Inbred

Inbred

Download Indonesian Subtitle

Release info

Inbred 2011 480p BluRay x264 AAC-[Mkvking com] ind
A Commentary by ndaseruag

Tags

BluRay
x264
480p
480
mkv
Published on: 2021-09-08
Downloads: 45
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahna neng: NDASERUAG

-- Selamat Mendeleng ---

Aku berencana berjalan-jalan di sekitaran taman...

dan menunjukkan danaunya.

Sungguh Clive, aku tak berharap kamu mengendalikan cuaca.

Biar begitu, kita bisa memanfaatkannya. / Tentu.

Kita lihat apa yang sudah disiapkan.

Limun. / Mantul.

Gelas? / Ya.

Kamu benar-benar cantik, June.

Dan kamu benar-benar mempesona, Clive.

Limunnya baru diperas pagi ini oleh stafku.

Benarkah? / Ya.

Permisi, Pak Willis? / Ya, Jack?

Boleh minta limunnya?

Tidak, kamu tidak boleh.

Ini kurang ajar sekali, Jack. Kembali ke tugasmu.

Sial betul, bisa-bisanya dia.

Apa juga kurang ajar kalau kujejalkan penisku ke mulut wanitamu ini?

Jack, apa kamu sudah gila? / Ya.

Satu teguk.

Cuma seteguk limun yang kuinginkan. / Jack! Jangan!

Li-bangsat-mun.

Memang seberapa susahnya, sih? Cuma minta seteguk doang.

Seteguk.

Baik-baik saja mestinya. Dasar lonte goblok.

Mestinya mereka kasih limunnya.

Ya, mereka cari gara-gara dengan orang gila berkapak.

Lihat akan diapakan mayat-mayat itu.

Bangsat betul.

Hei Gaes, ayolah, tolong. Aku bilang apa soal menyumpah?

Itu lucu.

Simpan HP-nya. Simpan Hp-nya, sekarang.

Oke, terima kasih.

Jeff, Navigatornya rusak.

Kenapa itu?

Katanya kita keluar dari peta.

Apa mungkin itu tidak diapdet?

Bagaimana kamu mengapdetnya?

Dicolokkin ke laptop.

Ini peta yang benar, peta biasa.

Dan ini tak pernah bohong.

Ini, kamu lihat? Mortlake.

Tepat di ujung jalan ini. Lanjut.

Sudah sampai belum, Jeff? / Belum.

Buat apa mengganggunya?

Dia tak akan bicara. Dia bisu.

Apa, dia bisu terus? / Tidak, itu artinya dia akan bicara.

Tak sangka kau bisa bicara, Tim.

Peduli setan! Hentikan. Kau bikin sakit kepala.

Kami tak ingin kisah hidupmu, ya!

Aduh! Jalang sialan! / Ada apa, hah?

Yang tenang, tolong.

Hey, Tim...

Ada foto susu di ponselmu? / Tidak, kenapa?

Tidak?

Kalau begitu kau homo.

Apa dia selalu brengsek begitu? / Ya.

Oi Jeff, bisa kita merokok? Aku butuh merokok, sobat.

Jeff, sudah sampai belum?

Belum, njing, kita belum sampai!

Maaf.

Kurasa kita sudah sampai, Jeff. Ya. / Maju lagi sedikit kurasa.

Percaya.... Ya.

Oke, maju lagi. Terus.

Benarkah? / Ya.

Oke. Kenapa itu tak muncul di sini?

"Lubang Kotor"? Itu menawan.

Mortlake adalah salah satu kota batu bara tertua di utara.

Kurasa nama itu mungkin mengacu pada penambangan.

Kamu menyukainya, ya, Jeff tua?

Pondoknya seharusnya di lurus saja.

Ini sudah pasti ndeso, bukan?

Ndeso? / Bakalan gak asik banget.

Kamu lihat itu? / Ya.

Kita masih 180-an meter lagi. Yang pertama melihatnya dapat hadiah.

Semuanya keluar.

Keluarlah dan hirup udara segar.

Luar biasa, ya?

Tidak, aku pergi sampai Senin. Aku meneleponmu agar tak menelponku.

Ya. Tidak, aku tak bisa putuskan. Kau tahu...

Dwight, Hp-nya tolong? / Apa?

Kita tidak datang jauh-jauh ke sini untuk menjalani cara hidup yang lain...

nanti kamu melewatkannya hanya karena mesra-mesraan di telpon atau...

melihat foto-foto cabul, benar? Hp-nya tolong.

Bukan, aku dibilangi orang idiot. Ya, baiklah. Sampai nanti.

Anak baik. Oke. Hal yang sama berlaku untuk semuanya.

Masukkan telponnya di kantung,

agar kita bisa menghargai lingkungan kita.

Yang benar saja. / Oke. Terima kasih.

Bagus!

Apa yang kamu pikirkan? / Apa yang kupikirkan?

Yah,

kupikir aku pernah tinggal di tempat yang lebih baik dari ini, Jeff.

Jangan menilai buku dari sampulnya.

Wow!

Apa ini? / Rumah yang menyedihkan.

Sampulnya jelek, bukunya jelek.

Kita cuma harus temukan kotak sekeringnya.

Hmm. Itu aneh.

Kamu tak apa? Yakin?

Ayo.

Woah! Nemu apa kamu??

Apa yang kamu lakukan, Dwight? Hentikan! / Ayolah. Aku cuma bercanda.

