The first 200 lines.
LOUDER THAN BOMBS ~ 2015 MOTLYS & memento films ~ Durasi = 01:44:43 Louder.Than.Bombs.2015.1080p.BluRay.x264-
Vertaler : EmirTEF Gepresenteerd, speciaal voor: Mijn lieve kleinzoon en zoon
Selamat Menonton....Enjoy!! "Public Property in Public Domain!" Semoga bermanfaat!! Thanks!!! EmirTEF. :)
Suatu pameran yang akan diselenggarakan guna mengenang fotografer Isabelle Reed (diperankan oleh Isabelle Huppert)....
....tiga tahun setelah kematiannya yang terlalu cepat, membawa anak sulungnya Jonah (dibintangi oleh Jesse Eisenberg) kembali ke rumah keluarganya.
Ia terpaksa menghabiskan lebih banyak waktu bersama ayahnya,Gene (diperankan oleh Gabriel Byrne) dan adiknya, Conrad (diperankan Devin Druid) yang....
....pendiam dan penyendiri setelah berpisah bertahun- tahun. Dengan mereka bertiga di bawah atap yang sama, Gene berusaha keras menyambung hubungan....
....dengan kedua putranya, tapi mereka berjuang untuk mendamaikan perasaannya tentang wanita yang mereka kenang secara sangat berbeda!
Commotion7 Thank you very much! I’ve used your very good Spanish subtitles to translate into Indonesian!
Please, Enjoy ~ Good Luck! :) ••• Bila berkenan, silakan " vote " dan " rate " sesuai penilaian Anda •••
- Kita membiasakan diri. - Ya.
Ini dia.
Mana makanannya? Aku kelaparan.
Sialan .
Aku....kutaruh makanannya di pintu. Maaf. Akan kucarikan sesuatu untuk dimakan.
- Tidak mengapa. - Tidak.
Kau lelah dan perlu makan sesuatu.
Akan kubawakan sesuatu, oke?
Siapa yang membawaku ke sini sebelumnya, itu sialan tak menyenangkan.
Ya, aku tahu hal itu tak menyenangkan, tapi kita tidak harus mengumpat di depan anak.
Berikan waktu seminggu.
- Ya, seminggu. - Seminggu. Berbaringlah.
Aku akan segera kembali.
Ayahmu akan pergi mencari makanan.
- Seminggu. - Lebih baik bergegas.
Lucu sekali.
Maaf....Kau tahu di mana....Oke.
....Erin?
- Jonah.... - Halo.
Kupikir kau sudah pindah ke Brooklyn.
Aku sudah pindah. Tapi ibuku masih tinggal di sini.
Aku menemaninya untuk sementara waktu.
Kudengar kau masih di college .
- Apakah kau mengajar? - Ya, aku menjadi seorang dosen sekarang.
- Wow! Ya, itu cepat. - Ya.
- Mungkin tidak ada yang serius. - Ya, kau tahu....
Itu sulit. Kau bahkan belum 60 tahun.
Sialan . Maaf. Aku selalu menginginkannya.
Dia mencintaimu. Kau telah meninggalkan kesan yang hebat padanya.
Keadaan menjadi sulit bagi pacarku, sejak kami berpisah.
- Ayolah. - Sungguh.
Kau baik-baik saja? Apa yang kau lakukan di sini?
Istriku....
Amy....
Tuhan! Aku turut berduka!
Ya....ya, terima kasih.
Terima kasih.
- Apa yang membuatmu begitu cepat? - Semuanya sudah tutup. Maafkan aku.
Isabelle, lihat aku.
Tidak apa-apa, tidak apa-apa....
LOUDER THAN BOMBS ~ 2015 ~ LEBIH KERAS DARIPADA BOM ~
Kondisi kerja yang keras. Tidak ada infrastruktur.
Ketika kau tiba, biasanya hanya bisa menunggu.
Kami sering bekerja sama. Mereka punya fotografer di mana-mana.
Ketika terjadi sesuatu, kami berkumpul dan kami fokus pada hal yang sama.
Tapi dia yang membuat fotonya.
Menghasilkan foto luar biasa dalam bahaya yang sangat besar. Selamat!
Ketika kumulai, kupikir itu adalah tentang ketelitian.
Emosi yang membuatku tertarik pada pekerjaan ini.
Lalu aku merasa bingung dan aku merasa aku harus....
