The first 200 lines.
Kakak, kau bisa!
Jangan berhenti, kakak! Bagus, bagus!
Cetaklah skor! Tendang, tendang!
Mengapa kau lakukan itu pada saudaraku?
- Jangan kebobolan, Zana! - Tidak akan!
Aku takkan kebobolan!
Aku tidak apa-apa!
- Bagus, brother. - Menghentikan bola!
- Apa yang kau lakukan? - Gol.
- Kau bodoh, kenapa tidak memegang bolanya? - Bukan aku, dia yang bodoh!
Film Superman diputar di teater! Superman disini!
Teater memutar film Superman! Superman disini!
Saudara, Superman disini.
Superman, Superman!
Jangan bergerak.
Aku bilang, jangan bergerak!
- Singkirkan mobil dari jalan! - Kau yang menyingkir dari jalan!
- Superman mulai keluar dijalan! - Siapa yang Superman?
Apa yang kalian lakukan, kalian gila!
Apa yang kalian lakukan?
Anak sialan! Kalian melompati mobilku!
Pemutaran Superman. Tiket seharga satu Dinar.
Jangan sampai dilewatkan! Pemutaran Superman.
Apa kita punya uang?
Siapa yang perlu uang? Ayo!
Zana, ayo. Lompat!
Sini, sialan!
- Apa aku menyuruhmu mendaki lewat atas? - Tidak.
Cepat turun, sekarang!
Apa yang kalian lakukan disini?
- Film, kau harus membeli tiket. - Saudara, tolong!
- Sialan! - Tolong aku!
- Tolong jangan pukul dia - Menyingkir!
Akan ku lempar kau turun?
- Sialan kau kalau datang lagi! - Kakak!
Enyahlah dari hadapanku! Sialan!
- Berhentilah menangis. Manja! - Mengapa?
Apa yang kau ingin lakukan?
- Aku ingin menghajar wajahnya. - Mengapa tidak kau lakukan?
Dia menghajarku terus.
Jika ayah masih hidup, tak ada yang berani menyentuh kita!
Kakak kakak! Superman melakukan ini.
- Apa yang kau lihat? - Amerika.
- Siapa dia? - Kota besar. Superman tinggal disana.
Ada bangunan bertingkat yang tinggi, yang ada sampai Desember.
- Bagaimana kau tahu? - Aku bisa membacanya dalam bahasa Inggris.
Kakak! Aku tahu Amerika. Superman tinggal disana.
Benar. Superman berbicara Amerika. Kita harus sampai kesana.
- Kau mau kemana? - Ambil roti dan air.
Perjalanan panjang untuk kesana.
- Kau bilang kita harus kesana. - Kita tak bisa pergi begitu saja.
- Mengapa? Tidak siapapun disana. - Kita tidak punya passport, bodoh.
- Apa itu pasport? - Buku kecil.
Disini ada fotomu, serta namamu, dan nama ayahmu.
- Tapi kita berdua tidak memiliki ayah. - Maka hanya namamu saja.
Ayo, cepat berangkat!
Hallo.
- Apa Baba Shalid disini? - Tidak, dia sedang keluar.
- Dapat apa yang kau perlu? - Ya.
Anak sialan.
- Sampai jumpa, Paman Ishmael. - Sampai jumpa, Ishmael.
Sampai jumpa, anak-anak.
Hallo semua, silahkan kemari! MEngkilapkan sepatumu!
Ayolah, semuanya!
Kami siap melayani! Menyemir sepatumu!
Kearah sini! Ayolah!
Apa kau tidak malu paman berjalan keliling dengan sepatu kotor?
Di Amerika, kau akan diketawai.
Apa yang kau katakan? Jangan permalukanku didepan orang-orang.
Jadi kau malu? Kau tidak bisa membodohiku.
- Satu dinar akan membuatmu menjadi keren. - Apa yang kau katakan?
- Satu Dinar untuk sepatumu. - Itu yang kulakukan.
Semirlah sepatuku.
Kakak, itu salah, jangan menatapnya.
- Berhenti menatap. - Diam dan lakukan pekerjaanmu.
Kemari, orang-orang baik! Semirlah sepatumu!
Diamlah! Tentu itu bisa terdengar.
Disini, orang-orang!
Semirlah sepatumu, ayolah, orang baik!
- Ayolah. - Kemari!
Profesor, ini hanya setengah Dinar. Kami meminta satu Dinar.
- Biarlah. - Dan dia berpura-pura menjadi seorang Profesor.
Orang-orang siap membayar banyak untuk mendapatkan passport...
- Mereka kemudian diselundupkan ke Baghdad. - Paman?
- Oh, nak? - Berapa biaya untuk membuat passport?
- Apa yang kau lakukan dengan sebuah passport? - Aku akan pergi dengan saudaraku ke Amerika.
Itu sekitar 7000 atau 8000 Dinar.
Pergilah dari sini sekarang! Jangan kembali lagi.
- Apa yang kita lakukan sekarang? - Ayo kerja keras dan menabung.
7000 unttukku dan 7000 untukmu, berapa totalnya?
14000.
14000! 14?
Berapa banyak sepatu?
- Aku tidak tahu, 30000-40000. - 30000-40000.
14000!
Buanglah permen karet itu.
Kau akan menjadi jutawan jika kau mendapatkan sebuah Dinar setiap kali kau menekanku.
Allahu Akbar!
Allahu Akbar!
Allahu Akbar!
Tuhan, tolong ijinkan aku dan kakakku pergi menemui Superman di Amerika.
Kirimkan pada kami semua sepatu kotor, jadi kita bisa mendapatkan banyak uang.
Mengapa kau tidak minta jutaan Dinar?
