The first 200 lines.
Sepertinya tempat yang tenang!
Ya tentu saja, sangat tenang. Sangat tenang.
Kamar mandimu disana, Nona.
Aku lihat kita punya kamar mandi yang sama.
Aku rasa lebih baik aku memperkenalkan diri.
Namaku Vera Claythorne, Sekretarisnya Ny. Owen.
Namaku Emily Brent.
Apa ada sesuatu yang kau perlukan, Nona?
Nah, aku ingin menemui Ny. Owen.
Aku sekretaris barunya Ny. Owen. Aku kira kau mengetahuinya.
Tidak Nona, aku tidak mengetahui apa pun.
Hanya daftar tuan-tuan dan nyonya-nyonya
yang diundang untuk berakhir pekan.
Ny. Owen Tidak memberitahukanku?
Aku bahkan belum melihat Ny. Owen sekalipun.
Hanya kami yang datang kemari beberapa hari yang lalu.
Ini rumah yang besar. Kau punya berapa pegawai di sini?
Hanya aku dan Rogers, Nona.
Apa Tn. Owen tahu kami sudah datang?
- Dia belum datang, tuan. - Dimana Ny. Owen?
Mereka tertahan di London, tuan.
Aku mendapat kiriman surat. Mereka akan datang kemari saat makan malam.
Pukul delapan, tuan.
Kita akan menceritakan kisah di Irlandia, mengenai dua orang Inggris...
yang di buang di pulau terpencil selama tiga tahun...
dan tak pernah bicara satu sama lain,
karena mereka sebelumnya tidak saling kenal.
Aku bukan orang Inggris!
Namaku Pangeran Nikita Starloff
Panggil aku Nicky.
Nah, untuk mencairkan suasana, tuan-tuan.
Aku Hakim Quinncannon.
Kau bisa saja melakukannya, tuan. Aku Dokter Armstrong.
Namaku Lombard. Philip Lombard.
Aku Jenderal Mandrake.
Sir John Mandrake, bukan begitu Jenderal?
Beberapa tahun yang lalu, aku di minta untuk konsultasi.
Istrimu sedang sakit.
Istriku sudah tiada, tuan!
Tuan-tuan jika kalian mau mengikutiku,
Akan kutunjukkan kamar kalian.
Aku rasa aku belum mengenal namamu.
- Blore. - Blore?
- William Henry Blore. - Oh, Philip Lombard.
Aku rasa kau membawa tas yang salah!
Kau sangat teliti, Tn. Blore.
C.M., Charles Morley. Seorang teman lamaku.
Aku suka seleranya. Aku bahkan meminjam pakaiannya.
Oh, maafkan aku, Dokter. Aku pikir ini lemari.
Tampaknya kita akan berbagi kamar mandi.
Oh, aku tak tahu.
Satu-satunya waktu aku menyesal menjadi bujangan...
adalah saat aku ingin ganti pakaian untuk makan malam.
- Biar aku bantu. - Terima kasih.
Apa kau tahu pantai ini bagian dari Inggris?
Tidak, aku malah tidak tahu.
Sesuatu yang mistik mengenai sebuah pulau.
Ya, mereka seperti dunia itu sendiri.
Kenapa kau ingin melewatkan hari terakhirmu di sini?
Oh tidak, terima kasih, aku pikir akhir pekan saja sudah cukup.
Kita semua yang menciptakan pulau imajinasi.
Membayangkan jalan keluar.
Setengah dari pasienku yang sakit...
...karena mereka berusaha untuk melarikan diri dari kenyataan.
- Nah, dan apa jawabanmu?/ - Oh, aku bohongi mereka.
Aku menciptakan mereka pulau untuk membayangkan kesejahteraan.
Apa kau tidak percaya obat-obatan, Dokter?
Apa kau percaya pada keadilan, Hakim?
- Tn. Blore?/ - Ya?
Kau yang di kamar mandi.
- Apa kau kira itu sudah matang?/ - Bagi mereka cukup matang.
Ethel.
Jangan berdiri di sana melongo saja. Cepat bereskan.
Apa kau sudah mengepel lantai pagi ini?
Apa kau kira aku ada waktu untuk itu semua?
Ini bukan hal yang tepat untuk pergi saat mengundang rumah yang dipenuhi tamu.
Aku akan bicara dengan Tn. Owen saat ia datang.
Kau bilang padanya, kita berhenti.
Yayasan tidak memberitahukan kita kalau rumahnya begitu besar dan begitu sunyi senyap.
- Kau tahukan ini sebuah pulau./ - Hmph! Hanya dengan satu rumah.
Membuatku gelisah. Ini!
Mereka tidak akan tahu kalau ini tidak berbahaya.
Setiap orang setidaknya harus makan sedikit kotoran sebelum mereka mati.
Tuan-tuan dan Nyonya-nyonya, Izinkan aku bersulang...
...untuk Nyonya rumah kami yang murah hati, Ny. Owen.
Uh oh, Dokter! Aku melihatmu. Kau meminum air.
- Itu pertanda buruk. - Air tak pernah merugikan siapa pun, tuan.
Terutama dalam profesiku.
Jangan lupa pepatah lama, Dokter.
Jangan pernah percaya pria yang bukan peminum.
Kedengarannya seperti Alkitab. Buku terbaik.
Dan sekarang aku akan memberikannya pada tuan rumah kami yang menawan, Tn. Owen.
Pria yang sangat baik!
Dan kuharap, tuan, supaya semua dapat mengakhirinya dengan bersulang.
