Aharen-san wa Hakarenai

Aharen-san wa Hakarenai

Download Indonesian Subtitle

Release info

Aharen-san wa Hakarenai S01E05 Bilibili id
A Commentary by furosty
Bilibili Retail

Tags

other
Published on: 2022-04-30
Downloads: 12
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sa, sakit!

Sakit. Hen-ti-kan, A-ha-ren.

Maafkan aku.

Memangnya kamu lagi apa? Sampai seantusias itu.

Nih.

Ini...

Gim menangkap dan melatih monster.

Nama alias, Hokkeko.

Sangat populer beberapa tahun lalu,

dan masih banyak yang main, sih.

Aku baru tahu kalau ini populer,

dan saat kucoba, aku jadi kecanduan.

Oh.

Baru tahu, ya?

Dia agak telat dalam mengetahui tren, ya.

Aharen.

Aku pernah memainkannya, jadi aku punya monster.

Bagaimana kalau kita bertarung?

Aku baru pertama kali bertarung.

Tenang. Aku juga sudah lama enggak main.

Oke.

Aku mulai.

Monsterku...

Monster yang kupilih dengan cermat,

dan kubesarkan dengan sekuat tenaga.

Inilah Yankirasu 7V, sang impianku!

Sementara, monsternya Aharen...

Eh?

Apa kamu yakin pakai itu?

Ya.

Iya, ya.

Aharen baru main gim ini,

jadi dia enggak punya monster yang kuat.

Gawat.

Tapi, ini kesempatanku untuk mengalahkan Aharen!

Tidak sopan jika aku bermain mudah.

Oke, sebagai senior, akan kukalahkan dia

dalam satu serangan supaya dia tidak menderita!

(Reina dan Shirorin Raidou dan Yankirasu)

Pertarungan dimulai!

Serangan dimulai dariku yang punya kecepatan tinggi!

Hore.

Akhirnya aku bisa menang melawan Aharen...

Masih hidup? Kok, bisa?

Itu, 'kan...

Alat yang mampu menahan satu serangan fatal dengan menyisakan 1 HP!

Oh, begitu. Ini efek dari alat itu!

Makanya dia bisa menahan seranganku.

Tapi...

serangan monster level rendah seperti itu,

takkan berpengaruh terhadap Yankirasu yang memiliki pertahanan paling tinggi

di antara semua monster...

Kekuatan serangannya besar amat.

Kok, bisa?!

Oh, begitu!

Teknik barusan...

adalah teknik untuk membuat HP lawan menjadi sama seperti HP-mu.

Aharen memang hebat.

Kamu bisa bertarung sejauh ini.

Tapi, pada putaran selanjutnya,

monsterku yang berkecepatan tinggi akan menyerang duluan,

dan semuanya akan berakhir!

Waktuku untuk menang dari Aharen akhirnya tiba!

Putaran kedua, dimulai!

Maju, Yankirasu!

Selesaikan dalam sekali serang!

Eh?

Eh? Kenapa?

Ah, eh?

Oi, tunggu!

Aku kalah.

Kenapa?

Kenapa dia menyerang duluan?

Ah!

Oh, begitu.

Teknik barusan adalah teknik yang pasti akan keluar duluan.

Dia membalikkan keadaan dari kondisi terhimpit dalam sekejap.

Pola emas!

Semuanya merupakan trik Aharen.

Itu jebakan!

Aku telah diperdaya oleh Aharen!

Aharen memang sulit diperkirakan!

Aku mau main sekali lagi.

Eh?

Yah, itu...

Maaf, kurasa sudah cukup.

Aharen.

Maaf.

Apa aku boleh mampir ke toilet?

Ah.

Ada!

Monster kesukaan Akkun!

Jika kujadikan ini sebagai hadiah ulang tahunnya,

- hati Akkun akan kudapatkan! - Futaba

Akkun.

Hm?

Eh?!

Iblis penyuka anak kecil yang berusaha merebut Akkun dariku!

