3%

3%

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

3 Percent S01E05 720p NF WEBRip DD5 1 x264-PiA
A Commentary by AlphAbuAbu
Download/Streaming Hardsub Indonesia "3 Percent" di http://cinemaindo.pro Hemat kuota.

Tags

webrip
web
x264
720p
720
BRip
Published on: 2018-01-11
Downloads: 45
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Alih bahasa oleh Alph Abu Abu

SERIAL ORIGINAL Netflix

BAB 05 Water

m 0 0 l 52 0 l 52 0 l 52 20 l 0 20

Halo, Ezequiel.

Kau tidak seharusnya berada di sini. Kau pergi...

Jangan. Aku punya sesuatu yang sangat penting untuk kuberi tahu.

Terakhir kali aku di sini, kubus ini menarik perhatianku

dan aku memutuskan untuk menjalankan sidik jari di atasnya.

Aku kira akan menemukan sidik jarimu.

Tapi justru sidik jarinya kecil... sidik jari anak kecil.

Aku perlu menunjukkan sesuatu.

Siapa anak ini, Ezequiel?

Siapa dia? Siapa anak ini?

Tenang, Ezequiel.

Jangan seperti ini.

Tenang.

- Tidak perlu menjadi skandal... - Keluar.

Aku belum mengirimkan laporanku kepada Dewan.

Mereka masih tidak tahu, dan mereka tidak perlu tahu.

Apa artinya itu?

Bayangkan dikurung di Pusat Perawatan dan Penyembuhan sampai mati. Mengerikan.

Atau?

Kau bisa...

melanjutkan tahun ini sebagai pengawas Proses sampai akhir,

seperti yang selalu kaulakukan.

Kemudian kau bisa mengundurkan diri. Dan setelah itu...

mereka menunjuk penggantinya.

Tentu, aku tidak akan menjadi pilihan pertama Dewan.

Mereka pikir aku terlalu muda.

Tapi rekomendasimu...

akan sangat berpengaruh.

Kau...

jauh lebih buruk dari yang aku kira.

Anggota Dewan Matheus mengatakan kepadaku...

ketika dia Pemimpin Proses, dia pernah menangkap basah kau duduk di kursinya,

hanya ingin tahu bagaimana rasanya.

Aku tidak ingat itu.

Tapi kau berhasil.

Dan mungkin itu juga berhasil untukku.

Siapa anak ini, Ezequiel? Siapa dia?

Siapa dia? Siapa anak ini?

Sial!

- Tenang, sayang. - Aku tidak bisa melakukannya.

Tenang. Santai.

Sayang...

Aku terus memikirkan bagaimana pidato Matheus

diisi dengan begitu banyak ide-ide dan referensi yang bagus, dengan tanggal dan kutipan.

- Ini pidato pertamaku... - Ya, itu pidato pertamamu.

5 TAHUN YANG LALU PROSES ke-99

- Wow. - Apa?

- Aku rasa kau harus ikut aku. - Sayang, aku harus menyelesaikan ini.

Aku tahu. Tapi kau tidak akan bisa kalau setegang ini.

- Ikut ke mana? - Kejutan. Ayo.

Sayang, kau bawa aku ke kamar mandi? Apa...

Apa?

- Sayang, aku harus menyelesaikan pidatoku. - Tutup matamu.

- Apa? - Tutup matamu.

Tutup matamu dan ambil napas dalam-dalam.

Kosongkan pikiranmu.

Tetap fokus pada pernapasanmu.

Dengarkan suara air.

Rasakan segarnya air.

Hirup.

Kau membuat prestasimu sendiri.

Semuanya akan berhasil.

Karena kau pantas mendapatkannya.

Sekarang, ambil napas lagi.

Rasakan air.

Kau merasakannya?

Kau bilang apa tadi?

Kau membuat prestasimu sendiri.

"Kau membuat prestasimu sendiri."

Dan semuanya akan berhasil.

Karena kau pantas mendapatkannya.

"Semuanya akan berhasil.

Karena kau pantas mendapatkannya."

Jangan pernah lupa itu.

Siapa pun yang bilang kita tidak boleh memiliki wastafel di sini... Ini sempurna.

Pemimpin Proses terhormat layak dapat ruang yang terhormat.

Bisa bantu aku dengan ini?

Hanya tiga persen dari kalian

yang akan mendapat kehormatan untuk pergi ke Offshore.

Ingat...

Kalian membuat prestasi kalian sendiri.

Semuanya akan berhasil, karena kalian layak mendapatkannya.

Indah. Selamat.

Aku usahakan yang terbaik.

- Sampai jumpa. - Di mana kau bekerja hari ini?

Pemimpin Proses, kau harus tahu itu.

Apa yang...

WAWANCARA CALON

Berapa banyak saudara?

Bagaimana jika aku meminta memilih antara kau dan pacarmu? Alasannya?

SALAH

Maaf, kau dieliminasi.

Kau lulus.

Kau lulus. Dieliminasi.

Dieliminasi.

Selamat.

Bagaimana rasanya harus duduk di situ?

Aku kira rasanya benar-benar menakjubkan untuk menjadi bagian dari itu semua.

Karena kita jarang bisa bersama.

Masalahnya adalah aku punya seorang putri.

Tapi semuanya sudah diurus. Dia tinggal dengan ibuku.

