The first 185 lines.
Episode 27-
Baiklah, Kelihatannya kalian belum siap. Maka kita akan pergi dulu.
Aku sesungguhnya tidak ingin mengatakan ini semula tapi toleransi divisimu sungguh lebih menakjubkan.
Kau masih bisa memegang seserang karyawan seperti itu. Dan dia adalah asisten pribadi direktur.
Ella, pergilah ke Bagian keuangan nanti untuk mengambil upahmu.
Direktur Su! - Aku akan meminta Bagian personalia untuk memberimu surat rekomendasi jadi kau tidak harus bersusah payah menemukan pekerjaan.
Jangan usir aku. Aku mohon padamu biarkan aku tetap tinggal.
Aku bisa membiarkan sedikit salah langkahmu di masa lalu. Sepertinya untuk kejadian ini, aku pikir aku bisa menyimpannya untuk diriku sendiri.
Bagaimanapun, kenapa kau sangat lalai dalam mengambil USB yang salah? Sekarang, semuanya sudah melihatnya. Aku hanya bisa mengikuti peraturan perusahaan untuk menangani ini.
Aku tidak bisa pergi. Aku hamil!
Apa? - Aku hamil.
Berdasarkan peraturan negara, perusahaan tidak bisa memberhentikan seorang karyawan yang hamil.
Nana, bantu aku menyerahkan ini ke bagian keuangan untu memprosesnya.
Apakah ini sesuatu yang terburu-buru? membeli susu untuk anakmu?
Katakanlah, Ella, Apakah ini anak pertamamu? Manfaat perusahaan kita untuk yang kedua lahir sangat baik.
Kapan kau akan punya anak kedua? Beberapa hari lalu, aku bahkan melihat Xiao Wang dari Divisi penjualan mendapatkan 5000 Yen.
Berapa banyak kau- - Ini masih tidak diketahui kapan aku mendapatkan anak pertama. bantu saja aku menyerahkannya
Tidak tahu apa? - Sudalh baiklah.
Apakah kau masih minum kopi saat kau hamil?
Makanlah sesuatu.
Terima kasih, Direktur Su.
Berapa lama kau sudah hamil?
Tentang...
Tidak bisa. Kau bahkan tidak mengingat ini?
Aku ingat. 20 hari.
makanya kau harus menghindari memakai sepatu hak tinggi dan minum kopi. Apakah kau sudah USG? Harusnya sudah ada detak jantung janin.
Aku belum mendapatkan kesempatan untuk melakukan itu. Aku terlalu sibuk. Saat aku tidak sibu, aku akan melakukannya.
Bagaimana bisa kau menunda masalah ini?
Bagaimana dengan ini? Aku kebetulan punya janji dengan seorang dokter. meri pergi sekarang.
Apa? Tidak- >- Ayo pergi.
Sudahlah ayo pergi. - Aku tidak perlu melakukannya.
Kenapa kau tidak perlu melakukannya?
Aku tidak bisa pergi.
Kau sudah mengatakannya langsung. kau masih ingin menyembunyikannya dariku?
Maafkan aku, Direkktur Su. Aku sungguh tidak hamil. Aku terlalu takut aku akan di pecat, jadi aku-
Aku salah padamu.
Aku bilang dia hamil-
Direktur Su.
Ayo pergi. Ayo ganti tempat lain untuk berbicara.
Apa yang kau bilang bahwa He He mencampakkanmu?
Lebih jelasnya,
Dia mencampakkan aku setelah memanfaatkan aku.
Aku sudah di perusahaan untuk beberapa tahun. aku melakukan banyak hal untuknya, yang baik dan buruk.
Hampir semuanya dilakukan oleh tanganku.
Tapi setelah dia pergi ke inggris, dia sangat mengabaikan aku, dan sekarang, dia bahkan tidak akan menjawab panggilanku.
Apakah kau tahu? Dia pernah bilang padaku bahwa dia akan membawaku ke inggris untuk menikah.
Dia punya istri. kau tidak tahu? Istrinya di Inggris. Mereka sudah menikah 8 tahun.
