The first 200 lines.
Kau menyewakan ulang apartemenku tanpa seizinku.
Margaret harus membatalkan turnya
karena dia dikontrak film.
Aku tahu kau berhenti dari tur. Kenapa kau berbohong?
EPISODE SEBELUMNYA...
Hanya karena kita tak bersama,
bukan berarti kau juga tak punya pasangan berkomitmen.
Aku mengadakan audisi untuk penari baru besok.
Apa harus wanita?
Aku penari, atau aku ingin menjadi penari.
Sudah berapa lama kau menjadi tunawisma?
Sejak usiaku 14 tahun.
Tidak ada yang datang ke sini.
Kalian yakin tidak akan mendapat masalah karena ini?
Ini hanya sementara sampai kami menemukan cara lain.
Jika aku membeli Revitalize dari Jackie,
kau bisa menggabungkannya dengan Bulk Beauty
dan bebas dari kontrak nonkompetisi.
Mereka takkan mau.
Aku mendatangi mereka lebih dahulu, dan mereka setuju.
Buat aku terkesan. Kalian semua.
Aku akan kembali ke Bulk Beauty,
membawa Ava dan Raisa bersamaku.
Jen dan aku berkencan selama beberapa bulan,
tapi itu kacau, kami hanya bertengkar.
-Aku belum melihatnya sejak itu! -Kau meninggalkannya di antah-berantah?
Aku tidak punya pilihan! Dia gila.
Ibuku berpikir dia sudah mati.
Aku sangat khawatir
sesuatu yang buruk terjadi padanya.
Mungkin kau harus menghubungi polisi.
Apa yang akan kukatakan kepada mereka?
Bahwa ibuku tidak mendapat kartu pos
dari adikku di hari ulang tahunnya tahun lalu,
jadi, kurasa mantan pacarnya mungkin telah membunuhnya?
Tidak, aku hanya... Aku butuh sesuatu yang konkret
untuk membuat mereka menganggap ini serius.
Baiklah, mari kita selidiki mantan pacar ini.
Periksa media sosialnya, hubungi teman-temannya.
Mereka pasti mengenal saudarimu.
Mungkin mereka bisa memberi kita petunjuk.
Kita?
Aku senang membantu. Jika kau mau.
Aku tak menemukan foto Jen di media sosial Chris.
Seolah-olah dia menghapusnya.
Aku menulis program di MIT
yang melacak nama atau gambar pengguna lain
di seluruh platform media sosial.
Aku akan memeriksanya dan melihat apa yang bisa kita temukan.
Tapi sementara itu, kurasa kita harus kirim pesan ke teman-teman Chris
dan lihat apa ada kabar dari Jenna.
Apa?
Kau kuliah di MIT?
Apa itu sulit dipercaya?
Tidak, hanya saja...
Aku tidak seperti gadis pintar.
-Tidak, kau lebih dari... -Kelihatannya?
Kau akan menyelesaikan semua kalimatku atau...
Maaf.
Yang ingin kukatakan adalah kau lebih
dari yang kukira.
Maaf jika aku agak berengsek saat kita bertemu.
Agak?
Hei.
Adikmu ada di luar sana.
Dia hanya sangat pandai bersembunyi.
Ya. Semoga bukan di kuburan dangkal di suatu tempat.
Hei.
Jangan begitu.
Dia masih hidup dan sehat,
dan kita akan menemukannya.
-Ada apa? -Ini ide buruk.
Makan siang dengan orang tuamu?
Maksudku, ya, itu bukan ide bagus.
Tapi memintamu datang. Jangan tersinggung.
Kukira kau ingin aku di sini untuk dukungan moral.
Aku berubah pikiran.
Baik, kau mau aku pergi?
Tidak! Kau tidak boleh pergi sekarang.
Berpura-puralah tidak melihat mereka.
Aku berubah pikiran soal memberi tahu mereka aku berhenti tur.
Kenapa?
Akhirnya mereka mengerti apa yang kulakukan.
Tapi kau tak mau melakukan komedi tunggal lagi.
Aku tahu, tapi akhirnya mereka juga bangga kepadaku.
Dengar, mereka tak boleh tahu aku berhenti tur.
Baiklah.
Sial! Ayah bergerak.
Berpura-puralah melihat mereka.
Aku memang melihat mereka!
Baik, aku mengerti. Aku tidak akan mengatakan apa pun.
Terima kasih.
-Sumi! Akhirnya kau datang. -Ibu.
Halo, Ayah.
Ini darah dagingmu sendiri yang berdiri di sini.
Hai.
