The first 200 lines.
Apa yang bisa kulakukan untuk membuatmu tinggal?
Apa?
Kau adalah cahaya bagiku./Oh!
Kuyakin kau mengatakan itu pada gadis yang lain juga.
Biasanya aku mengatakan rambut yang berkilau atau... semacam itu.
...aku tak mau pulang.
Maka jangan.
Aku mulai kuliah, kehidupan nyata.
Tapi aku akan memikirkan sesuatu. Aku akan...
Taylor, ini kehidupan nyata.
Aku mencintaimu.
Bisnis atau liburan?
Liburan
Rayakanlah
Liburan
Rayakanlah
Jika kita berlibur
Luangkanlah waktu untuk merayakannya
Hanya beberapa hari dalam seumur hidup
Itu akan
Itu akan menyenangkan
Semuanya mari bernyanyilah
Kita akan merayakannya
Seluruh dunia
Di setiap negara
Kinilah saatnya untuk bersenang-senang
Lupakanlah semua hal buruk
Beberapa hari untuk bersama
Untuk melepas tekanan
Kita butuh liburan
Jika kita berlibur
Liburan
Luangkanlah waktu untuk merayakannya
Kemari dan rayakanlah
Hanya beberapa hari dalam seumur hidup
Beberapa hari dalam seumur hidup
Itu akan
Itu akan menyenangkan
Liburan, liburan, liburan
Rayakanlah
Liburan
Rayakanlah
Kita butuh liburan
Liburan
Liburan, rayakanlah
Rayakanlah
Saling bersama di setiap negara
Liburan
Liburan, rayakanlah
Rayakanlah
Saling bersama di setiap negara
Whooo
Pengalaman pertamamu ke Puglia?
Tidak, tiga tahun yang lalu aku di sini.
Kita butuh liburan
T-bag!
T-bag di sini!
Senang bertemu denganmu.
Pupalina kecilku.
Ah! Terima kasih./Terima kasih kembali.
Ayo!
Jadi... bagaimana penerbangannya? Bagaimana ujiannya?
Apa sedang hujan di Inggris? Katakan padaku kalau hujan. Sedang hujan, bukan?
Tempat ini begitu.../Tunggu sampai kau lihat bagian dalamnya. Ayo!
Astaga!
Tempat ini lebih bagus daripada yang kukira.
Bukankah di sini seperti surga?
Jadi...
Bagaimana kabarmu?/Menakjubkan!
Sungguh?/Uh-huh.
Bagaimana dengan iPodmu?/Er... entahlah.
Tapi akan kuyakinkan kau kalau "Tak Ada Yang Sebanding Denganmu".
Katakan padaku kalau kau putus dengan Doug?
Doug siapa? Ini liburan yang terbaik. Aku sedang jatuh cinta.
Puglia indah, bukan?/Uh-huh.
Aku tahu kau akan menyukainya./Terima kasih atas ajakannya.
Hei, aku mau merayakan wisudamu.
Selamat karena sudah wisuda setelah tiga tahun kuliah.
Terima kasih. Kau selalu lebih baik dalam balet.
Hmm... benar. Mengajakmu kemari adalah kejutan pertama.
Apa kau sudah siap?/Siapa, aku?
Lil!
Astaga!
Profesor kecilku.
Maddie tak bilang kau ada di sini.
Oh, ketika dia bilang Doug telah membuangnya,...
...aku bilang, "Ya, puji Tuhan, waktunya mencari pria!"
Dan di sini aku bisa memajukan bukuku?
Tiziana./Eh?
Tolong tambah lagi Aperol Spritznya?
Satu.
Dan segelas untukmu./Untukku?
Dia sedikit pemarah./Bahasa Italia yang bagus.
Oh, lidahnya memang sudah seperti lidah orang Italia.
Jadi beritahu dia.
Aku akan menikah.
Maaf, kukira kau tadi bilang kau mau menikah.
Bukankah itu bagus?
Astaga! Tidak dengan Doug?/Astaga, tidak!
Tapi... kau sedang dalam waktu mencari pria. Kau seharusnya mencari pria.
Sudah. Aku di sini. Dan di sanalah dia, jadinya kami akan menikah.
Apa kau gila? Sudah berapa lama kau mengenalnya?
Lima minggu, tapi itu cukup. Saat kau tahu, kau akan tahu, kau tahu?
Mantanmu itu Doug... dan Marcel dan Connor.