Direktur Su, Aku salah padamu.
He He menyelidiki banyak hal tentangmu dan meminta menyebarkannya di dalam perusahaan.
Dia menyuruhku untuk mengikutimu. Mengambil foto tersembunyi dan memasang video di forum perusahaan semua sudah dilakukan oleh aku.
Dia ingin menuduhmu. Dia ingin salah menuduhmu melakukan keuangan shenanigans. Tpi aku tidak melakukannya.
Dia sangat jahat!
Aku tidak bisa melakukannya sama sekali.
Sesungguhny ada banyak hal yang aku sudah bisa tebak tanpa kau mengatakannya.
Kenapa kau masih membiarkan aku tetapa di sisimu walaupun kau tahu segalanya?
Aku tidak semurah hati seperti or keluang pikirkan. Aku hanya merasa bahwa kau tidak benar-benar melakukan perbuatan jahat.
Tentang pekerjaan, kau cukup bekerja keras.
Membiarkan kau tetap tinggal adalah untuk memberikanmu kesempatan lain.
Direktur Su, Aku orang yang sudah berbuat salah padamu.
Aku berpikir sekarang bahwa jika aku bisa pergi ke perusahaan baru, akan menyenangkannya jika aku bisa bertemu seorang boss yang baik sepertimu.
Kau ingin pergi kemana? - Aku tidak dapat tinggal di perusahaan kita lebih lama lagi.
Tapi aku bersyukur untuk kepedulianmu yang sudah memberikanku semua selama ini. Jaga dirimu, aku pergi.
Besok pagi, datanaglah bersamaku untuk rapat.
Aku akan mengirimkan dokumen ke surelmu nanti. Mempersiapkan sebelumnya. Ingatlah: Kau harus serius melakukan hal inidan harus tidk membuat kesalahan lagi.
apakah ini benar?
Kau bisa tetap di perusahaan dan tetaplah di sisiku.
Aku bisa tetap di perusahaan?
Benar. Tapi kali ini, kau perlu menuliskan catatan 5000 kata untun menggambarkan kesalahanmu.
Dan aku harus mengurangi bonusku.
Dan juja, dengan kesalahan besar macam ini, kau tidak bisa mencegah orang didalam perusahaan dari bersuara mengkritik tentangmu.
Seperti pada He He, aku akan memperlakukan ini seperti pelajaran untuk kau bayar.
Dari sekarang, belajarlah mengerti orang. Ingatlah: Mengambil keuntungan sekali adalah keberuntunganku. Mengambil keuntungan dua kali maka itu adalah kebodohan.
Aku mngerti.
Kalau begitu cukuplah. Pulanglah dulu dan sesuakan dirimu. kembali bekerja esok hari.
Terima Kasih.
Terima Kasih!
Terima Kasih, Direktur Su!
Ibu, ini Shanshan. Dia temanku yang memberimu set papan Mahjong itu dan yang ingin kau temui.
Shanshan, apa kau memberkati papan Mahjong itu?
Memberkati?
Oh, Bibi, kau senang memainkannya?
Aku benar-benar merasa aneh. Setiap kali aku menggunakannya, peruntunganku benar-benar baik. - Oh, benarkah?
Hanya dengan melihatmu, aku bisa tahu kau adalah gadis yang sangat beruntung.
Kau seharusnya membawa Shanshan ke rumah lebih cepat.
Bibi, pujian itu terlalu berlebihan bagiku, tapi aku senang kau menyukainya.
Ibu, berhenti memainkan Mahjong sepanjang hari. Keluar dan berjalan-jalanlah. Itu lebih baik untuk kesehatanmu.
Aku hanya punya kegemaran ini. Aku senang memainkan Mahjong. - Benar.
Tidak ada yang salah dengan memainkan Mahjong. Itu bahkan bagus untuk otak. Kan? - Benar, benar. - Biasanya aku juga senang bermain Mahjong.
Benarkah? Kau juga senang memainkannya? Ketika kau punya waktu, kemari dan bermainlah denganku.
