The first 200 lines.
» ජය වේවා! «
» ආයිබෝ වේවා! «
Temanku, cerita kami berawal bertahun-tahun silam..
Saat kerajaan Kosala diperintah oleh seorang raja bijaksana Raja Dasarata.
Dasarata yang perkasa..
.. hidup damai bersama tiga orang istrinya yang cantik jelita...
.. di ibukota Kosala, Ayodhya.
Dia memiliki segala yang ia inginkan, segalanya .. kecuali putra.
Itu adalah satu-satunya kesenangan yang belum diberikan Tuhan kepadanya.
Mengikuti nasihat dari resi kerajaan..
.. Dasarata melakukan upacara untuk mendapatkan seorang putra.
Pada saat upacara selesai..
Prabu Dasarata diberkahi empat orang putra yang gagah.
Dari Ratu Kaushalya.. Rama, Dari putri Kekayi... Bharata
Dan dari putri Sumitra, kembar Lakshmana dan Satrughna
Seiring berjalan waktu, reputasi Rama sebagai kesatria yang pemberani semakin tersebar luas.
Begitu terkenalnya sehingga ..
.. seorang resi besar Wiswamitra...
meminta Prabu Dasarata agar mengirimkan Rama..
.. untuk menjaga ritual sucinya dari gangguan iblis yang berbahaya, Tadka.
Setelah itu ..
Resi Wiswamitra membawa Rama dan Laskhmana ke Kerajaan Mithila..
.. dimana Prabu Janaka sedang menyelenggarakan sebuah sayembara..
.. sebuah pertandingan untuk memilih seorang suami untuk putrinya, Shinta.
Ujian dalam sayembara itu adalah memasang tali busur dari busur sakti ..
..milik Dewa Syiwa agar dapat meminang putri Shinta.
Pangeran pemberani dan perkasa dari seluruh india..
.. bahkan tidak ada yang mampu mengangkat busur sakti itu ..
Raja dari Himpur, Rohit Kumar yang perkasa,
.. berjalan mendekati panggung.
Rohit Kumar yang perkasa, telah gagal dalam ujian ini!
Saat masih kanak-kanak, putriku Shinta..
.. dapat mengangkat busur ini dengan mudah ..
.. Apakah tidak ada lagi pangeran ... yang dapat memasangkan tali busur itu sekarang?
Apakah tidak ada lagi kesatria di dunia ini ..
.. yang mampu mendapatkan putriku?
Aku, Raja Mithila, Janaka, dengan kekecewaan yang besar, mengumumkan..
..penutupan sayembara perkawinan putriku Shinta.
Sebab tidak ada lelaki di bumi ini yang pantas mendapatkannya.
Tunggu!
Bumi ini masih memiliki kesatria-kesatria pemberani!
Selama putra-putra Dasarata hidup.
Kakakku Rama, telah menghabisi Tadka yang buas!
Selamat.
Tuanku Rama, putra Dasarata telah memenangkan ..
.. Putri Prabu Janaka, Shinta sebagai mempelainya!
Pernikahan Rama dan Shinta membawa keberuntungan di seluruh Ayodhya.
Laskhmana, Bharat dan Shatrughna ..
.. juga menikahi adik dari putri Shinta,
Urmilla, Mandvi dan Shruta Kirti.
Ayodhya tidak pernah melihat kebahagiaan seperti ini sebelumnya.
Seluruh kerajaan bersuka cita.
Semuanya berjalan sesuai dengan peraturan.
Rakyat saat ini mengharapkan Rama, sebagai pewaris kerajaan Ayodhya.
Prabu Dasarata telah semakin tua.
Kekayi, kurasa Rama telah siap sekarang, untuk menjadi penerus tahta Ayodhya.
Aku seharusnya turun tahta sekarang.
Kau benar, Tuanku.
Dan ini adalah saat yang tepat,
untuk mengumumkan penerus tahtamu.
Dan Rama adalah pilihan yang terbaik.
Tetapi Bharat dan Shatrughna tidak ada disini!
Lalu kenapa .. Rama adalah putra tertua, dan dia ..
