Release info

강남 스캔들 Gangnam Scandal EP101 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-04-18
Downloads: 14
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

So Yu, apa katamu?

Apa kamu akan tinggal di sini sepertiku?

Apa kata Seo Jun?

Apa dia menyetujui ini?

Apa yang sedang kamu lakukan?

Aku akan menjadi perawatnya atau apa pun yang kamu inginkan.

Jadi, tolong izinkan aku tetap di sisi direktur eksekutif.

Perawat?

Maksudmu,

kamu akan tetap di sisinya meski kularang menikah dengannya?

- Ya. - Benarkah?

Kalau begitu, naiklah dan paksa dia makan sesuatu.

Dia bahkan tidak cukup makan.

So Yu, tunggu. Duduklah kembali.

Kenapa?

Kita perlu memberi Seo Jun waktu untuk merapikan diri.

Kita tidak bisa membiarkan dia menemuinya dengan wajah mengantuk.

Seo Kyung, kamu harus memberi tahu Seo Jun bahwa So Yu ada di sini.

Baik.

So Yu, kamu harus minum teh.

Bibi.

Astaga.

Nona Do.

Jin Bok, maukah kamu memanggilnya untukku?

Nona Do.

Ya, Pak.

"Episode 101"

Seo Jun, So Yu ada di sini.

Apa?

Dia akan segera ke atas.

Mau aku ambilkan pakaian untuk ganti baju?

Ya, Kak Seo Kyung.

Tidak, katakan padanya bahwa aku tidak ingin menemuinya.

Dia tampak cukup bertekad.

- Apa? - Dia bahkan membawa koper.

Koper?

Jadi, kamu harus bertemu dengannya.

Jika kamu tidak ingin dia di sini, katakan kepadanya secara langsung.

Itu yang biasanya kamu lakukan.

Tapi tidak biasanya kamu menghindarinya seperti ini.

Bisakah Kakak ambilkan pakaianku?

So Yu, minumlah.

Apa kamu sudah memberi tahu bosmu bahwa kamu akan berhenti?

- Tidak. - Tidak?

Aku akan berangkat kerja dari sini.

Apa? Kamu akan berangkat kerja?

Aku ingin kamu berhenti sekarang.

Kita tidak boleh buang-buang waktu.

Kenapa kamu membuang waktu untuk bekerja?

Aku tidak ingin membuatnya merasa tidak nyaman.

Aku perlu menjalani hidupku dengan benar

agar dia mau berada di dekatku tanpa merasa menyesal.

Aku akan terus bekerja.

Dia akan terus bekerja? Dia seharusnya meminta izinku.

Sepertinya dia mencoba bertindak sesuka hatinya.

Aku akan membiarkannya kali ini, tapi kamu tidak bisa seenaknya.

Baik, tentu saja. Lakukan apa pun yang kamu inginkan.

Seo Jun akan sangat senang.

Makannya hanya sedikit dan selalu tinggal di kamarnya.

Aku sangat sedih melihatnya.

Aku akan memberitahunya untuk naik.

Baik.

Dia butuh waktu untuk ganti baju

karena dia mencoba-coba pakaian yang berbeda.

Kamu tidak perlu memperlakukanku seperti tamu.

Kamu bisa bersikap santai terhadapku.

Seo Jun.

Mungkin dia pergi ke toilet.

Seo Jun, apa kamu ada di dalam?

So Yu ada di sini.

Seo Jun.

Pak.

Pak.

Pak?

Pak.

Aku tidak tahu apa yang terjadi padanya.

Dia tadi sedang ganti baju.

Aku akan berbicara dengannya sendirian.

Kamu mendengar bahwa aku membawa koperku, bukan?

Ini tidak akan membuatku pergi.

Jika...

Jika aku sakit, kamu tidak akan meninggalkanku.

Jadi, kenapa kamu memintaku untuk melakukan sesuatu yang sulit?

Aku sedang mengalami kesulitan,

jadi, tidak bisakah kamu membiarkanku berada di dekatmu?

Buka pintunya.

Aku merindukanmu.

Aku tahu kamu juga merindukanku.

Buka pintunya. Tolong buka pintunya.

Mari kita bicara berhadapan.

Sejak kapan kamu jadi pengecut?

Ini bukan sifatmu.

Bantu aku memahami

kenapa kita harus putus.

Karena aku tidak mengerti

kenapa kita harus putus.

Kenapa kita membuang-buang waktu padahal kita saling merindukan?

Ayolah.

Tolong buka pintunya.

Maukah kamu buka pintunya?

Tolong buka pintunya.

Aku pulang.

Apa dia belum membuka pintu?

Belum.

Apa yang kalian bicarakan?

