The first 178 lines.
Paruh Pertama dalam Hidupku
Episode 9
Apa kau bilang?
Apa itu bermaksud kalian akan membesarkan Ping'er?
Kalian berdua tidak pernah merawat Ping'er, jadi dia tidak mau tinggal bersama kalian sekarang ataupun nanti.
Apa maksudnya dengan kalian akan membesarkannya? Dia anakku, dan aku yang melahirkannya. Tidak ada yang bisa merebutnya dariku.
Zijun, duduklah. Jangan emosi dan dengarkan apa yang akan kukatakan.
Kami melakukan semua ini demi kebaikanmu.
Pikirkan: mempertimbangkan situasi finansial dan situasi kehidupan kalian berdua,
akan sulit bagi kalian untuk membesarkan Ping'er.
Tidak peduli dengan siapa akhirnya Junsheng nantinya, kami akan menjaga Ping'er di sisi kami.
Kau lihat bagaimana Ping'er senang tinggal di sini bersama kakek-neneknya selama akhir pekan.
Kami tidak akan mengizinkan Junsheng membawa anakmu untuk tinggal dengan orang lain.
Jika kau memikirkan tentang apa yang terjadi, kau tidak seharusnya begitu.
Awalnya kupikir kalian datang kemari untuk membelaku.
Kupikir kalian datang untuk menghalanginya menceraikanku.
Kami berharap kalian tidak akan bercerai, tapi Junsheng, dia--
Kita tidak punya pilihan.
Marga Ping'er adalah Chen, jadi dia harus tumbuh di keluarga Chen.
Setelah perceraian kami, aku bisa mengganti marga Ping'er menjadi Luo.
Zijun, kami tidak datang kemari untuk berdebat denganmu.
Kami sungguh ingin mengobrol dengan sopan bersamamu.
Sejak Ping'er dilahirkan, semua yang dia makan, minum dan hidup disediakan oleh anakku.
Apa menurutmu kau bisa membayar biaya sekolah Ping'er yang mahal?
Ayah!
Ini kenyataan!
Zijun, kenapa kau tidak mencoba memandang situasinya dari sudut pandang kami dan memahami kami?
Kau igin aku berpikir dari sudut pandang kalian, tapi apa kalian pernah berpikiran memandang dari sudut pandangku?
Apa kalian bertiga ingin pamer di hadapanku dan mencemoohku karena tidak bisa mencari uang sendiri?
Kuberitahu kalian, Chen Junsheng, bahkan jika kau menghubungi semua saudaramu untuk bicara denganku,
untuk datang menipuku dan mendapatkan simpatiku, aku bahkan tidak akan mengatakan apapun pada mereka.
Kau berselingkuh, kau ingin bercerai, dan sekarang kau ingin membawa anakku? Jangan pernah memikirkannya!
Zijun!
Chen Junsheng, tolong tinggalkan tempat ini dengan orang tuamu!
Jika kalian tidak pergi sekarang, aku akan menelepon polisi! Chen Junsheng!
Chen Junsheng!
Aku butuh pengacara. Dimana pengacara itu?
Apa aku tidak membawa pulang kartu nama pengacara itu?
Segalanya palsu. Segalanya kebohongan.
Tiba-tiba kau merasa bahwa seluruh dunia dipenuhi dengan kemunafikan dan orang-orang yang perhitungan.
Aku merasa aku muncul dari teman yang aman
dan ditutupi oleh lembaran kegelapan, mencegahku melihat apa yang ada di hadapanku.
Tujuh tahun pernikahanku dan masa mudaku tiba-tiba diakhiri dalam satu malam.
Hal yang tersisa di sisiku adalah Ping'er, tapi mereka masih ingin merebutnya juga dariku.
Baiklah. Tolong simpan di sudut kanan.
Lao Wang, apa bos baru sudah datang? - Dia akan mulai Senin ini.
Apa kau tahu siapa dia?
Tidak. Tapi aku sudah dihubungi soal ini.
Senin pagi, semua Manajer Proyek harus melaporkan rencana bisnis mereka selama setengah tahun terakhir dan setengah tahun depan.
Tahun depan?
Pengumuman dan rinciannya sudah dikirimkan padamu.
Tapi tahun ini bahkan masih belum selesai...
Bukan hanya kita harus menyediakan perencanaan itu, kita juga harus melaporkan proses terkini dari setiap proyeknya.
Kita juga harus melaporkan kinerja setiap anggota tim.
Semua ini hanya sampai Senin? - Iya.
Semua Manajer Proyek menjadi gila sekarang.
Lao Wang.
Bagaimana pembicaraanmu dengan Ling Ling?
Kami masih menyelidiknya.
Bagaimana? Apa pembicaraanmu dengan SDM baik-baik saja?
Mereka ingin aku mengundurkan diri.
Jangan khawatir. Bos baru akan datang Senin ini.
Kita bisa menyeret situasi ini keluar. Aku akan membawamu menemui bos baru.
Aku tidak tahu apakah dia akan menjadi orang yang mudah. Dia belum resmi memulainya dan sudah membuat Manajer Proyek bekerja keras.
