The first 200 lines.
Aku menderita amnesia.
Aku hilang ingatan akibat kecelakaan mobil itu.
Aku kehilangan semua ingatanku.
Pertama aku harus belajar mengenal siapa diriku.
Aku berusaha keras untuk mencapai posisiku sekarang.
Jika menurut kalian aku tak pantas menjadi Direktur Tae San...
Aku akan mundur dari jabatan ini.
Dan...
Akan kukerjakan apa yang mampu kukerjakan.
Dan aku akan berada pada posisi yang semestinya.
Direktur!
Apa maksudnya itu?
Apa yang sudah kau lakukan?
Bagaimana kau bisa memberitahu mereka mengenai amnesiamu?
Kau ingin merusak rencana atau apa?
Bukan begitu...
Aku hanya ingin menyerahkan segalanya pada Ma Roo mulai sekarang.
Jujur, aku bisa apa dengan kondisiku sekarang?
Direktur!
Apa masih ada yang lain yang ditinggalkan ayahku untukku?
Mungkin dana rahasia atau rekening bank Swiss?
Kenapa kau tanyakan itu?
Karena aku ingin menyerahkan segalanya pada Ma Roo.
Setelah kau serahkan segala milikmu...
Apa yang akan kau lakukan jika dia mencampakkanmu seperti lap bekas?
Dia bukan orang seperti itu.
Bagaimana kau bisa tahu orang seperti apa dia?
Aku tahu dia seperti apa.
Walau hanya masalah sepele, Ma Roo takkan berbohong padaku.
Karena itu aku tahu.
Ini gila.
Presiden, apa yang harus kulakukan?
Dia begitu mudah mempercayai orang.
Apa yang harus kita lakukan padanya?
Bahkan kau juga menipuku, Sekertaris Hyun.
Pada saat kecelakaan...
Pengemudi mobil yang kutabrak adalah Kang Ma Roo.
Kau membohongiku soal itu.
Direktur.
Direktur, itu karena...
Apa kau juga bersekongkol dengan mereka?
Kau, Pengacara Park, dan Kang Ma Roo, apa kalian semua bersekongkol?
Cantik, bukan?
Itu cincin pasangan terakhir di toko ini.
Anda berminat?
Apa ingatanmu sudah pulih?
Untuk saat ini,
Aku tak mau kau beritahukan pada yang lain.
Terima kasih, direktur.
Bila aku mati nanti,
Aku bisa menghadapi mendiang ayahmu.
Aku janjikan akan mengembalikanmu ke posisimu semula.
Agar aku bisa membuatnya beristirahat dengan tenang.
Aku memintanya mempercayaiku.
Aku berjanji di hadapan makamnya.
Kukira aku tak bisa memenuhi janjiku.
Apa yang terjadi pada ayahku?
Ada apa?
Apa maksudmu ayahku beristirahat dengan tenang?
Kau baru tiba?
Ya.
Itu semua hadiahku.
Hadiah pertama...
Kedua dan ketiga.
Semuanya cantik.
Syukurlah.
Terima kasih.
Dan...
Ini hadiah keempatku.
Diterjemahkan oleh : Sue Valentino & CalVter
Episode 17
[Aku bertemu Kang Ma Roo hari ini, tapi ia terus berbohong padaku.]
[Aku pergi menemui dokter. Dia bilang aku sudah membaik.]
[Aku ingin membuat Ma Roo bahagia dengan memulihkan ingatanku.]
Eun Gee!
Nona Eun Gee, senyum!
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Aromanya enak.
Kau membuat sarapan pagi ini?
Ya, kau suka, kan?
Jujur, aku lebih suka kau yang masak dibanding Choco atau Jae Gil.
Aku juga sama.
Bisa kau panggilkan mereka?
Semalam aku bermimpi lagi.
Aku bertemu sekitar seratusan orang di dalam mimpiku.
Mereka semua berkata mereka adalah ayahku atau teman-temanku.
Mereka bilang mereka kekasihku, bahwa mereka berada di pihakku.
Mereka mengatakan hal-hal manis padaku.
Tapi kau tak mengatakan apa-apa.
Eun Gee, aku satu-satunya yang mempedulikanmu...
Dan satu-satunya yang mencintaimu.
Aku ingin kau mengatakan itu padaku bahkan jika itu bohong.
Aku berteriak padamu.
Tapi tetap saja, kau tak mengatakan apa-apa.
"Eun Gee."
"Aku berada di pihakmu."
Itu saja yang ingin kudengar.
Maka aku bisa mempercayaimu, apapun yang terjadi.
Itu saja yang kuinginkan.
