Flying Monsters 3D

Flying Monsters 3D

Download Indonesian Subtitle

Release info

Flying Monsters 3D with David Attenborough (2011) Bluray manual translate by Angel Water
A Commentary by angel water
manual translate

Tags

BluRay
Published on: 2013-02-13
Downloads: 51
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Saat ini Para Burung adalah penguasa langit.

Tapi mereka bukanlah makhluk pertama yang bisa terbang,

dan mereka jelas bukan yang terbesar.

Hewan besar pertama yang meninggalkan daratan

begitu luar biasa

Mereka hampir melampaui imajinasi kita.

Mereka adalah para reptil.

Pterosaurus.

Mereka berevolusi menjadi berbagai macam spesies.

Beberapa, seukuran dengan pesawat,

adalah makhluk terbesar yang mampu terbang.

Mereka bisa menjelajah setengah dari dunia dalam sekali penerbangan.

Dan kemampuan luar biasa Pterosaurus

memungkinkan mereka untuk mendominasi langit pada zaman prasejarah

selama 150 juta tahun.

Tapi, kenapa makhluk2 luar biasa ini yang menduduki posisi pertama sebagai penguasai udara?

Bagaimana mereka terbang?

Dan kenapa, setelah kesuksesan besar itu, mereka menghilang?

Sesuatu yang sangat luar biasa terjadi sekitar 220 juta tahun yang lalu.

Planet ini kemudian adalah tempat yang sangat berbeda.

Itu sangat kering, pada awalnya,

tapi, pada daerah tropis ada hutan hujan,

dan lalu, seperti sekarang,

Mereka adalah bagian hebat dari variasi satwa liar.

Namun secara detil, Mereka jelas sangat berbeda.

Yang paling menakjubkan, tidak ada makhluk besar lain di udara saat itu,

Tidak ada kelelawar. Tidak ada burung.

Tahap ini ditujukan untuk kemajuan yang luar biasa

dalam sejarah kehidupan.

Pada saat itu, satu-satunya hewan yang mampu terbang hanyalah serangga.

Mereka adalah makanan yang sangat menggoda bagi para reptil.

Tapi kalau para reptil ingin menangkap mereka,

Itu pun, harus menangkapnya di udara.

Dan itu petunjuk, bagaimana mereka pertama kali melakukannya

jadi dapat dilihat pada hewan yang hidup pada saat ini.

Ini adalah kadal kecil yang disebut Draco,

dapat ditemukan di seluruh hutan di asia tenggara.

Dan itu pasti memiliki hubungan, dengan masa lalu,

Nenek moyang Kadal dan kerabatnya

kelihatan tidak jauh berbeda seperti ini.

Seperti mereka, mencari makanan, serangga, di seluruh hutan.

Dan untuk melakukan itu, mereka harus berkeliling.

Dan mereka memiliki cara yang unik untuk melakukan itu.

Draco adalah pemanjat yang hebat.

Bobot yang ringan dan cengkraman cakar yang kuat,

membuat mereka bisa berlari mengitari cabang2 dari pohon2 tertinggi

dalam mengejar mangsanya.

Tapi Draco menghadapi masalah.

Bagaimana caranya menjelajahi pohon yang satu ke pohon yang lainnya

tanpa harus kembali ke tanah dan kemudian naik kembali?

Caranya mereka harus berevolusi untuk melakukan itu, memberikan kita petunjuk

tentang bagaimana reptil pertama mencoba menguasai udara.

Dia melompat.

Tapi itu lebih dari sekedar lompatan.

Dia memperluas lebar tubuhnya

dengan membuka katup di kulit di sekitar panggulnya,

dan membuat mereka bisa meluncur.

Draco memberi kita ide yang tepat

bagaimana caranya meluncur, terbang, di antara reptil pada awalnya .

Tapi satu hal yang pasti.

mengepakkan sayap, terbang bertenaga,

masih dipegang serangga untuk waktu yang sangat lama.