Yah, biarlah. Saat ini aku sibuk.

Oh, ini?

Bukan berarti aku menginginkannya.

Aku mau kasih ke orang lain.

Harganya mahal kalau beli biasa.

Tapi dengan ini, paling sial aku bisa mendapatkannya dengan 500 yen.

'Gimana?

Aku pintar, 'kan?

Oke, lihatlah.

Inilah teknik hebatku!

Harusnya enggak begini.

Ini penipuan namanya!

Akan kulaporkan!

Layanan konsumen!

Reina Aharen !

Tunggu, jangan menyerobot!

Ah.

Kenapa dia berwajah sok begitu?

Terlebih, dia tiba-tiba memasukkan 500 yen!

Dia seolah membanggakan kekayaannya! Menjijikan!

Baiklah, coba perlihatkan!

Palingan kamu enggak dapat. Soalnya, mainan ini penipuan!

Reina Aharen!

Dia pamer setelah mendapatkan sebanyak itu.

Kepribadiannya jelek banget, sih!

Eh?

Gratis main gim derek satu kali?

Hm?

Nih, kamu menjatuhkannya.

Hah?

Apa-apaan itu?!

Maksudmu, tiket ini untukku?!

Hm?

Ini hadiah untuk Akkun,

jadi aku harus mengambilnya dengan uangku sendiri.

Aku tidak akan menerima belas kasihan darimu!

Oh, begitu. Maaf.

Terima kasih sudah memungutnya.

Baiklah, lihat saja.

Kesempatan terakhir!

Pasti akan kudapatkan!

Ah.

Ada boneka yang dalam posisi bagus.

Pasti si bodoh itu melewatkannya.

Tapi, ini kesempatan terakhir. Aku tidak boleh gagal.

Bagaimana, ya?

Oh, iya.

Dia enggak mengira kalau aku akan menirunya.

Dia memang bodoh.

Apa kamu melihatnya, Reina Aharen?

Aku mendapatkannya!

Apa-apaan itu?!

Kau merasa hebat banget, ya?

Sudahlah, aku enggak ada urusan lagi!

Aku pulang!

Ingat saja kau!

Meski begitu, Reina Aharen benar-benar bodoh.

Dia lupa mengambil boneka yang berada di posisi sebagus itu,

dan berulang kali memperlihatkanku cara untuk mengambilnya.

Eh?

Jangan-jangan...

dia sengaja?

Aku tidak akan...

mengucapkan terima kasih padanya!

Ah.

Maaf, aku lama, Aharen.

Hari ini, kamu dapat banyak lagi, ya.

Hebat banget.

Eh? Untukku?

Enggak perlu.

Aku sudah pernah dikasih.

Maaf, Yankirasu. Aku tak bisa melindungimu!

Pagi, Aharen.

Anu.

Kayak ada yang berubah.

Eh?

Sama seperti biasanya, kok.

Hm?

Kamu gemukan?

Ada apa, Aharen?

Bukan apa-apa.

(Bahkan Monyet pun Bisa Melakukan Diet Ini)

Pagi, Aharen.

Kamu lihat sesuatu?

Hm?

Lihat apa?

Bukan apa-apa.

Maaf, Aharen.

Sebenarnya, aku melihatnya.

Saat kamu membaca buku diet!

Tak kusangka, Aharen cemas terhadap berat badannya!

Menahan rasa lapar itu tak baik untuk tubuh.

Lagi pula, kurasa Aharen enggak perlu diet.

Tapi, meski kukatakan pun, belum tentu dia akan mendengarkanku.

(Bahkan Anjing Laut pun Bisa Melakukan Diet Ini)

Kalau begitu, setidaknya...

Akan kusampaikan cara diet

yang benar padanya!

(Keripik Kentang Asahiya Protein Pendukung Diet rasa yoghurt)

Aharen.

Kurasa lebih baik kamu tetap seperti itu saja.

Tapi, aku tidak mau menyangkal perasaanmu

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left