Kamu tidak bercanda. Kamu mengganggunya sepanjang perjalanan.

Hentikan. / Apa yang kamu kawatirkan?

Dia bercanda. / Jangan membelanya, ya?

Ada apa? / Kekacauan.

Oh, ayolah. Cerialah. Kita baru menyalakan pemanasnya.

Aku tahu itu sedikit bobrok dan berdebu.

Kita di sini bukan untuk liburan, inilah intinya.

Bekerja sama sebagai sebuah tim. Bersama-sama, sebagai kesatuan.

Bisa dimulai dengan membersihkan tempat ini bersama-sama. Bagaimana?

Ya, aku tidak tidur di sini sobat, kotor sekali.

Ya, serius. Apa aku melewatkan tipnya?

Ya baiklah. Aku tahu ini agak kumuh, tapi kita sudah di sini sekarang.

Jadi lebih baik kita bekerja sama sebagai sebuah tim.

Dan tim yang bagus bekerja sama-sama keras, bermain keras.

Bersihkan semuanya dan pergi ke pub.

Bisa kita tunggu di luar? Tolong, Kate.

Jef, apa masalahmu? Aku hanya bercanda.

Apa menurutmu bijaksana membawa anak-anak ini ke pub?

Mereka ada yang punya masalah alkohol. Dwight akan jadi masalah.

Aku takkan membuat mereka kesal dalam memberikan pesan.

Aku hanya mencoba...

memotivasi mereka dan sedikit bergurau. Bersenang-senang.

Jeff, kita perawat, bukan orang tua mereka.

Kenapa kamu selalu bersikeras mengasingkan diri?

Mengasingkan? / Ya, mengasingkan.

Menurutmu aku mengasingkan orang hanya...

karena aku mencoba memaksakan aturan?

Lihat, mulai lagi. Aturan. Aturan dibuat untuk dilanggar.

Anak-anak ini keras karena mereka melanggar aturan, Jeff.

Kenapa tidak santai saja, bersenang-senang...

dan sedikit bercanda seperti yang kulakukan.

Sudah selesai? / Ya. Aku sudah selesai. Terima kasih.

Bagus.

Lihat barang ini. Seperti sudah bertahun-tahun di sini. Apa ini?

Kita butuh ini.

Ya, tak sudi aku berjalan ke pintu. Persetan.

Astaga!

Pikirkan ada yang berharga di dalamnya juga.

Berharga, katamu? / Ya kupikir begitu. / Baik.

Terima kasih, kepala.

Ya, bagus, Gaes. Ini adalah pencapaian yang sangat nyata.

Kurasa ini membuktikan kalau kita,

kita sebagai kelompok dari latar belakang yang berbeda dengan...

Langsung saja! / Terima kasih, Dwight.

Dari latar belakang berbeda dengan masalah yang berbeda,

ketika bekerja sama sebagai sebuah kelompok,

kita benar-benar dapat membuat perubahan.

Tak begitu baik merefleksikan masing-massing orang dari kalian...

kalian mungkin tak tahu,

tetapi yang kita pelajari adalah mengubah hal negatif menjadi positif.

Mari tinggal bersama selama sisa hidup kalian.

Seiring bertambahnya usia dan...

Mengasingkan.

Baik. Ayo semuanya. Semangat.

Ayo jalan ke pub, setuju? Kita sudah mengemudi seharian.

Dia kesal. / Diamlah, Dwight.

Kamu temukan sepatuku? / Apa?

Sepatuku. / Sudah kubilang untuk bawa sepatu yang layak.

Apa maksudmu layak? Ini layak. Tak ada yang begini bahkan di Inggris.

Menarik. / Menarik? Ini mahal, Kate.

Mereka pasti sudah menipumu. / Ya, setuju.

Kuberi cewek air maniku semalam. Dia sampai memuntahkannya.

Anjir. Semuanya dari kayu. / Kenapa memangnya?

Jika kubakar, bakal habis dalam sekejap.

Lubang Kotor.

Kita sampai, gaes.

Ayo. Kita masuk.

Dwight, tolong jaga sikap. / Ya, tentu.

Halo.

Selamat malam. / Selamat malam.

Kalian bertiga, pindah. Duduk di bar belakang. Tamunya mau duduk.

Ayo.

Silakan. / Terima kasih.

Terima kasih. Pub Ratu.

Sudah kudengar beberapa sebutannya di masaku, tapi itu sebutan baru.

1582 ini dibangun.

Dulu jadi tempat nginap para perampok.

Dinding ini banyak melihat.

Aku percaya. Cukup mengagumkan.

Bagus.

Baik, aku akan lihat menu.

Benar, siapa mau minum?

Aku. / Ya, aku juga.

Dua Cola. Sam? / Cola.

Tim? / Ya, aku mau cola juga.

Jadi pesan apa?

Bisa aku pesan hot food ?

Kamu lihat plang-nya? / Ya, plang hot food .

Bukan. Plangnya berbunyi:

"not food" (bukan makanan), bukan "hot food".

Benar. / Kami tak menyediakan makanan mewah begitu.

Kami tak ada makanan yang maknyus. Kami ada krupuk.

Oh ya. Dua kantong krupuk kalau begitu. Terima kasih.

Aku kelaparan. / Aku juga.

Jadi? / Menu Pub spesial. Kerupuk babi.

Aku takut tetapi ada dua jenis. Berambut dan berbau.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left