Lalu aku merasa bingung dan aku merasa aku harus....
....tinggal, sampai ke kedatangan tentara.
- Untuk menunjukkan kerusakan. - Untuk menunjukkan konsekuensinya?
Ya, sisi lain dari perang. Ini adalah tentang potret terbaru, pembuktian.
Berapa lama kau akan lakukan hal ini dan bagaimana kau tahu kapan harus berhenti?
Kupikir itu tanggung jawabku....
Kupikir aku tidak bisa berhenti. Mengapa aku harus berhenti?
Dalam putaran nasib, menjauhi....
....bahaya pekerjaan mereka sebagai fotografer perang,
....Isabelle Reed tewas dalam kecelakaan mobil di New York.
Dia berusia 57 tahun. Meninggalkan suami dan dua orang anak mereka.
Hal itu akan memberikan gambaran. Yang pasti sedemikian singkatnya.
Orang tidak akan melihat film panjang dalam pameran ini.
Nampaknya bagus bagiku.
Beberapa foto sudah siap. Sudahkah kau melihatnya di pintu masuk?
- Tidak aku tidak melihatnya. - Itu nampaknya bagus.
Aku ingin bertanya kepadamu.... Aku mengetahuinya beberapa saat yang lalu.
Tapi kau menyimpan beberapa materi di rumah, sesuatu yang kita bisa lihat?
Aku takut bahwa tempatnya berantakan.
Mungkin beberapa materi dari perjalanan terakhirnya ke Suriah?
Aku belum pernah melihat foto-foto tersebut.
Aku akan meminta Jonah. Tentunya mereka akan bisa melihat-lihat.
Baiklah. Terima kasih.
Apakah mereka memberitahumu bahwa aku yang menulis artikel....
....Isabelle di New York Times?
- Untuk sebelum pameran? - Ya, mereka mengatakannya kepadaku.
Aku selalu mengatakan fotonya dipotong terlalu banyak.
- Ya. - Aku mengerti yang dimaksudkannya.
Bila menulis artikel ini, aku harus melakukannya. Di katakan juga bagaimana dia meninggal.
Itu bukan kecelakaan.
Ya.
Maksudmu ingin menulis bahwa ia mengorbankan hidupnya sendiri?
Aku tidak ingin melebihkan yang kami lakukan. Isabelle juga tidak menginginkannya.
Ini sangat berat. Ini membutuhkan banyak hal.
Tidak perlu dikatakan kepadamu betapa hal ini sulit baginya.
Beberapa tahun telah berlalu....
Aku ingin kau dan anak-anak mengetahuinya sebelum pergi.
- Kau tahu apa yang terjadi? - Jonah tahu....
Conrad baru berumur 12 tahun, jadi.... ini percakapan yang berat.
Mari kutunjukkan sesuatu yang lain.
- Ya? - Halo, ini aku.
Aku tahu, Ayah.
- Apa yang sedang kau lakukan? - Aku bersama Kenneth dan yang lainnya.
Kenneth.
- Aku ingin tahu kapan kau akan pulang? - Aku tidak tahu.
- Aku sedang membuat Taco. - Aku sibuk sekarang. Kita akan bicara nanti.
Halo?
Bolehkah aku masuk?
Apa yang sedang kau mainkan?
- Ini cewek? - Dia penyihir.
- Apa? - Aku memainkan karakter lain juga.
Ingat pertemuan bisnis yang kuadakan pagi ini?
Richard ada di sana. Kau ingat Richard yang kumaksud?
Dia menulis sebuah artikel, dan kemudian....
Hal ini mengingatkanku bahwa ada sesuatu yang perlu kita bicarakan.
Kau dapat mematikannya? Atau menghentikannya sebentar?
- Conrad, kau dapat mematikannya? - Keluar!
Keluar, sialan !
Jangan bicara kepadaku seperti itu.
Aku berusaha bicara kepadamu.
Baiklah. Hentikan itu! Hentikan!
Itu tidak lucu. Hentikan itu.
Bangun.
Tapi sekarang, karena ia tenggelam semakin jauh dibawa gelombang.
Ini tidak mengingatkan pada momen-momen penting.
Sebaliknya, pikirannya mengembara pada kenangannya yang paling jauh.
Insiden kecil yang tak terlupakan.
Dia ingat ungkapan yang dibacanya di surat kabar beberapa hari yang lalu....