Dan Tarquin.
Ini berbeda, dia...
...sensitif dan baik dan lembut.
Pastinya bukan Doug./Dialah pria impianku...
Terima kasih./Terima kasih kembali.
Setidaknya katakanlah padaku kalau ini pertunangan.
Itulah kenapa aku mengajakmu kemari.
Pernikahannya tinggal dua hari lagi.
Itu gila./Aku tahu!
Jangan melihatku. Puglia itu idemu./Aku tak ingat memberitahunya untuk...
...menikahi pria pandangan pertamanya ketika dia kemari.
Dia bukanlah pandangan pertamaku. Dia itu, seperti setidaknya pandangan keempatku.
Apa kau sudah gila?/Mmm.
Dengar, T, aku juga ketakutan,...
...tapi dia itu pria yang hebat dan kau tahu aku tak pernah mengatakan itu.
Aku hanya tak percaya dia ingin menikahiku.
Astaga, tolong jangan mulai begitu lagi.
Kau tahu kenapa.
Benarkah?/Ya. Karena kau itu seorang dewi.
Ya, kukira juga begitu.
Dewi dari puncak gunung
Hangat bagaikan api perak
Puncak dari kecantikan dan cinta
Dan Venus adalah namanya...
Whoa!
Dialah
Ya, Sayang, dialah orangnya
Aku Venusmu
Aku penyemangatmu
Dan juga hasratmu
Aku Venusmu
Aku penyemangatmu
Dan juga hasratmu
Senjatanya adalah mata berkilaunya
Membuat setiap pria gila
Hitam bagaikan gelapnya malam
Dan itu tak dimiliki siapapun...
Tss!
Dialah
Ya, Sayang, dialah orangnya
Aku Venusmu
Aku penyemangatmu
Dan juga hasratmu
Aku Venusmu
Aku penyemangatmu
Dan juga hasratmu
Venus
Dialah
Ya, Sayang, dialah orangnya...
Ooh... sungguh minta maaf.
Dewi dari puncak gunung
Hangat bagaikan api perak
Puncak dari kecantikan dan cinta
Dan Venus adalah namanya
Ya, Sayang, dialah orangnya
Dialah
Ya, Sayang, dialah orangnya
Aku Venusmu
Aku penyemangatmu
Dan juga hasratmu
Ya, aku Venusmu
Aku penyemangatmu
Dan juga hasratmu
Apa? Apa yang harus kukatakan? Aku senang?
Aku senang karena bukan Doug orangnya.
Aku setuju dengan itu.
Aku mau bertemu dengannya.
Kau akan menemuinya, malam ini. Ketika makan malam. Kau akan menyukainya.
Omong-omong... bagaimana denganmu? Ada yang mau dilaporkan?
Hampir semua ujianku bagus. Mungkin hanya ada satu ujian yang jelek.
Tidak, bukan itu yang kumaksud. Maksudku para pria.
Oh, ayolah! Kau sudah wisuda sekarang.
Kau harus mencari pria dan mengeluarkan sifat dewimu.
Aku tidak sepertimu. Aku tak menjadi goyah setiap kali aku membuka celana mereka.
Mungkin dia akan menunggu pria lamanya?
Siapa? Apa?
Di sinilah T jatuh cinta, bukan?/Taylor takkan pernah jatuh cinta,...
...dia terlalu bijaksana./Baik.
Apa? Aku kakakmu dan aku tak mengetahui ini. Halo?
Dia itu hanya pria ketika aku pergi berlibur.
Pria ketika kau pergi berlibur? Kenapa kau tak memberitahuku?
Kau saat itu sedang ingin putus dengan Doug.
Jadi, apa yang terjadi?
Tak ada. Liburan berakhir dan aku mulai kuliah dan semuanya berjalan begitu saja.
Ini begitu mendebarkan! Kau kembali kemari. Mungkin kau bisa menemuinya lagi.
Tidak...
Dia pergi menjelajahi dunia.
Mantan itu bagaikan kembang api. Jangan pernah kembali pada mereka.
Mereka akan menghancurkan hidupmu...
Atau mereka sudah tak mau lagi.
Kupikir aku akan ganti baju dan pergi ke pantai.
Aku mau melihat apa pantainya masih seperti dulu.
Baik.
Taylor!
Astaga!
Astaga! Aku tak percaya kau berada di sini!
No comments yet. Be the first to leave one.