The first 200 lines.
--- Original Subs By --- Subtox
Ayolah, bangunlah.
Kau perlu membeli hadiah untuk anak - anak sebelum kita berangkat.
Akan kubelikan di bandara.
Jangan.
Hadiah di bandara jelek - jelek.
Marie, kumohon biarkan aku tidur setengah jam lagi.
Baiklah.
Jika kau tak mau membelikan hadiah untuk anak - anakmu, aku yang akan beli.
Bisakah kau minta ke resepsionis untuk mempersiapkan tagihannya...
... dan menyuruhnya untuk mengirimkan sarapan ?
Kau tahu, posternya sudah dipasang diseluruh Paris.
Kelihatannya kau tak boleh melewatkannya.
Berapa banyak yang kau lihat ?
Benarkah ?
Selamat pagi, bisakah kau mempersiapkan tagihan untuk kamar 321 ?
- Tentu... - Dan bisakah kau kirimkan sarapan ...
...Kopi dan buah - buahan ?
- Baiklah, akan kupanggilkan layanan kamar. - Terima kasih.
Mereka bilang akan dipasang sebanyak 120 di Paris.
Bisakah kau bacakan berita utamanya untukku ? Aku tak punya waktu untuk online.
Itu bagus.
Sampai jumpa.
Halo.
Oh, aku suka ini, kau punya lagi yang seperti ini ?
Ya ?
Ya, kuambil yang ini, ya.
- Berapa harganya ? - Satu dolar.
Cepatlah, cepatlah, cepatlah.
Ulurkan tanganmu ! Ulurkan...
Ulurkan tanganmu !
Bisakah kau mencapaiku ? Pegang tanganku.
- Baiklah. Tahan. - Dia tidak bernafas.
Kurasa dia sudah meninggal.
- Mundurlah, mundurlah ! - Semuanya menjauhlah dari perahu !
Hei, lihatlah.
Miringkan dia.
- Bernafaslah, bernafaslah. - Muntahkan airnya, bagus, muntahkan.
Balikkan dia lagi.
- Kau baik saja ? Kau baik saja ? - Ya.
- Kau baik saja. - Kita memegangimu.
Pelanlah, pelanlah.
Marie.
Masuk dan duduklah. Aku akan bicarakan dengan saudaraku, oke ?
- Tidak, tak apa. - Baiklah, duduklah, duduklah.
- Hei. - Teganya kau lakukan itu padaku.
- Apa ? - Kau tahu kalau aku tak melakukannya lagi.
Sekali saja. orang itu adalah klien yang sangat penting untukku. Aku memerlukannya. Ayolah.
- Sekali ini saja. - Baiklah.
- Sekali ini saja. - Baiklah.
Baiklah. Tn...?
Andreou. Christos.
Christos. Baiklah.
Akan kupegang tanganmu sampai aku terhubung, dan...
...Tujuannya hanya untuk membacanya, batasi jawabanmu dengan ya atau tidak.
Ulurkan tanganmu.
Seseorang yang dekat denganmu sudah tiada ?
Ya.
- Umurnya sudah pertengahan, apa umurnya lima puluh ? - Ya.
Apa wanita itu istrimu ?
Ya.
Dan kurasa kalian sudah bersama dalam waktu yang lama.
Yep.
- Tapi itu tidak selalu mudah. - Tidak.
- Kurasa dia sakit. - Yep.
Dia sudah sakit dalam waktu lama. Apa dia kesulitan bergerak ?
Ya.
Apa dia selalu terbaring di tempat tidur ?
Ya, dia terkena multiple sclerosis .
Maafkan aku.
Dia mau meminta maaf padamu karena menghancurkan pernikahan ini.
Itu tidak benar.
Dia merasa kasihan padamu karena harus merawatnya, bahkan saat kau masih muda...
...Dan berharap kau menemukan pendamping lain sebelum terlambat.
Karena kau tak akan muda lagi.
Atau lebih langsing lagi.
Tidak.
Dia punya selera humor yang bagus.
- Ya. - Dia sangat lucu.
Baiklah, tunggu. Sekarang dia berkata padaku agar memperhatikan ini.
Baiklah, dia mau berkata sesuatu yang penting.
Baiklah, dia mencoba memberiku tanggal. June (Bulan Juni).
Di June ?
Apa itu berarti untukmu ?
- Tidak. - Apa kau menikah pada bulan June ?
- Itu saat dia meninggal ? - Tidak.
Maksudku, dia sangat spesifik tentang June.
Ya, June.
Hm... mungkin aku salah. Tapi itulah yang dia bilang.
Aku tak bisa melakukan ini lagi.
Tebak, aku sudah berkarat.
Terima kasih, aku tak bisa berterima kasih lagi.
- Hei, terima kasih saudaraku tersayang. - Oke.
Aku berhutang padamu.
Tadi luar biasa.
Kukatakan padamu, saudaramu itu sangat nyata.
- Aku tahu. - Tidak, tidak, tidak, dia benar - benar sungguhan.
Harus kukatakan kalau aku skeptis sebelum aku datang Dan semua hal tentang cenayang itu...
...benar - benar luar biasa sejauh kulihat.
Dia selalu berkata hal - hal yang tak diketahui orang lain.
- Dia bisa menghasilkan uang. - Dia sudah melakukannya. uang yang banyak.