So Yu ada di sini, tapi Seo Jun tidak membukakan pintu untuknya.

Kamu harus menyuruhnya turun.

Hanya So Yu yang bisa membuat Seo Jun membuka pintu.

Biarkan saja mereka menanganinya sendiri.

Haruskah aku naik dan memeriksa?

- Biarkan saja mereka. - Jangan naik.

Apa yang telah aku lakukan?

Ini sangat aneh.

Dia sepertinya bahagia ketika tadi memilih baju.

Aku bingung kenapa dia tiba-tiba berubah pikiran.

Apa penderita penyakit parah mudah berubah suasana hati?

Mungkin dia menjadi bipolar.

Kamu tahu bagaimana mereka tersenyum lalu tiba-tiba menangis?

Tapi sekali lagi, aku mengerti kenapa dia begitu emosional.

Dia akan mati, jadi, aku yakin dia gelisah.

Situasi hanya akan bertambah buruk. Aku khawatir.

Aku hanya mencemaskan dia.

Jika kamu khawatir, diamlah saja.

Baik.

Kamu sebaiknya duduk di sofa di sana.

Aku tidak keberatan di sini.

Seo Jun.

Apa kamu akan membuatnya bermalam di sini?

"Se Hyun"

Apa kamu mengatakan dia memintamu untuk mengatakan,

"Bicaralah dengan pengacaraku?"

Ya.

Bisakah kamu...

Tidakkah aneh Pak Choi memintamu

melakukan sesuatu seperti itu?

Aku tidak bertanya karena aku berutang pada Bu Hong.

Aku tidak ingin kamu memberi tahu siapa pun termasuk Pak Choi

bahwa kamu bertemu aku hari ini.

Jika situasinya jadi berantakan, kamu yang akan dirugikan.

Kamu boleh pergi.

Se Hyun, bisa bantu aku?

So Yu ada di depan kamarku,

tapi aku tidak bisa bergerak.

Aku tidak ingin dia melihatku seperti ini.

Bisakah kamu ke rumah dan membawanya bersamamu?

Makan malam sudah siap.

Aku yakin tidak ada orang di sini yang berselera makan.

Aku bangun untuk pergi ke toilet...

Kalian tetap harus makan.

Kita seharusnya tidak membiarkan pertengkaran kekasih

memengaruhi kita seperti ini.

Benar bukan, Ayah?

Kita sepemikiran karena kita sama-sama bijaksana.

Tapi itu sungguh kejam. Kita tidak bisa makan sendiri.

Aku akan memeriksa keadaan So Yu.

Biarkan saja dia.

Jika kita ikut campur, situasinya akan lebih rumit.

Dia tetap menghadapi situasi ini kapan saja.

Aku setuju dengan Ayah.

Bukankah kamu bilang kamu akan pergi ke kamar mandi?

Ya, tapi aku akan makan malam dahulu.

Ayo, Ayah.

Ayo.

Ini Se Hyun, Ayah.

Se Hyun?

Ayah, Se Hyun tampaknya sangat ambisius belakangan ini.

Ayah harus tetap waspada, paham?

Astaga.

Apa yang membawamu kemari pada jam ini?

Seo Jun memintaku untuk datang.

Seo Jun?

Baik, kamu harus naik.

So Yu.

Sedang apa kamu di sini?

Ayo pergi.

Seo Jun ingin kamu pergi.

Apa dia memintamu untuk membawaku pergi?

Aku pikir dia tidak bisa keluar sekarang.

Jika kamu tinggal di sini...

- Seo Jun! - So Yu.

Keluarlah.

Jangan bersembunyi seperti pengecut dan menyuruh orang lain mewakilimu.

Keluarlah dari kamarmu sekarang juga!

Buka pintunya. Aku bilang buka pintunya!

Apa alasan yang cukup bagus

untuk membuatku menunggu di sini seperti ini?

Sudah kubilang aku tidak keberatan.

Aku tidak keberatan dengan kenyataan

bahwa kamu sakit dan tidak bisa hidup sampai lama.

Jadi kenapa... Kenapa kamu begitu keras kepala?

Apa kamu mencoba memamerkan kepada pacarmu bahwa kamu sakit?

Kamu seharusnya merasa menyesal!

Dan jika kamu menyesal, kamu harus melakukan apa yang aku katakan!

Hei!

Choi Seo Jun!

- So Yu, tolong jangan lakukan ini. - Lepaskan aku.

Aku tidak bisa hidup tanpamu.

Aku tidak bisa.

Sepertinya aku tidak bisa lari.

Aku tidak bisa menjauh selangkah pun darimu.

Gangnam Scandal subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Gangnam Scandal

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left