....aku tidak mengerti.
Dia memikirkan koper tua, yang telah kutinggalkan di loteng pamannya.
Sekilas dari orang asing.
fragmen yang tak terhitung jumlahnya, semua terbayang.
Tidak berarti. Konsekuensinya.
Tidak signifikan.
Fragmen yang tidak berarti, semuanya terbayang pada saat-saat akhir mereka.
Sebentar, itu hanya sebentar, tapi itu membentang semakin lama.
Waktu berhenti.
Sebentar, itu hanya sebentar, tapi itu membentang semakin lama.
Waktu berhenti.
Apa yang terpikir saat melihat bahwa kecelakaan itu tidak bisa dihindari?
Dia ingat berbaring di pantai, berjemur,
....merasakan angin meniup pasir ke wajahnya.
Berpikir bahwa jika ia tinggal diam, pasir akan menutupinya sepenuhnya.
Mungkin dia ingat tempatnya. Rumah kami.
Jalan masuknya.
Ruang tamunya.
Bahkan barang kali dia memikirkan hal itu. Aku bisa melakukannya.
Hal kecil. Sesuatu yang ia sendiri sudah melupakannya.
Aku bersembunyi. Mendengarkan panggilannya.
Dia tahu dia harus melihat terus-menerus sementara dia di sana.
Aku hanya pura-pura tidak melihatnya. Tidak pernah menjauh.
Selalu melihat dengan sudut mataku.
Conrad?
Conrad?
Nampaknya menyindir yang percaya kearifan adalah sebuah mitos.
Apakah kau setuju?
- Ya? - Halo. Ini aku.
Aku tahu, Ayah.
- Apa yang kau kerjakan? - Aku bersama Kenneth dan lain-lain.
- Kapan kau akan pulang? - Aku tidak tahu.
- Aku membuat Taco. - Aku sedang sibuk sekarang. Kita bicara nanti.
Apa yang kau sukai?
Itu menakjubkan, aku merasa hampa.
Tapi itu seolah-olah....
....serasa sepertinya aku keluar dari segalanya.
Kupikir ini akan menghancurkanku. Hidup tidak akan pernah sama.
Kau membuatnya terdengar seperti sesuatu yang baik.
- Kau berada di sana. - Benarkah?
Ya. Cuma melihat.
Hanya melihat?
- Aku belum melihatmu, tapi aku bisa mencium rokokmu. - Rokokku.
Dalam mimpiku kau merokok.
Mengapa kau katakan semua hal ini?
Aku hanya bertanya-tanya dalam hati dan memikirkan apa artinya.
- Itu hanya mimpi. - Kau ingin kukatakan kepadamu apa artinya?
Kau pikir aku pasif dan membosankan atau sesuatu seperti itu.
Tapi sesungguhnya kau bosan, dan kau ingin mengobrol denganku.
- Menarik. Apalah ini persoalan sensitif? - Ya, itu persoalan sensitif.
Orang itu....duduk di sana tanpa mengatakan apa-apa, hanya melihat....
Tapi dia melakukannya....Itu....
Apakah begitu?
Atau seperti ini?
Atau seperti ini?
- Aku tidak tahu, tapi aku jadi sangat takut. - Sungguh?
- Kau terlambat. - Halo! Senang menemuimu.
Hai. Senang juga menjumpaimu.
- Di mana Amy dan bayinya? - Kami memutuskan untuk tidak membawanya.
- Enam jam perjalanan bersama bayi di mobil.... - Aku mengerti. Tentu.
- Aku berpakaian dulu, nanti kita bicara. - Tidak masalah.
Apakah kau mau secangkir kopi?
Dapatkah kau makan itu? Menarik.
Whoops.
Kau tahu. Aku telah mengatur beberapa hal.
- Kita bisa memberikannya kepada kantor. - Kita tidak bisa memberikannya ke galeri.
Aku ingin mempertimbangkan semuanya. Apakah kau ingat buku picisan yang mereka buat?
Ibu sangat menjaga barang-barangnya.
Kita bahkan tidak akan tahu yang kita berikan kepada mereka. Lihat ini.
Kita tidak bisa membiarkannya jatuh ke tangan yang salah. Apa yang kau lihat?
Apakah itu potretmu?
Seseorang melihatnya dan berkata, "Ya, inilah yang kami inginkan".
No comments yet. Be the first to leave one.