The Mentalist

The Mentalist

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

The Mentalist S02E14 Blood In, Blood Out NF WEB-DL WEBRip
A Commentary by LinKy

Tags

webdl
netflix_synced
Published on: 2026-08-20
Downloads: 1
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kepala lagi. Ini yang ke-18.

Kepala lagi. 19.

Dan...

Perjanjiannya ini taruhan.

- Bayarlah. - Baiklah.

Jadi bagaimana caranya?

Katakan padaku caranya, dan akan kuberikan uangnya.

Caranya adalah...

- Aku punya kekuatan gaib. - Itu koin dengan dua sisi, 'kan?

Bagiku ini koin normal.

Kau melakukan sesuatu pada koinnya, 'kan?

Ayolah, aku sudah memberimu 20 dolar.

- Bisa kubantu? - Apa aku mengganggu?

Kimball bilang aku boleh duduk di sini.

- Kimball? - Aku temannya. Elise Chay.

Elise. Aku Theresa Lisbon.

- Cho sudah cerita tentangmu. - Senang bertemu denganmu.

- Kau pasti Rigsby. - Hai.

- Wayne. Senang bertemu denganmu. - Sama-sama.

Aku suka mencocokkan wajah dengan namanya.

Aku mau bertanya padamu.

- Yang mana Patrick Jane? - Di sebelah sini.

Kupikir penampilannya menyeramkan.

Dia sedang beristirahat.

Aku baru saja berkenalan dengan semua.

Kami baru ingin tanyakan pertanyaan yang memalukan.

Itu sebabnya kami harus pergi. Pesanan tempat kita pukul 8.

- Senang bertemu kalian semua. - Semoga malammu menyenangkan.

- Aku angkat dulu. - Baiklah, kutunggu di lift.

- Agen Kimball Cho? - Benar.

Aku Detektif Sharon Florey, divisi pembunuhan Oakland.

Ada kasus penembakan di East Side. Aku berharap kau bisa bantu.

Jika mau bantuan detektif CBI, harus lewat agen yang berwenang.

Aku tak minta CBI, tapi kau.

Kenapa aku?

Kami belum kenali korban, tapi kami punya ponselnya.

Ada tiga panggilan ke nomormu dalam beberapa hari terakhir.

Apa ada nama yang kauingat?

- Bagaimana perawakan korban? - Pria Asia, awal tiga puluhan.

Tato penjara, kemungkinan korban perang geng.

- Di mana alamatnya? - 300 Summit Street, Oakland.

- Baiklah. Aku ke sana. - Terima kasih.

Panggilan tugas?

Divisi pembunuhan di Oakland. Aku diminta mengenali korban.

Kau akan kecewakan wanita cantik itu demi mayat di Oakland?

Tugas adalah tugas.

- Aku ikut denganmu. - Tidak. Aku sendiri saja.

Agen Cho. Aku Detektif Florey.

Korban terkena tiga tembakan di punggungnya.

Dompet hilang, tapi kurasa ini bukan perampokan.

Ponselnya masih ada dan uang di kantong belakang.

Lalu ini. Apa ada artinya untukmu?

Tidak.

Namanya David Seung.

Bebas 6 bulan lalu setelah dipenjara di Folsom.

Dia seorang anggota geng. Anggota Avon Park Playboys.

Avon Park Playboys?

- Geng lamaku. - Kau mantan anggota mereka?

Satu-satunya keluarga Seung adalah neneknya.

Bermarga sama. Dia tinggal di Telegraph Avenue.

Kau tahu dia terlibat apa sejak bebas?

Aku tak tahu. Aku tak pernah bicara padanya selama 13 tahun.

Bagaimana dengan panggilan telepon itu?

Dia tinggalkan sejumlah pesan. Katanya butuh bantuan.

Kau tak hubungi kembali untuk cari tahu?

Tidak. Ada lagi, Detektif?

Cukup. Terima kasih atas pertolonganmu.

Terima kasih.

- Bagaimana ceritanya? - Kau tadi sudah dengar.

Kenapa dia meneleponmu minta bantuan? Kalian berteman?

Kami dulu sahabat. Dia seperti saudaraku sendiri.

Kantor Pusat CBI Sacramento, California

Selamat pagi.

Apakah koin ini tampak aneh? Mungkin lebih tebal?

Memangnya kenapa?

Sepertinya Jane menambahkan berat di satu sisi.

Sehingga sisi kepala yang selalu muncul.

Tapi, saat aku melemparnya, tak hanya sisi kepala yang muncul.

Tapi juga keluar sisi ekor.

Mungkin ada teknik melemparnya.

Kau tak dapat seks yang cukup dari Van Pelt?

- Jangan bicara tentang itu. - Kimball.

Ny. Seung.

Senang bisa melihatmu setelah bertahun-tahun.

Apa yang bisa kubantu?

Kau tak pernah mengunjunginya di penjara, ya?

Benar.

12 tahun adalah waktu yang lama.

Aku cerita pada David tentangmu, saat kau masuk tentara...

Saat kau menjadi polisi.

Dia selalu mengagumimu.

Kau akan mencari orang yang membunuhnya, 'kan?

Ini kasus Kepolisian Oakland. Mereka yang akan temukan pelakunya.

Detektif wanita itu berpikir David dibunuh karena dia anggota geng.

- Itu tak benar. - Tapi memang seperti itu.

Tidak. Dia sudah tinggalkan kelompok itu. Dia punya pekerjaan.

Hanya karena dia bilang dia keluar dari geng...

- Tak berarti itu benar. - Dia tak akan bohong padaku.

Ny. Seung, saat aku kenal David...

Aku mendengarnya berbohong padamu berkali-kali.

