Release info

선비 열애사ㅡThe Secret Romantic Guesthouse S1-EP7 VIU-RT-01:00:28
A Commentary by DD_Movie
VIU RETAIL | t.me/ddmoviechannel

Tags

other
Published on: 2023-04-11
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Shin Ye Eun"

"Jung Gun Joo"

"Ryeo Un"

"Kang Hoon"

"The Secret Romantic Guesthouse"

"Semua orang, organisasi, lokasi, dan kejadian"

"Dalam drama ini hanyalah fiksi""

"Episode Tujuh"

Kamu telah menemukan Lee Seol.

Siapa dia?

Ini peringatan terakhirmu.

Jawab aku.

Sang Penjaga menyapa kita.

Serang.

Dan O.

Astaga. Apa-apaan itu?

Bagaimana Tuan Jang bisa menemukan kita?

Kami akan menjelaskannya nanti.

Kita harus pergi dari sini dahulu.

Ada jalan kecil di belakang.

Akan kutunjukkan jalannya.

Maaf karena hanya menyebabkan masalah.

Semua baik-baik saja. Bersiaplah untuk pergi.

Pergilah lebih dahulu. Aku akan memeriksa keadaan.

Ayo.

Dan O. Apa yang terjadi?

Kita harus pergi, Kak Hong Ju.

Aku sudah lama

menunggumu.

Kamu mencoba mencari ahli waris makzul itu? Benarkah?

Aku tidak tahu ini akan terjadi.

Aku hanya ingin mempertahankan Taman Bunga.

Kenapa kamu bodoh sekali?

Aku telah melihat banyak orang kehilangan nyawa mereka

karena keterlibatan mereka dalam urusan kerajaan.

Ini semua salahku. Aku kakak yang tidak berguna.

Aku sama sekali tidak membantu.

Yang lalu biarlah berlalu, dan itu sudah berlalu.

Nona Dan O pasti tidak punya pilihan lain.

Siapa

pendekar pedang itu?

Dia muncul tiba-tiba dan menyelamatkanmu.

Aku mendengar istilah

"Penjaga".

Kudengar dia prajurit yang melindungi ahli waris makzul.

Aku tidak tahu detailnya.

Dan O.

Kamu pasti terkejut.

Dia kakakku.

Senang bertemu denganmu.

Ada alasan untuk ini.

Akan kujelaskan nanti.

Jadi,

bagaimana keadaan di kuil?

Apa Tuan Jang...

Saat aku kembali, mereka sudah pergi.

Begitu rupanya.

Ke mana kita harus pergi sekarang?

Kita tidak bisa kembali ke Taman Bunga.

Kita harus meninggalkan Hanyang.

Jejak ini mengarah ke Namtaeryeong.

Setidaknya biarkan kami membantumu mencari tempat tinggal.

Kami bisa kembali nanti.

Orang akan curiga jika kamu pergi terlalu lama.

Jika Tuan Jang bertanya di mana aku,

katakan kita berpisah di kuil dan kamu tidak tahu.

Kami akan datang ke Gwacheon saat keadaan sudah tenang.

Pastikan untuk mengirim kabar.

Baiklah.

Astaga.

Nona Naju.

Temui aku di sini dua pekan lagi.

Kita harus membahas harus ke mana dari sini.

Tentu. - Baiklah.

Haruskah dia pergi terburu-buru?

Setakut apa pun dia terhadap Tuan Jang.

Kamu sudah dengar?

Putra tunggal Tuan Jang mati muda.

Menantunya juga meninggal tidak lama setelahnya.

Menantu itu adalah

Hong Ju.

Dia gadis istimewa yang mereka hidupkan kembali

dengan memisahkannya dari masyarakat.

Dia seorang wanita

yang seharusnya tidak hidup.

Aku belum pernah melihat keahlian pedang seperti itu.

Dia disebut penumpas karena suatu alasan.

Kemampuannya meningkat melebihi dugaanku.

Ada dua ahli pedang.

Mungkin ada dua penjaga.

Mungkinkah salah satunya bukan Keping Salju?

Jika sang Penjaga datang untuk melindungi Keping Salju...

Sang Penjaga membunuh semua

untuk melindungi satu saja, Keping Salju.

Jadi, kenapa dia tidak membunuh siapa pun?

Padahal dia mampu membunuh sepuluh orang dengan satu tebasan.

Kalau begitu, kamu percaya dia membiarkan kita hidup?

