Honey 3: Dare to Dance

Honey 3: Dare to Dance

Download Indonesian Subtitle

Release info

Honey 3 Dare2Dance
A Commentary by 703_Ferdy
1st sub. Please rate. Thanks

Tags

other
Published on: 2016-09-05
Downloads: 40
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Terjemahan oleh: Joce Ratu Eda

Maaf kalau masih belepotan Enjoy aja

Hey, Melea.

Kau dan drama-mu, Nadine.

Apa Kau akan selalu masuk seperti tadi?

Aku bukan siapa-siapa bila tidak dramatis.

Sudah berapa lama Kau kenal Aku?

Kurasa, sejak ibu kita tumbuh bersama,

Aku bisa bilang, sebelum kita lahir.

Dan persahabatan kita akan terus abadi.

Dari lahir sampai mati, sayang!

Ya itu maksudku. Got this tonight.

Kalian benar-benar edan.

Kau menyukainya, bukan. Yeah, Aku menyukainya.

Kau tahu, berada bersama mereka, membuatku merindukan bersama dengan seseorang spesial.

Dan, sayang, Kau sungguh...

Oke. Kau...

Kau tak perlu menyentuhku. Aku tak ingin mendengarnya. Oh!

Menyerahlah, Laser. Terserah kau, bung.

Aku siap pergi, gimanapun juga.

Yeah, sebaiknya kita pergi, juga. Kita ada pelajaran pagi ini.

Kalian duluan.

Aku ingin bersama Nadine sebentar.

Ayolah, Sampai ketemu besok.

Jangan terlambat. Tidak mungkin.

Dah, teman-teman. Dah.

Bersenang-senanglah. Tapi, jangan berlebihan.

Yeah, Dia orang yang baik.

Mungkin akan asyik bila Aku masuk sekolahmu dan menemukan pangeranku di sana.

Kan, Aku pernah bilang padamu.

Tapi, Aku punya pekerjaan.

Aku hanya bilang, Kau punya bakat lain selain mengajar.

Kau tak boleh menyia-nyiakannya.

Tidak, tidak akan kusia-siakan, karena...

Kau lihat cowok yang di sana itu? Yeah.

Dia ingin mentraktirku minum malam ini. Oh-ho!

Mau minum bersama kami?

Aku tidak minum.

Kau tahu, MeMe, Kita telah menunjukkan pada mereka.

Setidaknya, mereka bisa menghargai penampilan kita.

Selamat bersenang-senang.

Waktu untuk pertarungan yang sesungguhnya.

Apa?

Ayo, teman-teman. Kita tunjukkan kebolehan kita.

Yeah!

Yes!

All right.

Siapa mereka?

Aku tidak kenal.

Oke, tolong pegangin dong.

Mari kita mulai.

Yeah.

Yeah!

Ayolah, tolong.

Tidak malam ini, teman-teman.

Keamanan, Keamanan! Tolong amankan mereka.

Sial. Selalu saja begitu. Ini belum usai.

Oh, Kami baru saja mulai.

Yo! Hey, hey!

Hey! Kau mau apa? Jangan ikut campur.

Ayo pergi. Heran Aku, kenapa mereka berkelahi?

Kan, sudah kubilang!

Itu bukan masalah besar.

Kadang-kadang hal-hal sepele bisa menimbulkan keributan.

Aku tahu, seharusnya tak meninggalkanmu sendirian.

Aku tidak sendiri. Aku bersama Nadine dan kawan-kawan.

Kawan-kawanmu? Yeah.

Bukan karena Kamu menghabiskan musim panas di sini bersama mereka,

berarti Kau berasal dari sini.

Nyantai aja.

Kami gak melakukan kejahatan, koq.

Tapi sebaliknya, Aku belajar beberapa gerakan baru

dari cewek yang ngajak ribut semalam.

Dia keren banget.

Aku rasa, bisa menggunakan beberapa gerakannya

di pertunjukan Romeo and Juliet nanti.

Kau sudah gila.

Apa yang ada di kepalamu selalu soal menari?

Tidak, terkadang Aku memikirkanmu.

Kadang-kadang? Mm-hmm.

Oh, Baiklah.

Kau tahu, Aku sibuk. Banyak yang harus kulakukan.

Kau memang sangat sibuk.

Apa Kau terlalu sibuk untuk ini juga?

Tidak. Aku sudah terlambat masuk kelas.

Oke, baik.

Kau sudah mengerjakan musik untuk pertunjukan nanti, bukan?

Ya, Kapten.

Dasar bodoh.

Lima, enam... Lima, enam, tujuh, mulai.

Yes!

Yeah!

Whoo!

Ayo, ayo, ayo.

Yeah!

Yeah!

Hey!

Sebentar. Aku harus menjawab telpon.

Yeah?

Melea, tadi itu bagus.

Aku mau Kau berlari mengitariku lagi nanti.

Kenapa? Kau iri dengan gerakanku yang tadi?

Pastinya. Hey.

Apa?

Melea. Kepala Sekolah ingin bertemu kamu.

Pergilah.

Baiklah, teman-teman, Kita mulai dari gerakan terakhir.

Apa harus kubilang dua kali?