Ceritakan padaku, Nona Claythorne,
kenapa mereka menyebut tempat ini Pulau Indian?
Aku tak tahu.
Permisi, tuan, tukang perahu,
bilang itu karena bentuknya seperti kepala orang Indian.
Oh, itu seperti cerita anak Indian!
Indians!
Kita harus bersulang lagi, tuan. Aku akan minum untuk orang Indian.
Setiap anak Indian, secara pribadi.
6, 7, 8, 9, 10. Sepuluh anak Indian!
Sepuluh anak Indian! Itu seperti sajak anak-anak.
Sepuluh anak Indian pergi makan malam...
seorang tersedak dan tinggal sembilan.
Oh anak kecil yang malang.
Ini dia. Dan apa yang terjadi dengan yang lain?
Sembilan anak Indian begadang jauh malam...
seorang ketiduran dan tinggal delapan.
Lalu apa yang terjadi?
Kau akan menemukan sajaknya di piano.
Tn. Owen tampaknya penggemar anak Indian.
Sepuluh anak Indian
Delapan anak Indian berkeliling Devon...
seorang tak mau pulang dan tinggal tujuh.
Tujuh anak Indian memotong kayu...
...sampai seorang tercincang dan tinggal enam.
Enam anak Indian memainkan sarang lebah...
...seorang tersengat dan tinggal lima.
Lima anak Indian pergi ke pengadilan...
...sekarang seorang di kedutaan dan tinggal empat.
Empat anak Indian pergi ke laut,...
...seorang dimakan ikan hering merah dan tinggal tiga.
Tiga anak Indian pergi ke kebun binatang...
...seorang diterkam beruang dan tinggal dua.
Aku menyukai sajak anak-anak lebih dari pada anak-anak.
Jangan khawatir hakim, dia akan jadi Indian terakhir.
Dua anak Indian duduk berjemur...
...seorang hangus dan tinggal satu.
Satu anak Indian tinggal sendirian...
malang sekali.
Lalu dia gantung diri
dan setelah itu..
semuanya...
lenyap.
Harap tenang, Tuan-tuan dan Nyonya-nyonya.
Ini Tn. Owen tuan rumah kalian yang bicara.
Kalian harus bertanggung jawab sesuai kejahatan berikut.
Jenderal Sir John Mandrake:
bahwa kau dengan sengaja mengirim kekasih istrimu
Letnan Arthur Masefield menuju kematiannya.
Emily Brent:
bahwa kaulah alasan dan penyebab...
mengenai kematian keponakanmu, Peter Brent.
Dr. Edward G Armstrong:
bahwa karena mabuk-mabukan yang tak terkontrol...
...kau membunuh Ny. Mary Cleese.
Pangeran Nikita Starloff:
bahwa kau bersalah atas pembunuhan...
...Fred dan Lucy Marlowe.
Vera Claythorne:
bahwa kau yang membunuh tunangan kakakmu,...
Richard Barclay.
Hakim Francis J. Quinncannon:
bahwa kau yang bertanggung jawab atas kematian...
...seseorang karena menggantung Edward Seaton.
Philip Lombard:
bahwa kau bersalah atas kematian 21 orang...
...anggota sebuah suku di Afrika Timur.
William H Blore:
bahwa karena sumpah palsu dikesaksianmu...
...kaulah yang menyebabkan kematiannya James Landor.
Thomas and Ethel Rogers:
bahwa kau penyebab kematian...
...majikanmu yang penyakitan, Ny. Jennifer Brady.
Terdakwa di hadapan keadilan...
...mengizinkanmu mengajukan apa pun pembelaanmu?
Harap tenang, Tuan-tuan dan Nyonya-nyonya.
Ini Tn. Owen tuan rumah kalian...
Apa yang terjadi di sini?
Apa ini hanya semacam lelucon?
Ini di dalam piringan hitam.
Lelucon yang keterlaluan.
Ini judulnya Swan Song .
Boleh aku tanya siapa yang menaruhnya di gramofon?
- Aku yang melakukannya, tuan. - Kenapa?
Aku tidak tahu apa itu. Aku bersumpah aku tidak tahu!
Aku hanya mengikuti perintah, tuan. Itu saja.
- Perintah siapa? - Tn. Owen.
Sekarang mari kita selesaikan ini supaya jelas.
Apa sebenarnya perintah Tn. Owen?
Untuk meletakkan piringan hitam pada pukul 9. Itu masih disegel.
Aku... Aku kira itu hanya sebuah musik.
Itu sungguh, tuan!
Bahkan aku belum melihat Tn. Owen. Aku sudah mengatakannya pada istriku.
Aku bilang kita tidak seharusnya datang kemari! Aku ingin pergi!
- Aku tak pernah menyentuh uang itu! - Diam!
Pertama yang harus dilakukan, Rogers, adalah membawa istrimu tidur.
Kalian bisa tolong memperhatikanku.
Surat ini untuk Rogers ditandatangani oleh Tn. U N Owen.
Harus kuakui secara pribadi aku tidak kenal Tn. Owen.
Pria macam apakah dia?
Siapa yang mengenalnya?
Kalian semua datang ke rumah yang kalian tidak mengenal tuan rumahnya!
Bagaimana dengan dirimu sendiri, Yang Mulia?
Oh, denganku, itu jelas beda. Aku tamu profesional.
Aku tahu harusnya kita tidak datang kemari!
Tenanglah, Ethel!
No comments yet. Be the first to leave one.