The first 200 lines.
COFFEE PRINCE
Subs VIU
Kau ingin aku membuatmu merasa lebih baik?
Apa yang kau lakukan? Apa kau gila?
Dasar bajingan gila!
Tampaknya itu membuatmu merasa lebih baik.
Kau jauh lebih energik dari biasanya.
Hey, pulang saja dan tinggalkan aku sendiri.
Kau melakukan hal yang sama denganku.
Kau menciumku juga...
selama kencan butamu.
Aku bahkan tak ingin membicarakan hal ini denganmu.
Lalu mengapa kau tutup mata?
Kau menutup matamu, seperti ini.
Aku tak pernah melakukan itu.
Astaga, kau lakukan.
Mencoba membuatku merasa baikkan?
Kau mati jika melakukannya.
Itu sangat Han Keolesque.
Apakah kau tahu apa artinya?
Untuk berpura-pura baik-baik saja.
Bahkan ketika seseorang melalui kesulitan...
dan tak bisa mengakuinya saat orang itu menyukai sesuatu.
Itulah Han Keolesque.
Terserah.
Bukankah seharusnya kau pergi menemui nenekmu?
Aku rasa iya.
Tapi harus bagaimana ekspresiku saat menemuinya?
Dan apa yang harusku katakan?
Ayahku meninggal setelah lama sakit.
Tapi aku akan menunjukkan kepadanya raporku.
Aku beritahu pada ibuku ketika dia memarahiku.
Dan aku bahkan tidur di ranjang rumah sakit.
Pada hari ia meninggal,
saat aku meninggalkan dia untuk ke sekolah,
Aku bisa bilang bahwa...
ia mungkin sudah tak ada saat aku kembali.
Itu saja.
Kau bocah.
Bagaimana jika aku seorang gadis?
Bisakah kita bersama-sama...
jika aku seorang gadis?
Untung kau bukan.
Mengapa?
Aku akan pusing...
jika orang ceroboh sepertimu naksir aku dan ingin bersamaku.
Astaga.
Kau sendiri juga bukan tangkapan yang bagus.
Dan aku bahkan tak menyukaimu.
Hari berpestaku sudah habis.
Dan aku tak mau lagi bermain game cinta yang kekanak-kanakan.
Aku akan menikahi seorang wanita...
yang ibu dan nenekku setujui.
Seseorang seperti putri miliarder,
Benar?
Seseorang seperti itu.
Seseorang yang dibesarkan di sangkar emas...
dan tak pernah mengalami kesulitan apapun.
Itulah yang diinginkan nenekku...
dan ibuku.
Tunggu saja, Justin Timberlake.
Aku akan merilis album sebelum tahun ini...
dan menari disisimu.
Mungkin aku harus bilang padanya bahwa aku seorang gadis?
Tenang, kak.
Kau pikir bosmu...
akan mengatakan " aku cinta kau" jika kau bilang?
Apa yang kau lakukan jika dia tak menyukaimu sebagai gadis?
Apa kau akan tetap disisinya?
Ketika aku masih di toko,
pikiran muncul di otakku,
bahwa akan baik-baik saja cukup dengan tinggal di sisinya.
itulah yang benar-benar kuinginkan.
Ada dua cara.
Kau bisa beritahu rahasiamu dengan resiko kehilangan dia sepenuhnya,
atau kau bisa menyerah untuk bersama dia,
tapi bisa disisi dia selama yang kau mau.
Sama seperti Oscar dari "Rose of Versailles¨
Yang menyamar sebagai pria untuk negaranya.
Aku tak melakukan ini untuk negaraku.
Tapi kau bisa melakukannya demi cinta.
Go Eun Chan dapat terus berpura-pura menjadi seorang pria...
agar tetap di sisi pria yang dicintainya.
Kita harus mampir ke Suseodong...
untuk mengirim 10 kilo biji kopi ke Toto.
Setelah kita mengirim bijinya, pengiriman hari ini sudah selesai.
Aku akan menurunkanmu di stasiun, Jadi pulanglah dengan kereta.
Apa yang akan kau lakukan?
Aku akan mampir ke rumah sakit.
Apakah kau kembali ke toko setelah itu?
Jika begitu mari jalan bersama.
Aku juga ingin menjenguk nenekmu juga.
Aku tak tahu kenapa, tapi lututku sedikit sakit.
Aku harus memelukmu lebih sering, ibu.
Kau pasti sangat terkejut.
Nenekmu akan lebih suka jika kau pura-pura tak tahu.