Ayo mulai.

Melea, apapun masalahnya, kita harus mencari pemecahannya.

Tak ada yang perlu dibahas, Erik.

Aku dikeluarkan dari sekolah,

dan Aku tak akan bisa menyelesaikan pertunjukan sendratari-ku.

Itu proyek kita bersama, dan jujur Akupun kecewa sepertimu.

Tidak, Kau tak tahu perasaanku.

Ayolah, Kita akan cari solusinya.

Aku tak bisa. Nanti Kau kutelpon.

Jadi, apa masalahnya?

Aku terlambat bayar uang SPP, dan tak boleh sekolah sampai melunasinya.

Lalu, beasiswamu bagaimana?

Tidak cukup.

Kenapa Kau tidak bilang pada Paman?

Maksudku, Paman sudah menerimaku tinggal di sini. Dan memberiku makan.

Setidaknya, Aku harus mampu mengatasi masalahku sendiri.

Melea, Kau tahu kalau Paman akan melakukan apapun untuk menolongmu.

Tapi, Kau harus bilang pada Paman.

Paman tahu kalau Aku berjanji pada alm. Ibu untuk menyelesaikan sekolahku.

Sejak Aku mengerjakan thesis Romeo dan Juliet ini...

menurutku, itu adalah cara yang baik untuk mengenang alm. Ibu.

Paman yakin, bahwa menyerah adalah pilihan buruk yang tak diinginkan Ibumu.

Paman benar.

Dan Paman sangat yakin Kau akan mampu mengatasinya.

Apa yang membuat Paman sangat yakin?

Aku sudah mengacaukan semuanya.

Kau anak yang pandai. Itu yang penting.

Tapi lebih dari itu, Kau anak yang gigih dan pantang menyerah.

Makasih Paman.

Aku pikir, sebaiknya kita berhenti bicara dan mulai makan.

Apa yang akan Kau lakukan?

Aku akan mencari kerja

Caranya?

Entahlah. Aku akan melihat iklan lowongan kerja.

Dan mengajukan lamaran.

Menurutku, itu tidak penting sekarang.

Ada yang harus kukatakan padamu, Erik.

Rencana untuk pertunjukan Romeo dan Juliet tidak berjalan

sesuai dengan yang kuinginkan.

Menari adalah kemampuanku.

Aku ingin bisa menceritakan kisah ini,

dan membuat penonton memahaminya.

Ini adalah kisah kesukaan Ibuku, dan Aku ingin mengenangnya dengan cara itu.

Tentu.

Tapi, kenapa harus sekarang?

Maksudku, Aku paham. Aku merasa tarianmu sejalan dengan musikku,

tapi, Kau harus lebih fokus untuk mencari uang untuk melunasi SPP-mu, dan kembali sekolah

lalu, Kau boleh memikirkan tentang pertunjukanmu.

Akan kucari cara untuk melakukan keduanya bersamaan.

Kostum, peralatan, dll. Biayanya tidak murah.

Bagaimana caramu menutupinya?

Penjualan tiket nanti. Oh!

Um... Kau masih mau mengerjakan musik untuk pertunjukan itu, bukan?

Kau serius?

Sangat serius.

Bila kau sangat berhasrat dengan pertunjukanmu, ya, akan kukerjakan musiknya.

Baguslah.

Sekarang, Aku hanya perlu mencari pekerjaan,

untuk membiayai pencetakan tiket.

Doakan Aku. Yeah, Itu tak perlu.

Dengar, jika ini tidak berhasil, maksudku, setidaknya Kau punya Aku.

Kadang-kadang, Kau bisa sangat dangkal.

Yeah, memang dangkal. Baiklah, Aku hendak pergi. Dah.

Hello. Namaku Melea Martin.

Aku seorang penata tari hip-hop,

dan Aku tertarik untuk mengisi lowongan pekerjaan yang anda tawarkan.

Hip-hop? Oh, maaf. Kami hanya mengajarkan ballet dan jazz.

Oke, Aku sudah melihatnya. Bagus.

Kau suka yang kau lihat?

Gimana kalau yang ini.

Oh, gitu ya? Baiklah.

Crystal, Kau tak boleh mengganggu kawanku.

Melea orangnya hebat.

Yeah, benar.

Baiklah, semuanya, masuk kelas sekarang.

Aku tak ingin ada yang terlambat.

Belajarlah dengan semangat seperti menari tadi.

Zam, Kau juga.

Aku pernah melihatmu. Kau hebat.

Trims.

Wow! Kau sungguh membuatnya terkesan.

Zam gak cuma ngebual. Dia anak yang pendiam.

Kelihatannya dia anak yang baik.

Ya. Dia susah didekati.

Apa yang Kau lakukan hari ini?

Oh, mencari pekerjaan, tapi tak ada lowongan di sini.

Yeah, pemangkasan anggaran.

Kau butuh uang untuk apaan?

Biaya sekolah.

Beasiswaku tidak mencukupi. Dan Aku harus mencari tambahan.

Selamat datang di dunia nyata. Kau benar.

Baiklah, sebaiknya Aku masuk sekarang

More Indonesian subtitles for Honey 3: Dare to Dance

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left