The first 200 lines.
1991
Kemari, tikus kecil.
Halo.
30 Tahun Kemudian
Betriek?
Kau akan segera bisa mendengarnya.
Tidakkah kau seharusnya pergi menjemput anakmu?
Ini hampir jam 16:00.
Kau akhirnya menghubungi.
Kenapa ibu sudah menjemputnya?
Ibu tahu aku tak mau dia pergi bersamamu.
Ibu sudah membawanya sekarang.
- Kau mau ibu putar arah? - Bukan itu intinya...
Tunggu. Ibu harus pergi.
Hei, monster kecil. Kau sudah pulang?
Nenek mengemudi lebih cepat darimu.
Kami sampai sini dalam satu menit.
Wow. Itu cepat.
- Dan aku duduk didepan. - Apa? Hanna.
Apa yang begitu penting hingga kau tak bisa mengangkat telepon?
Tidak ada.
Pertemuan makan siang.
Bisa bawakan ini untuk Roel? Dan juga roti.
Ya?
- Hei, Hans. - Makan malam sudah siap.
Jangan khawatir. Kami akan biarkan dia pergi kali ini.
Meski ini masih dilarang.
- Mau minum lagi? - Lain kali.
Kenapa mereka ke sini?
Aku akan makan bersama ibu nanti.
Mereka bertanya jika kita melihat Bag Man.
Dia menggali lubang yang dalam di rawa.
Mereka temukan sesuatu yang aneh.
Aku melihat dia dalam perjalanan ke sini.
Berarti mereka akan berpapasan dengannya.
Enak?
Ibu yang buat.
Gali, gali, gali...
Itu bukan anakku, 'kan?
- Ada apa dengan orang itu, Ibu? - Ibu tidak tahu, sayang.
Dia sedih.
Ada apa dengan semua ini?
Halo. Halo. Halo. Halo.
- Hei, pakai sabuk pengamanmu. - Nenek izinkan aku duduk tanpa itu.
Aku senang kau bisa datang meski mendadak.
Tak masalah. Aku tak sabar melihatnya.
Ya.
Jadi, kami tak tahu berapa lama...
- ...dia terpapar udara luar... - Oke.
Tapi warga lokal temukan dia sekitar 4 hari lalu.
Mereka berpikir itu masih baru, karena itu terjaga dengan baik.
Hati-hati langkahmu di sini.
- Aku yakin kau kenal Lennard. - Hai, Lennard.
- Senang bertemu kau lagi. - Senang bertemu kau.
Apa Radu di sini?
- Ya, dia di sekitaran sini. - Bagus.
- Aku merasa terhormat... - Apa yang terjadi di sana?
Aku melihatnya saat perjalanan datang.
Sayangnya, mereka temukan orang yang menggali,
Di lubangnya sendiri pagi ini.
Mati?
Ya, mereka bilang dia tewas karena hipotermia.
Serangan jantung akibat hipotermia.
Itu mengerikan.
Dan lubangnya?
Kami dilarang untuk memeriksanya.
Tentu saja.
Bisa kita melanjutkan?
Kami berusaha melindungi lokasi dari gangguan semampunya.
- Aku harap ini memuaskan. - Ya. Ini bagus.
Oke.
Maaf.
Maaf.
Itu menakjubkan.
Lihatlah itu.
Tidakkah dia indah?
Ibu? Ibu? Hei, Ibu?
Ibu? Hei? Ibu?
Astaga. Hei.
- Tak apa. Ibu baik saja. - Katakan itu pada dokter Senin nanti.
- Tidak. - Ya. Itu harus.
Ibu? Aku bermimpi buruk.
Yang lainnya lagi.
Dan saat aku bangun, kau tak di kamarmu.
Ibu takkan pergi ke mana-mana tanpamu, gadis kecil.
- Janji? - Janji.
Apa?
Bukan apa-apa.
Apa?
Apa ibu melihat orang di taman barusan?
- Tidak. - Aku pikir melihat seseorang.
- Itu benar-benar terlihat seperti orang. - Tutup tirainya.
Apa salah satu dari kalian barusan dari luar?
- Lihat? - Betriek melihat orang di taman.
- Apa semua pintu dikunci? - Ya.
- Mungkin itu Bag Man. - Dia sudah meninggal.
- Apa? - Hans beritahu aku.
- Dan kau tak beritahu kami? - Itu hipotermia.
Tak ada yang aneh. Jadi itu tak mungkin dia.
Sangat bagus.
Ibu.
Ibu.
Ibu.
- Ada apa? - Kakek bertengkar.
Apa?
Apa kau membuat keributan?
Astaga, ini dingin.
