The first 200 lines.
= Just Between Lovers = =Brought to you by GoldenEto=
= English to Indonesian Translator = = By GoldenEto=
Gang Doo! Lee Gang Doo!
Mulai sekarang hidupku akan semakin rumit ... Jika aku harus hancur, lebih baik sendirian.
Itu sebabnya ...
Aku melarikan diri.
=DO NOT SELL / HARD SUB / RE-UPLOAD / RE-POST My SUBTITLE=
Episode 10
Astaga, astaga. Apa ini ?
Halo ...
Hei, kenapa tidur di sini ?
Ruang ini ada penyewanya. Siapa kau ?
Maafkan aku. Aku datang mengambil tasku dan ---
Bukankah kau nona yang sering pergi bersama Gang Doo ?
Ya ?
Ya.
Gang Doo akan kembali setelah beberapa hari.
Beberapa hari itu kapan ?
Cuaca sedang dingin tapi dia ngotot bekerja di kapal nelayan.
Padahal dia tahu kalau Sang Man ku akan selalu mencarinya. Aigoo...
Gang Doo ... sudah lama tinggal di sini ?
Tentu saja sudah lama.
Sekitar 7 tahun ? Kenapa ?
Dia punya adik, tapi kenapa tinggal sendiri ?
Sepertinya adiknya dibesarkan dengan baik
Aiyooo, tapi anak itu ...
Aigoo, ya ampun. Saat dia pertama datang ke sini dia kurus kerempeng mirip gembel.
Tapi setelah datang ke sini dia sudah seperti manusia.
Anak-anak, jadi menderita saat ibunya tidak ada.
Itu sebabnya kita perlu seorang ibu.
Bagaimana dengan Sang Man kalau aku tidak ada ?
Aku pergi dulu.
Ya, baiklah.
Permisi
Bukankah nama halte bus ini lucu ?
Lihatlah. Namanya "Depan Mall S"
Sudah bertahun-tahun lamanya.
Angin bertiup, ayo cepat !
Memangnya kau mau mati ?
Mau tersangkut jaring dan tenggelam ? Siapa yang menyuruhmu dekat situ ?
Apakah hanya yang meninggal yang jadi korban ?
Orang yang bertahan, tapi hidup dalam penderitaan, apa kompensasi mereka ?
Sepertinya harimu sedang berat.
Jangan menyendiri. Datanglah ke pusat retret doa kami.
Meskipun sekarang terasa berat, kau bisa selamat dengan keyakinanmu.
Tuhan hanya memberimu kesulitan yang dapat kau tanggung. Bersama dengan kami,
Bagaimana dengan kesulitan yang tak bisa kutanggung ?
Kau bisa mengatasinya dengan doa.
Bagaimana dengan orang yang seumur hidup menderita dan tak mampu mengatasinya ?
Ya ?
Mereka yang sudah meninggal karena mereka tidak mampu mengatasinya, apa yang Tuhan lakukan pada mereka ?
Aku tidak akan mempercayainya.
Kami selalu mengisi posisi itu dengan buruh harian. Mereka berhenti setelah kulatih dan tidak datang bekerja saat tidak ingin.
Tanpa Gang Doo di sini aku kesulitan sekali.
Gang Doo mungkin terlihat pemalas, tapi dia pekerja keras.
Itu sebabnya, bisakah kau meminta Gang Doo kembali ?
Tidak bisa. / - Tidak bisa, ya ?
Dia tidak mau. Lee Gang Doo ssi.
Ya.
Sebelah sana, dan di sana...
Reekseksi eksplorasi tanah, kudengar kau yang telah mewujudkannya.
Aku melakukannya bukan untukmu. Aku memilih melakukannya.
Lagipula kau berniat melakukanya meskipun perusahaan kami menentangnya.
Bagaimanapun, terima kasih.
Semua orang menantikan hasilmu,
bukankah penantian lebih menakutkan dibandingkan penentangan ?
Aku akan mendukung sebisaku.
Kau mungkin bisa menolak ku mengenai masalah pribadi,
tapi kau membutuhkan aku dalam pekerjaan.
Laporan Reekseksi eksplorasi tanah.
Aduh !
Aku tidak bisa minum soju.
Ini obat, bocah. Dengan ini kau bisa tidur 3-4 jam di malam hari.
Enak ?
Hmm
Buat rasa apa kau meminumnya ?
Rasa ini ?
Kata orang, kau harus menjernihkan pikiran demi sebuah jawaban. Tanyakan sesuatu sebelum tidur.
Aiyooo ...
Kau mau begitu terus ?
Baiklah, kita ulangi sekali lagi.
Ingatanmu mendadak kembali setelah 10 tahun,
dalam ingatan itu ada Gang Doo. Begitu ?
Kau tidak ingat lainnya ?
Hanya muncul di sana-sini.
Tapi, aku yakin di sana ada Gang Doo.
Kalau begitu jangan begini di sini. Pergi dan tanyakan dia.
Aku belum bisa menemuinya.
Sinyal telponmu bagus.
Kau bisa menelpon ke mana saja di negeri ini setelah meyakinkan dirimu.
Kenapa tidak bisa bertemu ?
Begini tidak bagus.
Apanya ?
Semua ini soal waktu.
Melihat kalian berdua sering berselisih arah, artinya kalian tidak akan bertemu di masa depan? / - Eonni !
Aku bukannya jahat karena berkata aku sudah menyentuh Lee Gang Doo.
Orang yang ada di sisimu di saat kau putus asa adalah orang yang nyata.
Pikirkan itu.
Apa gunanya bertanya ? Apa ?