Jadi jangan perlakukan dia beda! Cukup seperti biasa, oke?
Kau tampak begitu pucat hari ini, ibu.
Halo, Bu.
Siapa...
Seorang karyawan. Dia ingin jenguk nenek juga.
Itu yang kau beli? -Aku tanya suster, dia bilang itu...
adalah 100% jus dan tak apa jika nenek meminumnya.
Kau begitu bijaksana.
Terima kasih.
Silahkan masuk.
Lihat! Kau jadi sakit perut...
karena kau suka makanan panas dan pedas tersebut.
Sayang sekali, nenek.
Tak ada lagi es krim untukmu kedepannya.
Mengapa kau bocah jahat!
Apa menyenangkan...
menggoda nenekmu yang sudah tua dan sakit ini?
Tentu saja tidak.
Aku sebenarnya benar-benar sedih.
Aku mungkin harus ke kamar mandi dan nangis selama satu atau dua menit.
Astaga, kau bocah menyedihkan!
Aku bahkan tak bisa sakit karenamu.
Susah jika sakit tanpa kau bertingkah...
seperti aku sudah ingin mati.
Omong-omong, apa yang kau lakukan hanya berdiri di sana seperti itu?
Perkenalkan dirimu.
Aku bilang hai beberapa saat yang lalu.
Halo.
Namaku Go Eun Chan dan aku bekerja di Coffee Prince.
Cepat sembuh, nenek!
Apakah kau pikir aku tuli.
Mengapa kau merekrut seorang bocah tak peka?
Pecat dia segera.
Apa semua ini?
Kau melipat begitu banyak bangau kertas.
Pasti ada 1000 disini.
Apa yang kau harapkan dengan membuat ini semua?
Bahwa nenekku takkan meninggalkan kami begitu cepat...
dan agar dia tak menderita terlalu banyak.
Bangau kertas begitu kekanak-kanakkan.
Tapi aku rasa itu sebabnya aku sangat menyukaimu, Choi Han Seong.
Tak ada yang bisa diambil.
Apa sih?
Baiklah!
Ya!
Aku tak punya apa-apa! Sial!
Astaga, tak ada yang bisa diambil.
Baiklah! Cukup sudah!
Astaga, kau menang lagi, nenek.
Kalian curang!
Aku tak curang!
Apakah ada bahkan bukti bahwa aku curang?
Ya, ada.
Ketika bos menyentuh hidungnya,
kau memainkan lima kartu
dan ketika kau menyentuh telingamu,
bos memainkan tiga kartu.
Kalian berdua diam-diam memberi sinyal satu sama lain.
Aku tak bermain lagi.
Aku menyentuh hidungku karena gatal, itu saja.
Diam, kau ikutan juga.
Astaga, aku tak akan bermain juga.
Beraninya kau menyebutku curang!
Dan kau pikir kau siapa?
Datang dan bikin nenek tua ini naik darah!
Aku bahkan tak ingin bermain kartu,
tapi kau memaksa dan menyebutku curang?
Aku benci ketidak adilan. Pergi saja.
Kita tak seharusnya berhenti bermain.
Mari main satu game lagi...
atau kembalikan semua uang yang kau menangkan padaku.
Mengapa aku harus melakukan itu?
Uang ini milikku.
Kau datang!
Hi.
Kau terlihat baik, nenek.
Halo, nenek.
Eun Chan, kau berada di sini juga?
Halo.
Apa orang ini sadar?
Mengapa semua orang datang ke sini?
Kemana kau akan pergi, nenek?
Aku akan buang air kecil.
Apakah aku perlu izin untuk itu?
Tunggu, nyonya. Aku akan membantumu ke kamar mandi.
Kau brengsek.
Meskipun aku sudah tua, aku seorang wanita.
Jangan berani-berani memperlakukanku seolah-olah aku pikun.
Aku akan pergi sendiri.
Aku akan membantumu, nenek.
Tak perlu. Itu hanya di sana.
Aku akan pergi sendiri.
Apa yang kau lakukan di sini?
Aku sedang bermain kartu. Kalian duduklah.
Dapat uang?
Tidak sama sekali.
Kedua orang itu curang...
dan uangku sisa 100 won.
Dimana Han Seong?
Nenekmu ingin bubur jadi dia sedang pergi membelinya.
Dan Go Eun Chan?
Mereka pergi bersama-sama.
Aku bilang aku akan tinggal di sini dan menunggumu.
Eun Chan sangat aneh.
No comments yet. Be the first to leave one.