Dia memiliki semua syarat yang dibutuhkan untuk seorang raja.
Aku akan membuat pengumuman hari ini.
Pengumuman ! .. Dengarkanlah pengumuman ini!
Aku punya berita besar untuk rakyat Ayodhya!
Raja diraja, Prabu Dasarata yang perkasa..
.. telah memutuskan untuk mengangkat Pangeran Rama menjadi seorang raja!!!
Terimalah salamku, oh calon permaisuri Ayodhya.
Ada apa permaisuriku.. ? Apakah aku telah menyakitimu?
Bagaimana bisa aku percaya pada seorang pangeran?
Besok mungkin kau akan menemukan seseorang yang lebih cantik..
kemudian dia akan menjadi permaisurimu.
Mengapa kau berkata seperti itu Shinta?
Aku tahu keadaan ini sangat tidak tertahankan oleh seorang wanita.
Aku telah melihat ibuku sendiri mengalami semua penderitaan ini.
Aku tahu. wanita lain di dalam sebuah rumah adalah bagaikan racun.
Kau tidak tahu Shnta, tetapi dulu ...
Aku telah bersumpah bahwa aku hanya akan bersama seorang wanita.
Dan percayalah padaku, tidak ada wanita yang dapat mengalihkan aku dari sumpahku.
Aku hanya akan memiliki seorang wanita dalam hidupku dan wanita itu adalah kau.
Tuanku, aku juga akan bersumpah padamu,
saat hujan atau terik, aku akan selalu bersamamu...
Sekarang maukah kau menjadi permaisuriku Shinta?
Tetapi kehidupan tidak akan hanya berupa kebahagiaan.
Hari-hari bahagia telah berlalu...
.. dan ketidakberuntungan mulai merayapi kerajaan Ayodhya.
LIhat ini! Dan lihat aku menang!
Kau kalah lagi.
Huh .. nikmatilah yang mulia, tertawalah sepuasmu.
Siapa yang tahu apa yang akan terjadi besok?
Apa katamu?
Eh .. er... Hanya jika kau mengampuni aku, Ratuku.
Anakku Rama akan naik tahta besok.
Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Katakanlah.. katakan semuanya.
Penobatan ini akan membawa kesialan padamu!
Omong kosong Manthra!
Aku hanya ingin yang terbaik untukmu Ratuku.
Kau dan anakmu Bharat sudah seperti keluargaku sendiri!
Penghuni istana ini berkomplot menentangmu.
Berkomplot? Apa maksudmu?
Setelah Rama dinobatkan sebagai seorang raja,
Kaushalya dan Sumitra akan menunjukkan wujud aslinya padamu.
Mereka berdua, iri pada cinta paduka kepadamu..
mereka iri padamu ..
Tidak.. tidak .. Anakku Rama tidak akan membiarkan hal ini terjadi.
Kau tetap menyanjung Rama dan ..
saat dia menjadi raja, dia hanya akan mendengarkan ibunya.
dan akan membuangmu dan Bharat keluar dari Ayodhya.
Bahkan Prabu Dasarata tidak akan mengatakan apa-apa.
Apakah kau ingat pada perang besar di Shamrasur?
Hmmm ..?
Kau menyelamatkan hidup sang Prabu ..
dan untuk itu, sang Prabu menghadiahkan padamu dua permintaan.
Hmmm...
Yang sampai hari ini masih kau simpan Ratuku.
Sekarang adalah saatnya kau menagih janji itu.
Sekarang langsung saja ke intinya!
Hmm... aku setuju pendapatmu.
.. mereka berani berkomplot menentangku..
.. tetapi mengapa hanya 14 tahun.. kenapa tidak mati saja?
Jangan.. jangan Ratuku!
Rama sangat disanjung oleh rakyat .. mungkin akan terjadi pemberontakan.
14 tahun akan menghilangkan dia dari masa mudanya...
dia akan terlupakan saat itu.
dan banyak sekali raksasa di hutan ...
Siapa tahu, raksasa-raksasa itu akan menghabisinya Ratuku.