Sang Penumpas sudah berhenti membunuh?

Atau

apa dia bukan sang Penjaga?

Untuk saat ini, lacak Yoon Dan O.

Dia menyembunyikan sesuatu.

Baik, Tuan.

Dari mana saja kamu selama ini?

Kukira kalian pergi tanpa aku.

Dan O.

Apa dia aman?

Apa?

Entah bagaimana keadaannya karena kini dia tidak punya tempat tujuan.

Kamu tidak tahu?

Bagaimana aku tahu?

Aku yakin dia baik-baik saja.

Apa? Kukira kamu pergi menemuinya.

"Taman Bunga"

"Taman Bunga"

Aku ingin tahu apakah Dan O baik-baik saja.

Aku ingin bertemu dengannya.

Seperti yang kamu lihat, prajurit yang menyamar ada di mana-mana.

Di mana kamu bahkan akan menemuinya?

Si bodoh tidak berperasaan itu.

Apa dia bahkan tidak mengkhawatirkan Dan O?

Bagaimana dia bisa begitu tenang?

Sedang apa kamu di sini?

Kamu datang untuk menemuiku?

Ya, ada yang ingin kubicarakan.

Ada apa?

Bagaimana kamu akan mengancamku kali ini?

Dan O bilang dia menuju Gwacheon.

Sudah kuduga kamu akan khawatir.

Aku tidak khawatir.

Dia cerdas dan pintar,

jadi, dia akan baik-baik saja di mana pun dia berada.

Itu kamu, bukan?

Pendekar pedang yang muncul di kuil.

Saat kamu tertembak panah beracun,

aku menyadari kamu membawa pedang sungguhan,

alih-alih pedang kayu yang selalu kamu bawa.

Lalu?

Ahli pedang itu memiliki pedang yang sama persis.

Semua pedang yang dipakai ahli pedang terlihat sama.

Jika sudah selesai bicara, ayo pergi.

Apa perasaanmu kepadanya sedalam itu?

Kamu bersedia melindunginya

meski harus mengorbankan prinsip dan nyawamu.

Ya.

Kebetulan seperti itu,

jadi, lindungilah Dan O sebaik yang kamu bisa.

Ikuti saja hatimu

karena aku akan melakukan hal yang sama.

"Kantor Distrik Ibu Kota"

Kami mengamati mereka selama lebih dari dua pekan,

tapi tidak ada cendekiawan yang melakukan hal mencurigakan.

Kita harus menemukan Yoon Dan O

untuk melacak ahli pedang itu.

Terus awasi mereka.

Aku jadi ingat.

Kudengar salah satu cendekiawan di Taman Bunga

bersiap untuk ujian militer.

Siapa namanya?

Namanya Kang San.

Dia pemanah yang terampil. Dia sudah lulus ujian awal.

Kang San.

Aku ingin tahu di mana dia lahir dan dibesarkan. Cari tahu semuanya.

Cari tahu sendiri, Jong Soo.

Baik, Tuan.

"Minuman Keras"

Aku mau arak beras.

Bagaimana jika dia ditangkap?

Para prajurit mendatanginya seolah-olah akan membunuhnya.

Dan O.

Apa yang kamu pikirkan?

Apa?

Bukan apa-apa.

Omong-omong, Nona Naju tidak terlihat di mana pun.

Apa dia pergi ke suatu tempat?

Dia pergi ke Hanyang.

Apa?

Ke Hanyang? Untuk apa?

Apa terjadi sesuatu?

Tidak.

Untuk mencari pasanganmu.

Kakak yang menyuruhnya.

Kak Hong Ju.

Kamu tidak bisa hidup seperti ini seumur hidupmu.

Meski begitu, ini salah.

Apa yang akan Kakak lakukan jika aku menikah?

Kakak akan pergi ke Kuil Gwaneum.

Hanya biksu wanita yang tinggal di sana.

Kakak sudah bilang situasi kakak, dan katanya mereka menerima kakak.

Itu tidak masuk akal.

Kakak bahkan tidak memberitahuku...

Kamu tidak memberi tahu kakak kamu mencari ahli waris makzul.

Apa itu bisa diterima?

Itu...

Aku minta maaf tentang itu.

Jadi, tolong jangan lakukan ini.

Aku bekerja di kedai sekarang,

jadi, kita bertiga baik-baik saja meski tidak bisa hidup nyaman.

Sampai kapan kamu akan melakukan ini?

Kamu ingin hidup bersembunyi selamanya

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left