yang terpuruk.
Maka mereka berdua membenci polisi
dan memutuskan untuk bekerja sama?
Karena itulah mereka memakai tawon untuk melakukan serangan teror.
Peternak lebah memelihara lebah. Musuh alami lebah adalah tawon.
Terutama tawon.
Mereka akan berkerumun dan menghancurkan semua lebah.
Tapi ada jenis lebah Jepang
yang punya senjata rahasia untuk melawan tawon.
Senjata itu sangat menguntungkan untuk melawan tawon.
Baiklah, nanti saja kita membahasnya.
Artinya, jika kita membiarkan Shono,
akibatnya akan fatal, bukan?
Datangi persembunyian Shono
dan hentikan rencananya.
Tolong,
Unit Hewan.
Kini aku akan kembali menjadi petugas.
Kamu mengejutkanku. Kamu berbeda dibanding dahulu.
Maaf.
Pak Onika menyuruhku
untuk tetap bersikap serius.
Aku sangat bosan.
Jadi, ini dirimu yang sebenarnya, bukan?
Orang yang punya selera humor, bukan?
Benar.
Dahulu kapan pun ada kasus, kami selalu melihatmu.
Itu bukan atas perintah Onika, bukan?
Tentu saja bukan.
Inilah Shijima Takuro yang sebenarnya.
Rasanya janggal.
Buktikan.
Katakan sesuatu yang lucu.
Itu...
Seandainya kita punya alibi.
Tidak, jangan alibi.
Jika berbohong, kamu akan menjadi berang-berang.
Bukankah menyedihkan jika berubah menjadi berang-berang?
Menyedihkan.
Petugas Shijima.
Petugas Sudo.
Ishimatsu.
Kudengar kini dia baik-baik saja.
Syukurlah.
Aku akan mengawasi Shono untukmu.
Aku menemukan tempat Shono merawat peternakannya.
Lokasinya tercatat dalam laporan penyelidikan lima tahun yang lalu.
Ini petanya.
Terima kasih.
Wiraswasta Shinagawa dibunuh.
Itu kasus lima tahun yang lalu.
Onika melihat peternakan lebah Shono dihancurkan karena dia.
Dia sangat merasa buruk.
Katanya jika ada yang merawat lebah itu selama penyelidikan,
lebah itu tidak akan mati.
Artinya...
Unit Hewan.
Unit ini didirikan oleh Onika.
Benar.
Dia sangat terharu akan kasus itu.
Hewan peliharaan disuntik mati dalam setahun...
Berapa jumlahnya? - Sepuluh.
Sepuluh? - Ya.
Seratus ribu.
Seratus ribu.
Menghadapi tren memiliki hewan peliharaan...
Aduh.
Maka, polisi mendirikan divisi
untuk merawat hewan peliharaan tersangka yang ditangkap.
Yaitu Departemen Polisi Urusan Umum,
Unit Hewan dan Pengelolaan Kantor.
Sebelah sini.
Singkatnya, Unit Hewan Polrestabes.
Wajahku tertutupi.
Aduh.
Begitu rupanya. Baiklah. Sampai jumpa.
"Episode Terakhir"
Di bus yang kita naiki menuju pemandian air panas
juga terdapat kotak.
Shono tahu kita dari Unit Hewan.
Mungkin dia menguji kita.
Menguji?
Itu sebuah eksperimen.
Untuk mengamati kita saat muncul lebah.
Bagaimana reaksi kita?
Artinya dia ingin berlatih sebelum serangan resmi.
Lelucon macam apa ini?
Ini peternakan lebah milik Shono.
Kini tidak ada yang tersisa.
Keputusasaan setelah impian seseorang dihancurkan.
Ada lebah. Gawat.
Lari!
Jangan cemas, Pak Sudo.
Ini lebah, bukan tawon.
Lebah?
Ada apa?
Diam.
Ada anjing menggonggong.
Suaranya dari gubuk kecil itu.
Anjing itu mungkin terlantar. Mari membantunya.
Usuki, kini kita tidak ada waktu untuk anjing.
Awas!
Kita dijebak.
Itu Shono.
Shono.
Awas!
Usuki, ayo berlindung di gubuk kecil itu.
Satu, dua.
Usuki, apa yang kamu lakukan?
Kita tidak boleh masuk.
Apa maksudmu?
Kita tidak boleh masuk.
Kita sedang diserang.
Lihatlah lakban di jendela.
Apa ini?
Mungkin ada tawon di dalam.
Ini jebakan untuk memancing kita agar masuk ke gubuk ini.
Ini jebakan.
Bapak lihat senjata mereka?
Sepertinya itu ketapel yang diperbarui.
No comments yet. Be the first to leave one.