Tampipi

Tampipi

Download Indonesian Subtitle

Release info

Tampipi 2025 WEBRip id
A Commentary by Kudalumping
Durasi: 01:11:48

Tags

webdl
Published on: 2025-04-19
Downloads: 155
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kencangkan tenunanmu sedikit lagi, Pia.

Kencangkan sedikit lagi, oke?

- Iya, Nang. - Masih agak longgar.

Oke.

Kita baru setengah jalan, kita perlu berupaya ekstra.

Hai, Bu! Ada yang kau suka?

Yang ini cantik sekali!

Aku setuju.

- Terima kasih. - Jaga dirimu, Bu.

Pia, bisa kau ambil daun lagi?

Oke.

Makoy?

Makoy?

Makoy?

Makoy?

Makoy?

Bu.

Bisa kau membawa beberapa daun ke toko?

Berapa banyak?

Empat.

Oke, Bu.

Saat aku memergoki mereka, hari sudah siang.

Mereka melakukannya di belakang.

Awalnya aku tidak melakukan apa-apa, tapi dia harusnya tahu aku ada di sana.

Ya ampun kalau Nanang yang lihat,

aku tidak tahu apa yang akan terjadi pada mereka.

Oh, tidak apa-apa!

Biarkan saja, mereka juga memperhatikan kan?

Saat kau tidak bisa mengendalikan diri, kan?

Sementara Nanang berteriak mencari kita.

Kau menutup mulutku agar mereka tidak mendengar kita.

Gimana waktu itu?

Apa maksudmu?

Eranganmu.

Kau gila.

Francis.

Kapan kau pulang?

Kontrakku di sini mungkin akan diperpanjang.

Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan di sini.

Mungkin... tiga sampai enam bulan lagi.

Tapi...

Jangan khawatir, kapten akan memberi tahu kita, dan aku akan memberitahumu.

Kau lebih mencintai laut daripada aku.

Lalu bagaimana dengan kita?

Tangan kita tidak cukup.

Jangan khawatir, aku sedang mencari caranya.

- Hah? - Tidak ada.

Apa itu?

Kubilang, tidak ada.

Berikan aku ciuman.

Ayo.

Junjunku marah. Dia merindukanmu.

Bagaimana...

Boobay, dan Boobsieku?

Junjunmu juga merindukannya?

Sangat.

Francis, letakkan kameranya.

Masukkan tiga jarimu, Pia.

Apa itu?

Nanang?

Ouch!

- Pia! - Nanang!

- Pia, tolong aku! - Nanang!

Kau ada di mana?

Tolong aku! Ouch!

- Pia! - Nanang!

Sakit!

Nanang!

Sakit!

- Ouch! - Nanang!

Nanang, apa yang terjadi?

Sakit!

Nanang, apa yang terjadi?

Lega rasanya karena tidak terlalu parah.

Kitatidak punya uang ke rumah sakit!

Sungguh, tidak ada.

Karena kita hampir tidak mampu memenuhi kebutuhan.

Kalau saja Francis ada di sini, untuk membantu mengembangkan bisnis.

Ayo, kuantar ke kamarmu. Kau harus istirahat.

Tidak, tidak perlu.

Aku baik-baik saja. Aku bisa sendiri.

Aku belum mengantuk.

Ayo.

Aku akan tetap di sini.

Kembalilah bekerja!

Jangan main-main di situ!

Menurutku, ini terlalu kering.

Apa?

Daunnya.

Sayang sekali.

Itu tidak akan ada gunanya.

Yah...

Ini, Bu.

Terbuat dari daun pandan.

Ini lebih tahan lama.

Kalau terlalu berat atau terlalu kering, kilapnya akan hilang.

Menjadi rapuh.

Tapi ini indah.

Aku akan membeli semuanya.

Oke.

Makoy!

Makoy!

Bisa kau membantu pelanggan kita?

Harganya 3.700 peso semuanya.

Maaf.

Aku bisa merasakannya.

Aku juga bisa melihatnya.