Aku berusaha semampunya.
Tapi tak ada orang di sini yang bisa Bahasa Belanda.
- Pak, ada yang bisa aku bantu? - Ini orang lainnya.
Ya, ya.
Sekali lagi, kami tak ingin orang berada di taman kami saat fajar.
Ada seseorang yang berkeliling di rumah kami pagi ini.
Salah satu orang kami?
Aku menduga seseorang dari klub menggalimu.
Orang bodoh berikutnya yang datang mengendap-endap...
...takkan hidup untuk menyampaikan ceritanya.
Yang dia coba katakan adalah,
Jika berikutnya sesuatu seperti ini terjadi,
Orang ini mungkin takkan menerima sambutan hangat.
Oke. Jadi, apa yang dia katakan?
Sesuatu seperti itu.
- Kau sudah beritahu dia? - Ya, semua jelas.
Bagus.
Dengar,
Aku minta maaf ini terjadi.
Aku akan pastikan beritahu tahu kru ku...
...agar tidak pergi menjelajah sendirian. Oke?
Apa kalian menggali harta karun?
Ya. Sesuatu seperti itu.
Aku hanya mengalami ini saat malam.
Aku tidak menyetir saat malam, bukan?
Dan hasil pemindaian?
Mereka akan memberitahumu di rumah sakit.
Kau sudah melakukan proses ini beberapa kali.
Pada suatu titik, itu bagus untuk tahu...
Jika ini dipicu oleh sesuatu selain dari penyebab fisik.
Apa seseorang pernah bicarakan itu denganmu?
- Itu pernah dibicarakan. - Baiklah.
Di beberapa kasus...
Trauma yang terpendam bisa menyebabkan banyak gejala fisik.
Ini mungkin terdengar aneh, tapi terapi bisa menjadi solusi.
Baiklah.
Akan kami pertimbangkan.
Ini adalah sensor. Ini memiliki mata kecil.
Jadi seandainya gajah diam-diam memasuki taman...
Gajah? Mereka tak tinggal di sini.
Tidak, tapi saat malam, mata ini akan melihatnya.
Dan kita akan mendapatkan fotonya.
Apa yang membuatku marah?
Ya?
- Maaf. Ini tidak penting. - Tak apa.
Pasang sesuatu di pintu ketika kau rekaman.
Ada apa?
Tak perlu khawatir dengan Ibu.
- Ibu merasa baik. - Oke. Baiklah.
Oke, aku punya satu lagi.
Ketika setelah pesawat mendarat,
Lalu orang beranjak dari kursinya,
Mengambil tas mereka seolah mereka terburu-buru.
Tapi tentu saja pintu pesawat baru dibuka 15 menit kemudian.
Dan mereka semua berdiri di sana,
Berimpitan di lorong seperti sekumpulan orang bodoh.
Aku benci itu.
Itu sangat bagus. Ya, itu bagus.
- Terima kasih. - Tak masalah.
Tidakkah kau sebaiknya bergabung mereka?
Tidak, kita baik-baik saja.
Aku bisa duduk di sini dan menegaskan otoritasku.
- Oke. Ya. - Ya.
Bagaimana dengan orang yang mengambil semuanya,
Yang mungkin tak dianggap gratis?
- Oke. - Kau tahu, seperti...
Seperti kantong gula itu.
Mereka tak membutuhkannya, tapi tetap mengambilnya.
Apa ini tentang Ibumu lagi?
Ya Tuhan. Dia yang terburuk!
Dia mengumpulkan ini seperti hamster.
Ya, dan ketika kami ada tamu,
Dia sajikan mereka minum dengan nampan berisi kantung gula,
Hasil curiannya.
Wow.
Ya, dia cukup mempengaruhiku.
Sebagai pemandu lokalmu, aku sarankan kau mencoba...
Witte Koppenjenever, berikutnya. Itu sangat enak.
Aku yakin sudah beberapa mencobanya,
Dan aku tak yakin jika aku bisa duduk di sini,
Dan menegaskan otoritasku...
Aku rasa aku menjadi terlalu santai...
Orang yang menyimpan kaos kakinya di ranjang.
Kaos kaki. Ya. Orang yang tak berbudaya.
Kau tahu? Aku rasa aku akan menyudahi hari ini.
Apa kau baik-baik saja?
Astaga.
Apa yang sudah kau lakukan kepadaku?
Jangan dilawan.
Sangat bagus.
Ya, kami akan berkeliling dan tampil di acara musik mana-mana.
Kadang itu hanya ada lima orang, tapi itu juga tak masalah?
Apa putrimu mengingatnya?
No comments yet. Be the first to leave one.