Specials

Release info

When A Man Loves E16 130523 HDTV H264 720p-KOR
A Commentary by Lupak
Visit Us @IDFL.us Makasih banyak buat komen dan ratenya...

Tags

HDTV
hdtv
720p
720
HD
Published on: 2013-05-26
Downloads: 36
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Thanks original uploader riri13

LUPAK Presenting to you

Episode 16

Bagus sekali bisa sarapan di gunung.

Makanlah yang banyak. Nasi gulungnya enak.

Apa kau baik-baik saja Mi Do?

Yeah, demamku turun.

Apa kau sudah tidak waras? Kenapa kau pergi ke atas sana?

Aku senang melihatmu lagi.

Aku pikir aku akan mati malam itu.

Terima kasih telah menyelamatkanku.

Tak perlu berterima kasih.

Pasti ada semacam ketidak beruntungan mengikutimu belakangan ini.

Kau mau pergi ke peramal?

Kita pergi ke peramal. Kita bisa menanyakan pengendara tabrak lari itu.

Sidahlah. Aku hanya perlu berhati-hati mulai sekarang.

- Mau tambah kopi? - Tidak, Tidak usah. Punyaku masih banyak.

Ingat saat kau bilang padaku bahwa kau lebih suka kopi daripada jalan-jalan?

- Kapan aku bilang begitu? - Di atas kereta terakhir kalinya.

Aku tidak pernah mengatakan itu.

Tapi kau ingat berada di kereta.

- Kalian mau tambah? - Baik.

- Ini Mi Joon. - Oke. Terima kasih.

Hey, di mana kau?

Mi Do. Kapan kau ingin pergi?

- Ayo kita pergi sekarang. - Baik, Aku akan bersiap.

Mi Do! Apa yang terjadi?

Kenapa kau di atas tanah?

- Kau tidak apa? - Aku baik-baik saja.

Mi Do. Kita pernah ke sini untuk melihat bunga. Apa kau ingat?

- Aku ingat. - Setidaknya kau masih mengingatku.

- Yeah. - Ingatan yang lainnya juga akan kembali.

Tunggu saja. Jangan khawatir.

Tidak. Aku lebih baik tidak mengingat kenangan yang tidak berguna.

Aku suka seperti sekarang.

- Halo? - Hai! Ini Kelly Jo.

Oh ya. Halo.

- Aku ikut prihatin tentang Seo Mi Do. - Ya.

Dari siapa anda mendengarnya?

Aku mendengarnya dari Mi Do. Aku tidak bisa menghubunginya...

Terima kasih. Aku telah menghubunginya.

Itu membuat hatiku sedih.

Terima kasih atas perhatiannya.

Hiburlah dia terus. Dia merasa bersalah padamu.

Kurasa dia akan segera pulih dan kembali padaku.

Maaf. Apa yang barusan anda katakan?

Kubilang dia akan kemabali padaku.

Tidak, sebelum itu. Apa anda bilang Mi Do merasa bersalah padaku?

Tentu saja begitu. Dia tahu apa yang telah kau lakukan padanya.

AKu akan datang satu jam sebelum acaranya berakhir.

Tidak apa. Aku bisa naik taksi.

Supir taksi tidak akan menggendongmu ke dalam mobil.

Yeah, Mi Do. Aku juga harus pergi kerja.

Kalau begitu aku akan naik kereta bawah tanah.

Berhentilah bersikap keras kepala. Aku akan mengirim sebuah mobil.

Aku harus banyak latihan pergi sendirian.

Aku tidak bisa bergantung terus pada orang lain sepanjang hidupku.

Baiklah kalau begitu. Naiklah kereta bawah tanah. Sampai jumpa di rumah.

Kurasa kau mendapatkan panggilan telepon.

- Aku tidak mengangkatnya. - Dari nomor tidak dikenal.

- Bukan Fedex? - Bukan Fedex.

Kalau begitu apa kau tahu nomornya?

Tidak.

Jangan pernah melakukan itu lagi. Jangan pernah kau menyentuh Mi Do lagi.

Bayarkan biaya rumah sakitnya seperti kau membayar

uang sekolahnya dan jangan temui dia lagi.

Kau seorang pelaku tabrak lari.

Kenapa menurutmu aku melakukan hal segila itu?

Saat polisi datang, aku akan bilang pada mereka itu kecelakaan.

Aku pergi karena aku takut.

Tinggallah di Hong Kong bersama Jae Hee.

Seo Mi Do. Apa dia berpura-pura tidak bisa jalan lagi?

Sudah kubilang tinggallah di Hong Kong bersama Jae Hee!

Apa yang terjadi?

Apa alasan kakakku harus tinggal di Hong Kong?

Untuk memasakmu, brengsek!

Ada banyak hal antara kalian berdua yang aku tidak ketahui.

Semoga perjalananmu menyenangkan.

Apa yang sedang kalian berdua bicarakan?

Sampai jumpa di rumah. Sekarang jam kerjaku.

Apa kau yang telah mengatur kecelakaan Seo Mi Do?

Aku melihat Lee Chang Hee berkeliaran dengan mobil tua.

Mobil tua berwarna hitam.

Detektif. Aku ayah Seo Mi Do.

Sudah adakah laporan lain?

Apa toko buku ini masih dalam perbaikan?

Tidak, kami sudah buka.

Bukankah anda yang datang menjenguk putriku kemarin?