Kau tidak melihatku melambai?
Tidak. Kau melambai?
-Baik, hati-hati. -Maaf.
Ya, mungkin seharusnya kita memesan ini secara daring
dan membuatnya dikirim.
Mungkin.
Tapi kita tak akan dapat bakso sepuluh sen.
-Atau bisa bermain di kolam bola. -Aku suka toko super.
Aku tahu. Aku juga.
Baiklah, yang harus kita lakukan sekarang adalah menyatukannya.
Seberapa sulit itu, 'kan?
Jangan sombong.
Kena!
Kau tak boleh bicara sampai kusebut namamu.
Jika kau melakukannya, aku menang.
Itu potongan yang banyak.
Ya.
Bacakan instruksinya.
Baiklah.
Kau ingin aku membacanya? Baiklah.
"Posisikan pagar kepala pendek di atas perakitan kepala pendek."
Masukkan baut kepala Allen di atas.
Tidak, baut kepala Allen.
Ini cara yang salah.
Tunggu, kau butuh pasak.
Tidak. Itu kepalanya.
"Tempelkan tiang stasioner S dan T
dengan memasukkan mur H
ke bagian belakang dekat ujung atas sisi stasioner."
Ini lebih sulit daripada dugaanku.
Istirahat makan bakso?
Jika kau bisa menangkap bakso di mulutmu,
kau menang dan kau bisa bicara.
Siap?
Hebat! Kita setengah jalan menuju bayi kita tak tidur di lantai.
Baiklah.
-Gael. -Apa?
Pecundang! Aku menang!
Baik, aku mengerti dirimu.
Lain kali, aku tidak akan mengampunimu.
Aku butuh bakso lagi.
Kau bisa makan yang kau jatuhkan ke lantai.
-Ayo, berbagilah. -Tidak!
Kau bisa makan sisanya.
Semuanya sudah habis.
Ya. Ini Dr. Bailian.
Halo.
Hai. Apa kabar?
Bayinya baik-baik saja?
Lima, enam, tujuh, delapan.
Satu, dua, tiga, empat,
lima, enam, tujuh, delapan.
Satu, dua, tiga, silang, empat.
Lima, enam, tujuh, delapan.
Satu, dua, tiga, melangkah, empat.
Lima, enam, tujuh, delapan.
Satu, dua, tiga, turun, empat.
Lima, enam, tujuh, delapan.
Satu, dua, tiga, sentuh, empat.
Lima, enam, tujuh, delapan.
Satu, dua, tiga, naik, empat.
Lima, enam, tujuh, delapan, dan satu!
-Bagus! Kemarilah! -Itu luar biasa!
Luca, aku sangat terkesan dengan betapa cepatnya
kau belajar koreografi.
Kau penari yang indah.
Indah sekali!
Sungguh, luar biasa.
Terima kasih. Kalian semua sangat ramah.
Rasanya menyenangkan berada di sini.
Kami senang kau bergabung dengan tim.
Sejujurnya, aku terpesona oleh kalian semua.
Kalian harus bangga pada diri kalian.
Aku jadi ingat aku butuh daftar tamu kalian untuk acara.
Masing-masing dapat dua.
Latihan pertama kita hari Jumat, jadi, bersiaplah.
Latihan yang bagus.
Kau benar-benar hebat.
Aku punya rekan yang hebat.
Kau baik sekali.
Ya, terima saja.
Kau pantas mendapatkan semuanya.
Kau tahu, aku baru mau bilang,
kau bisa pakai undanganku untuk acara ini.
Aku tak akan mengundang siapa pun.
Terima kasih.
Aku juga tak yakin akan mengundang siapa pun.
Menurutmu begitu? Kenapa tidak?
Aku merahasiakan semua ini.
Ini lebih seperti sesuatu yang kulakukan
untuk diriku sendiri, untuk kepercayaan diriku.
Ya. Aku ingat kau bicara tentang
bagaimana kau merasa hidupmu belakangan ini tak sebaik itu.
Ada apa?
Pertama, aku dipecat dari pekerjaanku
karena mengunggah video "Jalang Gemuk" beberapa waktu lalu
sebagai balasan kepada seseorang
yang menyebutku gemuk di internet.
Tapi agar adil, aku berselingkuh dengan suaminya,
jadi, kurasa aku pantas disebut "jalang".
Omong-omong, aku selalu kesulitan
dengan perasaanku tentang berat badanku.
Jadi, aku melakukan ini untuk mencegah diriku
masuk ke spiral rasa malu ini
No comments yet. Be the first to leave one.