The first 200 lines.
Sebelumnya di "Legends"...
Aku melihat seseorang memberi pesan pada Doku di masjid.
Kerja bagus.
Mungkin aku bisa mencarikan saudaramu./ Ya.
Khava seorang perekrut teroris.
Tapi jika kau tidak ingin dipenjara, kau harus bekerja sama.
Aku akan membantumu melalui ini, Kate./ Terima kasih, Papa.
Kurasa kau tidak tahu betapa istimewanya dirimu.
Itu sebabnya aku begitu keras padamu.
Ernst./ Terrence.
Aku merindukanmu.
Perintah untuk menyerahkan Martin Odum padaku.
Kau tidak mengerti. Aku memburunya selama 14 tahun!
Kau bisa menangkapnya lagi.
Tidak, aku tidak akan bisa mendapatkannya. Juga dirimu. Bukan begitu?
Paris. Saat ini.
Boleh tinggalkan aku?
Jadi apa ini?
Salahku?
Karena kau dan aku...
kita tidak...
Ya Tuhan, Curtis.
Kau bicara begitu...
lalu tidak memberiku kesempatan menjawab?
Dan kau meninggalkanku dengan beban itu?
Pengecut.
Kau tidak boleh mengakhirinya seperti ini.
Silakan salahkan aku.
Tapi ini tidak pernah soal diriku.
Kaulah yang mengejar hantu.
Aku tidak akan biarkan Petrovich lolos lagi.
Kita harus awasi dia setiap saat.
Aku dan Detektif Miskova tidak bisa melakukannya.
Dia mengenal kami.
Kukira kita sudah menangkapnya. Kenapa kita melepaskannya?
Pemerintah di sini.../ Ada masalah dengan surat ijinnya.
Kalian membuntuti Petrovich, mulai sekarang.
Dia batuk, meludah, ke toilet,
laporkan.
Jangan menangkap, jangan terlihat.
Dia berbahaya. Bagaimana jika.../ Oke. Tunggu di mobil.
Pergi.
Curtis, tenang.
Aku akan tenang setelah bajingan itu ditangkap kembali.
Legends S02E06 The Legend of Tamir Zakayev
Paris. Saat ini.
Di mana dirimu selama 36 jam terakhir?
Di rumah teman Jamal.
Keluarganya membantu kami.
Ibunya seorang perawat. Dia menjahit lukaku.
Tapi mereka takut pada polisi dan ingin kami segera pergi.
Mari istirahat, carikan makanan untukmu.
Tidak perlu.
Bisa ulangi bagian komputer tadi lagi?
Tunjukkan di mana Tamir menyimpan komputernya.
Tebakan terbaik adalah di sini.
Aku bisa tahu itu benar jika komputernya offline...
dan tidak tersambung pada apa pun kecuali listrik.
Oke. Tunjukkan padaku.
Begitu kau masuk?
Aku ke kamar mandi.
Lantai dua.
Buka gorden selebar 6 inchi, hitung sampai 3,
lalu tutup lagi.
Dengan begitu, kau akan tahu jika itu pesan dariku.
Tidak apa. Aku akan mengawasi dari dekat.
Ingat nomor ini.
Jika kau dalam masalah dan tak ada jalan keluar,
telepon dan seseorang akan menjawab.
Mereka akan memberi tahu kami.
Semua ini kebohongan.
Membohongi Khava soal keberadaanku.
Membohongi pamanku untuk mengambil sesuatu dari komputernya.
Bagaimana kau bisa melakukannya tanpa tertangkap?
Buat kebohongannya sedekat mungkin dengan kebenaran.
Khava?
Ya?/ Ini Kate.
Kate? Oh, astaga.
Kau ada di berita.
Apa kau baik-baik saja?
Aku sangat ketakutan.
Polisi mengira aku terlibat.
Aku tidak bisa pulang.
Di mana kau?
Bersembunyi di rumah teman Jamal.
Keluarganya mengijinkan kami menginap.
Kau bilang aku punya saudara di Praha, bukan?
Bisa kau hubungi mereka?
Tanya apa mereka bisa membantu?
Aku tidak tahu harus bagaimana lagi.
Akan kucoba.
Aku bisa menghubungimu lagi di nomor ini?
Ya.
Terima kasih.
Tolong cepatlah.
Bagus.
