The first 200 lines.
Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%
Perang ini takkan berakhir.
Dengan setiap jengkal tubuh dan semangatku yang hancur.
Setiap hentakan menggetarkan otakku.
Setiap langkah menjauhkanku dari rumah...
...hingga aku kerangka manusia...
...yang memberi kecupan perpisahan ibuku bertahun-tahun lalu.
Dan aku selalu merasa tegang.
Tanpa tahu mana yang tiba lebih dulu,
Peluru yang merenggut nyawaku...
...atau kesempatan terakhirnya untuk penebusan.
D. Werner, 18 tahun. Prajurit I Perang Dunia II.
Nazi Menjajah Prancis. 1944.
Merunduk!
Mundur! Mundur!
Itu tidak bekerja!
Medis! Medis!
Siapa namamu?
Baku tembak di mana-mana!
Serangan!
Apa yang kau inginkan?
Hei, Butchie.
Kau punya kaos kaki ekstra?
Sepatu ini sangat gatal.
Kau harusnya membawa dua pasang.
Aku membawa dua pasang.
Kaos kaki pertamaku berlubang setelah tiga hari.
Sial.
Seandainya aku terlahir dengan telapak kaki datar.
Adik sepupuku telapaknya datar,
Dia tak bisa bergabung ke militer.
Dia gantung diri di di lumbung pamanku.
Kau penuh bualan, Kirk.
Adik sepupumu tetaplah sepupumu, bukan?
Kenapa kau memanggilnya yang lain?
Tentu saja dia sepupuku.
Siapa yang berbohong soal itu?
Apa kau tahu kenapa kau berbohong?
Kenapa kau bersikap sok tahu?
Pos jaga 30 mil ke bukit itu.
Ayo bergerak.
Ada mobil yang datang.
Berapa banyak M7 yang kita punya?
Kita seharusnya mengambil mobil itu.
Perjalanan yang harus ditempuh masih jauh.
Ya, karena itu bekerja begitu baik untuk mereka.
Nazi tak begitu tangguh sekarang, ya?
Kau takkan membutuhkan ini. Tidak.
Hei, Butchie, perhatikan peta, pesan berkode,
Apa saja yang bisa kita gunakan melawan mereka.
Menurutmu apa yang aku lakukan?
Hei, Butchie, ada yang masih hidup.
Kau ingin aku membawanya? Atau membuangnya?
Dia Mayor. Itu bagus.
Ayo, Orang Jerman. Bersiap untuk bertarung.
Saat kau tersenyum...
Saat kau tersenyum...
Seluruh dunia tersenyum bersamamu.../ _
Temanku ingin bertarung denganmu!/ Diamlah, Eugene.
Bajingan ini paham apa yang aku katakan.
Baiklah.
Baiklah./ Ya.
Hei, lihatlah Rocky Graziano.
Astaga, orang ini hebat.
Penyeberangan terdekat saat ini dua mil dibalik bukit itu.
Kalahkan dia, Butchie.
Ya.
Ayolah... Kau memukul seperti wanita.
Maaf, semuanya, kita jauh tertinggal. Kurasa kita salah belok.
Berkemaslah.
Aku takkan melukaimu.
Tak apa.
Ambillah.
Kakiku rasanya seperti mau copot.
Setelah kita sampai di sana, itu akan mudah.
Kalian bisa tidur berhari-hari.
siapa yang kita asuh kali ini?
Bukan "siapa." Rumah mewah atau kastil.
Itu seharusnya hal yang besar ketika Pasukan Udara ke-82..
...tiba dan memukul mundur Pimpinan Tinggi Nazi.
Kita akan bertahan hingga diperbolehkan pergi.
Berapa lama itu?/ Selama yang dibutuhkan.
Sangat-sangat bagus. Seprai bersih dan tisu toilet.
Tak heran Nazi menyita ini.
Ya. Apa yang tak bisa dicintai?
Mungkin dia hanya tidur.
Ya, tak cukup ruang.
Tenanglah, Nak. Pasukan panggantimu sudah datang.
Kau ketiduran saat melihat bintang?
Bawa perlengkapanmu! Tim pengganti kita sudah datang!
Kurasa aku mati dan pergi ke surga, teman-teman.
Astaga, kau serius? Lihatlah ini.
Tempat ini sebesar Roseland.
Ini lebih besar dibanding seluruh lingkungan rumahku di Queens.
Oke, bersiap untuk berangkat. Kita pergi dua menit lagi.
Wow./ Kenapa buru-buru?
Tidak buru-buru.
Kenapa kalian tidak tidur di ranjang?
Itu tak ada kutu ranjangnya, 'kan?
