The first 186 lines.
.: Diterjemahkan oleh Baalthazar :. IDFL™ SubsCrew
Dulu kau bintang idol?
Bintang idol sangat bermasalah.
Aku suka pahamu. Kau banyak menerima telepon, kan?
Dia di We Got Married bersama Sa Jin Jin.
Kau tidur dengannya? Dia hebat?
Lepaskan aku.
Hyung.
Oppa kenapa di sini?
Selanjutnya kami akan berbagi strategi pemasaran kami...
untuk terjun ke pasar global.
Pertama-tama, akan saya perkenalkan wajah baru National Chemical.
Aktris Sa Jin Jin.
Dia masuk dalam nominasi di Film Festival di Cannes...
untuk filmnya, "Perasaan Bersama".
Kami merasa citra globalnya bisa membantu...
strategi pemasaran National Chemical...
untuk memperluas distribusi ke Eropa.
Selamat siang. Saya model baru National Chemical, Sa Jin Jin.
Senang bertemu Anda.
Mohon tunggu sebentar.
Maaf. Silakan memperkenalkan diri lagi, akan kubantu menerjemahkan.
Tak perlu. Aku bisa.
Selamat siang. Selamat datang di acara peluncuran National Chemical.
Nama saya Jin Jin Sa, dan saya seorang aktris di Korea.
Mulai saat ini, saya akan berusaha yang terbaik...
untuk membawa Kosmetik National Chemical menjadi merek global. Terima kasih.
Dia presdir perusahaan ini.
Dia keren sekali.
Laki-laki memang harus kompeten.
Kudengar presdir barunya muda, tampan dan kompeten.
Benar, kan? Aku tak menduga kalau dia.
Kau tahu?
Tidak./ Sebenarnya apa pekerjaannya?
Aku tak tahu.
Kenapa tak tahu?/ Dia cerita, tapi aku tak paham.
Silakan.
(Kepada Sa Jin Jin, dari Presdir National Chemical, Gong Ji Won)
Aku dengar banyak tentangmu. Dari Presdir Gong Ji Won.
Senang bertemu denganmu.
Presdir. Kau bukan bodoh ataupun beruang merah jambu.
Kau presdir.
Mohon jaga unni kami.
Mohon kerja samanya.
Hanya kontrak dengannya saja, kami sudah mendapatkan perhatian lebih.
Kami nantikan peningkatan kinerja kita tahun ini.
Sa Jin Jin, mohon kerja samanya.
Akan kuberikan yang terbaik, presdir.
Lee Chul Min!
Jeong Eun, aku bisa jelaskan.
Sinting. Brengsek. Sialan!
Maaf. Aku tak tahu kau akan dapat masalah.
Tidak. Maksudku Sutradara Shin.
Dia lebih buruk dari rumornya.
Dia menelepon dan membentakku, tanya apa aku tahu siapa dia.
Jadi kumaki-maki lalu kututup.
Harusnya kumaki lagi.
Aku tahu kau selalu berusaha yang terbaik.
Maaf./ Tidak, aku...
Harusnya aku yang minta maaf.
Aku tak bisa melindungmu, dan kau harus mengalami banyak kesulitan.
Tapi harusnya kau menahan diri.
Tak perlu turun ke levelnya.
Manajerku sepertinya...
sangat setia padaku.
Aku bisa dengar ombak. Kau pasti sedang santai di laut.
Aku tak sekedar santai.
Aku mengikuti impianku.
Apa? Kau ingin menangkap ikan black porgy...
agar bisa tampil di halaman depan majalah memancing?
Bisa tolong serahkan pada Anthony?
Baik.
Apa terjadi sesuatu pada oppa?
Kenapa?
Apa terjadi sesuatu pada hyung?
Hari ini hari ultahnya.
Dulu juga hari ultahnya
Foto yang kita lihat bersama.
Fotoku bersamanya.
Ya./ Apa yang terjadi...
pada hari itu?
Ibunya sakit.
Ahjumma?
Tapi...
ahjussi sedang di luar kota,
jadi aku dan ibuku pergi ke IGD.
Perawat terus bertanya apa dia minum obat,
punya tekanan darah tinggi, alergi makanan,
atau dia baru saja sakit,
atau minum aspirin. Dia terus mengulang pertanyaannya.