Aiyoo, buat apa aku bertanya ?
Sepertinya eonni benar.
Hmm ?
Sepertinya aku cemas karena aku tidak bisa di sisi Gang Doo.
Benar. Pasti itu.
Yaa, sepertinya kau salah mengerti omonganku ...
Makasih, eonni.
Yaa !
Omo ... dia kenapa sih ?
Kau datang ?
Augh, enaknya ...
Kenapa kau melihatku begitu ?
Ah, tidak. Minggu depan kau mau ke Eurseukdo ?
Kita bisa melihat burung-burung di sana dan bambu di sana ...
Apa di sana ... tempatmu pergi bersama cinta pertamamu ?
Atau ... karena kau tidak bisa pergi dengannya, jadi ingin pergi denganku ?
Cih ...
Aku tidak percaya pada lelaki yang terkungkung oleh masa lalu.
Ini bukan karena kau rindu cinta pertamamu atau masih menyayanginya.
Karena sekarang kau congkak, kau merindukan dirimu yang lugu seperti dulu.
Yaa, kenapa hari ini kau ... judes sekali ?
Orang yang mau kau pecat waktu itu ... apakah Gang Doo ?
Kau kesal soal itu ?
Kukira Direktur orang yang pandai menilai orang.
Kenapa malam ini kau begini padaku ?
Apa aku melakukan kesalahan ? Semua itu ada alasannya !
Alasan apa ? Karena kau tidak menyukainya ?
Mau ke mana ?
Ada tamu. / - Aku ?!
Aku akan siapkan nona lain untukmu. Selamat bersenang-senang.
Yaa, memangnya dia siapamu sampai kau bersikap begini ?
Siapa bangsat itu ?!
Penyelamat hidupku.
Yaa, yaa, yaa ! Yaa, bocah !
Kalau begini kau bisa terkena stroke.
Kenapa tidak bisa tidur ?
Tidur juga bagian dari pekerjaanmu.
Maaf.
Aigoo ... seandainya ada lebih banyak ikan.
Sudah berhari-hari kita memutar jempol.
Kering sekali.
Sepertinya besok tidak hujan. Pasti akan lebih banyak ikan besok ?
Masalahnya bukan hujan.
Di lautan, angin lebih mengerikan dibandingkan hujan.
Aigoo ... melihat ombaknya, sepertinya akan sangat berangin besok.
Mau orang atau ikan, selalu ada yang namanya air pasang.
Air pasang ini ...
Jika satu kali kau lewatkan, entah kapan lagi kau bisa melihatnya.
Sepertinya kali ini bukan waktunya.
Oh?
Nenek !
PERMANDIAN UMUM KORAL
Wah ... aku tidak tahu kenapa tiap ke permandian, aku ingin minum ini.
Gang Doo sudah naik kapal ?
Anak itu ... dia melakukan apa saja untuk menyiksa tubuhnya.
Kau menemuinya sebelum dia pergi ?
Aku terlambat.
Itu biasa. Jika kau tenggelam karena itu, maka kau masih terlalu muda.
Gang Doo dan aku ... bersama-sama saat kecelakaan itu terjadi, nenek tahu ?
Buat apa mengungkit masa lalu ?
Aku tidak tahu. Seperti orang bodoh.
Entah memang aku tak bisa mengingatnya ...
Atau aku berusaha tenang seorang diri ...
Sebenarnya aku sendiri tidak tahu.
Kenapa itu jadi salahmu ?
Kau terluka. Itu kecelakaan buruk.
Hanya saja, aku merasa sudah berbuat salah.
Seekor tupai memiliki 2 biji pohon ek. Ia menaruh satu di mulutnya.
Yang satu lagi ia kubur untuk musim dingin . Kau tahu ?
Dia bekerja sangat keras untuk itu. Dan menjadi sangat bodoh ...
Pada akhirnya dia tak bisa memakannya karena lupa di mana Ia menguburnya.
Sayang sekali.
Sayang sekali. Alih-alih menjadi sia-sia ...
Biji pohon ek yang ia kuburkan di tanah untuk musim dingin ...
Mulai bertmubuh dan berdaun, menjadi pohon sehingga terciptalah hutan.
Bukankah kita sangat bersyukur akan itu ?
Jika sangat berat buatmu, yang terbaik adalah melupakannya dan menguburnya dalam-dalam.
Siapa tahu, nanti hasilnya seperti apa ?
Dalam hidup, ada yang namanya berkat tersembunyi. Kau tahu ?
Oh iya ... kenapa nenek ke sini ?
Aku naik taksi ke sini untuk mandi.
Aku belum pernah melihatmu di sekitar sini. Anda tinggal di daerah sini ?
Tidak, bukan begitu. Sudah lama aku tidak pergi ke permandian.
Seandainya aku tahu lebih cepat, pasti sering ke sini.
Mulai sekarang, sering-seringlah ke sini.
Bibi di permandian ini, sangat pandai menggosok punggung.
Sungguh ? Haruskah aku menggosok punggung ?
Lakukanlah. Anda akan merasa segar.
Bagaimana ? Panjangnya sesuai ?
Hmm.
Kalau begitu, aku akan mengeblownya setelah anda mandi.
Bibi !
Kenapa ? / - Bibi, ada tamu.
Silahkan masuk. Merendamlah lebih dulu.
Terima kasih.
- Silahkan ke sana. - Aku harus buka baju, ya ?
Nenek mana ? / - Sedang gosok punggung.
Bagaimana kau mengenal nenek itu ?
Cuma ... temannya, teman ? Begitu ?
Apa dia sakit ?
Hmm ?
No comments yet. Be the first to leave one.