Hana-Kimi

Hana-Kimi (花ざかりの君たちへ)

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

[Crunchyroll] Hana-Kimi - 02
Hana Kimi S02E02 CR WEB-DL Indonesian ID
A Commentary by Crunchyroll
Official Crunchyroll subtitles · Hana-Kimi S02E02 WEB-DL · Indonesian · ripped 2026-08-17

Tags

webdl
anime
Published on: 2026-08-17
Downloads: 0
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ini dia roti yakisoba!

Hatiku merasa bahagia, makan siang hari ini juga yang terbaik!

Selamat makan!

Dia terlihat sangat bahagia.

Lalu, seberapa jauh hubungan kalian berdua telah berkembang?

Kemarin, aku dikasi kukis buatan tangan.

- Ku-kuis buatan tangan? - Ku-kuis buatan tangan?

Hai, Komari itu gadis seperti apa?

Dia gadis yang sangat baik!

Lalu, sepertinya membuat kue adalah hobinya.

Lain kali, aku akan memperkenalkannya kepada Mizuki!

Ya!

Dengan begini, masalah selesai.

Syukurlah, Nakatsu kelihatan bahagia.

Aku juga harus berjuang!

Lho? Rupanya Ashiya!

Karasuma Kinuko!

Ha-halo.

Mau menjemput Sano?

Tegakkan kepalamu!

Karena aku pun tahu sisi lain Sano yang tidak diketahui oleh Karasuma!

Oh, ya!

Sano sudah terpilih menjadi anggota perwakilan, lho.

Bahkan sampai informasi terbaru pun,

aku sudah didahului…

Meski begitu,

baguslah Sano akhirnya mau kembali ke lompat tinggi.

Sejujurnya, aku sempat berpikir dia tidak mau melakukannya lagi.

Saat datang ke sini,

aku sangat terkejut mendengar Sano berhenti dari lompat tinggi.

Namun, aku menyadarinya.

Bahwa yang paling ingin melompat melebihi siapa pun

adalah Sano sendiri....

Apakah perasaanmu telah tersampaikan padanya?

Aku sudah mendengarnya, lho?

Lagi pula, kau pasti ingin melakukan apa saja

demi orang yang kau sukai, bukan?

Kau bicara apa?

Kekuatan cinta memang luar biasa, ya.

Pemuda yang sedang jatuh cinta.

Bu-bukan begitu…

Aku tidak seperti itu!

Astaga! Wajahmu sampai menjadi merah merona seperti itu!

Pe-permisi!

Apakah aku sedikit terlalu berlebihan menjahilinya?

Ba-bagaimana bisa rahasia ini terbongkar?

Ashiya?

Ada apa? Kau datang untuk melihatku?

Kau terlambat.

Aku baru mau pulang, lho.

Maaf, tapi tolong bawa Yujiro pulang duluan.

Apakah kau sedang menyembunyikan sesuatu lagi?

Tidak, sama sekali tidak!

Apakah gagak itu mengatakan sesuatu kepadamu?

Ti-tidak.

Apakah itu sesuatu yang tidak bisa kau katakan kepadaku?

To...

To?

Toilet! Aku kebelet ingin ke toilet!

Maaf...

Sensei!

Apa?

Nah, ini yang terakhir!

Halo.

Meskipun sudah tahu,

ini adalah pemandangan yang tidak baik untuk jantung.

Ada apa Ashiya?

Apakah kau juga ingin mendapatkan terapi kiropraktik dariku?

Tidak perlu.

Hampir lupa! Aku ingin minta tolong kepada Kujo!

Apa?

Aku ingin menjadi kuat!

Tolong buat aku menjadi kuat!

Permintaan yang sangat ekstrem lagi, ya.

Boleh saja, tetapi aku orang yang disiplin, lho?

Baik!

Kalau begitu, sebagai masa percobaan,

datanglah ke dojo mulai besok.

Untuk sementara selama satu minggu, aku akan melatihmu.

Baik!

Apakah karena kau tidak ingin kalah dari wartawan wanita itu?

Ya.

Apakah kau bodoh?

Dangkal sekali pemikiranmu itu.

Setiap bertemu dengannya, aku jadi kehilangan rasa percaya diriku.

Oleh karena itu, kupikir jika belajar karate,

mungkin aku bisa menjadi sedikit lebih kuat,

setidaknya untuk memulihkan perasaanku yang sempat menciut!

Yah, menjadi kuat memang tidak ada salahnya.

Namun, bukankah ada orang yang justru menyukai kejujuranmu

yang selalu terpancar di wajah itu?

Aku pulang.

Hei, kau pulang terlambat.

Ya, ada sedikit urusan.

Sano, aku dengar kau terpilih menjadi perwakilan anggota!

Selamat!

Maaf ya, karena aku tidak menyiapkan perayaan apa pun.

Aku tidak butuh perayaan, tidak penting juga…

Benarkah?