Oh?
Ini akhir pekan, dan kau baru saja kembali tapi perjalanan bisnis tapi menuju ke kantor. Kenapa kau bekerja begitu keras?
Sama denganmu juga.
Kudengar Chen Junsheng akan mendapatkan bos baru. Apa itu kau?
Apa kau melompat ke perusahaan yang berbeda karena kau kehilangan bisnis dengan Carmen dan tidak punya muka menghadapi bos kita?
Aku tidak mengerti apapun yang kau katakan.
Kau tahu betapa sibuknya menjadi wanita. Kau akan menikah, punya anak, dan punya cucu.
Akan cukup bagimu terus-terusan sibuk sepanjang hidupmu. Jadi kenapa tetap tinggal di BT dan bersaing dengan rekan kerja laki-laki?
Juga, masalahnya adalah bahkan jika kau mencoba bersaing dengan mereka, kau tidak akan menang. Jadi bukan ide yang buruk pergi ke Chen Xing, berlayar setipa hari, dan pensiun.
Chen Xing mungkin kecil, tapi mereka kejam. Mereka mungkin menjadi pesaing terbesar kita.
Oh? Jadi kau mengakui bahwa kau akan bekerja untuk Chen Xing?
Tampaknya kau tidak punya pilihan tapi mengakuinya. Kau tidak akan pernah mengalahkanku di BT, bagaimanapun kau mencobanya.
Permisi. - Dengarkan aku,
kau harus senang menerima kekalahanmu.
Betapa lucunya kita tidak sengaja bertemu lagi.
Tuan Luo, kau begitu mempedulikan apakah Tang Jing akan ke Chen Xing,
tapi seharusnya kau meluangkan lebih banyak waktu memperhatikan timmu
dan lihat apakah tiga konsultan yang tersisa di timmu semuanya melompat ke Chen Xing.
Apa kau bilang?
Ada kegelapan di bawah lampu, Tuan Jenderal tanpa pasukan.
Aku minta maaf soal situasi dengan Adam.
Aku mengakui bahwa aku menggunakan rencana jahat untuk meraih tujuanku.
Aku mengakui bahwa aku tidak punya garis batasan dan kejam.
Untuk apa minta maaf? Tidak ada yang salah terjadi.
Kita sepakat untuk memisahkan urusan pribadi, dan kita setuju bahwa persaingan mendorong kita untuk meningkat.
Kau tidak melakukan kesalahan. Aku terlalu berpikiran sempit.
Karena situasi ini, kau terbang ke Hong Kong dan mengabaikan semua telepon dan pesanku. Apa kau yakin tidak ada yang salah?
Jika kau sungguh peduli soal ini, maka bergeraklah, semua urusan yang berhubungan denganmu,
aku akan menjaga jarak darimu dan tidak akan terlibat.
Ini karena aku sangat sibuk dan tidak bisa mengangkat teleponmu.
Kau merebut klien terbesarku. Kau juga melihat betapa jahatnya Luo Ping bicara padaku.
Siapa dia sampai bersikap sebangga itu di hadapanku? Semua ini karena aku kehilangan kasus ini.
Sekarang dia memfitnahku, dia bisa melenyapkanku. Semua itu berkat dirimu.
Tapi dia kehilangan tiga konsultan di timnya. Dia mengalami krisis yang lebih besar darimu.
Ini kebetulan. Lalu apa jika dia tidak kehilangan mereka?
Siapa bilang ini kebetulan?
Apa maksudmu? Apa kau ada hubungannya dengan ini?
Aku tidak melakukan apapun. Itu tidak membuatku terlibat.
Kepribadiannya yang sewajarnya menjauhkan semua orang pandai dari timnya cepat atau lambat.
Dan lalu dia akan mempekerjakan beberapa orang bodoh untuk timnya dan menggali kuburannya sendiri.
Kau tidak perlu melakukan apapun, dan dia akan menghancurkan dirinya sendiri.
Juga, aku bukan satu-satunya yang mengejar kasus yang kau miliki.
Jika aku bisa merebut kasusmu, itu berarti bahwa orang lain bisa melakukan hal yang sama. Ini hanya untuk menunjukkan bahwa kau belum menangani segalanya tanpa cela.
Jadi bagaimana jika orang lain mengambil kasusmu, bukankah lebih baik aku yang mengambilnya?
Jika kau ingin tahu kenapa, kau bisa berpura-pura membuat kesalahan yang sama.
Berhenti berpura-pura.
Tiga konsultan Luo Ping pergi di saat yang bersamaan semuanya adalah karenamu.
Kau sungguh melakukan hal yang baik merahasiakan segalanya di bawah selimut. Kami tidak mendengar apapun soal ini.
Kau bicara dengan pastinya dengan Luo Ping.
Jika kau tidak terlibat, bagaimana bisa kau begitu jelas dan percaya diri?
Aku datang kemari untuk memberitahumu bahwa sahabatmu meneleponku lebih dari sepuluh kali sejak kemarin.
Ada apa?
Tidak tahu. Aku tidak mengangkatnya karena dia ada di daftar hitamku.