Putri Kekayi yang keras kepala, telah menyatakan sikapnya.
Dia memaksa Prabu Dasarata mengumumkan...
.. anaknya sendiri Bharat sebagai Raja, dan membuang Rama dari kerajaan.
Aku harus menghormati janji ayahku...
.. ijinkanlah aku pergi..
Aku ingin tahu, siapa yang berani mencuri hak lahirmu!
Aku akan membunuh Bharat!
Dan bila ayah menghalangi, aku akan ..
Tenanglah Lakshmana.
Aku tidak mau mengotori kerajaan dengan tindakan tak bermoral.
Persiapkan keberangkatanku.
Ini adalah perintahku.
Aku juga akan mengikutimu.
Aku telah bersumpah, untuk selalu bersamamu..
Tetapi Shinta .. JIka aku melanggar sumpahku, aku akan mati sia-sia.
Anakku ..
.. ini adalah kesalahanku..
ketidakberuntunganku ..
Maafkanlah aku anakku..
Maafkanlah aku..
Jangan berkata seperti itu ayah ..
14 tahun akan berlalu seperti sebuah kedipan mata.
Aku mohon padamu ayah, Biarkan aku pergi.
Jangan, jangan! Kau seorang kesatria.
Pada kekuatan pedangmulah ada kekuasaan Kosala anakku.
Tidak pernah hal seperti ini terjadi di keluarga kita ayah..
Dan aku Rama, tidak akan membiarkan hal itu terjadi dalam hidupku.
Aku akan pergi.
Rama!
Jangan pergi Rama!
Ayodhya adalah milikmu.
Jangan patuhi aku nak...
Rama.. Anakku..
Jangan pergi..
Jangan pergi ..Rama..
Jangan pergi ..
Rama .. Rama ..
Biarkan aku mengikutimu Rama..
.. siapa lagi yang akan menjagamu diluar sana kakakku!
Pergilah Tuanku, tugasmu adalah yang paling penting.
Aku akan selalu menantimu.
Rama, Lakshmana dan Shinta melanjutkan perjalanan menuju Hutan Kandaka.
Kevat, salah satu pengikut setia mereka membasuh kaki mereka.
Dan membantu mereka menyebrangi sungai Gangga menggunakan perahunya.
Keindahan alami Hutan Kandaka..
.. membantu mereka melupakan kepedihan mereka.
Tetapi .. kesialan berlanjut menyelimuti Ayodhya.
Dan Prabu Dasarata yang telah kehilangan keinginan hidupnya wafat dengan sangat menyedihkan.
Namun demikian, pangeran Bharat menolak..
.. menjadi bagian dari konspirasi ibunya.
Dia pergi ke Hutan Kandaka untuk memohon pada Rama untuk kembali ke Ayodhya.
Rama yang bijaksana bersikukuh pada pendiriannya.
Tetapi begitu juga Bharat..
.. Dia kembali ke Ayodhya hanya dengan membawa sandal Rama.
Kerajaan Ayodhya tetap dalam kekuasaan Rama.
Menghancurkan kejahatan dalam perjalanannya dan ..
mengarahkan rakyat menuju kebenaran ..
ketiga bangsawan itu melakukan perjalanan bersama, melintasi pegunungan tinggi..
melalui lebatnya hutan selama 10 tahun.
Akhirnya mereka bertemu resi besar Agastya..
.. yang memberikan kepada kedua bersaudara itu senjata sakti.
Busur Dewa Wisnu ..
.. dan sebuah kantung anak panah yang tidak akan pernah kehabisan anak panah.
Rama telah menjadi seorang yang sakti tidak terkalahkan.
Dan kemudian mereka menuju Pancawati.
13 tahun telah berlalu.
Lakshmana dan Shinta menanti saat-saat untuk kembali ke Ayodhya.
Namun demikian Rama merasakan takdir akan menjadikan mereka mengalami sesuatu.
Siapakah pemuda gagah ini?
Apa yang kau lakukan di hutan ini?
Aku putra Dasarata, Rama.
No comments yet. Be the first to leave one.