Tentang apa yang dia kerjakan, dengan siapa.

Kepolisian Oakland akan menanganinya.

Aku mohon, Kimball. Apa kau tak mau menolong?

Maaf, Ny. Seung. Tak ada yang bisa kuperbuat.

- Jadi, dia temanmu? - Hanya pernah kenal.

Kami akan melindungimu jika kau ingin mencarinya di komputer.

- Tentu. Bos tak akan keberatan. - Aku tak mau terlibat.

Tapi dia temanmu.

Dia anggota geng, Van Pelt. Mereka biasa tertembak.

Dia bukan kenalan pertamaku yang tertembak, dan bukan yang terakhir.

Aneh, nenek itu tampaknya yakin cucunya bukan anggota geng lagi.

- Dia salah. - Tampaknya dia tahu pasti.

Mungkin cucunya tertembak karena mencoba keluar dari keanggotaan.

Bisa saja, bukan?

Apa pun itu. Oakland sudah menanganinya.

Berapa lama Kepolisian Oakland mengurusi kasus anggota geng?

Tak lama. Apa inti perkataanmu?

Pasti ada yang bisa beri tahu apakah dia masih jadi anggota geng.

- Hanya untuk ingin tahu saja. - Tidak.

Kalau begitu hanya untuk menenangkan hatimu.

- Ini tempatnya? - Ya.

- Tempat perkumpulanmu dulu. - Bisa dibilang begitu.

Kucuri mobil di sana saat usiaku 14 tahun.

- Benarkah? - Kutabrakkan di sebelah sana.

- Jangan ke mana-mana. - Tenang saja.

Kami sudah tutup.

Jon Jon.

Cho.

- Benarkah itu kau? - Ya.

Aku dengar kau jadi polisi. Aku bilang, "Tidak mungkin."

Dawg, ini Kimball Cho.

- Ya, aku tahu itu. - Dia dulu adalah anggota.

- Dulu dia dipanggil 'Ice Man'. - Tak mungkin.

Jika urusanmu mau selesai cepat, panggil saja Cho.

- Sampai sekarang. - Siapa kau?

Patrick Jane. Senang bertemu denganmu.

Toko yang bagus. Ini tempat menjual narkoba, bukan?

- Bukan. - Aku dulu pernah baca...

Dan ini sangat menarik.

Pengedar narkoba kelas biasa bisa berpenghasilan lebih besar...

Dengan menjual burger.

Menurutmu itu akurat?

- Ada pemain kelas teri dan kakap. - Kurasa begitu.

- Sudah dengar soal David Seung? -Ya.

- Kau tahu siapa yang membunuhnya? - Tidak.

Dia bekerja dengan kalian lagi? Itukah yang membuatnya masalah?

Kenapa aku harus memberitahumu?

Aku mau pastikan ini kasus geng dan aku tak akan ikut campur.

Waktu David bebas, kami minta dia menjalankan tugas.

Mengajaknya kembali pada kami. Dia menolak.

Dia keluar. Berhenti.

Lalu sekitar sebulan lalu, dia meneleponku dan bilang...

"Aku ingin bicara langsung dengan K.S."

Seperti ada urusan penting.

Dia lebih memilih K.S. daripada kami? Itu salah.

Itu merendahkan. Kau masuk atau kau keluar.

Tak ada setengah-setengah. Benar, Ice Man?

- Urusan penting seperti apa? - Entahlah.

Yang aku tahu, K. S. benar-benar marah atas apa yang kaulakukan.

Kalau begitu, dia harus belajar merelakannya.

Terima kasih atas bantuanmu.

Jon Jon, apakah angka ini ada artinya untukmu?

- Tidak. - Kau yakin?

Ya.

Kau benar-benar yakin?

- Kenapa orang ini? - Baiklah, kami pergi.

Kau tahu, obsesi makan banyakmu adalah cara kekanak-kanakan...

Untuk menutupi kegelisahan yang kaurasakan.

Boleh aku sarankan sesuatu?

Ganti karier. Itu akan bagus untukmu.

Jangan salah paham, tapi...

Tapi siapa yang memberi nama Avon Park Playboys?

Itu bukan nama yang tangguh.

Lucu sekali. Kita kembali ke Sacramento.

Ice Man.

Aku tahu dari mana asal nama itu, tapi aku hanya...

Jangan katakan kau dapat nama itu karena...

Seharusnya namamu lebih keren, bukan Ice Man.

- Ada berita apa, Rigsby? - Saat David Seung bebas...

Dia bekerja di perusahaan jasa kebersihan di Oakland.

Rigsby temukan tempat David bekerja.

- Lisbon tahu dia lakukan itu? - Dapat alamatnya?

- Masih kucari tahu. - Tahu siapa yang Seung kencani?

- Beri aku petunjuk trik koin itu. - Pisau cukur Occam.

- Pisau cukur apa? - Sampai nanti.

Mari kita kunjungi atasan lama David.

Untuk apa? Dia anggota geng.

- Menurutmu begitu? - Ya.

Ayo kita temui atasannya untuk mencari pendapat kedua.

- Dan siapa K.S.? - Dia ketua geng, orang jahat.

Apa yang kaulakukan hingga membuatnya marah?

Aku menembaknya.

Pantas saja.

Ya, aku lihat David semalam.

Aku sedang menaruh gaji saat dia mulai gilirannya.

David pernah katakan sesuatu soal Avon Park Playboys?

Dalam biografinya saat kuwawancara. Aku tahu masa lalunya.

Kenapa kau mempekerjakannya?

Aku tak masalah pekerjakan mantan napi.

Mereka butuh kesempatan kedua. Saat dapat, mereka hargai itu.

More Indonesian subtitles for The Mentalist

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left