Release info

[Parasit - Sang Bidal] 10 Dunia nan Sinting
A Commentary by Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tags

other
Published on: 2015-04-11
Downloads: 25
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Di mana dia?

Hoi, dia kenapa?

Mengigau kali, ya?

Tachikawa.

Kau mau ke mana?

Izumi, mau ke mana kau?

kalian tak sadar bahwa sebagai manusia, kita diberi banyak berkah

you guys do not notice that we are gifted just by being humans

kita adalah predator alami

we are absolute predators

kita pun tak mempunyai musuh

we do not even have any enemies

mungkin ada hewan lain yang memerhatikan kita

maybe there are other animals watching us

dan suatu saat berpikir, "kita akan kalahkan mereka"

and thinking that someday "we will beat them down"

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Sang Bidal

oh, kita punya otak 'tuk berpikir keras

oh, we have the brains to think hard

Sang Bidal

Parasit

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Sang Bidal

ZainuddinAri

ZainuddinAri

mempersembahkan

mempersembahkan

Parasit

Sang Bidal

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

dengan berpakaian sesuka kita

wear our favorite clothes

tak ada lagi keraguan menjadi manusia

we are at no doubt human beings

akan banyaknya kehidupan kecil

many small lives

takdir mereka saat lahir adalah mati untuk orang lain

they were born with the fate of dying for someone

bayi manusia

a human baby

kapankah mereka 'kan mengetahui

when will they find out

di saat semuanya dilahirkan, maka kitalah

that at the point they were born, we are

sang penguasa bumi?

winners of earth

ah, diriku menangis seorang diri

aa hitori naiteita

karena dirimu di sampingku, terasa begitu jauh

tonari no kimi ga tooikakeru

maka dari itu, kujalani hidup ini

dakara bokura yorisoi ikiru

segemerlap mungkin

kirameku made

untuk apa aku hidup selama ini?

for what have I been living for?

kapan 'kan kutemukan jawabannya?

when will I find out the answer?

jawaban yang hanya untukmu

an answer that is only for you

akan jadi apa diriku di lingkungan sekitarku kelak

what will myself and (the) first scenery I saw

Mending jangan banyak bergerak.

Kalau banyak bergerak, nanti kau bakal lebih kesakitan.

Dunia nan Sinting

m 0 0 l 210 0 l 210 60 l 0 60 l 0 0

Cairan Peluntur

Oi, lihat itu.

Hoi, kau baik-baik saja?

Cairan apa ini?

Sialan!

Gara-gara aku berubah tanpa pikir panjang, cairan aneh ini jadi masuk ke dalam tubuhku!

Tadi, kau juga lihat, 'kan?

Ya. Ayo, kita periksa!

Arah suara barusan dari ruang seni rupa, 'kan?

Dia mulai bergerak.

Ke arah mana?

Aneh.

Apa benar ini Shimada?

Pemikirannya tak lagi rasional.

Atau tepatnya, sangat sulit ditebak.

Hoi, barusan suara apa?

Sepertinya ada sesuatu di ruang seni rupa.

Sesuatu?

Baiklah, biar Bapak saja yang periksa.

Kalian kembali saja ke kelas.

Eh, kok begitu, Pak?

Tunggu dulu, Pak.

Aku...

Aku harus segera kembali ke wujud manusiaku.

Gawat.

Sel epidermisku...

Tubuhku seketika mengubah bentuk ke mode tempur.

Bagaimana caranya kembali ke wujud manusiaku lagi?

Sebentar, mode tempur?

Gara-gara terhalang sel yang mati, sel lainnya jadi tak bisa kuberi perintah!

Yang terpenting, aku harus kembalikan kesadaranku.

Ha?

Apa?

Apa yang kulakukan?

Oi, kau kenapa?

Kostum apa yang ada di kepalamu itu?

Oh.

Ada apa?

Barusan dia membunuh sekitar tiga orang.

Di-Di sana...

Di-Di-Di sebelah sana!

Kira-kira ada apa, ya?

Se-Se-Segera telepon polisi!

Ba-Baik!

Di mana dia, Migi?

Sebentar.

Gelombangnya Shimada tersebar ke berbagai tempat.

Cepat juga dia. Sekarang dia mengarah ke kelasmu.

Apa?

Kalau begini, aku tak bisa lewat.

Dalam kondisi begini, mustahil kita bisa bertarung.

Sementara ini, kita ikut evakuasi bersama mereka.

Kok sama kayak insiden sebelumnya, ya?

Si Pembunuh A itu, 'kan?

Kalau sekarang apa?

Ya, sudah pasti dong, Si Pembunuh B.

Kalian ini sedang apa?

Pulang sana!

Pulang! Cepat!

Si Sasaki masih waras, ya?

Kayaknya, malah dia yang harus kita waspadai, deh.

Untuk semua siswa diharapkan langsung pulang

setelah pastikan setiap teman sekelasnya sudah lengkap!

Lalu, tas kami?

Besok! Besok saja diambilnya!

Oh, Pak Wakasek!

Belum ada satu pun siswa dari kelas 3-3 yang keluar!

Apa?

Itu kelasnya Murano.

Polisi masih belum sampai juga?

Ah, benar juga. Kok mereka lama, ya?

Migi, sekarang Shimada di mana?

Jadi, kita mau bertarung melawannya?

Pokoknya, yang terpenting sekarang, adalah keselamatannya Murano!

Shinichi!

More Indonesian subtitles for Parasyte -the maxim-

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left