Kurasa aku melihatmu bicara dengan Han Tae Sang di rumah sakit.

Bukan aku.

Aku yakin itu anda.

Kurasa anda salah orang.

Baiklah.

Silahkan lihat-lihat.

Aku akan kembali lain kali.

Bukankah kah anda datang untuk menyampaikan sesuatu?

Permisi?

Aku rasa merias wajah bisa menghilangkan stres.

Benar bukan?

Hei! Apa yang sedang kau lakukan?

Ayo kita pergi menari di klab.

Apa kau tahu jam berapa ini?

Yeah?

Kalau begitu kita pergi ke Universitas Hongik.

Ayo kita pulang. Ini sudah ada sejam lebih.

Mi Do terus keras kepala.

Dia berias tebal sekali. Dia sudah menunggu di deoan klub.

Dia menyuruhku pulang duluan.

Bisakah kau bicara padanya?

Tinggalkan saja dia di sana. Dia akan pulang sendiri.

Maaf telah membuatmu menunggu.

- Bagaimana perbaikannya? - Belum selesai juga.

Perbaikannya berhenti saat Mi Do di rumah sakit.

Bisakah kau tempelkan ini di dinding kamar Mi Do?

Kamarnya yang sekarang?

Ya.

[Aku akan tunggu. Aku tahu kau ingat aku.]

Kurasa dia tidak mengingat ini.

Kalau kita menempelkannya, mungkin saja kenangannya akan kembali.

Mi Do!

Mereka tidak mengizinkan kursi rodanya masuk.

Laporkan mereka.

Seperti yang anda lihat, Kami tidak punya lift.

Dia harus menggunakan tangga dari lantai 2. Aku minta maaf.

Gendong aku ke lantai bawah.

- Kita pergi lain kali saja. Lain kali. - Tidak!

Aku ingin menari.

Kita pergi lain kali.

Kita mau kemana?

Ada apa Dong Goo? Sejak kapan kau mau mencariku?

Bisakah aku meminjam uang?

Berapa?

Aku butuh banyak.

Bursa lagi?

Atau sebagai hadiah?

Tolong jangan tanyakan kenapa.

Kenapa tidak pinjam dari Han Tae Sang?

Apa kau bercanda denganku?

Dong Goo.

Apa kau tahu kenapa kau selalu menjadi tangan kiri?

Kau harus jaga rahasia dari si tangan kanan.

Kurasa aku bahkan bukanlah si tangan kiri.

Kalau begitu potong saja si tangan kanan!

Dari mana saja kau seharian ini?

Apa yang terjadi dengan wajahmu? Di mana kau mendapatkan luka itu?

Kau akan mendapat bekas luka di wajahmu!

Aku ingin beristirahat.

Aku tidak bisa menunggu kau melepaskan sepatumu sendiri.

Itu membuatku sedih.

Apa kau makan malam dengan Han?

- Aku ingin beristirahat. - Kau perlu mencuci mukamu. Ayo.

Biarkan aku beristirahat sebentar.

Kurasa Han membeli buah-buahan. Tunggu di sini sebentar.

Seo Mi Joon! Apa kau yang menempelkan poster ini!

Aku akan menunggumu! Aku tahu kau mengingatku.

Mi Do! Mi Joon! Ayo makan buah!

Apa kau di kamarmu Mi Do?

Boleh aku masuk?

Apa yang sedang kau lakukan?

Aku lelah.

Maaf soal yang tadi.

Tidak apa.

Kau mau makan pai di bawah?

Aku ingin beristirahat sekarang.

Baiklah.

Kenapa ini di sini?

Kalau begitu beristirahatlah.

Sayang! Kau mau menginap di sini mulai hari ini?

Aku ke sini ingin bicara denganmu.

- Silahkan duduk dulu. - Tn. Han.

Apa ada sesuatu yang kau ketahui menyangkut kecelakaan Mi Do?

Apa yang sedang anda bicarakan?

Apa yang sedang kau bicarakan?

Tn. Han sedang merawat Mi Do tanpa mempedulikan bisnisnya.

Aku melihatmu bicara dengan seorang wanita di rumah sakit.

Dia menanyakan apakah anda dibalik kecelakaan ini.

Dia pernah jadi rekan kerjaku, tapi dia tidak lagi rekan kerjaku.

- Dia marah padaku. - Siapa Lee Chang Hee?

Apa dia ada hubungan dengan kecelakaan Mi Do?

Tidak.

Mi Do! Apa kau ingat sesuatu?

Apa menurutmu Tn. Han mencurigakan?

Pergilah kalau kau mau mengatakan itu.

Dia bilang dia tidak akan menikahi dia. Hari berikutnya dia kecelakaan.

Ya, Aku katakan padanya untuk membunuh Mi Do.

Apa anda sedang sekarang?

Pergilah ke polisi dan katakan begitu.

Ingatanku kembali.

Aku ingat hari kecelakaan itu.

Apa yang kau ingat?

Aku akan melaporkan ke polisi besok.

Suruh mereka datang kemari pagi besok. Mi Joon bantu aku.

Baiklah.

Mi Do! Apa kau benar sudah ingat?

Kau bisa keluar.

Mi Do! Siapa yang melepaskan posternya?

Mi Joon! Hubungi dia demi aku.

- Siapa? - Orang yang memberikanmu poster.

Katakan padanya ke taman besok jam 2.

Kau ingat dia?

More Indonesian subtitles for When a Man Falls in Love

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left