Baik! Terima kasih banyak!

Latihannya berat sekali!

Ini bahkan lebih parah dari rumor yang aku dengar…

Kujo ternyata benar-benar kejam seperti iblis.

Ashiya.

Anu, Kujo… Maksudku, Senior Kujo!

Karena Ashiya bukan anggota resmi, panggil aku seperti biasa saja.

Lalu, mengenai hal yang ingin kau bicarakan denganku...

Meskipun kau berusaha mati-matian seperti hari ini,

kemampuanmu tidak akan langsung meningkat begitu saja.

Baik!

Sebanyak apa pun latihan yang kau jalani

dan sekuat apa pun kau menempa tubuh,

itu bukanlah sumber dari kekuatan.

Kekuatan yang sejati adalah sesuatu yang lahir dari dalam diri.

Melatih hati adalah hal yang seperti itu.

Selain itu, hati tidak keras seperti baja.

Yang kumaksud adalah jiwa yang tangguh bagaikan

pohon besar yang tidak akan tumbang oleh badai.

Batasan waktu satu minggu ini

adalah agar kau dapat merasakannya sendiri secara langsung.

Menjadi kuat setelah memahami hal itu pun tidak akan terlambat, bukan?

Aku lelah menunggumu

Sano…

Kenapa kau tiba-tiba berniat untuk ikut klub karate lagi?

Aku tidak bergabung.

Ini hanya latihan percobaan selama masa uji coba.

Apa-apaan itu?

Aku tidak ingin kalah dari Karasuma jika itu menyangkut dirimu, Sano.

Namun, semua hal yang aku ketahui

hanyalah informasi yang sudah diketahui lebih dulu oleh Karasuma,

Entah mengapa, aku menjadi berkecil hati…

Mungkin terdengar bodoh,

tetapi aku merasa, asalkan aku bisa menjadi kuat,

maka segala hal akan menjadi lebih baik.

Benar-benar seperti orang bodoh.

Kau jujur sekali!

Astaga...

Karena kau berada di sisiku, makanya ada aku yang sekarang ini, tahu!

Aku tak akan membiarkanmu mengatakan bahwa kau tidak mengetahuinya.

Ya.

Rasanya seperti diberi tahu sesuatu yang luar biasa…

Kalau begitu, ayo segera pulang.

Kita bisa tidak kebagian makan malam.

Seru sekali!

Aksi yang di bagian akhir itu!

Bagaimana ya, mengatakannya, rasanya sangat melegakan…

Ayo kita makan sesuatu?

Ya.

Kau benar!

Aku dulu mendambakan hal yang seperti ini, ya.

Enak sekali!

Itu kelihatannya enak!

Apa itu? Kastanya?

Mau coba satu gigit?

I-iya...

Nakatsu!

Ada krim yang menempel di bibirmu, lho.

Nah, sekarang sudah bersih.

Terima kasih banyak...

Menonton film bersama pacar, jajan bersama.

Hal seperti ini, mungkin yang dinamakan dengan kebahagiaan, ya…

Lihat ini! Lucu sekali!

Aku beri diskon murah, lho!

Astaga, kecil sekali!

Anak perempuan benar-benar menyukai hal yang seperti ini, ya!

Apakah bisa masuk ke jari?

Ini...

Sepertinya cocok untuk Mizuki, ya...

Hei, Nakatsu.

Lihat! Apakah ini lucu?

Ya, lucu sekali!

Komari, harganya tiga ratus yen, lho. Murah, ya?

Beli saja.

Anak muda satu ini masih belum berpengalaman, ya.

Hei, apa maksudmu?

Astaga, orang sepertiku ini...

Padahal aku sedang bersama Komari,

tetapi aku malah memikirkan orang lain.

Padahal seharusnya aku melupakannya.

Kenapa hal ini tidak bisa hilang dari kepalaku sama sekali!

Menyebalkan!

Jalinan warna aura yang rumit…

Perkembangan Sano melesat drastis, ya.

Dia sedang berada dalam kondisi terbaiknya!

Satu kali lagi.

Oke.

Meski begitu, apa ya, alasan dia kembali ke lompat tinggi?

Mencari tahu darinya pun tidak akan mudah…

Bukankah ada yang bisa ditanyai?

Seseorang yang tampaknya mau menjawab...

Hei, tampaknya kau sedang sangat bersemangat, ya.

Rupanya Sensei!

Lalu?

Apakah sudah ada kejelasan mengenai peluangmu untuk menjadi kuat?

So-soal itu, untuk saat ini aku memutuskan untuk menundanya.

Begitu...

Aku memutuskan untuk melakukannya dengan ritmeku sendiri.

Karena aku menyadari bahwa terburu-buru pun tidak ada gunanya.

Keputusan yang bijaksana.

Pengetahuan yang setengah-setengah cuma akan mendatangkan bahaya besar.

More Indonesian subtitles for Hana-Kimi

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left