Tapi dia meneleponmu lebih dari sepuluh kali!
Bagaimana jika itu darurat?
Bukankah juga mengabaikanku ketika aku meneleponmu lebih dari sepuluh kali?
Dan ketika aku merencanakannya bertemu dengan Pengacara Li, dia bicara dengan sangat lancang padaku.
Aku melakukan banyak hal buruk dulu, tapi selain darimu,
tidak pernah ada wanita lain yang mencoba mengajariku di hadapanku. Aku sangat marah.
Kalau begitu berdasar dari yang kau katakan, aku yakin kau mengatakan hal yang sangat menyinggungnya.
Aku merasa dianiaya. Aku benar-benar tidak mengatakan apapun.
Ini hanya menunjukkan bahwa wanita ini tidak mengerti bagaimana saran yang baik terkadang bisa tidak enak.
Tapi dugaanku adalah dia meneleponku untuk mendapatkan Pengacara Li melalui aku,
karena dia tidak meneleponmu. Dia yakin malu untuk membicarakannya padamu.
Tapi ketika dia bertemu dengan Pengacara Li, dia juga sangat lancang padanya dan menyuruhnya enyah.
Tapi sekarang dia ingin dia kembali dan membantunya.
Karena itulah, apa yang Pengacara Li katakan adalah wanita ini tidak akan menyerah sampai dia menjangkau Sungai Huang (jalan buntu) .
Karena begitu, kenapa tidak menunggu sampai dia melompatinya,
tunggu dia terrendam di bawah air sebelum memancingnya keluar.
Jika tidak, dia akan benar-benar berpikiran bahwa dia berenang dengan baik.
Makan dagingnya. Ini, yang ini tidak berlemak.
Ziqun, kenapa kau mengundangnya kemari?
Aku tidak masak makan malam, jadi aku mengundangnya makan bersama kita.
Jun Jun,
sebagai Ibumu, aku sungguh harus memberitahumu.
Sebelumnya, aku memang menyarankan bahwa
jika kau bisa menghindari perceraian dengan Chen Junsheng, maka lakukanlah.
Tapi, sejak seolah tidak ada pilihan lain sekarang, aku harus memberitahumu
bahwa jika kau akan bercerai, maka lakukan segera. Setelah itu, sadarkan dirimu lagi dan cari pria yang lebih baik.
Seseorang sepertimu hanya bisa bersandar pada pria yang memberimu kehidupan yang baik. - Iya.
Apa yang kau 'iya'kan?
Apa kau tidak bisa mengendalikan hidungmu ketika kau makan?
Ini adalah kenyataan yang sejujurnya.
Wanita bisa bersandar pada pria untuk penghidupan yang benar dan layak. Pria bersandar pada wanita untuk penghidupan tidak memiliki harga diri sama sekali. Kau tahu itu?
Orang-orang selalu penuh dengan naik dan turun.
Ketika kau memiliki peruntungan yang baik, jangan terlalu sombong
agar ketika peruntunganmu buruk, kau tidak akan ditinggalkan tanpa tidak ada jalan untuk ditempuh.
Makan saja makananmu.
Bagaimana yang dia katakan padamu sebelumnya?
Kapanpun kau meminjam darinya, dia akan mengejekmu.
Apa kau sudah lupa kau selalu pulang sambil menangis?
Dia pikir dia adalah Yang Mulia dari Langit? Yang dia tidak akan pernah jatuh ke bumi?
Tapi sekarang gilirannya. Itu disebut karma.
Sejak pertama kali aku melihatmu, aku sudah merasa kau tidak layak.
Bahkan jika aku sial setiap hari dari sekarang, aku masih merasa kau tidak layak. Makan saja.
Tidak peduli betapa kejamnya kau terhadapku, itu tidak ada gunanya.
Tanpa memandang masalahku dengan Ziqun, setidaknya kami saling mencintai. Bagaimana denganmu?
Kau hanya bisa melihat suamimu mencintai orang lain.
Omong kosong macam apa ini?
Baiklah, cukup. Ayo.
Aku tidak mau pergi. Apa kau ingat bagaimana dia memperlakukanmu?
Kau menganggapnya sebagai kakak, tapi apa dia menganggapmu seperti itu juga?
Tidak bisakah kau diam? - Apa punya uang semengesankan itu?
Seolah dia memberimu sedekah. Kau tidak akan mengutuknya kembali sekarang?
Cukup. Berhenti bicara.
Setidaknya aku punya banyak uang sebelumnya. Bagaimana denganmu? Berapa banyak yang kau hasilkan?
Berapa banyak popok yang kau belikan untuk anakmu, dan berapa banyak pakaian yang kau belikan untuk istrimu?
Atas hak apa kau mengatakan hal semacam itu?
Kau selalu saja miskin. Tidak ada harapan bagimu di kehidupan ini.
Siapa yang kau sebut miskin?
Siapa yang kau sebut tidak punya harapan hidup?
Berhenti bicara!
Bisnis melibatkan banyak resiko. Kau tidak akan tahu karena kau selalu menggunakan uang seorang pria!
Berhenti bicara.
No comments yet. Be the first to leave one.