Kau terilhat haus.

Dan pucat.

Ada satu hal yang kurang, yang sudah lama kau inginkan.

Kau punya keinginan yang tidak bisa kau ekspresikan.

Begitu kau mendapatkannya, kau akan termotivasi lagi dengan apa yang kau lakukan di sini.

Suamimu tidak ada di sini kan.

Kau mencari kehangatan.

Pertemuanmu sebelumnya...

Eh, ini kembaliannya, Bu.

Aku bisa membantumu.

Seseorang yang kau dambakan selama ini...

Kita akan mewujudkannya.

Rasanya seperti apa yang kau nantikan akhirnya tiba.

Terima kasih.

Maaf, aku sedang sibuk. Semoga ini bisa membantu.

Apa kabarmu?

Kau tahu kau diciptakan bukan hanya untuk dirimu sendiri?

Dan yang lebih penting lagi, apa kau tidak memuaskan diri?

Kau dibentuk untuk menenun setiap serat tubuh dan jiwamu.

Dalam panas dan nafsu siapapun yang ditakdirkan untukmu.

Di saat kalian tidak bisa bersama secara fisik,

fantasimu tentang dia tidaklah cukup...

Temui aku.

Aku, Xandra, akan menjadi penjaminmu.

Biarkan aku membangkitkan dan memperkuat kekuatan pikiranmu.

Kita buat setiap fantasi yang kau miliki dengan pasanganmu terasa nyata

dengan bantuan apa pun yang berhubungan pada pengalaman seksual masa lalumu.

Kau akan sekali lagi merasakan kenikmatan yang ingin kau rasakan lagi.

Taruh saja dalam kotak dan bawa ke sini.

Kita bangkitkan puncak keinginanmu bersama.

Di sini, di rumahku.

Di "Rumah Talik-Isip."

Pia.

Aku sering kesal dengan suamiku

karena selain kami hanya bisa bercinta secara online,

sering kali dia tidak menyukainya, atau dia tidak mempertimbangkan perasaanku.

Tidak seperti saat dia masih di sini.

Apa yang kau bawa?

Teruskan, ceritakan tentang hal itu.

Francis memberikan ini padaku.

Saat pertama kali, dia memberikan ini padaku.

Pakai itu.

Di sini?

Sekarang, minum ini.

Kita akan mulai dengan ini.

Ayo, minumlah.

Oke.

Ingatkah saat pertama kali kalian bercinta.

Ingatkah saat pertama kali Francis menyentuh telingamu,

sampai ke lehermu,

sampai dia mulai melepas gaun ini.

Francis!

Francis?

Cocok untukmu.

Benarkah?

Jangan menyanjungku.

Kau tahu...

Awalnya aku tidak yakin aku akan membelinya.

Tapi aku tahu itu cocok untukmu.

Kau membuat apa pun yang kau kenakan menjadi indah.

Kau pandai sekali bicara.

Tidak, tidak.

Kau tahu, kaulah satu-satunya yang membuatku bahagia

saat penjualan turun?

Aku memikirkan matamu.

Dan aku akan baik-baik saja.

Setiap kali Nang dan Pang marah padaku,

senyummu itu...

Itu cukup bagiku.

Aku bahagia bersamamu juga.

Aku sangat mencintaimu, Pia.

Aku juga mencintaimu, Francis.

Selamat hari jadi.

Selamat hari jadi.

Apa kabarmu?

Aku melihatnya.

Seolah-olah dia ada di sini.

Rasanya nyata.

Hm... berapa banyak utangku padamu?

Seribu.

Maaf, bisakah aku...

Membayar sisanya lain kali.

Sekarang sudah siang.

Kau baru bangun?

Maaf.

Jam wekerku tidak berdering.

Kau keluar tadi malam?

Apa?

Aku mendengar pintu berderit tadi malam, dan pagi ini.

Kau pergi ke suatu tempat?

Oh, tidak, tidak.

Ayo, bersiap.

Oke.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left