Ya, kutu ranjang.
Kami menaruh kebanyakan kasur di ruang bawah tanah.
Ada cerita apa, orang-orang penuh semangat ?
Ada berita dari sana?
Tidak.
Ini tak begitu bisa menangkap frekuensi di sini.
Pasti rusak.
Rusak, ya? Mungkin kau sebaiknya tinggalkan itu bersama kami.
Eugene ini seperti Marconi dengan obeng.
Ya.
Ya.
Bisa aku pergi sekarang?/ Masih belum.
Di mana makanannya?
Tempat ini adalah pangkalan utama untuk operasi.
Mereka memenuhi dapur dengan sosis, keju,
Anggur dan seluruh brandy yang bisa kau minum.
Truk persediaan datang untuk memasok ulang seminggu lagi.
Mereka akan membawa roti segar dan ransum-K.
Apa yang salah dengan tempat ini?
Maksudku, jika tempat ini seperti Coney Island, kenapa terburu-buru?
Kau sehari terlambat. Kami tertinggal dari jadwal.
Dan beberapa dari kami ingin mengambil cuti, oke, berengsek?
Kita pergi.
Salah satu dari mereka meninggalkan ranselnya.
Apa maksudmu kau tak pernah mencoba fondue ?
Kau dibesarkan di rumah bordil?
Berikan dia teko panci dan wajah, juga Little Lord Fauntleroy.
Hei, seberapa jauh rumah bordil terdekat?
Kudengar gadis Prancis memotong ke sisi samping.
Itu gadis Jepang yang memotong ke samping, dasar bodoh.
Aku tak mengerti kenapa kita harus melakukan penguncian.
Kita akan berada di sini selama seminggu.
Aku akan melihat-lihat rumah.
Bagaimana dengan fondue ?
Eugene!
Kejunya!
Ini adalah kehidupan, teman-teman.
Apa?
Apa itu bagus?
Ya, ini soal mesin...
...yang seharusnya menjadi portal kejiwaan antar dimensi,
Tapi ternyata itu juga portal antar waktu.
Kau bisa cukup berkata tidak.
Istirahat berakhir.
Apa itu?
Astaga, apa-apaan?!
Tiga, dua, satu.
Apa itu?
Kau juga melihatnya?
Aku tak yakin apa yang aku lihat.
Earl Grey?
Itu benar.
Surat sepupuku berkata, "Mereka juga merawat SPOW."
"Makanannya lumayan."
"Dan kami bisa bermain bisbol setiap hari."
"Aku menyayangimu."
"Dan aku tak sabar bertemu denganmu setelah perang."
Lalu di bawa suratnya dia menulis,
"Catatan tambahan. Simpan perangko ini untuk Paman Harold."
Hanya saja tak ada Paman Harold didalam keluarga.
Jadi kami menganalisa prangko itu.
Murni penasaran, kau tahu?
Dan di bawahnya,
Tertulis dengan huruf kecil, lima kata...
"Mereka sudah memotong lidah ku."/ Astaga.
Apa itu?
Aku temukan di ruang bawah tanah.
Milik salah satu Nazi yang mengambil alih rumah ini.
Dieter Werner. 18 tahun.
Nazi keparat.
Kalian ingat Louis Dari Kompi Bravo,
Si rambut merah dari peternakan babi?
Bagaimana pelacur tua itu mencuri uangnya,
Mengurung diri di kamar mandi?
Ada apa dengan dia?/ Louis mendengar kaca pecah,
Wanita itu mulai berteriak pembunuhan,
Jadi Louis mulai menggedor pintu, berusaha untuk masuk,
Tapi pintunya sangat kokoh.
Beberapa menit kemudian, dia berhasil masuk.
Melihat jendela pecah, telinga wanita itu berada di wastafel,
Dan ada tulisan menggunakan lipstik,
"Selamat datang di dunia tepuk tangan yang menawan."
Kau penuh omong kosong, Butchie.
Kau mendengar itu?
Aku harap itu tidak bersuara semalaman.
Aku mungkin terpaksa tidur di luar.
Kau harus, jika kau akan membaca sampah ini.
Aku bisa melihat kenapa mereka meninggalkan itu.
Disini menjelaskan apa yang terjadi kepada keluarga yang tinggal di sini.
Dan apa yang dia lakukan kepada mereka.
Teman-teman, kurasa aku mulai menjadi gila.
Apa itu Kode Morse?
I, H, A, V, E,
N, O,
Omong kosong./ L, E,
G...
S?
"I have no legs"?
Astaga.
Singkirkan itu. Itu dipenuhi penyakit.
Siapa kau? Ibuku?
No comments yet. Be the first to leave one.