Aku ketakutan.
Lalu aku melihat hyung lari ke arah kami dari kejauhan.
Jadi aku...
menangis.
Aku tak pernah mengganggapnya saudara...
atau makan bersamanya.
Tak pernah memandang wajahnya.
Hari itu, aku menangis...
di pelukannya.
Kakakku.../ Sangat keren.
Aku tahu itu. Aku tahu betul.
Kau tahu seberapa hebatnya dia?
Begitu hebat...
hingga aku takkan menang darinya.
Aku juga tahu.
Tidak, aku tak tahu. Aku tak mau tahu.
Mi Dal, bisa ambilkan sepatuku?
Kenapa lama sekali?
Maaf. Maaf./ Maafkan aku.
Apa kau...
Embun di Ujung Pedang? Pasti bukan.
Kau Cahaya Rembulan Terang?/ Ya.
Benar kau. Kita pernah bertemu di acara musim panas.
Ya, restoran sate domba di Sinchon.
Kebetulan sekali.
Sekarang kau cantik sekali.
Tengah malam nanti di server Galleria,
mereka akan membagikan Pedang Rembulan Air Mata untuk 100 orang.
Benarkah? Itu barang langka.
Apa kau tahu lokasi warnet terdekat?
Mungkin harus ke Seogwipo.
Apa...
kau mau pergi bersamaku?
Kalau begitu, kuberi kau kesempatan untuk mengajakku ke warnet?
Ya./ Ya.
Sa Jin Jin menitipkan ini untuk Anda.
Ya.
Langit begitu indah. Karena hari ini hari istimewa.
Selamat. Dari Sa Jin Jin.
Beliau Ketua National Chemical Korea.
Kau cantik di layar kaca...
tapi lebih cantik aslinya.
Kau sudah jauh-jauh ke Jeju,
setidaknya aku harus mengajakmu makan.
Terima kasih.
Kudengar kau dan Presdir Gong...
adalah teman masa kecil.
Kebetulan yang menarik.
Ya.
Kalian yakin hanya teman?
Kalian berdua lajang dan sangat rupawan.
Apa tak ada kemungkinan kalian akan bersama?
Sama sekali tidak. Kami teman.
Begitu.
Aku berusaha menjodohkan Presdir Gong,
tapi dia selalu menolak.
Aku bertanya-tanya apa ada alasan lainnya.
Anda tak perlu khawatir soal itu.
Boleh aku tanya sesuatu?
Secara obyektif, apa pendapatmu...
mengenai Presdir Gong?
Dia tinggi, cukup atletis,
terpelajar, dan punya selera berpakaian yang baik.
Bukankah dia akan tetap unggul walau...
dibandingkan rekan-rekan aktormu?
Anda terlalu tinggi menilaiku.
Standarku sangat tinggi.
Makanya aku berusaha...
memperkenalkanmu pada keponakanku.
Temui dia.
Seperti yang kau bilang, aku suka padamu.
Mana mungkin kukenalkan yang biasa-biasa saja?
Sekretaris Kang sudah memberikan nomor teleponnya?
Ya, sudah.
Sudah kau tentukan tanggalnya?/ Belum.
Akhir pekan ini kau luang?
Aku akan meneleponnya sesampainya di Seoul.
Bekerja keras selagi muda adalah hal yang baik,
tapi jangan hanya bekerja.
Sangat berarti untuk...
bertemu seseorang, menetap dan memulai sebuah keluarga.
Bukan begitu?/ Tentu.
Ji Won harus bertemu seseorang yang istimewa.
Kau lihat? Dia setuju denganku.
Mari kita makan.
Ayo, makan./ Ya.
Senang bertemu denganmu. Kapan-kapan kita bertemu lagi.
Unni, ayo ke kamar.
Kenapa tak bisa?
Tak bisa?
Aku akan minta yang baru.
Setelah mengantarmu kembali, kuakhiri hari yang panjang ini.
Kerjamu bagus.
Ini kartu kunci kamarmu.
Aku di kamar 3000?/ Aku di kamar 3005.
Ya, benar itu./ Oke.
No comments yet. Be the first to leave one.