Terima kasih sudah memberitahuku.
Kerjamu bagus.
Beslan!
Ya, Paman?
Ada paket penting yang harus kuambil dari Paris.
Hai.
Aku Katya.
Seluruh Paris mencarimu. Ganti pakaianmu.
Tidak ada lagi yang namanya Katya.
Bagaimana kau mengenal pamanku?
Istrinya adalah saudari ayahku.
Kalau begitu kita keluarga./ Sekarang kau pemuda Ceko.
Jangan sampai ada yang mendengar suaramu.
Pemancar di bahan bakar bekerja.
Mereka sekitar 1,5 KM di depan.
Jangan sampai tertinggal./ Martin, tenang. Kami mengurusnya.
Sementara itu...
Sayangnya itu bukan bacaan ringan.
Ini berkas MI6-ku.
Aku menepati janjiku.
Sekolah Sedley. 1981.
Sudah resmi,
kau diterima Universitas Leeds.
Selamat, Alex.
Ini dia. Semua hasil jerih payah kita.
Terima kasih, Tn. Sedley.
Aku ingin kau tahu semua yang kulakukan...
adalah persiapan untuk saat ini.
Aku tahu kau akan membuatku bangga.
Universitas Leeds, Inggris. 1981.
Minum! Minum! Minum!
Aku bangga padamu.
Buka mulutmu./ Maaf?
Kau tidak pernah melihat narkoba LSD?
Dari mana saja kau?
Terkurung.
Sudah kuduga.
Kau dari sekolah asrama. Akuilah.
Benar sekali.
Ini hari keberuntunganmu.
Karena kau mahasiswa baru,
aku memutuskan untuk membantumu.
Mengenalkanmu pada dunia.
Dari mana kita mulai?
Melompat ke sungai.
Tanpa pakaian.
Kudengar kau mengalami malam yang hebat.
Siapa kau?
Orang yang membayar jaminanmu.
Kenapa kau melakukannya?
Kita punya teman yang sama.
Tn. Sedley.
Bersemangatlah.
Kenakalanmu tidak akan diketahui publik.
Lagipula, menurut Tn. Sedley,
kau tidak layak di tempat ini.
Kau dimaksudkan untuk hal yang lebih besar, Alex.
Mungkin hal yang luar biasa.
Ayo. Mari ambil pakaianmu.
Kau tidak bilang siapa dirimu.
Bisa dibilang aku malaikat penjagamu.
Praha. 2001.
Apa yang kita dapat?
Bajingan berdarah ini bernama Ramzan.
Dan saat kubilang "berdarah," itu secara harafiah.
Dia tukang daging halal yang diduga membawakan pesan...
dari jenderal kepada Doku di masjid.
Tim "B" dan "C" mengikutinya selama 2 minggu.
Tapi ini teka-tekinya,
mereka tidak melihat Ramzan memberikan pesan pada siapa pun.
Ternyata, bukan dia yang harus kita awasi.
Istrinya.
Jamilla.
Pembersih rumah.
Bekerja di seluruh kota.
Tim "C" melihat dia naik bis ke Beroun,
sekitar 30 KM Barat Daya.
Tunggu apa lagi?
Panggil S.A.S., tangkap dia.
Kita harus memastikan keberadaan jenderal dulu,
menyediakan susunan bangunan, informasi keamanan.
Kita butuh mata di dalam bangunan itu.
Bagaimana?
Asetmu, tentu saja.
Satu orang...
menjadi banyak.
Ambillah dan pergi bermain./ Untukmu.
Kenapa kau membawa dia?
Apa aku harus meninggalkannya di rumah sendirian?
Jangan bawa dia lagi.
Aku sudah memberitahumu soal kejadian di masjid.
Kapan Katya dan aku bisa ke London?
Ada satu hal yang harus kau lakukan dulu.
Ramzan, si tukang daging. Kau kenal istrinya?
Jamilla.
Ya, sedikit. Kenapa?
Kau harus mendekatinya.
Mendekati?
Di masjid, di pasar, mengobrol.
Jadilah teman baik.
Kenapa?
Akan kuberitahu bila tiba saatnya.
Aku melakukan perintahmu, sekarang kau meminta lagi.
Bagaimana aku tahu bahwa ini untuk yang terakhir kalinya?
No comments yet. Be the first to leave one.