The first 200 lines.
"Episode 16"
Hei.
Kamu pasti lelah karena melakukan perjalanan bisnis begitu lama.
Kamu sudah mengemas semuanya?
Aku menunggumu agar aku bisa mengucapkan selamat tinggal.
Aku berusaha sangat keras untuk menghindari momen ini.
Tapi sepertinya aku tidak bisa menghindarinya.
Maafkan aku.
Kamu tidak perlu meminta maaf.
Itu bahkan tidak bisa menghiburku.
Aku menghormati keputusanmu,
tapi aku menyayangkan ini karena kamu menganggapnya
sebagai pilihan terbaikmu.
Ke mana tujuanmu?
Aku akan bepergian sebentar.
Aku akan pergi ke pengadilan setelah aku pulang.
Aku akan menemuimu di pengadilan.
Kamu akan pergi ke rumah ibumu?
Aku sedang memikirkannya.
Ibuku ada di sanatorium, jadi, rumah itu kosong.
Akan kupastikan kamu tidak perlu cemas tentang uang.
Hanya itu yang bisa aku lakukan untukmu sekarang.
Terima kasih.
Semoga kamu sehat selalu.
Aku pamit dahulu.
Ayah. Ibu.
Kuharap kalian sehat selalu.
Baiklah. Sikapmu baik selama tinggal di sini.
Selamat tinggal.
Mari kita
mengingat hal-hal yang baik saja.
"Sanatorium Haneul"
Ibu.
Aku datang.
Ini aku, putrimu.
Aku sudah berusaha sebaik mungkin,
tapi aku tetap tidak bisa hamil.
Ibu mengatakan kepadaku
bahwa aku bisa memulai dari awal.
Ibu berkata aku harus menunjukkan kepada pria yang meninggalkanku
aku bisa lebih bahagia bersama pria yang lebih baik daripada dia.
Ibu bilang itu balas dendam yang sebenarnya.
Itu sebabnya aku bahkan melakukan itu.
Aku berusaha keras untuk menanggung semuanya.
Aku mendapatkan hukumannya.
Ini karma.
Benar, bukan?
"Ulang tahun Ibu, Hari Bestie akan lahir!"
"Ulang tahun Ibu"
Sampai jumpa.
Halo?
Halo?
Ini Restoran Chungju?
Ya, benar.
Aku putrinya Bu Jo Young Ran.
Aku ingin tahu apakah ibuku baik-baik saja.
Astaga. Kamu putrinya Young Ran?
Kenapa kamu tidak menelepon lebih awal?
Kamu tidak tahu ibumu sudah lama menunggu teleponmu.
Ibuku baik-baik saja?
Besok hari ulang tahunnya,
tapi aku tidak bisa mengunjunginya.
Lupakan tentang hari ulang tahunnya.
Ibumu sedang dirawat di rumah sakit.
Ibuku dirawat di rumah sakit? Kenapa?
Dia minum alkohol setiap hari,
jadi, tukak lambungnya memburuk.
Di rumah sakit mana ibuku dirawat?
"Rumah Sakit Chungcheong"
Ji Young.
Ibu.
Ibu.
Masuklah.
Hye Rim.
Ada apa? Kamu merasa tidak sehat?
Tidak, bukan begitu.
Aku sudah bercerai.
Selagi kita membahas itu,
apa Sang Hyuk memintamu membuang miliknya?
Spermanya? Ya.
Bisakah kamu tidak membuangnya?
Kenapa tidak?
Entahlah.
Aku tahu kami baru saja bercerai.
Tapi kami mungkin rujuk di kemudian hari.
Jadi, untuk berjaga-jaga.
Itu bisa disimpan dalam keadaan beku selama lima tahun, bukan?
Aku akan bertanya kepada Sang Hyuk.
Itu milikku.
Aku ingin kamu tetap menyimpannya apa pun yang terjadi.
Aku akan menuntutmu jika kamu membuangnya tanpa seizinku.
Astaga, dasar wanita gila.
- Hei. - Hei.
Min Kyung mengatakan bahwa dia tidak ingin aku membuangnya.
Aku tidak ingin terlibat, jadi, buat dia menyetujuinya.
Kenapa aku perlu persetujuannya?
Itu spermaku.
Itu karena dia datang ke sini dan mengamuk.
Astaga, aku tidak tahan diganggu. Aku tidak bisa berpendapat soal ini,
jadi, temuilah aku setelah kalian mencapai kesepakatan.
Astaga, aku sudah mengalami banyak masalah.
Kapan kamu akan melahirkan?
Dua pekan lagi.
Di mana dan bagaimana kamu bertahan dengan tubuh hamil itu?
Aku baik-baik saja, jadi, jangan khawatir.
Ibu tidak perlu mencemaskanku.
Kamulah yang membuat ibu menjadi seperti ini.
Ibu sangat khawatir karenamu.