Tentu.
Ibu, Shanshan harus bekerja.
Tidak apa-apa. Aku bisa bermain dengan Bibi ketika aku tidak bertugas.
Oh, maaf. Aku akan menjawab teleponnya. - Tidak apa-apa.
Halo.
Benar, aku Chen Shanshan.
Maaf. Aku hanya bisa terbang ke Jingmai lusa.
Iya. Baik. Baiklah.
Maaf, Bibi. Telepon dari pekerjaan. - Tidak apa-apa.
Anak muda harus sibuk.
Jadi kau Chen Shanshan? - Iya. Benar.
Kenapa, Bibi? Kau pernah mendengarku sebelumnya?
Oh... Aku mendengar Tang Ming menyebutkanmu sebelumnya.
Aku tahu. Posisimu dalam hati Tang Ming berbeda. Tang Ming
tidak pernah membawa gadis ke rumah. Oh, aku ingat, dia pernah membawa seseorang sekali.
Oh, siapa?
Siapa dia? Siapa namanya? Xiaoqiu?
Oh, salah. Guoguo yang membawanya kemari.
Hei, Ibu, jangan bicara lagi. Ayo. Makan saja.
Shanshan, makanlah. Jangan malu. - Baik.
Su Mang, kenapa kita kemari? - Untuk makan.
Kita belum makan sama sekali tapi kau membeli begitu banyak barang. Apa yang kau lakukan?
Ini diskon. - Oh, jadi seseorang bisa membelinya jika ada diskon?
Lalu... kosmetik. Kau masih punya di rumah dan kau sudah membeli yang baru.
Masker wajah ini juga, aku ingat kau masih punya dua kotak di rumah.
Semuanya bisa dipakai. Simpan saja dan kau akan menggunakannya cepat atau lambat.
Terlebih, aku menggunakan uangku sendiri. Kenapa kau mencemaskannya?
Bukan aku mencemaskannya. Aku hanya ingin mengajarimu berhemat.
Ya ampun, aku senang membeli barang, jika tidak, bagaimana bisa aku mencapai ¥2000? - Tunggu.
Apa maksudnya 'kau harus mendapatkan ¥2000'? - Aku tidak mau memberitahu. - Katakan padaku.
Su Mang. - Baiklah. Aku akan memberitahumu dan memuaskan rasa penasaranmu.
Tebak.
Pertama, aku senang membeli barang. Kedua, jika aku bisa mengeluarkan ¥2000, aku akan beruntung.
Seperti sandal merah muda yang kubeli kemarin. Karena aku membelinya, pemeriksaan kehamilanku sangat sukses hari ini.
Demi keberuntungan? - Iya.
Terima kasih, Kak Tang Ming.
Istirahat lebih awal. - Baik. Sampai jumpa.
Kak Tang Ming pasti belum mengetahui soal hubunganku dengan Yan Xiaoqiu.
Wanita itu pasti tidak akan sembarangan memberitahunya juga.
Kenapa orang yang menghalangi jalanku harus kau?
Alih bahasa dipersembahkan oleh Padepokan Anak Negeri @Viki
Ketua Proyek Zheng, kau memang mengerjakan tugasmu begitu bersemangat dan sangat cepat.
Biaya yang divisi kami keluarkan lumayan besar.
Kami khawatir rute dan rencanamu akan membuang-buang sumber daya kami.
Kami ditugaskan untuk mendapatkan uang sedangkan kau ditugaskan untuk mengeluarkannya. Dari sudut pandang ini, semua uang yang dikeluarkan Direktur Fei, ada darah dan keringat kami di sana.
Tanpa biri-biri, tidak akan ada benang wol.
Hmmm...
Setelah bekerja untuk Direktur Su, kau memang jadi berbeda. - Kau memujiku berlebihan.
Hei. - Nanti. Aku harus melihat ini dulu. - Tidak, ini... - Pergi. Pergi.