Eun Gee.
Ya?
Kau dan aku...
Apa kita harus pergi ke suatu tempat yang sangat jauh?
Suatu tempat dimana tak seorangpun mengenal kita.
Suatu tempat dimana hanya ada kita berdua.
Entah itu di kutub utara atau selatan atau bahkan Afrika.
Apa kita harus tinggal di sana?
Bagaimana, Eun Gee?
Aku suka.
Aku sangat suka.
Aku setuju.
Aku sangat setuju.
Ya, Tuhan.
Ada apa kau kemari sepagi ini?
Karena aku kedinginan.
Rumahku begitu dingin.
Yang benar saja.
Kenapa kau tak nyalakan pemanas ruangan di rumahmu saja?
Ada apa? Apa pemanasnya rusak?
Ya, pemanasnya rusak.
Astaga.
Kau bisa pergi ke hotel mewah atau ke sauna.
Rumah kosong ini sangat dingin sekarang.
Kau tahu apa yang lucu?
Bagaimana aku bisa merasa hangat di rumah ini?
Rumah ini adalah rumah terhangat di dunia yang kutahu.
Apa maksudmu?
Aku pamit dulu.
Jae Hee.
Apa kau menunggu seseorang di sini?
Apa mungkin kau menunggu Ma Roo?
Kau serius sedang menunggunya?
Jika aku menunggu, menurutmu dia akan datang?
Mereka pindah malam-malam tanpa memberi tahu orang lain.
Aku ragu dia akan kembali.
Bila orang pergi seperti itu, mereka takkan kembali.
Kalau begitu, aku akan membuat mereka kembali.
Apa?
Aku akan membuat mereka kembali ke rumah ini.
Apa kau membuntutiku?
Kemana aku pergi dan siapa yang kutemui...
Setiap detik aku selalu diawasi.
Apa aku berada dibawah pengawasanmu?
Beraninya kau.
Memangnya kau siapa berani mengawasiku?
Kau hanya pemimpin tim kuasa hukum di perusahaan.
Beraninya kau terus mengawasiku.
Karena aku baik padamu, tampaknya kau jadi lupa daratan.
Sadarlah, Ahn Min Hyuk.
Aku bos-mu.
Aku terlalu jauh berada di atasmu untuk bisa kau lewati.
Mengenai Suh Eun Gee, kau tak seharusnya bertindak gegabah.
Fakta bahwa dia dengan mudah mengungkapkan kondisi amnesianya...
...membuatku berpikir mungkin mereka punya rencana lain.
Ada yang mencurigakan.
Jadi kenapa?
Jangan berpikir ini sudah selesai.
Maksudku jangan membuang waktu dan emosimu untuk hal menyedihkan seperti ini.
Jika kau terus ceroboh seperti ini...
Tak butuh waktu lama hingga seseorang menikammu dari belakang.
Dan tak seorangpun tahu siapa yang akan melakukannya.
Aku tak mau kau kena flu.
[Laporan Kecelakaan Mobil Pengemudi - Kang Ma Roo]
Ingatan Eun Gee sudah pulih.
Ya?
Kau sedang berkemas?
Aku mau istirahat hingga aku ditugaskan kembali.
Apa ini?
Ini undangan pernikahanmu.
Pernikahannya dijadwalkan berlangsung tiga minggu lagi.
Mereka belum menghentikan aksi mereka untuk menyatakan kau tak kompeten.
Banyak yang ingin tahu apa pernikahan ini nyata.
Yang terbaik untuk saat ini adalah tetap melaksanakan pernikahannya.
Baik.
Bisa kau beritahu Tn. Kang mengenai ini?
Kau tak perlu menjalani pernikahannya.
Aku takkan menikah.
Lalu kenapa?
Ma Roo.
Apa kau sudah lihat undangan pernikahan kita?
Rasanya seperti mimpi.
Ini bukan mimpi, kan?
Eun Gee sedang berbohong.
Itu artinya dia tak mempercayaiku.
Baiklah, sampai ketemu nanti.
Itu artinya dia sangat marah padaku...
Dia tak bisa memaafkanku.
Eun Gee.
Aku mau mengambil cuti.
Karena aku terus bertindak seolah aku tak hilang ingatan...
Aku jadi sangat lelah.
Baik.
Kesehatanmu harus lebih diutamakan.
Kau harus meminta resep obat herbal.
Yang terpenting, Ibu Eun Suk...
Apa bisa kau berperan sebagai ibuku?
Tentu saja bisa.
Apa yang bisa kubantu?
Apa kau bisa membantu mempersiapkan pernikahanku?
No comments yet. Be the first to leave one.