Dan lalu, bahkan satu kelompok reptil juga telah mengembangkannya.

Dan bukti bagaimana mereka melakukannya sungguh sangat menarik.

Ini adalah Dorset, di pantai sebelah selatan inggris.

Dan ini di mana pertualangan ku ke masa lalu dimulai.

Hamparan 90 mil garis pantai di sini

dapat memberitahu kita banyak tentang evolusi terbang.

Ini adalah pantai jurasic (zaman jurasic).

Itu adalah batu2-an yang penuh dengan fosil dari makhluk prasejarah,

termasuk bukti tentang hewan bertulang belakang pertama yang mampu terbang.

Tetapi sebelum sampai ke abad 19

para ilmuwan telah mulai mengumpulkan petunjuk

untuk membentuk gambaran rinci

dari salah satu periode yang paling dramatis

dalam sejarah kehidupan.

Dan mereka memiliki teman yang tidak biasa.

Seorang wanita paruh baya dari kota setempat,

yang datang kesini menjelajahi tebing2 ini untuk menemukan petunjuk.

Dia datang kesini di cuaca apapun,

khususnya, setelah terjadi badai besar,

yang mana telah menghapus beberapa bagian dari tebing ini,

dan menemukan spesimen2 yang tidak pernah dilihat oleh seorangpun sebelumnya.

Namanya adalah Mary Anning.

Mary adalah, bagi saya, pahlawan dari cerita hebat ini.

Dia memiliki bakat yang menakjubkan dalam menemukan fosil.

Di awal 1800-an, Ilmu pengetahuan masih dikuasai oleh pria.

Namun, apa yang berhasil ditemukannya,

membawa akademi flocking ke kota asalnya, Lyme Regis.

Begitu hebatnya apa yang ditemukannya

hingga beberapa orang memanggilnya,, ''Puteri Palaeontologi''.

ketika kau melihat riwayat hidup Mary Anning,

seorang wanita dengan latarbelakang buruh,

tanpa pendidikan formal mengenai itu,

Itu mungkin kedengaran aneh bahwa dia bisa mendapatkan reputasi sehebat itu,

sampai kau nanti melihat apa yang telah ditemukannya.

Museum Nasional London.

Ini adalah salah satu yang memiliki koleksi lengkap mengenai fosil di dunia.

Dan sesuatu yang Mary Anning temukan

adalah salah satu yang terbaik, dan sangat penting.

Sebagian dari isi museum dipenuhi dengan penemuannya.

Banyak dari makhluk2 yang ditemukannya tersebut adalah reptil laut raksasa,

monster pemakan ikan yang menguasai lautan.

Tapi dia juga menemukan sesuatu yang lain juga.

Salah satu dari mereka secara khusus adalah kunci dari cerita ini.

Pada 1828,

Mary Anning menemukan satu dari penemuan hebatnya.

Ini dia.

Itu hewan kecil,

tapi kepalanya hilang,

dan juga tulang belakangnya,

tapi apa yang tersisa sungguh menarik.

Ini adalah tulang pinggulnya,

tulang paha atas, tulang paha bawah,

dan ini adalah kaki dengan jari2 nya.

Dan ini adalah tangannya,

beserta jari2 diujungnya.

Kecuali jari yang satu ini yang berukuran sangat panjang dari yang lainnya,

sampai kesini.

Dan Mary Anning mungkin menyadari apa artinya.

Artinya jari yang panjang ini adalah pendukung sayap.

Dan beberapa spesimen yang ditemukan,

Diketahui bahwa ini adalah reptil bersayap,

Jadi itu disebut "Pterosaurus".

''Kadal Bersayap''.

Mary Anning telah menemukan cetak biru

hewan besar pertama yang bisa terbang.

Sebuah makhluk yang dipersiapkan untuk menjadi contoh

bagaimana terjadinya fase pada evolusi terbang.

Yang hidup pada 200 juta tahun yang lalu,

pada saat planet ini sangat berbeda dari sekarang.