Untuk rute yang direncanakan kali ini, aku sendiri yang harus terlibat. Setiap rencana kegiatan untuk masing-masing rute membutuhkan kerja sama dengan pemerintahan setempat.
Jadi? - Jadi aku mengajukan perjalanan bisnis.
Perjalanan bisnis?
Karena berdasar situasi saat ini, rute ini kekurangan hal baru dan hanya memiliki ketertarikan terbatas bagi kesehatan wanita.
Tampaknya kau punya ide yang lebih baik.
Pintar. Kuharap kau bisa meminta perusahaan untuk menyusun proyek dana bersama dengan Aimei untuk membantu pasien di area terpencil.
Kau sudah selesai?
Apa kau tahu kenapa aku tidak mengizinkanmu mengundurkan diri sebelumnya?
Karena aku tampan.
Karena kau memang layak untuk dibujuk untuk tinggal.
Sekarang, aku terbukti benar. - Terima kasih.
Aku setuju dengan saranmu. Aku akan memintanya dari Presdir Luo.
Aku akan menunggu berita baik darimu. - Tunggu.
Berapa lama kau dalam perjalanan bisnis?
Jika aku tidak di rumah, kau tidak merasa aman?
Keluar. - Baik.
Oh, ya ampun!
Kita dalam masalah. Masalah besar.
Apa yang terjadi? Apa aku punya rumor dengan aktor?
Atau foto jelekku diam-diam bocor?
Jika benar-benar begitu, aku akan berterima kasih pada Langit. Lihat. Lihat.
Sudah satu minggu tanpa berita apapun soal dirimu. Satu minggu! Satu minggu! - Ya ampun, satu minggu saja.
Satu minggu saja? Lihat Ye Lisa. Lihat si Ye Lisa.
Cukup, Kak Tony.
Seseorang yang biasanya terganggu karena terlalu banyak rumor tak berdasar adalah kau. Sekarang, seseorang yang khawatir aku tidak punya rumor juga kau.
Saat ini aku sedang mengumpulkan energiku, menunggu saat yang tepat untuk meledakkannya.
Benar. Soal acara dalam hubungan itu kapan keluarnya? Ini sudah lama.
Mereka bilang awalnya akan disiarkan besok, tapi ayo jangan berharap juga.
Hei, dengan penampilanmu saat itu, kau bahkan mungkin sepenuhnya di edit. Kau tahu itu?
Ayo pikirkan cara lainnya. - Aku tidak berharap pada mereka.
Siapa aku? Aku Tang Guoguo.
Baiklah. Aku akan masuk ke kamarku untuk istirahat. Tinggal saja di sini sementara. - Hei...
Menunggu saat yang tepat untuk meledakkannya.
Halo, Produser Chen? Siapa aku? Aku Tang Guoguo.
Iya. Begini. Kudengar kau ada konser bulan depan.
Aku benar-benar minta maaf telah menolak undanganmu dua kali saat itu. Jika kau membutuhkanku kali ini, aku pasti akan pergi.
Sudah penuh?
Oh, kalau begitu lain kali. Baiklah. Sampai jumpa.
Halo, Bibi!
Hei, Guoguo, bagaimana keadaanmu belakangan ini? - Belakangan ini aku cukup baik.
Aku sedang berkonsentrasi mempelajari laguku jadi aku belakangan ini tidak bisa menghadiri beberapa acara.
Tidak heran aku tidak melihatmu dalam berita.
Oh, iya. Apa kau bertemu dengan Xiao Chu? Apa dia mengganggumu lagi?
Itu tidak bisa dianggap mengganggu. Dia hanya mengabaikanku. Ya, sebenarnya, akulah yang mengabaikannya.
Guoguo, jika dia tidak mencarimu, kau bisa mencarinya.
Wanita lebih mudah mengejar pria. Jika kau sungguh menyukainya, maka telepon dia. Kau harus lebih proaktif.
Bibi, kau benar-benar tidak memahami Zheng Chu. Semakin aku mengejarnya, semakin dia akan melarikan diri dariku.
No comments yet. Be the first to leave one.