Shalid Baba mengatakan akan buruk jika meminta Tuhan agar kaya.
Jika kau melakukkannya, Dia akan mengambil semuanya dari kita.
Lalu apa yang kau lakukan nanti? Kau tidak punya apa-apa.
Mintalah sebanyak yang kau inginkan, setidaknya sepasang passport.
Oh Tuhan, maafkan kakakku, dia hari ini seperti keledai.
Kejutkan dia.
Apa itu kau, Zana?
- Bukan, Baba Shalid. Kau salah. - Kau rupanya.
Hati yang mengambil, kemarilah... berikan aku ciuman.
Kau benar, kita disini.
Duduklah, Baba Shalid.
- Dana ! - Ya, Baba Shalid.
Saudara Lemuaa. Kau harus mencucinya.
Zana, jangan melepasnya disini. Baunya membutakan aku.
- Kau membutuhkan sesuatu? - Tidak.
- Aku hanya butuh sayangmu. - Biarkan aku membersihkan sepatumu.
Aku tidak punya sepatu untuk dibersihkan. Pikirkan orang-orang yang memiliki sepatu...
- ...bahkan mereka adalah pahlawan besar. - Aku telah memiliki sepatuku.
Dan kau adalah anakku, pahlawanku dan cintaku..
- Sampai jumpa, Baba Shalid. - Sampai jumpa.
Hey, tomorrow.
Ayolah!
Aku akan kembali secepatnya.
Kembalilah. Tinggalkan dia sendiri! Kau tidak paham tentang cinta!
Apa kau tidak lelah seperti ini?
Jika aku adalah penyanyi, ku nyanyikan untukmu sebuah lagu yang indah.
Apa yang kau lihat ketika melihatku?
Aku melihat hutan, Gurun yang besar, yang dipenuhi singa dan gajah.
Ada juga monyet. Aku juga disana.
Mengapa kau menemuiku?
Perempuan terbang.
Tutup matamu.
- Jika kau bilang-bilang, aku akan membunuhmu! - Aku janji, aku takkan bilang-bilang. Pegang janjiku.
Sialan, aku harus menikah.
- Selesai, paman. - Kerja bagus.
- Tuhan memberkatimu. - Terima kasih!
Kau tidak seharusnya bekerja sendiri.
Aku yang mengetuk, kau yang bicara.
- Siapa pemimpinmu? - Kau pemimpinnya. Sekarang diam.
- Halo, bibi Begard, bagaimana kabarmu? - Bagaimana dengan kalian?
- Bisalah kita pulang membawa 2 ember air. - Tentu saja.
Apa yang kau lakukan disini? Kau bahkan tidak mampu membawa air?
Apa kau selalu datang kesini untuk mengemis?
Ambilah, kembalilah sesegera mungkin.
Azad, Mam Ali berkata jangan mencuri apelnya.
Berapa kali aku bilang jangan mencuri?
Kau ingin mendapatkan bagianmu? Tunggulah sampai ayahmu pulang!
Jangan taruh kakimu duluan ke dalam air. Apa yang sudah ku katakan padamu?
Bersihkan tubuh dahulu. Agar tak ada air yang terbuang.
Kakak? Kita akan bertemu Superman secepatnya?
- Aku tidak tahu. - Bisakah aku membeli hadiah untuk manusia besi?
Apa yang ingin kau beli? Dia memiliki segalanya. Dia tidak seperti kita.
- Apa dia memiliki ayah? - Ya, namanya Blade Indoor.
Aku berjanji untuk mengatakan pada ayah. Dia akan memukul hidung anak itu.
- Pergilah dari sini! Kalian babi sialan! - Apa yang terjadi?
Azad mengambil kalung emas Helliyan dan melemparnya ke tengah danau.
Mengapa?
- Pergilah ke Baba Shalidin. Aku akan kesana. - Kau mau kemana?
- Jangan khawatir. Aku akan kesana. - Kembalilah sekarang...
...atau kau akan terkena masalah.
Kemarilah, bocah.
- Suatu hari nanti aku akan menangkapmu! - Tak akan.
Halo! Punya buku seukuran ini?
- Kecil sekali? - Ya.
MANUSIA BESI
Saddam Hussein.
Ari.
Kenapa begitu murung?
Dana terus mengejar cewek.
Anakku, kau akan begitu juga suatu saat nanti.
Apa kakek juga pernah mengejar seorang cewek?
Gadis paling cantik didunia.
- Daia Shan? Daia Shanhan sudah meninggal! - Maaf.
Dia meninggal saat melahirkan Karwan.
Maafkan aku. Aku dan dia tak pernah akur.
Aku tahu. Tapi dia anakku satu-satunya.
Aku mencintai dia.
Kakek tidak membutuhkan dia. Kakek sudah punya aku dan kakakku.
Oh, Zana. Run get me a 20-30 drive.
Aku akan melakukannya sekarang.
Aku pikir sangat menyenangkan, ketika kakek memanggilku "nak".
Dan aku juga bahagia memanggilnya, nak.
Tolong! Tolong! Kumohon tolong!
Kau lihat anak itu!
Dia tenggelam. Selamatkan dia
- Tolong! - Aku tidak tahu berenang, kau bisa berenang?
Aku tidak mahir, hanya sedikit! Tak ada yang bisa berenang!
Angkat dia!
Cepatlah, angkat dia!
- Apa dia masih hidup? - Ya.
Silahkan, Baba Shalid.
- Zana? - Ya?
Patahkan jadi setengah.
Baik.
- Sudah ku patahkan. - Bagus.
Zana, sayangku. Ambil semua ini dan patahkan semua sekaligus.
- Semuanya sekalian. - Baiklah.
No comments yet. Be the first to leave one.