Sebagian besar adalah daerah tropis.

Dinosaurus awal meningkat jumlahnya untuk mendominasi.

Dan terbang tinggi diatas mereka adalah para Pterosaurus.

Dari spesies yang fosilnya telah ditemukan oleh Mary Anning.

Dimorphodon.

Di atas sini, diantara pepohonan,

mereka aman dari para dinosaurus pemangsa

di atas tanah.

Dan ada banyak serangga terbang untuk mereka tangkap dan makan.

Tapi para reptil terbang ini adalah pionir (perintis).

Dan itu mungkin kelihatan sekali bahwa mereka masih sedikit canggung dengan sayapnya.

Diterjemahkan oleh "ANGEL WATER"

Kadang-kadang, tubuh mereka jatuh ke dasar lautan,

Mereka perlahan-lahan ditutupi oleh lumpur,

Setelah lebih dari ribuan tahun, akhirnya berubah menjadi batu.

Fosil dari para Pterosaurus telah ditemukan

di banyak tempat di dunia.

Di Afrika, Asia dan Amerika Selatan.

Tapi yang pertama ditemukan disini, di Solnhofen, di Selatan Jerman .

Batu kapur ini telah digali untuk tujuan pembangunan,

sejak zaman romawi.

Tapi mereka yang bekerja disini

kadang2 menemukan sesuatu yang jauh lebih berharga

dari sekedar genteng (atap ubin).

Penemuan yang dibuat disini

membuat ini menjadi salah satu dari tempat penting di dunia

untuk siapapun yang tertarik mengenai Pterosaurus.

Dan kesempurnaan pengawetan mereka

membuat kita mampu untuk membuka banyak rahasia

tentang bagaimana hewan-hewan indah ini terbang.

Batu kapur Solnhofen terbentuk dilantai dasar

dari laguna dangkal tropis,

terlindungi dari arus laut terbuka oleh karang.

Jadi masih ada air, dan arusnya

yang menghalangi pembusukan tubuh.

Batu disini sungguh luar biasa.

Ketika itu masih utuh, mereka sangat padat, batu yang sangat keras.

Menakjubkan.

Tapi ketika terjadi pembekuan, mereka mulai terpisah.

Dan ketika itu sudah benar2 lapuk,

kau bisa membukanya seolah seperti lembaran buku.

Seperti ini contohnya.

Dan kadang2 ada sesuatu yang tertinggal dilembaran ini,

tapi kebayakan

tidak ada apa2.

Dan mungkin ...

Saya ingin bilang, "Mungkin tidak ada apa2"

Tapi yang satu ini, ada Ammonite kecil yang sempurna,

kerang.

Tambang ini telah menghasilkan begitu banyak fosil

Kastil kota itu telah berubah menjadi museum untuk menampung mereka.

Kebanyakan adalah makhluk laut,

tapi kadang2, ada hewan2 yang jatuh ke air

dari atas langit.

Pterosaurus.

Ini salah satunya.

Ini disebut Rhamphorhynchus.

tidak hanya dengan tulang yang masih terhubung, seperti saat mereka masih hidup,

kau bahkan bisa melihat sesuatu dari bagian yang lembut.

Ini adalah salah satu fosil Pterosaurus yang paling sempurna yang pernah ditemukan.

Dan itu sebuah keajaiban, mengingat itu sudah berumur 150 juta tahun,

namun itu sempurna bahkan kebagian terkecil.

Itu tulang ekor yang panjang,

jari panjang dikakinya.

Tulang belakang dan tulang rusuk yang masih terhubung.

Rahangnya memiliki gigi yang panjang

yang memungkinkannya untuk menangkap ikan dari permukaan laguna.

Tapi bagian yang paling menarik adalah anatomi dari sayapnya.

Mereka didukung seperti kebanyakan Pterosaurus oleh jari yang sangat panjang.

Flying Monsters 3D subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left