Sung Nam datang mencarimu
setelah kamu melarikan diri.
Kamu tahu berapa kali
ibu pergi ke Seoul untuk mencarimu?
Jangan beri tahu Sung Nam.
Aku akan menjalani kehidupan yang tenang.
Ibu dengar kamu mengandung bayi yang cacat.
Apa yang akan kamu lakukan setelah melahirkan?
Kamu datang ke sini untuk memperburuk keadaan ibu?
Aku datang karena ini hari ulang tahun Ibu.
Aku tidak berniat mengunjungi Ibu, tapi aku dengar Ibu sakit
ketika aku menelepon restoran.
Sudah lama kita tidak bertemu. Haruskah Ibu bersikap seperti ini?
Astaga.
Ibu seperti ini karena kamu bertingkah seperti orang bodoh.
Kenapa Ibu pikir aku hamil pada awalnya?
Ini satu-satunya cara kita bisa melunasi semua utang Ibu.
Baiklah. Ibu yang harus disalahkan.
Ibu yang membuat anak ibu melakukan hal seperti itu.
Jadi,
biarkan saja ibu mati dan pergilah!
Lokasi dan pemandangannya bagus.
Fasilitas tambahannya luar biasa, dan ada transportasi yang bagus.
Ini tempat terbaik yang bisa kamu dapatkan dengan jumlah uang itu.
Ada tempat yang lebih murah daripada tempat ini?
Aku tidak membuangmu.
Aku hanya bilang selamat tinggal karena aku mencintaimu.
Ini demi masa depan yang lebih baik untuk kita berdua.
Sampai jumpa.
Apa pekerjaanmu?
Aku membuat ilustrasi sebagai pekerjaan paruh waktu.
Bagaimana setelah kamu melahirkan?
Apa yang akan kamu lakukan?
Aku bisa terus melakukan kegiatanku sekarang.
Tentu kamu bisa.
Kamu pikir membesarkan anak itu mudah?
Cobalah dan lihat bagaimana rasanya.
Lihat saja betapa sulitnya itu.
Bukan hanya tidak punya waktu untuk menggambar,
tapi kamu bahkan tidak punya waktu untuk makan.
Kamu tinggal di rumah Ki Sook?
Tidak.
Jangan berbohong kepada ibu. Di mana lagi kamu akan tinggal?
Astaga, Ki Sook memang tidak bisa dipercaya.
Seharusnya dia membawamu ke rumah sakit
atau menelepon ibu
begitu dia melihatmu dalam keadaan seperti ini.
Konon, orang hanya peduli dengan anak-anak mereka sendiri.
Aku ingin tahu apa dia akan begitu jika itu adalah Bong Kyu.
Sudah cukup!
Jangan membentak ibu.
Astaga.
Ji Young pergi menemui ibunya hari ini.
Young Ran pasti sangat membenciku.
Kamu pikir dia tahu kamu sering mengunjungi tempat Ji Young?
Ji Young pasti akan memberitahunya.
Dia mungkin memikirkan hal yang sama seperti kita.
Orang tua macam apa yang ingin
anak perempuan mereka merusak masa depannya seperti itu?
Itu sebabnya aku khawatir.
Ji Young sangat gigih ingin mempertahankan bayinya.
Tidak bisakah orang tua kandungnya mengambil bayinya dengan paksa?
Mereka tidak bisa melakukan itu.
Ji Young akan mendaftarkan bayinya sebagai miliknya.
Tapi itu anak kandung mereka.
Bukankah itu berarti secara hukum bayi itu milik mereka?
Sepertinya tidak.
Menurut hukum di Korea, yang melahirkan adalah ibunya.
Dan kenapa mereka menginginkan bayi itu?
Bayinya cacat.
Aku rasa kamu benar.
Kamu berada di pihak siapa?
Kamu di pihak Ji Young, atau orang tuanya?
Ibu dan Ayah pikir Ji Young harus mengembalikan bayinya.
Tentu saja, dia harus mengembalikan bayinya.
Maksudku, ini gila.
Bagaimana dia bisa berpikir untuk menjadi ibu pengganti?
Dibayar untuk melahirkan bayi orang lain tidaklah masuk akal.
Aku yakin dia punya alasan bagus.
Kamu tidak mengenalnya?
Dia mendapat nilai bagus, pintar, dan sangat jujur.
Dia jauh berbeda daripada kita.
Aku tahu. Aku pikir dia akan menjadi seorang guru.
Aku tidak percaya dia berada dalam situasi ini.
Jika dia memutuskan untuk membesarkan bayi itu,
aku akan mengunjunginya dan sesekali mengasuh bayinya.
Sungguh?
Kamu jelas tidak punya otak.
Kamu sangat sembrono.
Dasar sial. Berhentilah membuatku jengkel.
- Astaga. - Aku punya batas kesabaran.
Aku memasak sup rumput laut untuk Ibu.
No comments yet. Be the first to leave one.