Dia punya kantor, website, artikel surat kabar, bahkan buku yang mengulas tentangnya.
Ya ? Apa yang terjadi ?
Tak ada yang tahu, dia berbalik dalam semua hal itu.
Di pernah berkata padaku, " Semua dunia tentang kematian bukanlah dunia sama sekali."
Dia bekerja di pabrik dan menghasilakn 200 dolar sebulan. Dan dia berkata bahwa dia bahagia.
Siapa tahu kalau dia tak akan melakukan ini lagi.
Aku harus membujuknya untuk membuat pengecualian.
Aku sangat menghargainya. Maksudku, itu tadi ---
Baiklah, aku berhutang padamu. Kita akan berbicara nanti Senin.
Ya, bagus. Christos, terima kasih.
Hei, ada apa dengan June, Jika kau tak keberatan memberitahuku ?
June Menendez adalah perawat istriku.
Yang merawat istriku selama 15 tahun.
Selama 10 tahun terakhir, aku jatuh cinta padanya.
Dan aku merasa bersalah karena tak bisa bilang siapapun.
Setidaknya kepada June sendiri.
Baiklah.
Baiklah, sampai jumpa.
Kita mungkin harus pergi sejauh setengah mil...
Dan sapu tangan di kantongku basah...
Saat kulihat keluar karena kagum. Aku melihat Peggotty menerobos dari pagar.
Dia melompat ke kereta. Tak ada satupun kata yang diucapkannya.
Dia meremasku sampai tekanan di hidungku membuatku kesakitan...
Memasukkan beberapa potong kue ke kantongku..
Dan ke dalam tas, yang lalu ditaruhnya di tanganku.
Lalu dia turun dan berlari.
Sekarang, aku baru sadar bahwa satu kancingnya jatuh menggelinding di lantai.
Kuambil dan menyimpannya dalam waktu yang lama.
Baiklah, kalian berdua.
Oh, bagusnya, hadaplah kemari. Siapa diantara kalian berdua yang lebih tua ?
- Dua belas menit. - Benarkah ? Kau tahu, kurasa aku tak tahu bedanya.
- Dan kau Marcus ? - Tidak, dia yang Marcus.
- Benar. - Si pendiam.
Uh-huh. Oh. Aw.
- Aku akan bilang yang paling tampan. - Aku Jason.
Jason, ya, baiklah. paling tua, paling cerewet.
Paling pintar.
Bagus, Kita sudah selesai.
Okey-dokey. Apa yang kalian lakukan, merampok kotak telepon ?
- Terima kasih. - Silahkan.
- sampai jumpa. - Bersemangatlah, sampai jumpa.
- Apa masalahnya ? - Aku tak mengerti, bisa kusalin punyamu ?
- Tidak. - Kumohon, aku harus menumpuknya besok.
Keras kepala.
Dia bisa melihatnya saat pagi.
Selamat malam, Jase.
Selamat malam.
Sial.
Jackie ? Apa kau disana ?
Ayolah, bukalah.
Ayolah, bangunlah.
Kumohon, bukalah !
Itu tak berguna, kita tahu kau melindungi ibumu.
Bangunkan dia, itu akan membuatnya lebih baik Petugas layanan sosial datang.
Ibu ! Ibu, bangunlah !
Jackie, kau disana ?
Dia tak disini, dia pergi berbelanja.
Ibu, ayolah !
Kita akan menunggu.
Itu tak berguna, kita tahu kau melindungi ibumu.
Ayolah, ibu, bangunlah, kumohon !
Ayolah, kau membuang waktu kami.
Jika dia tak disini dalam lima menit...
Kita akan memanggil Polisi bagian perlindungan anak.
Ayolah, bukalah.
Dia bersungguh - sungguh ! Lima menit !
Terima kasih. Aku mengerti !
Jason, buka pintunya !
Kau bisa masuk dan menunggunya jika kau mau.
Silahkan duduk.
Terima kasih.
Kuharap dia tak lama.
Aku pulang !
Halo, aku tak tahu kalian akan datang.
Hai.
Aku benar - benar lupa kalian akan datang.
Jason, tolong rebus airnya.
Marcus, pergi dan ambillah piring. Dan keluarkan biskuitnya.
- Apa kalian sudah lama disini ? - Baru saja.
Maaf.
Tak apa, Jackie. Mengapa kau tak duduk ?
Kau tahu apa yang kupikirkan ?
Kupikir ini adalah hadiah terbaik di seluruh dunia.
Aku sangat menyukainya. Terima kasih.
Terima Kasih.
Anak - anakku.
- Marcus, maukah kau melakukan sesuatu ? - Ya.
- Ambilkan kotak merah di lemari. - Ya, ibu.
Terima kasih.
Aku mau kau turun ke bawah menemui apoteker itu.
Berikan ini ke orang baik itu dan dia akan tahu apa yang harus dilakukannya.
- Ya, ibu. - Terima kasih, sayang.
- Biar kau yang pergi. - Mengapa ?
Marcus belum mengerjakan PR nya.
- Pergilah, kalau begitu. - Hubungi aku pakai ini dan nanti akan kujawab.
Ya, tapi jangan lama, oke ? Aku tak punya kartu kredit.
Berhati - hatilah, Jason, oke ?
- Tentu saja. - Sampai jumpa.
Dan mengapa kau belum mengerjakan PR mu ?
No comments yet. Be the first to leave one.