Dan jika semuanya berhasil, suatu hari aku akan melihatnya lagi di Offshore.

Maaf... aku minta maaf mengatakan ini, Talita, tapi kau dieliminasi.

Apa?

Apa karena perkataanku?

Tidak, tidak sama sekali.

Proses berterima kasih atas partisimasimu dan memintamu untuk mengingat...

Tidak, Bu! Kumohon! Kumohon, Bu!

- Apa jawabanku salah? - Kandidat dieliminasi, Booth 19.

Bu, tidak! Demi Tuhan! Kumohon! Tanya apa saja!

Aku bisa menjawabnya lagi! Aku bisa mengubah jawabanku kalau kau mau!

Kumohon, Bu! Tidak!

Aku bisa! Tanya apa saja, satu pertanyaan lagi!

Aku bisa berikan jawaban apa pun...

Kemudian dia bilang, "Jika hal ini tidak biasa,

maka aku sudah salah selama 20 tahun."

- Boleh aku membuat observasi? - Ya.

Mengenai kandidat ini...

dan alasan untuk eliminasinya.

Ini tidak jelas bagiku.

Itu jelas bagiku. Alasan eliminasi nomor enam:

konstruk psikologis yang lemah.

Keinginannya untuk lulus lemah. Dia memiliki harga diri yang rendah.

poligraf tidak mendeteksi itu selama lamarannya.

Tidak ada osilasi pada kurva...

Itu sangat jelas bagiku. Aku sudah mengevaluasinya.

Oh, tentu.

Biasa bagi kita untuk mengecek dan mencoba memperjelas

jejak subjektivitas dari evaluasi.

Ya tentu saja.

Jelas saja bagiku. Aku tidak ragu.

- Dengar, Julia, aku hanya mencoba untuk... - Semuanya, tolong.

Aku tidak ingin membuang-buang waktu lagi pada evaluasi ini.

Kami masih harus mempersiapkan ujian pintu,

dan membutuhkan banyak pekerjaan. Oke? Mari kita ke sana.

Baik. Asalkan kau tidak melakukan ini untuk menyelamatkan istrimu dari kursi panas.

Promosiku pasti ada alasannya, 'kan?

Kalau begitu, mari kita kembali ke ujian.

Walmir memiliki saran yang baik...

- Ini hampir berakhir. - Sudah berakhir.

Sampai tahun depan.

Syukurlah.

Bagaimana perasaanmu?

Baik.

Tiga persen tahun ini akan membuat penambahan yang sangat baik untuk masyarakat kita.

Kenapa, Julia? Kenapa kau tertawa?

Mungkin kau harus menyimpan pidato itu untuk Matheus dan Dewan,

dan beritahu istri setiamu bagaimana perasaanmu sebenarnya.

- Bagaimana perasaanku sebenarnya? - Iya.

Lelah.

Sekarang, aku ingin kau menutup mata...

dan rasakan.

Bisa kau tebak rasanya?

- Kayu. - Kayu?

- Jenis kayu apa? - Aku tidak tahu.

Ambil napas dalam-dalam dan gunakan indramu.

Sekarang coba yang ini.

Rasakan aroma anggur di setiap sudut mulutmu.

Sayang, berapa banyak gelasnya? Perjalanan kita ke Offshore sebentar lagi...

- Kau berpikir terlalu banyak. - Tapi kita punya jadwal...

Matikan bagian itu dari pikiranmu dan rasakan saja. Kita rayakan.

- Tunggu, jangan-jangan ini... - Apa? Katakan padaku.

Aku rasa... anggur Brasil?

- Mmm. - Lalu apa lagi?

Lada hitam.

Sepertinya Pemimpin Proses baru saja memilih anggur

yang akan kita minum untuk merayakan akhir setiap tahun.

Kau selalu mengajariku.

Ini adalah tahun keduaku sebagai Pemimpin Proses...

1 TAHUN KEMUDIAN PROSES KE-100

dan aku sangat senang bisa menyambut kalian.

Aku membayangkan kalian semua sangat gugup.

Tapi kalau aku boleh memberi saran:

Ingat. Masing-masing kalian membuat prestasi kalian sendiri.

Tapi aku menikmati melakukan wawancara.

- Aku merasa nyaman di sana. - Aku tahu, Sayang, aku tahu.

Tapi aku ingin kau untuk mengawasi proses keseluruhan. Kau mengerti?

Iya.

- Aku memiliki seorang putri kecil. - Kau dieliminasi.

Aku bisa menjawab...

Ezequiel, apakah ini ada hubungannya dengan...

- dengan kandidat yang aku eliminasi? - Siapa?

Dari tahun kemarin.

- Siapa? - Talita, Ezequiel.

Tentu saja tidak, Julia! Ini seperti promosi.

Kau akan membantu Pemimpin Proses. Kau mengerti?

Kau akan membantuku mengelola semuanya. Aku ingin kau dekat denganku.

Semua gambar dari pusat kendali ditayangkan di sini.

Kamera eksternal.

- Iya. - Ujian.

Dan kamera Inland.

- Wah, banyak kamera. - Ya.

Aku tidak sadar kita punya banyak di wilayah mereka.

Ditambah tiap hari.

Setelah Cássia diangkat menjadi kepala keamanan, kami memperluasnya.

Hal ini sangat penting untuk kontrol sensus, analisis penduduk...

More Indonesian subtitles for 3%

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left