The first 200 lines.
THE UNBREAKABLE BOND
Berbaris!
Masuklah ke barisan.
Ikuti mereka.
Ayo jalan.
Kita lahir di negara ini dengan misi bersejarah
tentang pemulihan nasional.
Dengan pikiran tulus dan tubuh yang kuat,
kita belajar dan mempelajari keterampilan,
mengembangkan bakat alami kita.
Kita menggunakan situasi sebagai batu loncatan
untuk mengembangkan kreativitas dan semangat perintis.
Perkembangan kita adalah perkembangan bangsa kita,
suara bangsa kita adalah akar perkembangan kita...
Berbaris.
Jalan terus!
Jalan.
Lebih cepat!
Berlari!
Berdiri!
Cepat!
Fokus ke lawan.
Lebih keras!
PADA 2 JANUARI, SERIKAT MEMERINTAHKAN PEMUSNAHAN...
Pergilah.
Selamatkan dirimu.
Tetaplah hidup.
EPISODE 10
Sepertinya ada yang masuk ke sini.
Kita bertemu dia di pasar.
Tenanglah, Nak.
Tidak apa-apa. Kami tak akan menyakitimu.
Jangan takut.
Ya, tenanglah.
Jangan takut.
Tenanglah.
MAKAN PERLAHAN
SAYURAN YANG TAK KAU SUKAI ITU DISEBUT KANGKUNG
JANGAN PILIH-PILIH MAKANAN, NANTI KAU TAK TUMBUH BESAR
APA TIDAK JEMU DI KAMAR SEHARIAN?
AKAN MENYENANGKAN UNTUK JALAN-JALAN BERSAMA
TERIMA KASIH
Sayuran.
Sayuran. Mau beli apa?
Mau beli kangkung.
Harganya sepuluh baht.
Terima kasih.
Ayah, Ibu!
Hei, Yura!
Kau beli apa?
Kangkung.
Kangkung lagi.
Aku suka kangkung!
- Kau selalu makan kangkung. - Itu favoritnya.
Rasanya enak, ya?
Haruskah aku cari satu pekerjaan lagi?
Kau mulai lagi.
Ayah tak suka kau bekerja sekarang.
Ibu tahu kau ingin membantu kami,
tapi kami lebih suka
tinggal bersamamu.
Jika kau memang peduli kepada kami,
kita harus tidur terpisah.
Sampai kapan kau akan tidur dengan kami?
Ayah tidak ingat kapan terakhir kali
tidur berdua dengan ibumu.
Sayang sekali.
Aku akan tidur dengan kalian selamanya.
Benarkah?
Sayang, mari bertemu lagi di kehidupan berikutnya.
Benarkah?
Kau bergadang semalaman lagi.
Kenapa kau belajar begitu keras?
Apa kau sudah mencuci muka?
Sudah.
Jika sudah mencuci muka, kenapa dengan kaus kakimu?
Tempo hari di pasar,
ada pria bertanya tentangmu.
Siapa?
Apakah kau putri kandungku,
berapa usiamu, dan kapan kau pulang.
Aku kesal, lalu kuusir dia.
Jangan khawatir.
Ayah mengusir semua pria yang mengejarmu
karena kau masih muda.
Apa kau tidak percaya?
Bukan begitu.
Ayah harus tetap di rumah hari ini.
Mengerti?
Jangan khawatir. Habiskan makananmu.
Jangan tertekan karena ujian.
Baiklah.
Aku di sini.
Gedung sudah kosong beberapa tahun.
Ada tanda-tanda kehidupan beberapa hari lalu.
Kontraktor itu palsu.
- Lalu kendaraannya? - Tunggu.
Berangkat pukul 11.15.
Baik, lacak kendaraan itu.
Aku akan masuk dan periksa.
OH CHUNRYUN
KWON DOHOON
Halo?
Hei. Aku harus mengajari Minseo, tapi dia belum pulang.
Ponselnya mati.
Kalau Yura?
Kenapa tanya kepadaku?
Kau seharusnya tahu.
Nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi...
KEPALA OH
Kepala Oh, sudah kau periksa?
Kau membuat kekacauan besar.
Apa yang terjadi?
Mereka saling menembak.
Aku tak mengeluarkan pistol.
Masalahnya,
mereka sepertinya mencari Jo Taegu juga.
Serta kita berdua
telah terbongkar.
Apa maksudmu?
Kau lihat meja di sana?
Periksa dokumennya.
Tunggu sebentar.
OH CHUNRYUN
Ini dokumen internal.
Mereka punya koneksi dengan orang dalam.
Menurutku...
Lupakanlah.
Apa kau terpikirkan seseorang?
Kucoba menginterogasi dia.
Omong-omong, kau ke mana?
Aku tak bisa menghubungi Minseo.
Minseo?
Baiklah, akan kutelepon.
Nomor yang Anda tuju...
Apa?
Ponselnya...
Kalau begitu, akan kukirim pesan.
Yura, apa kau bersama Minseo?
Hubungi aku saat ponselmu menyala.
Asyik, aku dapat 50.000 won tanpa melakukan apa-apa.
Sayang.
Sayang?
Pasti bagus untuk Minseo.
Hidup sangat mudah baginya.
Kuharap bisa jadi anak kecil selamanya dan tidak menjadi ayah.
Kau sedang apa?
Sayang, aku dapat 50.000 won
untuk diam saja selama satu jam.
Bagus.
Jihoon.
Cincin pernikahan Yura cantik, ya?
Sangat berbeda dari punyaku.
Sayang, apa kau iri?
Saat suamimu adalah...
bungamu?
Aksesori terbaik dalam hidupmu.
Jihoon.
Jika kujual cincin pernikahan setelah bercerai, aku dapat uang.
Kenapa cincin pernikahan Yura ada padamu?
Itu ada di sini.
Itu aneh.
Aku tak pernah melihatnya melepaskan cincin pernikahannya.
Aku tak tahu.
Kami hanya melakukan sesuai bayaran.
Siapa yang mengutusmu?
Apa pedulimu?
Katakan. Siapa itu?
Kau pikir akan kukatakan?
Kau menghargainya lebih dari nyawamu?
Akan kukatakan.
Cepat sekali.
Di mana Jo Taegu?
Kenapa kau di sana?
Ini tidak terduga.
Kupikir kau akan mendatangiku dahulu sebelum Taegu.
Katakan di mana dia.
Senjata itu.
Apa itu milik Kang Otak?
Kau tak punya pendirian.
Kau sangat ingin melupakan masa lalumu,
tapi kenapa ada senjata di tanganmu?
Kau sudah tahu
bahwa sekali terlibat dengan Serikat,
hidupmu tidak akan kembali normal.
Bahwa suatu hari, kau akan memakai senjata.
Jika aku meletakkan senjata,
kau pikir mereka tak akan datang?
Pikirmu aku tak akan memakai senjata lagi?
Meski kau bunuh Taegu,
itu tak akan berakhir.
Kau tahu itu mustahil.
Kau lihat yang terjadi kepada Wolfe.
Jika Taegu kubunuh, akan ada penggantinya.
Akan kubunuh dia juga.
Jika ada lagi, akan kuulangi.
Maka itu akan berakhir kelak.
Jika masih ingin menghentikanku, terserah.
Akan kubunuh kau dahulu.
Taegu tak ada di sini.
No comments yet. Be the first to leave one.